SEARCH

Found 30 related files. Current in page 1

kelebihan produk herbalife

SNMPTN 2012 - Siap Belajar
by top markotop 0 Comments favorite 6 Viewed Download 0 Times

SELEKSI NASIONAL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI Disertai TRIK SUPERKILAT dan LOGIKA PRAKTIS Tes Potensi Akademik Penalaran Verbal (Sinonim, Anonim, Analogi) Disusun Oleh : Pak Anang Kumpulan SMART SOLUTION dan TRIK SUPERKILAT Pembahasan Soal SNMPTN 2012 Tes Potensi Akademik Kode Soal 613 Penalaran Verbal (Sinonim, Anonim, Analogi) By Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com) 1. air : .... ≈ .... : hampa A. sungai – ruang B. kering – udara C. dingin – pengap D. es – kosong E. tetesan – vakum 5. hijau : .... ≈ .... : laut A. lumut – ikan B. klorofil – ombak C. rumput – pantai D. daun – asin E. hutan – kapal Pembahasan: ”Dinamakan kering karena tidak ada air, disebut hampa karena tidak ada udara.” 2. Pembahasan: ”Secara umum warna dari daun adalah hijau, secara umum rasa dari air laut adalah asin.” oven : .... ≈ .... : foto A. roti – kamera B. pemanggang – album C. panas – lensa D. gosong – model E. matang – fotografer 6. gurun : .... ≈ .... : hutan A. pasir – belantara B. sahara – pohon C. oasis – sungai D. matahari – rimbun E. kering – lebat Pembahasan: ”Hasil keluaran dari oven adalah roti, hasil keluaran dari kamera adalah foto.” 3. Pembahasan: ”Gurun yang luas dapat ditemukan di Sahara, pohon yang banyak dapat ditemukan di hutan.” murka : .... ≈ .... : benturan A. sedih – sakit B. mencaci – luka C. marah – tabrakan D. cemberut – tendangan E. kecewa – dorongan TRIK SUPERKILAT: ”Kata benda : Kata benda ≈ Kata benda : Kata benda” 7. ”Murka adalah salah satu jenis kemarahan yang hebat, tabrakan adalah benturan yang hebat.” produksi : .... ≈ perjalanan : .... A. pabrik – arah B. produk – tujuan C. mesin – kendaraan D. pekerja – kecepatan E. upah – pulang TRIK SUPERKILAT: Pembahasan: ”Kata sifat : Kata benda ≈ Kata sifat : Kata benda” ”Yang diharapkan dari proses produksi adalah produk, yang diharapkan dari sebuah perjalanan adalah tujuan.”

PENYELESAIAN SENGKETA KONTRAK PENGADAAN BARANG ...

Dalam proses pengadaan barang/jasa pemerintah yang dilaksanakan secara kontraktual, tidak jarang terjadi ketidakpuasan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) atas pelaksanaan kontrak oleh penyedia barang/jasa. Ketidakpuasan tersebut dapat berujung pada pemutusan kontrak secara sepihak oleh Pejabat Pembuat Komitmen yang diikuti dengan tindakan lainnya seperti penagihan pengembalian uang muka secara penuh dan memasukkan penyedia barang/jasa dalam daftar hitam. Sementara pihak penyedia barang/jasa tidak akan menerima begitu saja tindakan pemutusan kontrak oleh PPK. Pihak penyedia barang/jasa akan berusaha untuk mengajukan berbagai alasan dan pembelaan. Dengan demikian pemutusan kontrak dapat menimbulkan sengketa di antara PPK dengan Penyedia Barang/Jasa. Pemerintah Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa Umum telah mengatur tata cara penyelesaian sengketa di antara para pihak yang berkontrak. Selain itu khusus untuk kontrak pengadaan barang/jasa pemerintah ketentuan tentang pemutusan kontrak dijumpai pula dalam Perpres nomor 54 tahun 2010. Penyelesaian sengketa dapat dilakukan dengan cara musyawarah di antara pihak yang bersengka, dan dapat pulah dilakukan dengan melelui jalur hukum di pengadilan. Tulisan ini mencoba membahas kelebihan dan kekurang dari cara penyelesaian sengketa tersebut.

