SEARCH

Found 98 related files. Current in page 1

tulisan roman

Resume Samples - Boston University
by Deppony 0 Comments favorite 1 Viewed Download 0 Times

Boston University College of Communication Career Services Résumé Samples 640 Commonwealth Avenue • Boston, MA 02215 • 617/353-3490 • comjobs@bu.edu www.bu.edu/com-csc E-mailable Fonts: Times, Times New Roman Font Size: Type name in 20 – 24 and all other text should be 10, 11, or 12 point depending on the amount of text Margin Settings: Go to Format, select Document, and set Top and Bottom at 0.5 or 0.6, Left and Right should be 0.7 or 0.8 To set a line below name and address, go to left align, then select Auto Shapes and select lines, clicking on the straight line. Insert line under name and address. Once line is in place you may enhance the line by selecting “More Lines” to the far right of Auto Shapes. To delect settings for your format., drag left indent/hanging indent/first line indent to 1 1/4 inches. Drag first line indent back to 0. Set two left tabs, 1/4 inch apart, to the right of left indent/hanging in dent. Change tab by clicking twice to right tab. Insert one right tab at 6 3/4 inches. Bullets are made by selecting “option*. SAMPLE RESUME #1 – Basic Format Your Name Street Address • City, State, Zip • Telephone number • E-mail (Centered) List two Addresses if you need both Present and Permanent Address ( Centered) OBJECTIVE Seeking a full-time position in Advertising/Marketing – or Seeking an internship in Television Production EDUCATION Boston University College of Communication Boston, MA Bachelor of Science in (Communication, Journalism, or Film and Television) Expected May 2003 Concentration in (Advertising or Public Relations, or Film Production, etc.) Dean’s List Liberal Arts Concentration (or Minor if you have one) in English Current GPA: 3.6/4.0 London Internship Programme (or other study abroad) Studies in …………….. London, England September – December 2002 Related Course Work (Add left tabs at 4 1/4 and 4 1/2) • Course Name • Course Name • Course Name • Course Name RELATED EXPERIENCE Name of Company Title • Information about what you did and accomplished • Start each phrase with action words • If job is current use present tense - If job is over use past tense Name of Company (Don’t forget academic experience such as AdLab) Title • What you did for company or client • More information about what you did Prior Title (if you have held two different positions at the same company) City, State Dates

PEMBAHASAN DAN KUNCI JAWABAN GEOGRAFI KELAS XII ...

PEMBAHASAN DAN KUNCI JAWABAN GEOGRAFI KELAS XII PAKET B 1. Berdasarkan soal nomor 1 a. Konsep aglomerasi adalah merupakan gabungan, kumpulan, 2 atau lebih pusat kegiatan dalam 1 lokasi/kawasan terterntu seperti kawasan industri, pemukiman, perdagangan, dsb. b. Konsep morfologi menjelaskan kenampakan bentuk-bentuk muka bumi, seperti dataran rendah, lereng, bukit/dataran tinggi. c. Konsep pola menitik beratkan pada pola keruangan baik fisik maupun sosialnya seperti pola permukiman penduduk, pola aliran sungai, dsb. d. Konsep lokasi mengkaji letak suatu objek dipermukaan bumi. Pada konsep ini utamanya dalam menjawab pertanyaan dimana (where). e. Konsep ketergantungan adalah konsep yang menunjukkan keterkaitan keruangan antar wilayah akibat adanya perbedaan potensi antar wilayah. Seperti keterkaitan antara desa dengan kota. Kunci jawaban D 2. Prinsip-prinsip geografi ada 4 a. Prinsip deskripsi, merupakan penjelasan lebih jauh mengenai gejala-gejala yang diselidiki/dipelajari. Deskripsi disajikan dalam bentuk tulisan, diagram tabel/gambar/peta. b. Prinsip korologi, merupakan gejala, fakta/masalah geografi disuatu tempat yang ditinjau dari sebaran, interelasi, interaksi, dan integrasinya dalam ruang. c. Prinsip persebaran, merupakan suatu gejala dan fakta yang tersebar tidak merata dipermukaan bumi. d. Prinsip interelasi, merupakan suatu hubungan yang saling terkait dalam ruang antara gejala yang 1 dengan gejala lain. e. Prinsip distribusi, merupakan suatu gejala dan fakta yang tidak merata dipermukaan bumi.

Porphyry Paving Experts
by milestoneimports 0 Comments favorite 23 Viewed Download 0 Times

http://milestoneimports.com | Santa Fe based Milestone Imports Porphyry pavers.cobblestone pavers for streets, plazas, driveways, and walkways. The traditional pavers of roman roads and European streets

pengadaan barang/jasa publik dalam rangka pelaksanaan kerja ...

