SEARCH

Found 39 related files. Current in page 1

pengertian dan fungsi cms

SSC YOGYAKARTA - WordPress.com
by top markotop 0 Comments favorite 5 Viewed Download 0 Times

KEMAMPUAN IPA KODE SOAL : 194 Bidang Studi Tanggal Tes Pemilik blog Nama blog Jumlah Soal : Matematika IPA : Rabu, 1 Juni 2011 : M. Nashiruddin Hasan (tentor matematika SSCi Jogja), CP:085643433453 : http://matematikaitumudah.wordpress.com : 15 BUTIR 1. Diketahui vektor u = (a, 2, 1) dan v = (a,a,1). B. 1 4 Jika vektor u tegal lurus pada v , maka nilai a adalah .... A. 1 D. 2 B. 0 E. 3 C. 1 C. 1 2 2. Pernyataan berikut yang benar adalah .... A. jika sin x = sin y, maka x = y B. untuk setiap vektor u , v , dan w berlaku b  f x dx 7. Diketahui limas T.ABC dengan TA tegak lurus bidang ABC. Panjang rusuk AB, AC, BC, dan TA berturut-turut adalah 3 cm, 4 cm, 5 cm, dan = 0, maka (x)  0 D. Ada fungsi  sehingga lim f x   (c) untuk x c suatu c 1  cos 2x = 2cos2 x 3. Luas daerah di bawah y = x2 + 8x, di atas y = 6x  24, dan terletak di kuadran I adalah ....   x 4 A. 2 0 4 B.   x 2 0 6 C.   x 0 6 D. 4 6         8 x dx    x 2  2 x  24 dx 4 8   8 x dx    x 2  2 x  24 dx A. 4 5 D. 9 25 3 5 E. 12 25 C. 6 25 8 2 6 6 2   8 x dx   8 x dx 4 35 cos 20  sin 35 sin 20 = .... sin 35 D. cos 15 sin 55 E. sin 15 cos 35 5. Kedua akar suku banyak s(x) = x2  63x + c merupakan bilangan prima. Banyak nilai c yang mungkin adalah .... A. 0 D. 3 B. 1 E. lebih dari 3 C. 2 6. Diketahui segilima ABCDE, dengan A(0, 2), B(4, 0), C(2 + 1,0), D(2 + 1,4), dan E(0, 4). Titik P dipilih secara acak dari titik di dalam segilima tersebut. Peluang sudut APB berukuran tumpul adalah .... A. 1 4 8. Parabola y = ax2 + bx + c puncaknya (p, q), dicerminkan terhadap garis y = q menghasilkan parabola y = kx2 + lx + m. Nilai a + b + c + k + l + m adalah .... A. q D. 2q B. 2p E. p + q C. p 9. Diberikan (x) = a + bx dan F(x) antiturunan (x). Jika F(1)  F(0) = 3, maka 2a + b adalah .... A. 10 D. 4 B. 6 E. 3 C. 5 6  6 x  24dx    x 0 4. cos A. B. C. 6  6 x  24dx    x 4 4 E. 2   8 x dx   x 2  2 x  24 dx D. 5 16 M. Nashiruddin Hasan (Tentor Matematika SSCi Jogja) 9 5 cm. Jika  sudut antara bidang BCT dengan bidang ABC, maka nilai cos  adalah .... a E. 5 8 B. u  (v  w ) = (u  v) w

LAPORAN PENELITIAN Pola Kecenderungan Penempatan Kunci ...

Populasi yang diambil untuk penelitian ini adalah soal-soal ujian matakuliahmatakuliah pada program studi Statistika Terapan dan Matematika FMIPA yang mempunyai tipe D - melengkapi berganda. Dugaan semula bahwa ada kecenderungan penulis soal meletakkan kunci jawaban soal di tengah-tcngah (menurut Dorothy C. Adkins), setelah melalui penelitian ini kecenderungan tersebut ternyata bahxva penulis lebih tertarik menempatkan kunci jawaban pada option 1, 2 dan 3 benar atau kunci jawaban D. Soal tes/ujian sebagai salah satu alat pengukuran pendidikan disusun untuk tujuan mengukur sampai seberapa jauh kedua fungsi pendidikan terscbut berhasil dicapai. Bcntuk soal ujian yang dipakai oleh Universitas Terbuka pada umumnya pilihan berganda, hanya sebagian saja dalam bentuk essay (uraian). Dalam hal ini FMIPA Universitas Terbuka sampai dengan masa ujian 90.1 telah mengembangkan sebanyak 61 matakuliah, sebagian besar soal ujian dalam bentuk pilihan berganda kecuali 12 matakuliah yang bentuk soal ujiannya adalah essay (uraian). Universitas Terbuka, dalam penyelenggaraan ujiannya, mcnctapkan 5 (lima) macarn tipe soal ujian yaitu:...