KONVENSI CALON PRESIDEN PARTAI DEMOKRAT - DPR-RI

Konvensi merupakan salah satu cara menjaring calon presiden diyakini sebagai metode yang lebih demokratis. Salah satunya adalah Konvensi yang dilakukan oleh Partai Demokrat. Konvensi ini selain memiliki kelebihan, antara lain untuk menghapuskan sistem oligarki partai, juga memiliki beberapa kelemahan, antara lain ketidak-laziman dalam mengundang kader atau kandidat dari luar Partai Demokrat. Ini menunjukkan bahwa Partai Demokrat tidak optimal dalam melakukan kaderisasi dalam tubuh partainya sendiri, sehingga perlu orang-orang dari luar partai untuk menjadi Calon Presiden 2014. ditetapkan menjadi Ketua Umum Partai Demokrat. Setelah menjabat Sebagai Ketua umum SBY memang terlihat terus berekspresi untuk “mendongkrak” suara Partai Demokrat pada Pemilu 2014 mendatang, yang salah satunya adalah mengadakan Konvensi Capres. SBY sengaja membuka konvensi capres, untuk memancing tokoh-tokoh kuat di luar parpol agar bergabung bersama Partai Demokrat. Walaupun hasil konvensi bisa saja setengah hati, hanya untuk memasukkan tokoh di luar parpol ke Partai Demokrat, ide ini betulbetul dapat mengubah sistem pengambilan keputusan di tubuh Demokrat yang selama ini dinilai sentralistis menjadi betul-betul demokratis. Konvensi belakangan ini ramai digunakan partai politik (parpol) untuk mencari pemimpin hingga calon presiden (capres) tahun 2014. Salah satunya adalah yang dilakukan Partai Demokrat. Partai Demokrat berencana mengundang sejumlah tokoh di luar partainya untuk ikut dalam konvensi. Salah satunya, kader Partai Nasional Demokrat (NasDem) Endriartono Sutarto. Alhasil, mantan Panglima TNI ini harus kehilangan jabatannya sebagai Ketua Dewan Pertimbangan NasDem. Sebagai hasil Kongres Luar Biasa Partai Demokrat yang digelar di Bali 31 Maret 2013 yang lalu, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ...

PERSIAPAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH - Dikmen

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah PERPRES NO 54 TAHUN 2010 KEGIATAN PENGADAAN KEBUTUHAN BARANG DAN JASA PEMERINTAH MELALUI SWAKELOLA TATA NILAI (PRINSIP DAN PROSEDUR) PARA PIHAK PENGGUNAAN PRODUK DALAM NEGERI USAHA KECIL DIPERLUKAN KEGIATAN PENGADAAN BAGAIMANA CARA PENGADAANNYA (HOW) PERATURAN PERUNDANGAN YANG TERKAIT Ver.1_2010 RENCANA UMUM PENGADAAN PELELANGAN INTERNATIONAL PINJAMAN/ HIBAH LN MELALUI PENYEDIA BARANG / JASA KEIKUTSERTAAN USAHA ASING KONSEP RAMAH LINGKUNGAN PENGADAAN SECARA ELEKTRONIK Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah 1 PA KPA PPK KPA ULP/PEJABAT PENGADAAN KPA PANITIA/PEJABAT PENERIMA HASIL PEKERJAAN 1. Untuk K/L/I, PA mengangkat KPA 2. Untuk Pemerintah Daerah, PA melekat pada jabatan struktural. KPA ditetapkan Kepala Daerah atas usulan PA Ver.1_2010 Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah 3 1 Ver.1_2010 4 Tahapan persiapan pengadaan barang/jasa 2 1.Menyusun Rencana Umum Pengadaan • Identifikasi Kebutuhan • Kebijakan umum (Pemaketan, CaraPengadaan, Pengorganisasian) • Penganggaran Biaya • KAK 2. Pengkajian Ulang Rencana Umum Pengadaan • Kebijakan Umum • Penganggaran Biaya • KAK 3. Penyusunan dan Penetapan Rencana Pelaksanaan Pengadaan, • Spesifikasi Teknis, • Penetapan HPS, dan • Rancangan Kontrak PA/ KPA PPK/ULP/ Pejabat Pengadaan PPK 4. Pemilihan Sistem Pengadaan 5. Pemilihan Metode Penilaian Kualifikasi Pengadaan 6. Pemilihan Metode Penyampaian Dokumen Penawaran ULP/ Pejabat Pengadaan 7. Pemilihan Metode Evaluasi 8. Penyusunan Tahapan dan Jadwal Pengadaan