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Tiada kata-kata indah yang pantas diucapkan selain puji syukur Alhamdulillah, kepada Allah Subhanahuwata’ala, sebab dengan rahmat, nikamat dan karuniaNya penulis dapat menyelesaikan tulisan ini. Walaupun dalam bentuk dengan isi sederhana yang terangkum dalam tesis berjudul “Pengadaan Barang/Jasa Publik dalam Rangka Pelaksanaan Kerja Sama Daerah”, sebagai persyaratan untuk menyelesaikan studi Pasca Sarjana Program Studi Magister Kenotariatan Universitas Diponegoro Semarang Tahun 2008. Sebagai insane yang lemah tentunya banyak sekali kekurangan-kekurangan dan keterbatasan yang terdapat pada diri penulis tidak terkecuali pada penulisan tesis ini, oleh karena itu penulis sangat mengharapkan koreksi, kritik saran dan perbaikan dari berbagai pihak agar penulisan tesis ini lebih baik. Tidak sedikit bantuan dari berbagai pihak yang diberikan kepada penulis baik dari segi moril dan segi materiil. Oleh karena itu dengan segala ketulusan hati penulis mengucapkan beribu-ribu terima kasih atas segala bantuan dan dukungan yang selama ini penulis terima sehingga penulisan tesis ini dapat diselesaikan. Pada kesempatan yang ini, ijinkanlah penulis mengucapkan rasa terima kasih kepada : 1. Bapak H. Mulyadi,S.H.,M.S. selaku Ketua Program pada Program Studi Magister Kenotariatan Universitas Diponegoro Semarang, yang selalu memberikan motivasi dalam menyelesaikan tesis ini. 2. Bapak Dr.R.Benny,S.H.,C.N.,M.Hum., sebagai Dosen Pembimbing Utama dalam penulisan tesis ini yang telah banyak membantu memberikan bimbingan dalam menyelesaikan penulisan ini. 3. Bapak Yunanto,S.H.M.Hum., sebagai Sekretaris I Bidang Akademik, sekaligus sebagai Dosen Penguji di Program Kenotariatan Universitas Diponegoro. 4. Bapak Sonhaji,S.H.,M.S., dan Bapak Hendro Saptono,S.H.,M.Hum., sebagai Dosen Penguji di Program Kenotariatan Universitas Diponegoro. 5. Semua Narasumber selama kami melaksanakan penelitian, seperti Bapak Joko Pranowo,S.H.,M.H., Kepala Bappeda Kabupaten Pekalongan, Bapak Achmad Mas’udi,S.H.,.M.M., Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Pekalongan, Bapak Harry Suminto,S.H.,M.H., Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Pekalongan, Bapak Drs.H. Abidin Noor Kepala Bagian Aset Daerah Kabupaten Pekalongan dan Bapak Ir.Agus Prijambodo, Kepala Bagian Program Setda Kabupaten Pekalongan, yang telah memberikan bimbingan dan arahan dalam penulisan tesis ini. 6. Teristimewa untuk suamiku Abdul Aziz Sutanto,S.Sos. dan anak-anakku tersayang Iftita Rakhma Ikrima dan Shoffarisna Ithma’anna atas doa dan dukungannya selama ini sehingga penulis dapat menyelesaikan pendidikan di magister Kenotariatan Universitas Diponegoro Semarang. 7. Sahabat-sahabatku dan rekan-rekan Mahasiswa Program Magister Kenotariatan Universitas Diponegoro Angkatan 2006. 8. Semua pihak yang belum sempat penulis sebutkan dan telah banyak membantu penyelesaian tesis ini. Akhirnya, semoga amal baik mereka mendapat imbalan dan pahala dari Allah SWT. Amien. Semarang, penulis April 2008

EVALUASI PENAWARAN DALAM PROSES PEMILIHAN PENYEDIA ...