pedoman umum perencanaan pengadaan barang/jasa pemerintah ...

PEDOMAN UMUM PERENCANAAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN/LEMBAGA/SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH/INSTITUSI LAINNYA DAFTAR ISI BAB I KETENTUAN UMUM 1 1.1 Pendahuluan 1 1.2 Pengertian Istilah 1 1.3 Dasar Hukum 3 1.4 Maksud dan Tujuan 4 1.4.1 Maksud 4 1.4.2 Tujuan 4 1.5 Ruang Lingkup 1.5.1 4 Prosedur Penyusunan Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 1.5.2 BAB II 4 Persiapan Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa 5 PROSEDUR PENYUSUNAN RENCANA UMUM PENGADAAN BARANG/JASA 6 2.1 Penyusunan RKA-K/L/D/I 6 2.2 Penyusunan Rencana Umum Pengadaan dan hubungannya dengan Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran K/L/D/I 2.2.1 Penyusunan Rencana hubungannya dengan Umum PP Pengadaan No.90/2010 dan 7 dan PP No.21/2004 2.2.2 Penyusunan 7 Rencana Umum Pengadaan dan hubungannya dengan PP No.58/2005 2.3 7 Tahapan Kegiatan Penyusunan Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 11 2.3.1 Identifikasi Kebutuhan Barang/Jasa 11 2.3.2 Penyusunan dan Penetapan Rencana Penganggaran 17 2.3.3 Penetapan Kebijakan Umum Tentang Pemaketan Pekerjaan 18 2.3.4 Penetapan Kebijakan Umum Tentang Cara Pengadaan Barang/Jasa 2.3.5 Penetapan 19 Kebijakan Umum Tentang 22 Pengorganisasian Pengadaan 2.3.6 Penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) 22 2.3.7 Penyusunan Jadwal Kegiatan Pengadaan 23 2.3.8 Pengumuman Rencana Umum Pengadaan 24 Barang/Jasa BAB III PROSEDUR PERSIAPAN PELAKSANAAN PENGADAAN BARANG/JASA 25 3.1 25 Persiapan Pelaksanaan Pengadaan Swakelola 3.1.1 Pelaksanaan Swakelola oleh K/L/D/I Penanggung jawab Anggaran 3.1.2 25 Pelaksanaan Swakelola oleh Instansi Pemerintah Lain Pelaksana Swakelola 3.1.3 29 Pelaksanaan Swakelola oleh Kelompok Masyarakat Pelaksana Swakelola 3.2 Persiapan Pelaksanaan Pengadaan 34 Melalui Penyedia 38 Barang/Jasa 3.2.1 Perencanaan Pemilihan Penyedia Barang/Jasa 38 3.2.2 Pemilihan Sistem Pengadaan Barang/Jasa 38 3.2.3 Penetapan Metode Penilaian Kualifikasi Penyedia Barang/Jasa 3.2.4 42 Penyusunan Jadwal Pelaksanaan Pemilihan Penyedia Barang/Jasa 44 3.2.5 Penyusunan Dokumen Pengadaan Barang/Jasa 44 3.2.6 Penetapan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) 47 BAB IV PEMANTAUAN DAN EVALUASI PERENCANAAN PENGADAAN BARANG/JASA 4.1 Maksud Dan Tujuan 53 4.2 Ruang Lingkup 53 4.3 Prosedur Pemantauan dan Evaluasi 54 4.3.1 Pemantauan 54 4.3.2 Evaluasi dan Pelaporan 54 4.3.3 BAB V 53 Pembinaan 54 PENUTUP 55 LAMPIRAN-LAMPIRAN 1. Lampiran (2 – 1) Bagan Alir Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (PP No.90/2010) 2. Lampiran (2 – 2) Bagan Alir Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (PP No.21/2004) 3. Lampiran (2 – 3) Bagan Alir Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran SKPD (PP No.58/2005) 4. Lampiran (2 – 4) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Barang K/L/D/I 5. Lampiran (2 – 5) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Pekerjaan Konstruksi K/L/D/I 6. Lampiran (2 – 6) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Jasa Konsultansi K/L/D/I 7. Lampiran (2 – 7) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Jasa Lainnya K/L/D/I 8. Lampiran (2 – 8) Contoh Format Pengorganisasian Pengadaan 9. Lampiran (2 – 9) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja Pengadaan Barang 10. Lampiran (2 – 10) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja Pengadaan Pekerjaan Konstruksi 11. Lampiran (2 – 11) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja untuk Pengadaan Jasa Konsultansi 12. Lampiran (2 – 12) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja untuk Pengadaan Jasa Lainnya 13. Lampiran (2 – 13) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja untuk Pengadaan Pekerjaan Swakelola 14. Lampiran (2 – 14) Contoh Format Jadwal Kegiatan Pengadaan Barang/Jasa 15. Lampiran (2 – 15) Contoh Format Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 16. Lampiran (2 – 16) Contoh Format Pengumuman Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa

