SEARCH

Found 601 related files. Current in page 1

rumus prognosis dalam laporan realisasi anggaran

VOKUZcom Home Theater Design, Build, and Calibration (Part II)

Performa ruangan sangat ditentukan oleh kualitas pelaksanaan pekerjaan lapangan yang baik. Menggunakan jasa home theater design, build, and calibration yang profesional memang akan menambah biaya dibandingkan Anda membuat sendiri. Akan tetapi, dengan adanya konsultan akustik ini, tentu akan mengurangi risiko kesalahan dalam merancang dan membangun sebuah home theater yang baik.

Lakukan Sendiri Aplikasi Peredam Suara pada CPU Komputer

CPU komputer terdengar bising bukan lagi hal yang perlu dikhawatirkan. Sekarang, komputer beserta komponennya terdengar bising sudah menjadi hal yang umum kita temukan. Namun, bukan berarti hal itu tidak dapat dihindari. Suara CPU komputer yang mengganggu umumnya disebabkan oleh komponen-komponen yang bergerak. Mulai dari kipas yang paling sering menjadi biang keladi bisingnya komputer sampai perangkat optikal, seperti CD ROM dan floppy disk. Semua aspek itu memang sangat berpotensial menimbulkan bunyi karena memang dalam pengoperasiannya ada komponen yang bergerak.

Tumor node metastasis (TNM) staging classification for ... - SAPYCC

The tumor node metastasis (TNM) staging system for breast cancer is an internationally accepted system used to determine the disease stage. This disease stage is a measure of the extent of disease, which is used to guide management and determine prognosis. The 7th edition of the TNM staging system and the evidence supporting it are described here (table 1). The 6th edition of the TNM staging system is included for comparison (table 2). The initial evaluation, clinical manifestations, diagnosis, treatment, and prognosis of breast cancer are reviewed elsewhere. (See "An overview of breast cancer and treatment for early stage disease" and "Initial staging work-up for women with a diagnosis of breast cancer" and "Clinical decisions in systemic adjuvant therapy for early breast cancer".) TNM STAGING SYSTEM — The tumor node metastasis (TNM) staging system for breast cancer is based upon a retrospective analysis of survival in diverse samples of patients representing all stages of disease. It reflects the clinical evaluation methods and treatments that are applied to the particular study population. Periodic revisions are necessary because advanced imaging techniques and treatments evolve and impact survival. The 7th edition of the TNM staging system is the most recent version (table 1) [1]. It replaces the 6th edition of the TNM staging system (table 2) [2]. REVISIONS IN BREAST CANCER STAGING — Observed survival rates for 211,645 breast cancer cases diagnosed in years 2001-2002 and entered into the National Cancer Data Base (Commission on Cancer of the American College of Surgeons and the American Cancer Society) were used to reevaluate the prognostic value of the TNM descriptors.

Purposes and Principles of Cancer Staging - Sutter Medical ...

The extent or stage of cancer at the time of diagnosis is a key factor that defines prognosis and is a critical element in deter­ mining appropriate treatment based on the experience and outcomes of groups of prior patients with similar stage. In addition, accurate staging is necessary to evaluate the results of treatments and clinical trials, to facilitate the exchange and comparison of information among treatment centers, and to serve as a basis for clinical and translational cancer research. At a national and international level, the agreement on classi­ fications of cancer cases provides a method of clearly convey­ ing clinical experience to others without ambiguity. Several cancer staging systems are used worldwide. Dif­ ferences among these systems stem from the needs and objectives of users in clinical medicine and in population surveillance. The most clinically useful staging system is the tumor node metastasis (TNM) system maintained collabor­ atively by the American Joint Committee on Cancer (AJCC) and the International Union for Cancer Control (UICC). The TNM system classifies cancers by the size and extent of the primary tumor (T), involvement of regional lymph node (N), and the presence or absence of distant metasta­ ses (M), supplemented in recent years by carefully selected nonanatomic prognostic factors. There is a TNM staging algorithm for cancers of virtually every anatomic site and histology, with the primary exception in this manual being staging of pediatric cancers.

