SEARCH

Found 20 related files. Current in page 1

macam macam lemak dan pengertiannya

16. ipa kls 8 kunci jawaban evaluasi

Kunci Jawaban Terpilih Evaluasi Bab 1. Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia Pengecekan konsep 1. B 3. A 5. B 7. C 9. A Pemahaman konsep 11. Perubahan bentuk secara drastis dalam satu siklus hidup 13. Metamorfosis lengkap: kupu-kupu, nyamuk. Metamorfosis tak lengkap: belalang, kecoak. Bab 2. Sistem Gerak pada Manusia Pengecekan konsep 1. B 3. C 5. A 7. A 9. C Bab 3. Sistem Pencernaan Manusia Pengecekan konsep 1. D 3. B 5. A 7. C 9. C Pemahaman konsep 11.Karbohidrat, protein, lemak: sebagai sumber energi. Vitamin, mineral: sebagai koenzim reaksi kimia tubuh. 13. Mencerna secara kimia 15. Pencernaan mekanik: memotong secara fisik. Pencernaan kimiawi: memotong dengan reaksi kimia dengan bantuan enzim. 419 Jawaban Soal Terpilih 419 Bepikir Kritis 17. Logam tidak tercerna, sehingga dikeluarkan kembali bersama fases. Bab 4. Sistem Pernapasan dan Peredaran Darah Pengecekan Konsep 1. D 3. C 5. B 7. C 9. A 11. A Pemahaman Konsep 13.Sekali mencoba akan ketagiahan, rokok penuh dengan zat-zat yang merugikan kesehatan. Berpikir Kritis 15.Lemak dapat mengendap di dalam pembuluhdarah, mengurangi elastisitas pembuluh, akhirnya menaikkan tekanan darah. Bab 5. Sistem Kehidupan Tumbuhan Pemahaman Konsep 1. Antara lain: C, H, O, N, S, P, K. 3. Kemonasti, tigmonasti, seismonasti 5. Pada herba, antara xilem dan floem memiliki kambium yang terbatas. 7. Energi, Karbondioksida, dan air. 9. Air diperlukan untuk fotosintesis Berpikir Kritis 1. Tumbuhan gurun mampu menyimpan air, sedikit mengalami penguapan, dan mengambil karbondioksida di waktu malam 420 IPA SMP Kelas VIII Bab 7. Bahan Kimia Dalam Keseharian Pengecekan konsep 1. c 3. c 5. a 7. c 9. b 11. d Pemahaman konsep 5. Opium, penenang, perangsang, kanabis dan halusinogen, dan tembakau. 7. a. Morfin, terutama digunakan untuk menghilangkan rasa nyeri yang hebat yang tidak dapat diobati dengan analgetik non narkotik b. Heroin, merupakan turunan morfin yang berfungsi sebagai depresant, misalnya meredakan batuk.

Daftar Kelas Barang
by katrox 0 Comments favorite 16 Viewed Download 0 Times

Bahan kimia yang dipakai dalam industri, ilmu pengetahuan dan fotografi, maupun dalam pertanian, perkebunan, dan kehutanan; damar tiruan yang tidak diolah, plastik yang tidak diolah; pupuk; komposisi bahan pemadam api, sediaan pelunak dan pematri; zat-zat kimia untuk mengawetkan makanan; zat-zat penyamak; perekat yang dipakai dalam industri. Cat-cat, pernis-pernis; lak-lak; bahan pencegah karat dan kelapukan kayu; bahan pewarna; pembetsa/pengering; bahan mentah. damar alam; logam dalam bentuk lembaran dan bubuk untuk para pelukis, penata dekor, pencetak dan seniman. Sediaan pemutih dan zat-zat lainnya untuk mencuci; sediaan untuk membersihkan, mengkilatkan, membuang lemak dan menggosok; sabun-sabun; wangi-wangi, minyakminyak sari; kosmetik, losion rambut; bahan-bahan pemelihara gigi. Minyak-minyak dan lemak-lemak untuk industri; bahan pelumas; komposisi zat untuk menyerap, membasahi dan mengikat debu; bahan bakar (termasuk larutan hasil penyulingan untuk motor) dan bahan-bahan penerangan; lilin-lilin, sumbu-sumbu. hasil farmasi, ilmu kehewanan dan saniter; bahan-bahan untuk berpantang makan/diet yang disesuaikan untuk pemakaian medis, makanan bayi; plester-plester, bahan-bahan pembalut; bahan-bahan untuk menambal gigi, bahan pembuat gigi palsu; pembasmi kuman; sediaan untuk membasmi binatang perusak, jamur, tumbuh-tumbuhan. Logam-logam biasa dan campurannya; bahan bangunan dari logam; bangunan-bangunan dari logam yang dapat diangkut; bahan-bahan dari logam untuk jalan kereta api; kabel dan...

