SEARCH

Found 30 related files. Current in page 1

siklus akuntansi perbankan

PEMANFAATAN KOLEKSI BUKU TEKS PELAJARAN PADA ... - digilib

Ika Sukmawati (04141832). Pemanfaatan Koleksi Buku Teks Pelajaran Pada Perpustakaan Madrasah Aliyah Negeri Yogyakarta III Sebagai Sumber Belajar Siswa Kelas XI Tahun Ajaran 2008/2009. Penelitian tentang Pemanfaatan Koleksi Buku Teks Pelajaran Pada Perpustakaan Madrasah Aliyah Negeri Yogyakarta III Sebagai Sumber Belajar Siswa Kelas XI Tahun Ajaran 2008/2009 bertujuan untuk mengetahui Bagaimana tingkat pemanfaatan buku teks pada perpustakaan MAN Yogyakarta III, alasan siswa menggunakan koleksi Buku Teks dan Buku Teks mata pelajaran apa yang sering digunakan siswa berdasarkan jurusanya, penelitian ini menitik beratkan pada kebutuhan, motif, minat siswa menggunakan buku teks pelajaran, selain itu kelengkapan koleksi, keterampilan pustakawan serta ketersediaan fasilitas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Penelitian ini merupakan penelitian populasi sehingga tidak memerlukan sampel dalam pengujian validitas dan reliabilitas instrumen yang digunakan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Dokumentasi, wawancara, angket dan observasi. Analisa data yang digunakan adalah analisa deskriptif kuantitatif yang disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan prosentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan mayoritas siswa memanfaatkan buku teks pelajaran dengan baik sebanyak 54,4%. Sedangkan alasan siswa menggunakan buku teks pelajaran dapat dilihat dari faktor internal dan faktor eksternal, dalam fakor internal terdiri dari kebutuhan, minat, dan motif. Sedangkan faktor eksternalnya kelengkapan koleksi, keterampilan pustakawan dan ketersediaan fasilitas. Dilihat dari faktor kebutuhan mayoritas siswa menyatakan kebutuhannya sedang (48,7%), dilihat dari motifnya mayoritas siswa menyatakan motifnya sedang (38,0%), sedangkan dari minat mayoritas siswa menyatakan minatnya tinggi (42,4%). Faktor eksternal dilihat dari kelengkapan koleksinya mayoritas siswa menyatakan koleksinya lengkap (51,3%), dari keterampilan pustakawan mayoritas siswa menyatakan terampil (49,4%), sedangkan ketersediaan fasilitas penelusuran mayoritas siswa menyatakan tersedia (40,5%). Koleksi yang sering dibaca siswa IPA adalah mata pelajaran Biologi (52,0%) sedangkan yang sering dibaca juga mata pelajaran Biologi (48,0%). Pada siswa IPS buku yang sering dibaca adalah Akuntansi (35,2%), sedangkan yang sering dipinjam juga Akuntansi (43,5%). Kesimpulan akhir penelitian ini adalah bahwa pada umumnya pemanfaatan koleksi buku teks pelajaran pada perpustakaan MAN Yogyakarta III telah dimanfaatkan dengan baik sebagai sumber belajar siswa, baik itu untuk mengerjakan tugas dari guru maupun untuk mengerjakan tugas rumah. Namun agar siswa lebih memanfaatkan buku teks maka koleksi perpustakaan perlu ditambah lagi dengan koleksi-koleksi yang baru agar siswa tidak ketinggalan informasi. (Kata kunci: Koleksi Buku Pelajaran, Perpustakaan )

KUNCI JAWABAN LATIHAN SOAL
by nflplayer 0 Comments favorite 82 Viewed Download 0 Times