Pedoman umum perencanaan pengadaan barang/jasa

DAFTAR ISI BAB I KETENTUAN UMUM 1 1.1 Pendahuluan 1 1.2 Pengertian Istilah 1 1.3 Dasar Hukum 3 1.4 Maksud dan Tujuan 4 1.4.1 Maksud 4 1.4.2 Tujuan 4 1.5 Ruang Lingkup 1.5.1 4 Prosedur Penyusunan Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 1.5.2 BAB II 4 Persiapan Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa 5 PROSEDUR PENYUSUNAN RENCANA UMUM PENGADAAN BARANG/JASA 6 2.1 Penyusunan RKA-K/L/D/I 6 2.2 Penyusunan Rencana Umum Pengadaan dan hubungannya dengan Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran K/L/D/I 2.2.1 Penyusunan Rencana hubungannya dengan Umum PP Pengadaan No.90/2010 dan 7 dan PP No.21/2004 2.2.2 Penyusunan 7 Rencana Umum Pengadaan dan hubungannya dengan PP No.58/2005 2.3 7 Tahapan Kegiatan Penyusunan Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 11 2.3.1 Identifikasi Kebutuhan Barang/Jasa 11 2.3.2 Penyusunan dan Penetapan Rencana Penganggaran 17 2.3.3 Penetapan Kebijakan Umum Tentang Pemaketan Pekerjaan 18 2.3.4 Penetapan Kebijakan Umum Tentang Cara Pengadaan Barang/Jasa 2.3.5 Penetapan 19 Kebijakan Umum Tentang 22 Pengorganisasian Pengadaan 2.3.6 Penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) 22 2.3.7 Penyusunan Jadwal Kegiatan Pengadaan 23 2.3.8 Pengumuman Rencana Umum Pengadaan 24 Barang/Jasa BAB III PROSEDUR PERSIAPAN PELAKSANAAN PENGADAAN BARANG/JASA 25 3.1 25 Persiapan Pelaksanaan Pengadaan Swakelola 3.1.1 Pelaksanaan Swakelola oleh K/L/D/I Penanggung jawab Anggaran 3.1.2 25 Pelaksanaan Swakelola oleh Instansi Pemerintah Lain Pelaksana Swakelola 3.1.3 29 Pelaksanaan Swakelola oleh Kelompok Masyarakat Pelaksana Swakelola 3.2 Persiapan Pelaksanaan Pengadaan 34 Melalui Penyedia 38 Barang/Jasa 3.2.1 Perencanaan Pemilihan Penyedia Barang/Jasa 38 3.2.2 Pemilihan Sistem Pengadaan Barang/Jasa 38 3.2.3 Penetapan Metode Penilaian Kualifikasi Penyedia Barang/Jasa 3.2.4 42 Penyusunan Jadwal Pelaksanaan Pemilihan Penyedia Barang/Jasa 44 3.2.5 Penyusunan Dokumen Pengadaan Barang/Jasa 44 3.2.6 Penetapan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) 47 BAB IV PEMANTAUAN DAN EVALUASI PERENCANAAN PENGADAAN BARANG/JASA 4.1 Maksud Dan Tujuan 53 4.2 Ruang Lingkup 53 4.3 Prosedur Pemantauan dan Evaluasi 54 4.3.1 Pemantauan 54 4.3.2 Evaluasi dan Pelaporan 54 4.3.3 BAB V 53 Pembinaan 54 PENUTUP 55 LAMPIRAN-LAMPIRAN 1. Lampiran (2 – 1) Bagan Alir Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (PP No.90/2010) 2. Lampiran (2 – 2) Bagan Alir Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (PP No.21/2004) 3. Lampiran (2 – 3) Bagan Alir Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran SKPD (PP No.58/2005) 4. Lampiran (2 – 4) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Barang K/L/D/I 5. Lampiran (2 – 5) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Pekerjaan Konstruksi K/L/D/I 6. Lampiran (2 – 6) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Jasa Konsultansi K/L/D/I 7. Lampiran (2 – 7) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Jasa Lainnya K/L/D/I 8. Lampiran (2 – 8) Contoh Format Pengorganisasian Pengadaan 9. Lampiran (2 – 9) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja Pengadaan Barang 10. Lampiran (2 – 10) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja Pengadaan Pekerjaan Konstruksi 11. Lampiran (2 – 11) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja untuk Pengadaan Jasa Konsultansi 12. Lampiran (2 – 12) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja untuk Pengadaan Jasa Lainnya 13. Lampiran (2 – 13) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja untuk Pengadaan Pekerjaan Swakelola 14. Lampiran (2 – 14) Contoh Format Jadwal Kegiatan Pengadaan Barang/Jasa 15. Lampiran (2 – 15) Contoh Format Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 16. Lampiran (2 – 16) Contoh Format Pengumuman Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 17. Lampiran (3 – 1) Contoh Format Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk Pengadaan Barang 18. Lampiran (3 – 2) Contoh Format Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk Pengadaan Pekerjaan Konstruksi 19. Lampiran (3 – 3) Contoh Format Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk Pengadaan Jasa Konsultansi 20. Lampiran (3 – 4) Contoh Format Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk Pengadaan Jasa Lainnya 21. Lampiran (3 – 5) Contoh Format Rencana Anggaran Biaya Pekerjaan Swakelola 22. Lampiran (3 – 6) Contoh Format Naskah Kesepakatan Kerja Sama Pengadaan Swakelola 23. Lampiran (4 – 1) Contoh Format Daftar Simak Pemantauan dan Evaluasi Perencanaan Pengadaan DAFTAR PUSTAKA

KREATIVITAS: EVALUASI BUKU PELAJARAN ... - Digilib UNIMED

Buku pelajaran sebagai sasaran evaluasi karena buku pelajaran memiliki potensi menjadi agen perubahan yang efektif (Hutchinson and Torres, 1994:322) dan buku pelajaran digunakan di seluruh sekolahsekolah yang ada di pelosok tanah air. Umumnya, pada saat guru mengajar, terutama untuk tingkat sekolah dasar, guru cenderung hanya berpedoman ada buku pelajaran, baik urutannya maupun materinya bukan pada kurikulum. Berdasarkan hal ini diduga ada sesuatu yang tidak diajarkan oleh buku pelajaran sehingga daya kreatif siswa tidak berkembang dengan baik. Untuk itu perlu dilakukan evaluasi buku pelajaran. Kreativitas merupakan sintesa dari keseluruhan fungsi yang tediri dari: (1) pemikiran rasional, (2) pengembangan tingkat tinggi dari emosional/ perasaan, (3) pengembangan tingkat tinggi dari mental dan fisikal, dan (4) kesadaran tingkat tinggi, hasil imajinasi, fantasi, dan pemecahan permasalahan yang cepat. Daya kreatif siswa dapat diteliti pada saat proses belajarmengajar berlangsung tetapi dapat juga diteliti dengan cara mengevaluasi buku pelajaran yang digunakan dalam proses belajarmengajar di kelas. Dalam hal ini, tulisan ini hanya dilakukan pada buku pelajaran saja yaitu dari latihan-latihan dan tugas-tugas yang tertera di dalam buku pelajaran.