buku ajar_media pembelajaran
by cicak 0 Comments favorite 21 Viewed Download 0 Times

Mata kuliah ini bertujuan mengembangkan potensi mahasiswa melalui konsep media pembelajaran, landasan dan prinsip-prinsip penggunaan media pembelajaran, manfaat media pembelajaran, klasifikasi dan karakteristik media pembelajaran, pengembangan media pembelarajan berbasis ICT, perencanaan dan penggunaan media pembelajaran untuk anak usia dini, pengembangan media pembelajaran anak usia dini, pemeliharaan media pembelajaran, hakekat sumber belajar, pemanfaatan media dan sumber belajar pembelajaran di TK, alat permainan edukatif dan media dengan bahanbahan limbah. Diakhir mata kuliah ini diharapkan mahasiswa dapat mampu memahami konsep media pembelajaran, landasan dan prinsip-prinsip penggunaan media pembelajaran, manfaat media pembelajaran, klasifikasi dan karakteristik media pembelajaran, pengembangan media pembelarajan berbasis ICT, perencanaan dan penggunaan media pembelajaran untuk anak usia dini, pengembangan media pembelajaran anak usia dini, pemeliharaan media pembelajaran, hakekat sumber belajar, pemanfaatan media dan sumber belajar pembelajaran di TK, alat permainan edukatif dan media dengan bahanbahan limbah serta dapat merancang dan mengaplikasikan berbagai macam media dalam porses kegiatan belajar mengajar.

LAPORAN PROYEK AKHIR - Digilib ITS
by Hermawan 0 Comments favorite 33 Viewed Download 0 Times

Berbagai macam bencana yang telah terjadi di negeri ini selalu menyisakan duka bagi rakyat. Meski banyak retorika dibangun untuk mengatasi hal ini, baik pada masa Orde Baru maupun pada masa Orde Reformasi. Namun, seringkali tidak dibarengi dengan tindakan dan kebijakan nyata. Peningkatan bencana terus terjadi dari tahun ke tahun. Bahkan, sejak tahun 1988 sampai pertengahan 2003 jumlah bencana di Indonesia mencapai 647 bencana alam meliputi banjir, longsor, gempa bumi, dan angin topan, dengan jumlah korban jiwa sebanyak 2022 dan jumlah kerugian mencapai ratusan milyar. Jumlah tersebut belum termasuk bencana yang terjadi pertengahan tahun 2003 sampai pertengahan 2004 yang mencapai ratusan bencana dan mengakibatkan hampir 1000 korban jiwa. Dalam Environmental Outlook WALHI 2003 diungkapkan bahwa kita bangsa Indonesia tidak bisa lagi bangga dengan julukan Jamrud Khatulistiwa, karena pada kenyataannya, negeri kita adalah negeri sejuta bencana.