KUNCI JAWABAN LATIHAN SOAL UJIAN SERTIFIKASI AKUNTAN PUBLIK (Certified Public Accountant – Exam) AAS APK AMSI (Audit & Assurance) (Akuntansi & Pelaporan Keuangan) (Akuntansi Manajemen & Sistem Informasi) No. JAWABAN SOAL AAS APK AMSI 1 A 2 C 3 C 4 C 5 D 6 B 7 B 8 B 9 D 10 B 11 D 12 B 13 A 14 D 15 A 16 D 17 D 18 D 19 B 20 C 21 C 22 B 23 B 24 B 25 C 26 C 27 D 28 A 29 D 30 A D D B A No. JAWABAN SOAL AAS APK AMSI A 31 D C 32 A C 33 D D 34 A B 35 C C 36 C B 37 A C 38 C A 39 C D 40 A C 41 D B D D B D D C D A C A A C C C A C A C C C B 42 D A B C 43 B A C B 44 D D C B 45 A C D B D 46 D B B C B 47 D D A D C 48 C C D D B 49 B B B D D 50 A C A C A 51 C A B C D 52 C C C B D 53 D B B C B 54 A D C B B 55 D A B C B 56 C C A A C 57 C C B B B 58 B B C C D 59 D D A D D 60 A A C C D A B C C C D A A C No. JAWABAN SOAL AAS APK AMSI No. JAWABAN SOAL AAS APK AMSI 61 C A C 91 C B 62 A B C 92 A 63 B C B 93 B C B 64 A A C 94 D D 65 A B C 95 D D 66 A B A 96 B 67 D C C 97 C B B 68 A A A 98 D B 69 A C B 99 D D 70 D D B 100 A D 71 D D B 72 A B B 73 C D C 74 A A C 75 B D C 76 A B 77 D D 78 B C 79 B C 80 A B 81 B C 82 D B 83 A A 84 D D 85 D B 86 C C 87 B C 88 A B 89 D A 90 B A

Laporan lengkap
by Hermawan 0 Comments favorite 76 Viewed Download 0 Times

Potensi bencana alam yang tinggi pada dasarnya tidak lebih dari sekedar refleksi fenomena alam yang secara geografis sangat khas untuk wilayah tanah air kita. Indonesia merupakan Negara kepulauan tempat dimana tiga lempeng besar dunia bertemu, yaitu: lempeng Indo-Australia, Eurasia dan Pasifik. Interaksi antar lempeng-lempeng tersebut lebih lanjut menempatkan Indonesia sebagai wilayah yang memiliki aktivitas kegunungapian dan kegempaan yang cukup tinggi. Lebih dari itu, proses dinamika lempeng yang cukup intensif juga telah membentuk relief permukaan bumi yang khas dan cukup bervariasi, dari wilayah pegunungan dengan lereng-lerengnya yang curam dan seakan menyiratkan potensi longsor yang tinggi hingga wilayah yang landai sepanjang pantai dengan potensi ancaman banjir, penurunan tanah dan tsunaminya (Sadisun, 2005-2006). Berbagai potensi bencana alam yang mungkin timbul sudah sebaiknya harus kita kenal agar karakter bahaya alam tersebut dapat kita minimalkan dampaknya. Selain itu, potensi bencana alam ini telah diperparah oleh beberapa permasalahan lain yang muncul di tanah air kita yang memicu peningkatan kerentanannya. Laju pertumbuhan penduduk yang sangat tinggi merupakan salah satu contoh nyata, sehingga akan banyak membutuhkan kawasan-kawasan hunian baru yang pada akhirnya kawasan hunian tersebut akan terus berkembang dan menyebar hingga mencapai wilayah-wilayah marginal yang tidak selayaknya dihuni. Tidak tertib dan tepatnya perencanaan tata guna lahan, sebagai inti dari permasalahan ini merupakan faktor utama yang menyebabkan adanya peningkatan kerentanan. Peningkatan kerentanan ini akan lebih diperparah bila masyarakat sama sekali tidak menyadari dan tanggap terhadap adanya potensi bencana alam di daerahnya. Pengalaman memperlihatkan bahwa kejadian-kejadian bencana alam selama ini telah banyak menimbulkan kerugian dan penderitaan yang cukup berat sebagai akibat dari perpaduan bahaya alam dan kompleksitas permasalahan lainnya. Untuk itu diperlukan upaya-upaya yang komprehensif untuk mengurangi resiko bencana alam, antara lain yaitu dengan melakukan kegiatan migitasi. Bencana (disaster) merupakan fenomena sosial akibat kolektif atas komponen bahaya (hazard) yang berupa fenomena alam/buatan di satu pihak, dengan kerentanan (vulnerability) komunitas di pihak lain. Bencana terjadi apabila komunitas mempunyai tingkat kapasitas/kemampuan yang lebih rendah dibanding dengan tingkat bahaya yang mungkin terjadi padanya. Misalnya, letusan G. Merapi dan bahaya lainnya gempa bumi, banjir, gerakan tanah, dan lainnya tidak akan sertamerta menjadi bencana apabila komunitas memiliki kapasitas mengelola bahaya. Bencana cenderung terjadi pada komunitas yang rentan, dan akan membuat komunitas semakin rentan. Kerentanan komunitas diawali oleh kondisi lingkungan fisik, sosial, dan ekonomi yang tidak aman (unsave conditions) yang melekat padanya. Kondisi tidak aman tersebut terjadi oleh tekanan dinamis internal maupun eksternal (dynamic pressures), misalnya di komunitas institusi lokal tidak berkembang dan ketrampilan tepat guna tidak dimiliki. Tekanan dinamis terjadi karena terdapat akar permasalahan (root causes) yang menyertainya. Akar permasalahan internal umumnya karena komunitas tidak mempunyai akses sumberdaya, struktur dan kekuasaan, sedang secara eksternal karena sistem politik dan ekonomi yang tidak tepat. Oleh karenanya penanganan bencana perlu dilakukan secara menyeluruh dengan meningkatkan kapasitas dan menangani akar permasalahan untuk mereduksi resiko secara total. Siklus penanggulangan bencana yang perlu dilakukan secara utuh. Upaya pencegahan (prevention) terhadap munculnya dampak adalah perlakuan utama. Tsunami tidak dapat dicegah. Pencegahan dapat dilakukan pada bahaya yang manusia terlibat langsung maupun tidak langsung. Pada tsunami misalnya. Pencegahan dapat dilakukan rakyat dengan membuat bendung penahan ombak, bangunan panggung tahan ombak, penataan ruang dan sebagainya. Agar tidak terjadi jebolnya tanggul, maka perlu disusun save procedure dan kontrol terhadap kepatuhan perlakuan. Walaupun pencegahan sudah dilakukan, sementara peluang adanya kejadian masih ada, maka perlu dilakukan upaya-upaya mitigasi...