Balai Diklat Keuangan Palembang Hal yang paling berpengaruh dalam proses pemilihan penyedia barang/jasa pemerintah adalah evaluasi penawaran. Proses evaluasi penawaran dilakukan oleh Kelompok Kerja ULP atau Panitia Pemilihan Penyedia Barang/Jasa Pemerintah dengan cara meneliti dan menilai dokumen penawaran yang disampaikan oleh peserta lelang. Evaluasi bertujuan untuk menentukan penyedia yang akan menjadi pemenang, pemenang cadangan I, dan pemenang cadangan II. Evaluasi dilaksanakan dengan cara yang telah ditetapkan dalam Peraturan Presiden nomor 54 tahun 2010 yang telah direvisi dengan Peraturan Presiden nomor 70 tahun 2012 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, dan Peraturan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) nomor 14 tahun 2012 tentang Petunjuk Teknis Peraturan Presiden nomor 70 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Pentingnya evaluasi penawaran dalam rangkaian proses lelang karena hasil evaluasi penawaran tersebut dijadikan dasar untuk menetapkan pemenang lelang. Kesalahan dalam melaksanakan penilaian terhadap dokumen penawaran akan berakibat kekeliruan dalam menetapkan pemenang lelang. Kekeliruan tersebut selain dapat menyebabkan buruknya kinerja/kualitas barang yang diperoleh dan/atau tingginya harga yang harus dibayarkan, juga dapat menimbulkan kerugian negara. Objek penilaian meliputi persyaratan administrasi, persyaratan teknis, dan penawaran biaya, serta persyaratan kualifikasi penyedia. Untuk mengetahui bagaimana cara menilai setiap objek penilaian tersebut serta dokumen apa saja yang dipersyaratkan akan diuraikan dalam tulisan berikut ini.

PENYELESAIAN SENGKETA KONTRAK PENGADAAN BARANG ...

Dalam proses pengadaan barang/jasa pemerintah yang dilaksanakan secara kontraktual, tidak jarang terjadi ketidakpuasan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) atas pelaksanaan kontrak oleh penyedia barang/jasa. Ketidakpuasan tersebut dapat berujung pada pemutusan kontrak secara sepihak oleh Pejabat Pembuat Komitmen yang diikuti dengan tindakan lainnya seperti penagihan pengembalian uang muka secara penuh dan memasukkan penyedia barang/jasa dalam daftar hitam. Sementara pihak penyedia barang/jasa tidak akan menerima begitu saja tindakan pemutusan kontrak oleh PPK. Pihak penyedia barang/jasa akan berusaha untuk mengajukan berbagai alasan dan pembelaan. Dengan demikian pemutusan kontrak dapat menimbulkan sengketa di antara PPK dengan Penyedia Barang/Jasa. Pemerintah Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa Umum telah mengatur tata cara penyelesaian sengketa di antara para pihak yang berkontrak. Selain itu khusus untuk kontrak pengadaan barang/jasa pemerintah ketentuan tentang pemutusan kontrak dijumpai pula dalam Perpres nomor 54 tahun 2010. Penyelesaian sengketa dapat dilakukan dengan cara musyawarah di antara pihak yang bersengka, dan dapat pulah dilakukan dengan melelui jalur hukum di pengadilan. Tulisan ini mencoba membahas kelebihan dan kekurang dari cara penyelesaian sengketa tersebut.

International Efficiency Marking Protocol for External Power Supplies

International Efficiency Marking Protocol for External Power Supplies This fact sheet describes the international efficiency marking protocol and its implementation under the ENERGY STAR Version 2.0 External Power Supply specification. Sources for additional information are provided on page 3. This version, updated as of October 2008, replaces an earlier document released in 2005. What is the international efficiency marking protocol? The international efficiency marking protocol provides a system for power supply manufacturers to designate the minimum efficiency performance of an external power supply, so that finished product manufacturers and government representatives can easily determine a unit’s efficiency. This mark does not serve as a consumer information label, but rather demonstrates the performance of the external power supply when tested to the internationally supported test method (this test method titled “Test Method for Calculating the Energy Efficiency of Single-Voltage External Ac-Dc and Ac-Ac Power Supplies (August 11, 2004)” can be found at www.energystar.gov/powersupplies). What does the international efficiency mark look like? The international efficiency mark consists of a Roman numeral (I – VI) that corresponds to specific minimum Active and No-Load efficiency levels (as well as a power factor requirement for level V) and is...

Early Christian / Byzantine Architecture - School of ...

Lecture 2: Early Christian / Byzantine Architecture Rome /Constantinople /Ravenna and the significance of Byzantine style and the significance of Byzantine “style” 313 – 565 CE and beyond Early spread of Christianity Edict of Milan: 313 ‐‐ Legalized Christianity across the empire Reign of Constantine: 312 – 337 Detail: mosaic Detail: mosaic image of Constantine in Hagia Sophia, Constantinople, (Istanbul) What kind of architectural model would the early Christians use for their religious building? Christians use for their religious building? Roman Roman – secular – basilica form: basilica form: Why? y Banister Fletcher p2 255 Roth p258 Basilica Maxentius – plan Basilica Ulpia – plan Possible functions: Possible functions: • Law court • Market hall / commerce • Imperial audience hall • Reception space, etc. Basilica Ulpia, interior Trach htenberg p143 Review: Roman, secular basilica type: Secular basilica as church prototype: • oblong, rectangular shape • timber roof • apse at one end Photo Meredith Cla ausen, SAH Palace of Constantine /Basilica at Trier (early 4th century)– interior and exterior views: ...