Pengertian Buku Teks ...
by cicak 0 Comments favorite 46 Viewed Download 0 Times

Textbook mempunyai padanan kata buku pelajaran (Echols & Sadily, 2006: 584). Selanjutnya textbook dijelaskan sebagai “a book giving instruction in a subject used especially in schools” (Crowther, 1995: 1234) yang dapat diterjemahkan bahwa buku teks adalah buku yang memberikan petunjuk dalam sebuah pelajaran khususnya di sekolah. Buku teks adalah buku pelajaran dalam bidang studi tertentu, yang merupakan buku standar, yang disusun oleh para pakar dalam bidang itu untuk maksud-maksud dan tujuan instruksional, yang diperlengkapi dengan saranasarana pengajaran yang serasi dan mudah dipahami oleh para pemakainya di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi sehingga dapat menunjang sesuatu program pengajaran (Tarigan dan Tarigan, 1986: 13). Berdasar pendapat tersebut, buku teks digunakan untuk mata pelajaran tertentu. Penggunaan buku teks tersebut didasarkan pada tujuan pembelajaran yang mengacu pada kurikulum. Selain menggunakan buku teks, pengajar dapat menggunakan sarana-sarana ataupun teknik yang sesuai dengan tujuan yang sudah dibuat sebelumnya. Penggunaan yang memadukan buku teks, teknik serta sarana lain ditujukan untuk mempermudah pemakai buku teks terutama peserta didik dalam memahami materi.

Kunci Jawaban Soal Essai Paket A.pdf

Kunci jawaban Babak FINAL Jenis soal : ESSAY 1. Kinerja bensin diukur berdasarkan nilai oktan (octane number) yaitu keberadaan senyawa 2,2,4 - trimetil pentane (isooktana) dengan nilai oktan 100, sedangkan nheptana nilai oktannya adalah nol. a. Gambarkan struktur 2,2,4 – trimetil pentane dan n – heptana (20 Point) Penyelesaian : b. Gambarkan semua isomer struktur n-heptana dan namai secara IUPAC (30 Point) Penyelesaian : c. Gambarkan struktur dan nama IUPAC alkena paling sederhana yang mempunyai isomer cis dan trans. (30 Point) Penyelesaian : d. Jelaskan pengertian bensin dengan angka oktan 75 % (20 Point) Penyelesaian : Angka oktan pada bensin ditentukan dengan adanya senyawa trimetil pentane dan nheptana dimana apabila pada bensin memiliki angka oktan 100 % maka pada besin tersebut terkandung senyawa trimetil pentane banding senyawa n-heptana yaitu 100 : 0, sehingga apabila bensin dengan angka oktan 75 % maka dalam bensin tersebut terkandung 75 % senyawa trimetil pentane dan 25 % senyawa n-heptana. 2. Reaksi : 2NOBr (g)  2NO (g) + Br2 (g) H = +16,1 kJ Diketahui : Tekanan awal NOBr = 0,65 atm. : NOBr telah terurai sebanyak 28% (Saat Kstb) (a) Tuliskan bentuk tetapan kesetimbangan, Kp. (10 poin) Penyelesaian : Kp  [p NO ] 2 [p Br2 ] [p NOBr ] 2 (b) Tentukan tekanan parsial gas NOBr, NO, dan Br2 setelah tercapai keadaan kesetimbangan. (30 poin) Penyelesaian : 100  28 p NOBr   0,65 atm  0,468 atm 100 28 p NO   0,65 atm  0,182 atm 100 p Br2  28 2 100  0,65 atm  0,091 atm (c) Tentukan tekanan total sesudai tercapai kesetimbangan (20 poin) Penyelesaian : (100  28 )  (28  14 ) 114 p tot  [ ]  0,65 atm   0,65 atm  0,741 atm 100 100 (d) Hitung nilai tetapan kesetimbangan, Kp pada temperatur tersebut. (20 poin) Penyelesaian :