S.O.P PENGADAAN BARANG DAN JASA - Unit Layanan Pengadaan

Tujuan Proses Tersusunnya rencana pengadaan barang/jasa sesuai dengan kebutuhan perusahaan selama periode anggaran kerja dan dapat direalisasikan secara tepat waktu. Indikator Risiko Utama 1. Kebutuhan atas barang / jasa yang bersifat mendesak 2. Penyedia atas barang / jasa yang dibutuhkan jumlahnya sangat terbatas 3. Barang / jasa yang dibutuhkan tidak tersedia di pasar Risiko: 1. Rencana pengadaan barang dan jasa tidak disusun secara baik dan tepat waktu 2. Rencana pengadaan barang dan jasa tidak dapat direalisasikan 3. Rencana pengadaan barang / jasa tidak memperhitungkan kenaikan harga yang signifikan 4. Rencana pengadaan barang / jasa tidak mempertimbangkan ketersediaan barang / jasa yang dibutuhkan Pengendalian yang Dibutuhkan: 1. Penyusunan rencana pengadaan barang / jasa harus didasarkan pada kebutuhan atas barang / jasa dari seluruh unit kerja 2. Penyusunan rencana pengadaan barang / jasa harus mempertimbangkan waktu proses pengadaan dan pemenuhan atas barang / jasa terkait 3. Penyusunan rencana pengadaan barang / jasa harus memperhitungkan fluktuasi kenaikan harga dan ketersediaan barang / jasa yang dibutuhkan Definisi dan Terminologi: 1. Pengadaan Barang dan Jasa adalah kegiatan pengadaan barang dan jasa yang sudah direncanakan, dibutuhkan dan dilaksanakan oleh perusahaan dengan menggunakan dana perusahaan sesuai dengan yang telah dicantumkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan. 2. Barang dan Jasa adalah semua bentuk produk dan / atau layanan yang dibutuhkan oleh Pengguna Barang dan Jasa 3. Penyedia Barang dan Jasa adalah badan usaha, termasuk BUMN, badan hukum, atau orang perseorangan / subjek hokum yang kegiatan usahanya menyediakan barang dan jasa. 4. Dokumen Pengadaan adalah dokumen yang disediakn oleh Pantia Pengadaan atau Unit Kerja yang berwenang sebagai pedoman dalam proses pembuatan dan penyampaian penawaran oleh penyedia barang ...

Draft Standar Pelayanan BPBD - Kabupaten Semarang

Droping Air Bersih dan Logistik Bencana Dasar Hukum Komponen Uraian 1 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang penanggulangan bencana 2 Peraturan Daerah Kabupaten Semarang nomor 3 Tahun 2011 tentang perubahan atas peraturan daerah Kabupaten Semarang Nomor 19 Tahun 2008 tentang Organisasi dan tata kerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Inspektorat, Lembaga Teknis Daerah dan Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu Kabupaten Semarang 3 Peraturan Bupati Semarang Nomor 91 Tahun 2011 tentang Tugas Pokok dan Fungsi Bappeda, Inspektorat, LTD dan KPMPT Kabupaten Semarang 2 Persyaratan Pelayan 3 Sistem, mekanisme dan prosedur pelayanan Surat / Laporan secara tertulis dari Desa/Kelurahan diketahui Kecamatan setempat mengenai permintaan bantuan Masyarakat melaporkan ke BPBD Menerima laporan secara tertulis dari Desa/Kelurahan diketahui Kecamatan setempat mengenai musibah bencana dan permintaan bantuan Melakukan cek silang dan peninjauan lapangan perihal adanya rumah penduduk/Daerah yang mengalami musibah bencana Mengusulkan Jenis bantuan yang akan diberikan Kepada Korban Bencana kepada Kepala BPBD melalui Kalakhar BPBD 4 Jangka Waktu Penyelesaian 2 (dua) hari kerja 5 Biaya / Tarif Gratis 6 Produk Pelayanan Jasa pemberian bantuan Air Bersih dan Logistik Bencana 7 Sarana / Prasarana atau Fasilitas Alat Tulis Kantor Komputer, Printer, Meja, Kursi Rapat Kendaraan Operasional Lapangan (Open Kap dan Truk Tangki Air) Truk Tangki Supply Air Bersih Alat Komunikasi lapangan ( Handy Talky , HP, dll) 8 Kompetensi Pelaksana 1 Pendidikan minimal SLTA 2 Memiliki pengalaman/pernah mengikuti pelatihan Manajemen penyaluran Bantuan Bencana 3 Memiliki kualifikasi / lisensi / kecakapan dalam mengoperasionalkan Kendaraan Tangki Air ke Daerah-daerah kekeringan 9 Pengawasan Internal 1 Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik 2 Kepala Pelaksana Harian BPBD 3 Kepala BPBD 10 Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan 11 Jumlah Pelaksana 1 2 3 4 Surat/datang langsung ke kantor BPBD Kabupaten Semarang, Jl...