Roman and Byzantine Architecture - Studio Basel

Roman and Byzantine Architecture Cities of the Roman Empire Miletus ca. 500 BCE Damascus ca. 64 BCE Augusta Raurica ca. 44 BCE Rome ca. 753 BCE First example of the Hippodamus Grid First came under western influence by Alexander The oldest known Roman colony on the Rhine, The origin of Rome has mythological and topographic ex- system after the city was destroyed by the the Great ca. 330 BCE. In 64 BCE Roman founded by Lucius Munatius Plancus in the area of planations. The city grew surrounded by seven hills, ruled Persians. Residential zones are divided into General Pompey took control of the western part a local Gallic tribe. The city underwent most of its by seven Etruscan Kings. Mythology states the brothers island lots called Insulae, and surround the of Syria, including Damascus, and incorporated development in 15 BCE under Emperor Augustus. Romulus and Remus founded the city on top of Palantine principle public and policital space, notably the city into the League of Ten cities, called the Hill. At its height the city had a population of one million, the agora and temple. Decapolis. The Decapolis was a collection of where the typical insulae consisted of ten storey high the most prominent cities in the middle east, low-cost housing. The city remained the capital of the and indicates the importance Damascus had as a Roman Empire until Emperor Constantine I, who moved it centre of the Graeco-Roman culture. to Constantinople. The inhabitants of which continued to The urban plan shows the first use of the call themselves Roman until Ottoman rule. Decumanus (the major vertical street) and the Cardo (major horizontal) in the region. 0 300m 0 300m 0 Priene ca. 334 BCE Beirut ca. 64 BCE Ephesus ca. 88 BCE First city to apply the Hippodamus Known as Berytus to the Romans, The city was originally famed for its Temple of system to a hilly topography. The and also came under Roman rule in 64 Artemis, who had her chief shrine there, the Library streets were stepped where neces- BCE. The city quickly became embel- of Celsus, and its theatre, which was capable of sary instead of breaking the grid and lished by the dynasty of Herod the holding 25,000 spectators. The city was rebuilt following the contours. Great with large public buildings being ...

Byzantine Art and Architecture
by darren 0 Comments favorite 8 Viewed Download 0 Times

32b. Byzantine Art and Architecture “ . . .committed to glorifying the state and the emperors and to spreading the Christian message” (MP, 187) Late Antiquity to Early Byzantine Particularly in the West, styles of architecture and art prevalent in the Late Empire continued Use of basilica plan Developed Greco-Roman iconography fused with Christian themes and images Increasing use of mosaic In Ostrogothic Italy, notable examples include Arian churches With the Byzantine reconquest, many of these were converted into Orthodox churches Compare Late Roman church architecture and the developing Byzantine style . . . 11/14/2005 32b. Byzantine Art and Architecture 32b. Byzantine Art and Architecture 2 1 11/14/2005 St. Apollinare Nuovo in Ravenna, Italy, early 500’s (originally by Ostrogothic king, Theodoric) 11/14/2005 32b. Byzantine Art and Architecture 3 S. Apollinare Nuovo, interior 11/14/2005 32b. Byzantine Art and Architecture 32b. Byzantine Art and Architecture 4 2 11/14/2005 St. Apollinare Nuovo: Mosaics, including Orthodox covering of Arian Saints (note hand on pillar) S. Apollinare Nuovo, mosaics, details of Peter, apostles, and saints 11/14/2005 32b. Byzantine Art and Architecture 32b. Byzantine Art and Architecture 6 3 11/14/2005 S. Apollinare Nuovo, mosaics note the persistent Roman depiction of Jesus in some . . . Byzantine Style In the East a new, innovative style developed Greek, Roman, and Oriental elements in architecture and its decoration Greco-Roman Columns Arches Vaults Dome Oriental (eastern) rich ornamentation “riotous” use of color, especially mosaic and polychrome marble and stonework spiritualized representation 11/14/2005 32b. Byzantine Art and Architecture 32b. Byzantine Art and Architecture 8 4 11/14/2005 Byzantine Church Architecture Central versus basilica plan Greek cross Floor plan with arms (naves and transepts) of equal length Pendentives to support dome Use of curved triangular vaults between arches to create a circular base for a dome Allowed a dome to be placed on a square base! “As a result of this invention, the domed building soon became synonymous with the Byzantine style, notably in churches.” (MP, 188) 11/14/2005 32b. Byzantine Art and Architecture ...

« previous  123456789