Panduan penulisan Penerbitan Buku Teks - PDPT

Panduan Penulisan Buku Panduan ini merupakan petunjuk penulisan buku pelajaran (ilmiah populer) yang digunakan untuk menentukan kelayakan naskah bagi penerbit. Panduan ini membahas pengertian buku pelajaran & diktat, tujuan penulisan buku pelajaran, isi buku pelajaran, sampul buku, bagian pembuka, bagian utama dan bagian penutup serta ketentuan jumlah halaman. Buku Pelajaran (Text book) & Diktat Buku pelajaran adalah bahan/materi pelajaran yang dituangkan secara tertulis dalam bentuk buku dan digunakan sebagai bahan pelajaran (sumber informasi) sebuah mata kuliah bagi mahasiswa dan pengajar susuai dengan kebutuhan lapangan/industry dan tuntutan perkembangan teknologi dan atau kurikulum. Diktat adalah catatan tertulis suatu bidang studi yang disiapkan oleh guru/dosen untuk mempermudah pengayaan materi pelajaran atau bidang studi yang dibahas dalam proses pembelajaran (Ilvandri, 2011). Diktat yang baik merupakan draft buku ajar yang belum diterbitkan. Tujuan penulisan buku pelajaran a. Menyediakan buku susuai dengan kebutuhan mahasiswa, institusi dan lapangan/ industry serta serta tuntutan perkembangan teknologi atau kurikulum. b. Mendorong penulis/dosen untuk berkreasi dan kreatif membagikan ilmunya kepada masyarakat. c. Mendorong penulis untuk meng-update ilmunya sesuai dengan kriteria tuntutan buku layak terbit mencakup subdstansi, bahasa dan potensi pasar. d. Mendukung penulis untuk menerbitkan buku bila belum terbit. Isi Buku Pelajaran Isi buku pelajaran berupa teori, konsep, formula atau aturan terkini dilengkapi dengan contoh-contoh masalah atau studi kasus serta solusinya. Isi buku harus orsinil dengan merujuk dari berbagai sumber. Informasi tepat, dapat dipercaya dan dipertanggungjawabkan kepada pembaca dan semua pihak terkait. Isi tersusun dengan baik atau dengan alur informasi yang mudah dipahami. Buku pelajaran dan diktat yang baik memenuhi tiga aspek pendidikan yaitu ilmu pengetahuan (knowledge), keterampilan (skills) dan sikap atau perilaku (attitude). Aspek tersebut seperti yang dinyatakan oleh UNESCO (1994) yaitu...