Buku Laporan 2012 - Badan Lingkungan Hidup Provinsi DIY

LAPORAN STATUS LINGKUNGAN HIDUP DAERAH KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2012 PEMERINTAH KOTA YOGYAKARTA PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Kota Yogyakarta Tahun 2012 dapat diselesaikan dengan baik. Lingkungan hidup yang baik Aan setrat merupakan hak asasi setiap warga Negara lndsnesia sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik lndonesia Tahun 1945. Pembangunan ekonomi nasional diselenggarakan berdasarkan prinsip pembangunan berkelanJutan dan berwawasan lingkungan. Kualitas lingkungan hidup yang semakin menurun telah mengancam kelangsungan perikehiduBan manusia dan makhluk hiduB lainnya sehingga p€rlu dilakqkan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang sungguh'sungguh dan konsisten oleh semua pemangku kepentingan. Laporan Status Lingkungan Hidup Daerah Kota Yogyakarta Tahun 2AL2 memberikan informasimengenai kondisilingkungan hidup, tekanan terhadap lingkungan dan upaya pengelolaan lingkungan di Kota yogyakarta. Akhir kata semoga Laporan Status Lingkungan Hidup Daerah Kota Yogyakarta Tahun 2012 dapat bermanfaat dan menjadisarana untuk membantu mewujudkan upaya pelestarian lingkungan hidup. Kami mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang sebesar-besamya atas kerjasama dan bantuan dari semua pihaft, sehingga Laporan Status Lingkungan t{idup Daerah Kota Yogyakarta Tahun 2012 dapat selesaidengan baik. BAB III. UPAYA PENGELOLAAN LINGKUNGAN ................................................................. 92 Rehabilitasi Lingkungan .............................................................................................. 92 A.1. Rencana dan Realisasi Kegiatan Penghijauan ................................................................92 A.2. Rencana dan Realisasi Kegiatan Reboisasi ....................................................................93 A.3. Kegiatan Fisik Lainnya......................................................................................................94 Pengawasan Amdal ...................................................................................................... 96 B.1. Rekomendasi Amdal/UKL/UPL yang Ditetapkan oleh Komisi Amdal Daerah .................96 B.2. Pengawasan UKL/UPL .....................................................................................................97 Penegakan Hukum ........................................................................................................ 98 C.1. Jumlah Pengaduan Masalah Lingkungan menurut Jenis Masalah .................................98 C.2. Status Pengaduan ............................................................................................................99 Peran Serta Masyarakat ............................................................................................. 101 D.1. Jumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lingkungan..........................................101 D.2. Penerima Penghargaan Lingkungan ..............................................................................102 D.3. Kegiatan Penyuluhan, Pelatihan, Workshop, Seminar Lingkungan ..............................103 D.4. Kegiatan Fisik Perbaikan Kualitas Lingkungan Oleh Masyarakat .................................105 Kelembagaan .............................................................................................................. 106 E.1. Produk Hukum Bidang Pengelolaan Lingkungan ...........................................................106 E.2. Anggaran Pengelolaan Lingkungan ...............................................................................107 E.3. Jumlah Personil Institusi Lingkungan Menurut Tingkat Pendidikan ...............................108 E.4. Jumlah Jabatan Fungsional Lingkungan, PPNS dan PPLHD........................................108...