CAESAR II TRAINING
by J007 0 Comments favorite 28 Viewed Download 0 Times

CAESAR II TRAINING 6. STATIC ANALYSIS Metode Static Analysis adalah memperhitungkan static load, yang akan menimpa pipa secara perlahan sehingga dengan demikian piping system memiliki cukup waktu untuk menerima, bereaksi dan mendistribusikan load tersebut keseluruh bagian pipa, hingga tercapainya keseimbangan. 6.1 Static dan Dynamic Load Loading yang mempengaruhi sebuah piping system dapat diklasifikasikan sebagai primary dan secondary. Primary loading terjadi dari sustain load seperti berat pipa, sedangkan secondary load dicontohkan sebagai thermal expansion load. Static Loading meliputi : 1. Weight effect (live loads and dead loads). 2. Thermal expansion and contraction effects. 3. Effect of support, anchor movement. 4. Internal or external pressure loading. Sedangkan yang termasuk Dynamic loading adalah : 1. Impact forces 2. Wind 3. Discharge Load 6.1.1 Load Case pada Caesar II Setelah kita selesai mendesain piping, maka langkah selanjutnya adalah melakukan analisa stress terhadap system piping tersebut. Hal tersebut harus dilakukan untuk mengetahui apakah desain yang telah kita buat dapat memenuhi persyaratan stress atau tidak, Page 2 CAESAR II TRAINING sehingga hal ini akan sangat berpengaruh pada kekuatan pipa ketika mengalami pembebanan ketika kondisi operasi. Ada berbagai macam jenis load case yang dapat kita gunakan dalam CAESAR II. Load case ini akan mendefinisikan pembebanan yang terjadi pada pipa, baik beban akibat berat pipa itu sendiri ataupun beban akibat faktor yang lain. Berikut ini definisi load case pada CAESAR II ver 4.2 : Load Design...

KAJIAN TEORI - Deskripsi Teoretik Buku Pelajaran

Buku merupakan salah satu media pembelajaran yang berupa tulisan yang dituangkan ke dalam kertas atau buku dapat digolongkan ke media pembelajaran berupa media cetak. Dalam salah satu hierarki media yang paling kompleks yaitu menurut Gagne (dalam Arief Sadiman, 2011: 23), Gagne mennggolongkan media yang dikaitkan dengan kemampuan memenuhi fungsi menurut hierarki belajar yang dikembangkan yaitu pelontar stimulus belajar, penarik minat belajar, memberi kondisi eksternal, contoh perilaku belajar, memberi kondisi eksternal, menuntun cara berpikir, memasukkan alihilmu, menilai prestasi, dan pemberi umpan balik. Dari beberapa fungsi tersebut, Media cetak memiliki keterbatasan pada aspek stimulus dan alih kemampuan. Sedangkan pada fungsi pengarah perhatian/kegiatan, contoh kemampuan terbatas yang diharapkan, isyarat eksternal, tuntutan cara berpikir penilaian hasil dan umpan balik sudah terdapat didalamnya. Proses belajar mengajar pada hakikatnya adalah proses mentransfer ilmu maupun nilai agar peserta didik bertambah nilai dirinya. Menurut Arief Sadiman (2011: 11-12), proses belajar mengajar adalah proses komunikasi, yaitu proses penyampaian pesan dari sumber pesan melalui saluran media tertentu ke penerima pesan. Dalam hal ini saluran media merupakan media pembelajaran. Menurut Umar Suwito (dalam Suharsimi Arikunto, 1987: 15) media pembelajaran adalah salah satu sarana yang digunakan untuk menampilkan pelajaran. Sedangkan pengretian lebih luasnya, media pendidikan adalah sarana pendidikan yang digunakan sebagai perantara dalam proses belajar mengajar untuk lebih mempertinggi efektivitas dan efisiensi dalam mencapai tujuan pembelajaran. Fungsi dari media pembelajaran adalah (1) memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat versibilatas, (2) mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan daya indra, (3) penggunaan media pendidikan secara tepat dan bervariasi dapat mengatasi sikap pasif peserta didik, dan (4) dengan sifat yang unik pada setiap anaka ditambah lagi dengan lingkungan dan pengalaman yang berbeda, sedangkan kurikulum dan materi pendidikan ditentukan sama untuk setiap siswa, maka guru banyak mengalami kesulitan bilamana semuanya itu harus diatasi sendiri (Arief Sadiman, 2011: 17). Pengelompokan berbagai jenis media telah dikemukakan oleh berbagai ahli. Menurut Leshin, Pollock & Reigulth (dalam Azhar Arsyad, 2011: 36) mengklasifikasikan media menjadi 5 macam, yaitu: 1. Media berbasis manusia (guru, instruktur, tutor, main peran, field-trip, kegiatan kelompok), 2. Media berbasis cetak (buku, penuntun, buku latihan (worksheet), alat kerja bantu, lembar lepas), 3. Media berbasis visual (buku, alat bantu kerja, bagan grafik, peta, gambar transparansi, slide), 4. Media berbasis audio visual (video, film, ...