SNMPTN 2012 Matematika - zenius.net

SNMPTN 2012 Matematika Doc. Name: SNMPTN2012MATDAS999 Version : 2013-04 halaman 1 01. Jika a dan b adalah bilangan bulat positif yang memenuhi ab = 220 - 219, maka nilai a+b adalah …. (A) 3 (B) 7 (C) 19 (D) 21 (E) 23 02. Jika 4log3 = k , maka 2log27 adalah … (A) k 6 (B) (C) (D) (E) k 6k 6 k6 k 03. Jika p+1 dan p-1 adalah akar-akar persamaan x2 - 4x + a = 0, maka nilai a adalah …. (A) 0 (B) 1 (C) 2 (D) 3 (E) 4 04. Jika f adalah fungsi kuadrat yang grafiknya melalui titik (1,0), (4,0), dan (0,-4), maka nilai f(7) adalah …. (A) -16 (B) -17 (C) -18 (D) -19 (E) -20 Kunci dan pembahasan soal ini bisa dilihat di www.zenius.net dengan memasukkan kode 2429 ke menu search. Copyright © 2012 Zenius Education SNMPTN 2012 Matematika, Kode Soal doc. Name: SNMPTN2011MATDAS999 version : 2013-04 | halaman 2 05. Semua nilai x yang memenuhi (x + 3)(x - 1) ≥ (x - 1) adalah (A) 1 ≤ x ≤ 3 (B) x ≤ -2 atau x ≥ 1 (C) -3 ≤ x ≤ -1 (D) -2 ≥ x atau x ≥ 3 (E) -1 ≥ x atau x ≥ 3 06. Jika 2x - z = 2, x + 2y = 4, dan y + z = 1, maka nilai 3x + 4y + z adalah …. (A) 4 (B) 5 (C) 6 (D) 7 (E) 8 07. Jika diagram batang di bawah ini memperlihatkan frekuensi kumulatif hasil tes matematika siswa kelas XII, maka persentase siswa yang memperoleh nilai 8 adalah…. (A) (B) (C) (D) (E) 12 % 15 % 20 % 22 % 80 % Kunci dan pembahasan soal ini bisa dilihat di www.zenius.net dengan memasukkan kode 2429 ke menu search. Copyright © 2012 Zenius Education SNMPTN 2012 Matematika, Kode Soal doc. Name: SNMPTN2011MATDAS999 version : 2013-04 | halaman 3 08. Ani telah mengikuti tes matematika sebanyak n kali. Pada tes berikutnya ai memperoleh nilai 83 sehingga nilai rata-rata Ani aalah 80, tetapi jika nilai tes tersebut adalah 67, maka rata-ratanya adalah 76. Nilai n adalah …. (A) 2 (B) 3 (C) 4 (D) 5 (E) 6 09. Nilai maksimum fungsi objektif (tujuan) f(x,y) = 3x + 2y dengan kendala x + 2y ≤ 12, x ≥ 2, dan y ≥ 1 adalah …. (A) 16 (B) 18 (C) 32 (D) 36 (E) 38 10. Jika dan , maka determinan matriks AB - C adalah …. (A) -5 (B) -4 (C) 5 (D) 6 (E) 7 11. Agar tiga bilangan a + 2, a - 3, a - 4 merupakan barisan aritmatika, maka suku ke dua harus ditambah dengan …. (A) -3 (B) -2 (C) -1 (D) 1 (E) 2 Kunci dan pembahasan soal ini bisa dilihat di www.zenius.net dengan memasukkan kode 2429 ke menu search. Copyright © 2012 Zenius Education SNMPTN 2012 Matematika, Kode Soal doc. Name: SNMPTN2011MATDAS999 version : 2013-04 | halaman 4 12. Jika suku pertama barisan aritmatika adalah -2 dengan beda 3, Sn adalah jumlah n suku pertama deret aritmatika tersebut, dan Sn+2 - Sn = 65, maka nilai n adalah …. (A) 11 (B) 12 (C) 13 (D) 14 (E) 15 13. Jika suatu persegi dengan sisi satu satuan dibagi menjadi 5 persegi panjang dengan luas yang sama seperti ditunjukkan pada gambar di bawah ini, maka panjang ruas garis AB adalah … (A) 3 5 (B) 2 3 (C) 2 5 (D) (E) 1 5 1 5 14. Di suatu kandang tedapat 40 ekor ayam, 15 ekor diantaranya jantan. Di antara ayam jantan tersebut, 7 ekor berwarna putih. Jika banyak ayam berwarna putih adalah 22 ekor, maka banyak ayam betina yang tidak berwarna putih adalah … (A) 5 (B) 7 (C) 8 (D) 10 (E) 15 Kunci dan pembahasan soal ini bisa dilihat di www.zenius.net dengan memasukkan kode 2429 ke menu search. Copyright © 2012 Zenius Education SNMPTN 2012 Matematika, Kode Soal doc. Name: SNMPTN2011MATDAS999 version : 2013-04 | halaman 5 15. Jika f(x) = ax + 3, a ≠ 0 dan f-1 (f-1(9)) = 3, maka nilai a2 + a + 1 adalah … (A) 11 (B) 9 (C) 7 (D) 5 (E) 3 Kunci dan pembahasan soal ini bisa dilihat di www.zenius.net dengan memasukkan kode 2429 ke menu search. Copyright © 2012 Zenius Education

Soal-Soal dan Pembahasan Matematika IPA SNMPTN 2012 ...