LAPORAN KEUANGAN ACEH Kata Pengantar BADAN ...

Dengan mengucapkan syukur alhamdulillah, Laporan Keuangan atas Pengelolaan. Bantuan Bagi Korban Bencana Alam Gempa Bumi dan Tsunami di Propinsi ... Sehubungan dengan telah berakhirnya masa tanggap darurat pada tanggal 26 April 2005, kami menyusun pertanggung jawaban atas bantuan publik dalam bentuk laporan keuangan yang terdiri dari Neraca per 30 April 2005, Laporan Arus Dana serta Laporan Arus barang untuk periode tanggal 26 Desember 2004 sampai dengan 30 April 2005. Kami menyadari proses penyusunan Laporan Keuangan ini bukanlah pekerjaan yang mudah. Selain hal ini baru pertama kali dilakukan dan merupakan laporan atas kegiatan kedaruratan, terlebih lagi sampai saat ini belum ada standar akuntansi keuangan yang khusus berlaku untuk pencatatan dan pelaporan atas dana bantuan tersebut. Ditambah lagi Laporan Keuangan yang kami susun merupakan kompilasi atas laporan yang dibuat oleh Pos Pengumpul dan Penyalur Bantuan yang berada di lingkungan Instansi Pemerintah Pusat/Daerah, BUMN/D dan Badan Lainnya di seluruh Indonesia. Namun demikian kami tetap berusaha secara sungguh-sungguh dengan kemampuan yang ada untuk membuat laporan pertanggungjawaban tersebut berdasarkan kebijakan akuntansi dengan mengacu pada berbagai ketentuan yang kami anggap relevan. Disamping itu, pada saat ini kami telah menyelesaikan konsep Sistem Penerimaan dan Penyaluran Bantuan, sehingga di masa yang akan datang dapat lebih meningkatkan akuntabilitas dan transparansi penerimaan dan penyaluran bantuan. Dengan mengucapkan syukur alhamdulillah, Laporan Keuangan atas Pengelolaan Bantuan Bagi Korban Bencana Alam Gempa Bumi dan Tsunami di Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatera Utara telah berhasil disusun, meskipun kami sadari masih banyak hal yang dirasakan belum sempurna mengingat kondisi kedaruratan yang dihadapi dalam proses pengumpulan bantuan tersebut....