Værvarsel for Valle Menir - Yr.no

Langtidsvarselet viser ventet vær på dagtid. Temperatur- og vindvarselet gjelder for kl 12, symbolet og nedbørvarselet for kl 12-18. Treffsikkerheten på prognosene er svært god de første dagene, og avtar utover i perioden. www.yr.no/sted/Nicaragua/Granada/Valle_Menir/ NRK og Meteorologisk institutt står bak yr.no, som har varsel for sju millioner steder i hele verden. Joko Hermat?ianto,et al penerimaan masyarakat terhadap beberapa jenis bahan pangan. Bekatul men~pakan hasil samping penggilingan padi yang secara nasional sangat banyak. Damardjati dan Oka .( 1389) serta BPS (1985) melaporkan ballwa dalam penggilingan padi dihasilkan produk utanla bempa beras sebesar 60 66%, hasil samping berupa bekatul 8 12% dan nlenir sebesar 5 8%.Produk b.eras Indonesia tahun 1995 adalah 49,74 juta ton (BPS, 1995), Jadi tersedia bekatui sekitar 4 - 6 juta tonjtahun dan menir sekitar 2,5 - 4 juta ton/ tahun. Dengan pertimbangan ketersediaan yang cukup serta nilai gizi bekatul yang tinggi yaitu protein 14%, lemak 18%, karbohidrat 36%, abu 10% dan serat kasar 12% serta kaya akan vitamin, nlaka hasil sarnping itu cukup potensial untuk dikembmgkan. Nainun kekayaan nilai gizi tersebut juga mempunyai sisi negatif: yaitu cepatnya terjadi proses kerusakan, rnisalnya hasil smping rnudah mengalami ketengikai~ sebagai akibat dari oksidasi Iemak meGadi komponen sederI1ana seperti asan lemak, peroksida oleh enzim lipase y a ~ g banyak terdapat pada bekatul/menir. Salah satu altematif bentuk pengolaha~lpangan dari menir, bekatul, dan Jagung yaitu dengan teknologi ekstrusi. Secara umum produk ekstrusi disukai oleh masyarakat temtama olch anak-anak dan renlaja dan kebanyakan dikonsumsi sebagai makanan ringan (snack). Meuntungan proses ekstmsi antara lain produktifitas tinggi. bentuk produk sangat khas dm banyak variasinya, mutu produk tinggi karena penlasakan dilahkan pada suhu tinggi d a l m jangka waktu yang pendek. sehingga seperti efek yaitu mikroba mati n m u n kemsakan gizi kecil serta biaya d m pemakaian energi per satuan produksi proses eistmsi adalah rendah (Smith, 138 1). Tujuan PeneIitlan ini beauJuan untuk mengkaji sifat fisikokimia dan nilai gizi produk ekstmsi dari hasil samping penggllingan padi (menir, bekatul) dan jagung dalam upaya peningkahn manfaat dan nilai ekonornisnya. Menir Beras (Oryza sativa L.) mempunyai komposisi kmia yang dipengamhi oleh varietas dan keadaan Lingkungan. Menumt Adair (1972) di dalam Irfan (19931, komposisi kimia dari b e m Proses Ekstrusi Menir & Bekorul Joko Hernzanianto, et a1 giling terdiri dari kadar air (12%), kadar protein (6.7'361, kadar lemak (0,4%), kaIoril100 gram (36.0%), kadar serat (0,3%0. d m kadar abu (0.5%) Bekatul Bekatul memiliki kandungan protein (13,30%), lemak (15,80%), karbohidrat (50,80%), serat kasar (1 1,80%) yang tinggi dan kadar air (9,70%). Bekatul Juga merupakan sumber vitamin I31 (2,26 mg!100g),E dan mempakan sumber mineral yaitu fosfor (1386 mg/100g), besi (19,40 n1g/100g) dan kalium (1495 ang/100g)serta mengandung senyawa a~tikarsinogenik yang mngkin disebabkan oleh tingginya kmdungan "dietary fiber" (Burkit, 1971 disitir Sycilia, 1990).Jagung,,Jagung mengandung protein (9,2961, lemak 43,9%) d m karbohidrat (73,7%) (Direbrat gizi Depkes N,1981). Koswara (1982) disitir Polina (1995) mengatakan pati jagung terdiri dari amilosa 15% dan arnilopektin 45%, tetapi pada keadaan tertentu kmdungm amilosa ini dapat mencapai 30%. Kedua Jenis moIehl pati hi, mempakm polimer dengan BM yang tinggi yang disusun oleh D-glukosa. Arnilopektin adalah molekul ber~abangyang dapat mengandung 40.000 atau lebih unit molehl glukosa. h i l o s a adalah molekul tmtai lurus yang dapat rnengandung 1000 unit glukosa...