Soal-Soal dan Pembahasan Matematika IPA SNMPTN 2012 Tanggal Ujian: 13 Juni 2012 1. Lingkaran (x + 6)2 + (y + 1)2 = 25 menyinggung garis y = 4 di titik... A. ( -6, 4 ) B. ( 6 , 4) C. ( -1, 4 ) D. ( 1, 4 ) E. ( 5 , 4 ) Jawab: BAB XI Lingkaran Masukkan nilai y=4 pada persamaan (x + 6)2 + (4 + 1)2 = 25 (x + 6)2 = 25 – 25 = 0 x = -6 Didapat titik x = -6 dan y = 4  (-6,4) Jawabannya A 2. Jika 2x3 – 5x2 – kx + 18 dibagi x - 1 mempunyai sisa 5, maka nilai k adalah... A. -15 B. -10 C. 0 D. 5 E. 10 Jawab: BAB XII Suku Banyak Metoda Horner x3 x= 1 2 x2 x -k 18 2 2 -5 -3 -3 - k -3 ( -3- k) + = kalikan dengan x =1 (15 – k)  sisa =5 15 – k = 5 k = 15 – 5 = 10 Jawabannya E www.belajar-matematika.com 1 3. Luas daerah yang dibatasi oleh kurva y = x2, y = 1, dan x = 2 adalah... A. ∫ (1 − B. ∫ ( ) C. ∫ ( − 1) − 1) D. ∫ (1 − Jawab BAB XVI Integral E. ∫ ( ) − 1) Buat sketsa gambar untuk mengetahui batas luas: terlihat bahwa bidang luasnya (arsiran) bagian atasnya adalah y = x 2 dan bagian bawahnya y = 1 dengan dibatasi oleh batas atas x = 2 dan batas bawah x =1. Dalam notasi integralnya : b ∫ ( b b a a a L =  y2 dx -  y1 dx =  ( y 2  y1) dx − 1) Jawabannya C 4. ( ( A. B. ) ) = .... C. E. D. www.belajar-matematika.com 2 Jawab: BAB VII Trigonometri ( ( + 2 sin cos ) ) = = = =1 = 2 Jawabannya E 5. Lingkaran (x - 3)2 + (y - 4)2 = 25 memotong sumbu –x di titik A dan B. Jika P adalah titik pusat lingkaran tersebut, maka cos ∠APB = ... A. C. B. E. D. Jawab: BAB XI Lingkaran dan BAB VII Trigonometri Sketsa gambar: Lingkaran dengan pusat (3,4) APB merupakan segitiga. www.belajar-matematika.com 3 Untuk menjawab soal ini digunakan teorema di bawah ini: Aturan sinus dan cosinus C  b  a  A c B Aturan cosinus 1. a 2 = b 2 + c 2 - 2bc cos  2. b 2 = a 2 + c 2 - 2ac cos  3. c 2 = a 2 + b 2 - 2ab cos  Kita pakai rumus (3) c = AB = 6 a = b = AP = PB = √3 + 4 = √25 = 5 c 2 = a 2 + b 2 - 2ab cos P 2ab cos P = + − cos P = = = = . . . Jawabannya A 6. Grafik fungsi f(x) = ax3 – bx2 + cx + 12 naik jika.... A. b2 – 4ac < 0 dan a > 0 B. b2 – 4ac < 0 dan a < 0 C. b2 – 3ac > 0 dan a < 0 D. b2 – 3ac < 0 dan a > 0 E. b2 – 3ac < 0 dan a < 0 Jawab: BAB XV Differensial www.belajar-matematika.com 4 Syarat fungsi naik ( )>0 3ax2 - 2bx + c > 0  fungsi naik ( - , 0, + ) * variabel x2 > 0 3a > 0 a>0 *D<0 ( ) > 0 , maka tidak ada titik potong dan singgung di sb x sehingga D < 0  karena (-2b)2 – 4.3a.c < 0 4b2 – 12.a.c < 0 b2 – 3 ac < 0 didapat a > 0 dan b2 – 3 ac < 0 Jawabannya D 7. →0 = .... E. √3 √ A. -1 C. 1 B. -0 D. Jawab: XIV Limit Fungsi →0 = →0 = = = →0 →0 1 . 1. = = =1 Jawabannya C www.belajar-matematika.com

« previous  1234