Colorectal cancer and the 7th revision of the TNM staging system

Colorectal cancer (CRC) is a neoplastic disease with a continuously growing incidence in Romania and throughout the world. Although the surgery remains the first line treatment for most of the cases, newly discovered targeted molecular therapies – effective for some patients, but with various side effects and significant financial burden for the national health systems – requires not only stratification of patients in prognostic groups but also evaluation of some non-anatomic factors with major impact on the prognosis and therapeutic strategy. The AJCC/UICC TNM staging system, in his 7th revision, effective for cases diagnosed on or after January 1, 2010, responds to these needs. On the other hand, the role of the pathologist is increasing in terms of workload and amount of information to be included in the pathology report in order to deliver a personalized diagnosis. There are concerns worldwide regarding relevance, validity and completeness of pathologic reporting of CRC in the absence of a uniform reporting format. Therefore, suggestions for a standardized pathology report of CRC are made, based on TNM 7 and recent, up-to-date conclusive published data. Keywords: colorectal cancer, TNM 7, pathologic stage, prognostic, reporting.

Definisi Dasar Noise dalam Ruangan
by vokuzcom 0 Comments favorite 33 Viewed Download 0 Times

Artikel ini mengupas dasar pemahaman mengenai noise room, background noise, atau noise criteria (NC)

Abstrak Pola penanggulangan bencana mendapatkan ... - Bphn

Pola penanggulangan bencana mendapatkan dimensi baru dengan dikeluarkannya UndangUndang No.24 Tahun 2007 tetang Penanggulangan Bencana, yang diikuti beberapa peraturan pelaksanaan terkait.Untuk mendukung pengembangan sistem penanggulangan bencana yang mencakup pemerintah pusat maupun daerah, maka dipandang perlu memulai dengan mengetahui sejauhmana penerapan peraturan yang terkait dengan penanggulangan bencana di daerah.Telaah ini bertujuan untuk melakukan review terhadap sistem penanggulangan bencana di Indonesia dengan menghasilkan rekomendasi kebijakan strategis dalam kegiatan penanggulangan bencana. Secara umum dapat disimpulkan bahwa sistem penanggulangan bencana yang saat ini dikembangkan baik ditingkat nasional maupun daerah adalah merupakan tahap transisi antara sistem yang selama ini berjalan dengan sistem baru seperti yang diamanatkan oleh UU No. 24 Tahun 2007. UU ini menjadi “milestone” dikarenakan adanya berbagai kewenangan yang terdapat di di dalam UU tersebut. Ada kewenangan di beberapa kementerian dan lembaga, secara langsung tidak berada dalam kewenangan/tugas pokok dan fungsi dari BNPB, dan apabila terjadi bencana alam, akan mengalamai kesulitan dalam melakukan koordinasi serta menimbulkan kelambatan dalam pelaksanaan, dan ketidak efektifan dalam penanggulangan bencana.

Quick Guide Data dan Informasi Bencana Indonesia_Part_1

Bencana merupakan bagian dari kehidupan manusia yang datang tanpa diduga kapan, dimana dan bagaimana terjadinya. Hal ini menyebabkan ketidaksiapan masyarakata dalam menghadapi dan akhirnya menimbulkan korban dan kerusakan. Fenomena bencana sebagian besar merupakan kejadian berulang pada tempat yang sama, sehingga dapat dilakukan analisa untuk ke depan dengan menggunakan data historis bencana-bencana sebelumnya. Melalui Data dan Informasi Bencana Indonesi (DIBI) dapat dilihat historis kejadian bencana yang terjadi di Indonesia mulai tahun 18152012. Dalam DIBI dapat disajikan data bencana mulai tanggal kejadian, lokasi, korban dan kerusakan yang ditimbulkan. Analisa yang dapat disajikan melalui DIBI ini adalah grafik, statistik, peta tematik dan crosstab. ALUR PENGGUNAAN DIBI Buka Melalui Website http://dibi.bnpb.go.id