Proses Ekstrusi untuk Pengolahan Hasil Samping Penggilingan Padi

PROSES EKSTRUSE UNTUK PENGOLAHAN MASIL SAMPENG PENGGELENGAN PAD1 (MENBR DAN BEKATtJI,) Joko ~ermanianto",Z a ~ a ~ulandari"danErni ~ m a w a t i ~ ) ~ekafuf.merupakan hasil safnping penggilingan padi yang secara nasioizal cukup banyak yaitu tersedia bekatul sekitar 4 - 6 juta ton/tahun dun menir sekitar 2,5 - 4 juta toidtahun. Deizgan pertimbangan ketersediaan yang cukup serta nilai gizi bekatul yang tinggi yaittc protein 14%, lenzak 18%, karbohidrat 36%, abu 10% dan serat kasar 12% serta kaya akan vitairrin ~naka hasil sanlping itu cukup potensial untuk dikembangkan. Peneliliar? ini bertujuan zi~zfuk mengenzbangkai7 produk ekstrusi hasil .sninpir?g penggilingan pndi (bekaeul, menir) dan jagung daiam upaya peningkatan manfaat dan nilai ekononzi~?-ya. Pda penelitian ini dilakukan percobaan pembuatan produk dengan berbagai .forr~rir/asi (campurani antara bekatul, menir d m jagung. Fornzulasi yang dibuat ndalah sebagai berikut : jagung (1 00%), menir (1OQ%j,menir :bekatul (90 :lo), menir : bekatul (80 :20), inenir :bekatul (30 : 70), menir :bekatul (40 :60), menir : bekatul (50 : 5 0 ) , nzenir : bekatul (60 : 40). rwenir : bektul : jagung (33,3 : 33,3 :33,3j, dan ntenir :bekatul :jagurzg (50 :25 :25). Hasil uji$sik nzutu produk ekstrusi inenunjukkan dengan sentakin mer~irirgknt persentase bekatul didalam fon?2ulasi akan menurunkan nilai derajat gelatinisasi, rasio pengembangai~,indeks keiarutan dalani air (11. dan indeks penyerapan air(lPA) . Untuk tekstur produk , .sentakin Hr~ggi 10)persentase bekatul didalain produk , tekstur semakin keras. Analisa nutrisi produk ekstrusi meliputi kadar air, kadar abu, kadar protein d a kadar lerrrak. Untuk kadar air berkisar antara 5,13% sarnpai 7,01%. k-adar air prodztk ekstrusi tidhk tergantung pada formulasi produk. Sedangkan untuk kadar abzc, kndnr protein don kndar len~ak tergantztng pa& ,fomzulasi produk. Dengan menir~gkafnya persentnse bekatul dalam produk akai? rnetlingkatkan kndnr abu, kadm protein dai? kadar lemak dari produk Hal ini disebabkan A-adar abu, kadar protein don kadnr leinak dari bekatul relatif lebih tinggi dibnndingka~~ dengan kndar ahu, kadar protein dan lindar len~ak dari bekatul. Nilai gizi produk ekstrusi khususn~ln niiai asani amino semakin ~ne~zingkat dengan semakin tingginya persentase bekatul dalant fownulasi produk. Hasil uji orgatzoleptik terhadap teksrur dari kesepuluh