Download - Zenius Multimedia Learning

DAFTAR ISI Testimonial PenggunaProduk ZENIUS Adam Fauzan Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran 2011 Waktu saya masih di kelas 12, saya tidak mengikuti satu bimbel pun. Di awal semester 2, saya dibelikan satu paket zenius untuk UN dan SNMPTN. Pada awalnya ada sedikit keraguan. Ternyata saya bisa lolos SNMPTN ke universitas yang saya harapkan dengan belajar mandiri intensif kurang dari 6 bulan dengan Zenius. Sukses selalu dan thanks Zenius !!! Dzulfiqar D. UI 2008 – Fakultas Teknik Metalurgi Gua anak IPS tapi gue diterima di jurusan teknik. Gue belajar IPA cuma dari zenius. Dahsyat banget deh. Ngaruh banget buat belajar. Sekar Arum Fakultas Teknik Arsitektur Universitas Diponegoro angkatan 2011 Kesan gue waktu belajar pake zenius.net itu.... Ngeringanin kita banget. Mau belajar di kamar, ruang makan, ruang tamu, bisa! Dan tutornya juga asik banget, kayak sama temen. Berasa ngobrol gitu jadinya. Gak kaku. Enjoy banget. Pesan gue.. Lo mesti coba deh belajar pake zenius.net. Dijamin ketagihan. Ilmunya masuk banget. Tinggal modal internet, semua clear pake zenius.net. Esa Trisaputra @esa_trisaputra STEI ITB angkatan 2011 Zenius multimedia efisien banget buat jaman sekarang, isinya efektif banget sampai semua konsep gue ngerti. Rasanya gue sedang ngebuka jendela ilmu pengetahuan. Berawal dari fundamental, insightful knowledge, sampe skill yang spesifik. Sampai sekarang akhirnya gue punya cara yang benar buat "menuntut ilmu", apalagi sudah punya worldview yang oke. Indra Utami Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia jalur SNMPTN Undangan angkatan 2011 Asiiik bgt, jd ngerasa tercerdaskan. Trs belajarnya tuh terintegrasi antar ilmu, jd gak terkotak-kotakkan gt. Terus tutornya dahsyattt abis, ga cuma jago di bidangnya. Ngebuka pikiran bgt deh. KATALOG Zenius Education Konsep Produk ZENIUS EDUCATION ZENIUS SUCCESS FRAMEWORK Proses belajar yang membentuk pola pikir secara mendalam dan menyeluruh, tidak hanya di bidang akademik tetapi juga mental dan kreativitas, sehingga benar mencerdaskan dan mencerahkan. THE NEXT REVOLUTION IN LEARNING Lebih dari sekedar revolusi teknologi, revolusi cara belajar yang lebih menekankan kepada konsep, tidak hanya sekedar menghafal! MINI-TUTORIAL VIDEO Lebih dari 30.000 video pembelajaran dan terus bertambah. Pembelajaran untuk tingkat SD, SMP, dan SMA dengan gaya bahasa yang sesuai dengan lingkungan pergaulan siswa. Membuat pelajaran jadi mudah dipahami dan enjoyable...