laporan eksekutif menteri kesehatan ri tentang ... - unaids

Pandemi HIV/AIDS yang mengancam penduduk dunia saat ini telah nyata menunjukkan berbagai dampak sosial dan ekonomi bahkan keamanan negara disamping dampak kesehatan. AIDS ditemukan di Amerika 20 tahun yang lalu (1981) merupakan penyakit yang relatif baru tapi telah menyita perhatian masyarakat global. AIDS adalah sekumpulan gejala yang terjadi akibat menurun atau hilangnya daya tahan tubuh seseorang. Karena itu disebut Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS). Penyebabnya sejenis virus yang disebut Human Immunodeficiency Virus yang dapat berada dalam tubuh seseorang tanpa menimbulkan gejala sakit yang berarti, selama bertahun tahun bahkan 10 – 11 tahun. Sulit bagi kita secara kasat mata mengetahui seseorang mengidap virus HIV atau tidak. Saat ini belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkan dan vaksin yang dapat mencegah/menangkalnya. Epidemi HIV/AIDS di Indonesia telah bergerak dari suatu tingkat epidemi yang rendah yaitu prevalensi < 1 % ke arah tingkat epidemi terkonsentrasi dimana pada kelompok risiko tinggi tertentu telah melebihi angka 5% seperti di Sorong, Merauke, Riau untuk kelompok Wanita Penjaja Seks (WPS) dan Jakarta, Jabar, Bali untuk kelompok Injecting Drug User (IDU). Laporan HIV/AIDS di Indonesia secara Kumulatif tahun 2001 tercatat AIDS 671, HIV 1904 namun berdasarkan perkiraan para ahli saat ini kemungkinan di Indonesia terdapat 80.000 – 120.000 Orang yang Hidup Dengan HIV/AIDS (ODHA) artinya bahwa dalam 10 tahun mendatang kemungkinan akan ditemukan 100.000 orang yang sakit dan meninggal karena AIDS. Sidang kabinet khusus HIV/ AIDS ini memberi peluang terwujudnya komitmen politik yang tinggi dan berbagai kebijakan, strategi baru.

perancangan sistem informasi pendataan bencana pada badan ...

Guna membantu BPBA khususnya pada ruang pencegahan dan kesiap siagaan dalam mengatasi proses pendataan bencana yang terhambat dengan adanya gangguan jaringan internet maupun gangguan server database di kantor pusat, maka penulis merancang dan mengembangkan sebuah perangkat lunak yang membantu dalam melakukan proses pendataan bencana di Provinsi Aceh demi mengantisipasi permasalahan tersebut. Pengembangan perangkat lunak tersebut menggunakan bahasa pemograman java dengan menggunakan Netbeans IDE versi 7.1 dan MySQL Server versi 5.5 sebagai basis data. Produk dari pengembangan tersebut adalah Sistem Informasi Pendataan Bencana (SIPEB). SIPEB merupakan perangkat lunak berbasis aplikasi desktop, yang memiliki media penyimpanan data di dalam sebuah database. Tidak hanya fungsi Create Read Update Delete (CRUD) yang terdapat didalam SIPEB, fungsi lain yang terdapat pada SIPEB yaitu fungsi backup data, restore data, cetak laporan harian, cetak laporan bulanan dan cetak laporan tahunan. Perangkat lunak yang dirancang ini berfungsi untuk melakukan pendataan bencana, penyajian informasi bencana yang pernah terjadi dalam bentuk laporan dan juga pemeliharaan data dari kerusakan data, kehilangan data maupun penggandaan data. Kata Kunci : Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), pencegahan dan kesiapsiagaan, Sistem Informasi Pendataan Bencana (SIPEB). I. gangguan atau permasalahan jaringan internet pada kantor tersebut akibatnya data-data maupun laporan bencana yang harus di input akan menjadi terlambat sehingga menghambat kelancaran aktivitas operator untuk menginput laporan pendataan bencana. Sistem yang dibuat berbasis desktop application menggunakan database sebagai penyimpanan data. Penyimpanan data di dalam database dapat meminimalisir kemungkinan data tersebut hilang atau terkena virus computer yang mengakibatkan data itu rusak.

« previous  123456789