forn~ulanzenu~?jukkn~7 bahwa penanzbahan bekatul lebih besar dari 30% menurunkan nilai penerinlaan ko~zsurnen, hnik dari segi rasa, urnma, aroma mauput? kerenvahan. Pei~urunan tingkot kesukaan terhadap rnsa sebapi akibat dari munculva "after taste" pahit karena adanya kompnner~ saponin dalain bekatul, ~zantun dengan penanrhahnn jagung dapat memperbaiki nilai kesukaan secara organoleptik. PENDAHULUAN Pernanfaatan sumber daya pertanian & beberapa negara berkembang rnasih sangat kurag. Salah satu cara untuk rneningkatkan sumberhya pertanian tersebut adalah dengarr cam pengmekaragman Gara pengolaha yang bemjuan untuk meningkatkan penlmfaatan dan It,Jumsan Teknologi Pangan dan Gizi, FATETA-IPB 'Mahasiswa Junrsan Teknologi Pangan dan Gizi, EATETA-IPB...

i ABSTRAK Ketentuan dan peraturan mengenai pengadaan barang ...

Ketentuan dan peraturan mengenai pengadaan barang dan jasa pemerintah relatif sangat dinamis dan berkembang responsif terhadap berbagai macam keadaan. Salah satu bentuk tindakan yang dapat mengakibatkan persaingan tidak sehat adalah persekongkolan dalam tender, yang merupakan salah satu bentuk kegiatan yang dilarang oleh UU No. 5 Tahun 1999. Persekongkolan tender (atau kolusi tender) terjadi ketika pelaku usaha, yang seharusnya bersaing secara tertutup, bersekongkol untuk menaikkan harga atau menurunkan kualitas barang atau jasa untuk para pembeli yang ingin memperoleh produk atau jasa melalui suatu proses pengadaan. Notaris sebagai pembuat akta para peserta yang mengikuti tender juga dapat dijadikan subjek dalam persekongkolan tender. Ada beberapa permasalahan yang akan dibahas, yaitu Bagaimana peranan Notaris apabila terbukti adanya persekongkolan dalam tender terkait Undang Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat dan bagaimana mekanisme untuk mengantisipasi apabila terjadi persekongkolan tender barang/jasa pemerintah terkait Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999. Sifat dari penelitian ini adalah bersifat deskriptif analisis, dengan pendekatan yuridis normatif. Bahan utama dari penelitian ini adalah data sekunder yang dilakukan dengan menghimpun bahan-bahan berupa bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tertier....

MENGATASI BERBAGAI MACAM PENYAKIT
by irsyahma 0 Comments favorite 901 Viewed Download 8 Times

Apakah anda mempunyai penyakit yang membuat anda kesulitan? Sebelum pergi ke dokter, ada baiknya membaca dokumen ini terlebih dahulu

« previous  12