Værvarsel for Valle Menir - Yr.no

Langtidsvarselet viser ventet vær på dagtid. Temperatur- og vindvarselet gjelder for kl 12, symbolet og nedbørvarselet for kl 12-18. Treffsikkerheten på prognosene er svært god de første dagene, og avtar utover i perioden. www.yr.no/sted/Nicaragua/Granada/Valle_Menir/ NRK og Meteorologisk institutt står bak yr.no, som har varsel for sju millioner steder i hele verden. Joko Hermat?ianto,et al penerimaan masyarakat terhadap beberapa jenis bahan pangan. Bekatul men~pakan hasil samping penggilingan padi yang secara nasional sangat banyak. Damardjati dan Oka .( 1389) serta BPS (1985) melaporkan ballwa dalam penggilingan padi dihasilkan produk utanla bempa beras sebesar 60 66%, hasil samping berupa bekatul 8 12% dan nlenir sebesar 5 8%.Produk b.eras Indonesia tahun 1995 adalah 49,74 juta ton (BPS, 1995), Jadi tersedia bekatui sekitar 4 - 6 juta tonjtahun dan menir sekitar 2,5 - 4 juta ton/ tahun. Dengan pertimbangan ketersediaan yang cukup serta nilai gizi bekatul yang tinggi yaitu protein 14%, lemak 18%, karbohidrat 36%, abu 10% dan serat kasar 12% serta kaya akan vitamin, nlaka hasil sarnping itu cukup potensial untuk dikembmgkan. Nainun kekayaan nilai gizi tersebut juga mempunyai sisi negatif: yaitu cepatnya terjadi proses kerusakan, rnisalnya hasil smping rnudah mengalami ketengikai~ sebagai akibat dari oksidasi Iemak meGadi komponen sederI1ana seperti asan lemak, peroksida oleh enzim lipase y a ~ g banyak terdapat pada bekatul/menir. Salah satu altematif bentuk pengolaha~lpangan dari menir, bekatul, dan Jagung yaitu dengan teknologi ekstrusi. Secara umum produk ekstrusi disukai oleh masyarakat temtama olch anak-anak dan renlaja dan kebanyakan dikonsumsi sebagai makanan ringan (snack). Meuntungan proses ekstmsi antara lain produktifitas tinggi. bentuk produk sangat khas dm banyak variasinya, mutu produk tinggi karena penlasakan dilahkan pada suhu tinggi d a l m jangka waktu yang pendek. sehingga seperti efek yaitu mikroba mati n m u n kemsakan gizi kecil serta biaya d m pemakaian energi per satuan produksi proses eistmsi adalah rendah (Smith, 138 1). Tujuan PeneIitlan ini beauJuan untuk mengkaji sifat fisikokimia dan nilai gizi produk ekstmsi dari hasil samping penggllingan padi (menir, bekatul) dan jagung dalam upaya peningkahn manfaat dan nilai ekonornisnya. Menir Beras (Oryza sativa L.) mempunyai komposisi kmia yang dipengamhi oleh varietas dan keadaan Lingkungan. Menumt Adair (1972) di dalam Irfan (19931, komposisi kimia dari b e m Proses Ekstrusi Menir & Bekorul Joko Hernzanianto, et a1 giling terdiri dari kadar air (12%), kadar protein (6.7'361, kadar lemak (0,4%), kaIoril100 gram (36.0%), kadar serat (0,3%0. d m kadar abu (0.5%) Bekatul Bekatul memiliki kandungan protein (13,30%), lemak (15,80%), karbohidrat (50,80%), serat kasar (1 1,80%) yang tinggi dan kadar air (9,70%). Bekatul Juga merupakan sumber vitamin I31 (2,26 mg!100g),E dan mempakan sumber mineral yaitu fosfor (1386 mg/100g), besi (19,40 n1g/100g) dan kalium (1495 ang/100g)serta mengandung senyawa a~tikarsinogenik yang mngkin disebabkan oleh tingginya kmdungan "dietary fiber" (Burkit, 1971 disitir Sycilia, 1990).Jagung,,Jagung mengandung protein (9,2961, lemak 43,9%) d m karbohidrat (73,7%) (Direbrat gizi Depkes N,1981). Koswara (1982) disitir Polina (1995) mengatakan pati jagung terdiri dari amilosa 15% dan arnilopektin 45%, tetapi pada keadaan tertentu kmdungm amilosa ini dapat mencapai 30%. Kedua Jenis moIehl pati hi, mempakm polimer dengan BM yang tinggi yang disusun oleh D-glukosa. Arnilopektin adalah molekul ber~abangyang dapat mengandung 40.000 atau lebih unit molehl glukosa. h i l o s a adalah molekul tmtai lurus yang dapat rnengandung 1000 unit glukosa...