Kunci Jawaban dan Pedoman Penskoran Jawaban pada Tes Siklus ...

Lampiran B.6.2. Kunci Jawaban dan Pedoman Penskoran Jawaban pada Tes Siklus 2. 1. No. Jawaban. Skor. Maksimal. Aspek ke-. 1. Diketahui : Panjang garis ...

Interlanguage: - Index of
by cicak 0 Comments favorite 110 Viewed Download 0 Times

Interlanguage adalah seri bahan ajar Bahasa Inggris untuk siswa SMA. Bahan ajar ini didesain untuk membuat pembelajar secara bertahap mencapai kompetensi berbahasa yang lebih tinggi. Materi-materi dan kegiatan-kegiatan yang ada dalam buku ini disampaikan melalui beberapa tahapan, yaitu pembuka, pajanan terhadap bahasa target, penjelasan mengenai unsur-unsur kebahasaan, latihan berkomunikasi dalam bahasa target, evaluasi, dan refleksi. Materi yang dikembangkan dalam bahan ajar ini diorganisasikan ke dalam dua (2) siklus pembelajaran, yaitu siklus lisan dan siklus tulis yang disampaikan secara terintegrasi. Masing-masing siklus mengembangkan ketrampilan berbahasa yang berbeda, yaitu menyimak dan berbicara (siklus lisan) dan membaca dan menulis (siklus tulis). Kegiatan dalam siklus lisan membantu siswa dalam memahami berbagai ungkapan dalam konteks kehidupan sehari-hari, seperti bagaimana menyampaikan pendapat, meminta pendapat, menyatakan perasaan malu, menyatakan perasaan marah, merespon makna yang diungkapkan oleh Master of Ceremony, Show Presenter (Host), News Reader dan lain-lain. ...cipta buku teks pelajaran ini dari penulis/penerbit untuk disebarluaskan kepada masyarakat melalui situs internet (website) Jaringan Pendidikan Nasional.

 Arti Penting Analisis Laporan Keuangan

BAB II ANALISIS LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN A. Arti ... keuangan: berisi rincian neraca dan laporan laba rugi, kebijakan akuntansi, dan lain sebagainya. 3. Contoh Laporan Keuangan PT.

Contoh Soal Akuntansi Pengisian SPT Masa PPN 1107

PT. VERSACE mengelola sebuah industri Tas dengan kualitas ekspor. Tempat kedudukan dan tempat usaha di Jalan Baru No. 1000, Nomor telepon 784551, Tangerang.. Perusahaan ini telah memiliki NPWP/NPPKP: 02.003.456.4.567.000 serta dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak sejak tanggal 5 Agustus 2000. sedangkan Nomor Kelompok Usaha : 41205. Merek produknya adalah #MY VERSACE#. Dalam bulan Januari 2008

Tags: Contoh soal,
Konsep Dasar Akuntansi dan Pelaporan Keuangan

Contoh Soal dan Penyelesaiannya. 179. Soal-soal Latihan Bab 7. 181 ... Contoh lain, dalam dunia bisnis misalnya sering kita melihat. sebuah bank menerima ...

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Ekonomi Akuntansi

Siswa diharapkan dapat : 1. Menjelaskan pengertian akuntansi. 2. Menceritakan sejarah perkembangan akuntansi. 3. Menjelaskan syarat-syarat kualitas informasi akuntansi. 4. Menjelaskan langkah-langkah siklus akuntansi. 5. Menyebutkan macam-macam pemakai akuntansi. 6. Mengungkapkan / manfaat laporan. 7. Menjelaskan bidang-bidang spesialisasi akuntansi. 8. Menguraikan kode etik profesi akuntansi

Tags: Contoh soal,

« previous  123