Proses Ekstrusi untuk Pengolahan Hasil Samping Penggilingan Padi

PROSES EKSTRUSE UNTUK PENGOLAHAN MASIL SAMPENG PENGGELENGAN PAD1 (MENBR DAN BEKATtJI,) Joko ~ermanianto",Z a ~ a ~ulandari"danErni ~ m a w a t i ~ ) ~ekafuf.merupakan hasil safnping penggilingan padi yang secara nasioizal cukup banyak yaitu tersedia bekatul sekitar 4 - 6 juta ton/tahun dun menir sekitar 2,5 - 4 juta toidtahun. Deizgan pertimbangan ketersediaan yang cukup serta nilai gizi bekatul yang tinggi yaittc protein 14%, lenzak 18%, karbohidrat 36%, abu 10% dan serat kasar 12% serta kaya akan vitairrin ~naka hasil sanlping itu cukup potensial untuk dikembangkan. Peneliliar? ini bertujuan zi~zfuk mengenzbangkai7 produk ekstrusi hasil .sninpir?g penggilingan pndi (bekaeul, menir) dan jagung daiam upaya peningkatan manfaat dan nilai ekononzi~?-ya. Pda penelitian ini dilakukan percobaan pembuatan produk dengan berbagai .forr~rir/asi (campurani antara bekatul, menir d m jagung. Fornzulasi yang dibuat ndalah sebagai berikut : jagung (1 00%), menir (1OQ%j,menir :bekatul (90 :lo), menir : bekatul (80 :20), inenir :bekatul (30 : 70), menir :bekatul (40 :60), menir : bekatul (50 : 5 0 ) , nzenir : bekatul (60 : 40). rwenir : bektul : jagung (33,3 : 33,3 :33,3j, dan ntenir :bekatul :jagurzg (50 :25 :25). Hasil uji$sik nzutu produk ekstrusi inenunjukkan dengan sentakin mer~irirgknt persentase bekatul didalam fon?2ulasi akan menurunkan nilai derajat gelatinisasi, rasio pengembangai~,indeks keiarutan dalani air (11. dan indeks penyerapan air(lPA) . Untuk tekstur produk , .sentakin Hr~ggi 10)persentase bekatul didalain produk , tekstur semakin keras. Analisa nutrisi produk ekstrusi meliputi kadar air, kadar abu, kadar protein d a kadar lerrrak. Untuk kadar air berkisar antara 5,13% sarnpai 7,01%. k-adar air prodztk ekstrusi tidhk tergantung pada formulasi produk. Sedangkan untuk kadar abzc, kndnr protein don kndar len~ak tergantztng pa& ,fomzulasi produk. Dengan menir~gkafnya persentnse bekatul dalam produk akai? rnetlingkatkan kndnr abu, kadm protein dai? kadar lemak dari produk Hal ini disebabkan A-adar abu, kadar protein don kadnr leinak dari bekatul relatif lebih tinggi dibnndingka~~ dengan kndar ahu, kadar protein dan lindar len~ak dari bekatul. Nilai gizi produk ekstrusi khususn~ln niiai asani amino semakin ~ne~zingkat dengan semakin tingginya persentase bekatul dalant fownulasi produk. Hasil uji orgatzoleptik terhadap teksrur dari kesepuluh forn~ulanzenu~?jukkn~7 bahwa penanzbahan bekatul lebih besar dari 30% menurunkan nilai penerinlaan ko~zsurnen, hnik dari segi rasa, urnma, aroma mauput? kerenvahan. Pei~urunan tingkot kesukaan terhadap rnsa sebapi akibat dari munculva "after taste" pahit karena adanya kompnner~ saponin dalain bekatul, ~zantun dengan penanrhahnn jagung dapat memperbaiki nilai kesukaan secara organoleptik. PENDAHULUAN Pernanfaatan sumber daya pertanian & beberapa negara berkembang rnasih sangat kurag. Salah satu cara untuk rneningkatkan sumberhya pertanian tersebut adalah dengarr cam pengmekaragman Gara pengolaha yang bemjuan untuk meningkatkan penlmfaatan dan It,Jumsan Teknologi Pangan dan Gizi, FATETA-IPB 'Mahasiswa Junrsan Teknologi Pangan dan Gizi, EATETA-IPB...

« previous  123