SEARCH

Found 32 related files. Current in page 1

gambar makanan berkarbohidrat

PEMBAHASAN DAN KUNCI JAWABAN GEOGRAFI KELAS XII ...

PEMBAHASAN DAN KUNCI JAWABAN GEOGRAFI KELAS XII PAKET B 1. Berdasarkan soal nomor 1 a. Konsep aglomerasi adalah merupakan gabungan, kumpulan, 2 atau lebih pusat kegiatan dalam 1 lokasi/kawasan terterntu seperti kawasan industri, pemukiman, perdagangan, dsb. b. Konsep morfologi menjelaskan kenampakan bentuk-bentuk muka bumi, seperti dataran rendah, lereng, bukit/dataran tinggi. c. Konsep pola menitik beratkan pada pola keruangan baik fisik maupun sosialnya seperti pola permukiman penduduk, pola aliran sungai, dsb. d. Konsep lokasi mengkaji letak suatu objek dipermukaan bumi. Pada konsep ini utamanya dalam menjawab pertanyaan dimana (where). e. Konsep ketergantungan adalah konsep yang menunjukkan keterkaitan keruangan antar wilayah akibat adanya perbedaan potensi antar wilayah. Seperti keterkaitan antara desa dengan kota. Kunci jawaban D 2. Prinsip-prinsip geografi ada 4 a. Prinsip deskripsi, merupakan penjelasan lebih jauh mengenai gejala-gejala yang diselidiki/dipelajari. Deskripsi disajikan dalam bentuk tulisan, diagram tabel/gambar/peta. b. Prinsip korologi, merupakan gejala, fakta/masalah geografi disuatu tempat yang ditinjau dari sebaran, interelasi, interaksi, dan integrasinya dalam ruang. c. Prinsip persebaran, merupakan suatu gejala dan fakta yang tersebar tidak merata dipermukaan bumi. d. Prinsip interelasi, merupakan suatu hubungan yang saling terkait dalam ruang antara gejala yang 1 dengan gejala lain. e. Prinsip distribusi, merupakan suatu gejala dan fakta yang tidak merata dipermukaan bumi.

KUNCI JAWABAN TUKPD DKI TAHAP 2 MATA PELAJARAN : IPA ...

KUNCI JAWABAN TUKPD DKI TAHAP 2 MATA PELAJARAN : IPA TAHUN PELAJARAN : 2012-2013 Pilihlah jawaban yang benar! 1. Dua orang atlet mulai berlari dengan waktu bersamaan, dan saat mencapai garis finish dicatat dengan hasil seperti gambar. Selisih waktu antara Atlet 1 dengan Atlet 2 adalah .... A. 45s B. 28s C. 17s D. 11s Pembahasan : Waktu tempuh Atlet 1 adalah 17sekon dan Atlet 2 adalah 28sekon. Selisih waktu kedua Atlet = 28s – 22s = 6s Kunci : # (Anulir) 2. 4. 5. Pembahasan : 3. Termometer dinding yang menggunakan skala suhu Celsius menunjukkan suhu ruang kelas 300C. Suhu ruang tersebut sama dengan .... A. 560F B. 540F C. 620F D. 860F Pembahasan: Persamaan antara skala Celsius ke skala Fahrenheit adalah : 9 9 t oC  t  32 o F  30  32 5 5  54  32  86o F Kunci : D Grafik berikut melukiskan pemanasan 3kg air. Jika kalor jenis air 4200J/kg0C, kalor yang diperlukan pada proses R ke S adalah .... A. 12600J B. 126000J C. 252000J D. 378000J Pembahasan: Massa (m) = 3kg, C= 4200J/kg0C dan perubahan suhu (t) = 30 – 10 = 20oC Kalor yang diperlukan : Q = m.C. t = 3kg . 4200J/kg0C . 20oC Q = 126000J Kunci : C

Kunci Jawaban - FTP ITB!
by nflplayer 0 Comments favorite 28 Viewed Download 0 Times

Kunci Jawaban Bab 1 Ayo Berlatih 1.1 2. Kemampuan yang dimiliki hewan untuk mengetahui arah terbang, makanan, dan keadaan lingkungan­ nya dengan menggunakan bunyi. Ayo Berlatih 1.2 2. Kantung semar dan tumbuhan kejora. Cara yang dilakukan pada kantong semar dengan menghasilkan cairan untuk menarik perhatian serangga. Serangga akan tergelincir masuk ke dalam daun karena daunnya mengandung lapisan lilin. Evaluasi Bab 1 A. Pilihan Ganda 2. c 4. b 6. d 8. d 10. b B. Isian 2. Pelekat 4. Kering 6. Malam hari 8. Nitrogen 10. Lidah yang panjang dan lengket C. Uraian 2. Karena cecak memiliki telapak kaki yang tidak rata, memiliki tonjolan berbentuk garis dan berfungsi sebagai pelekat. 4. Kantong semar menghasilkan cairan untuk menarik perhatian serangga. Serangga akan tertarik dan masuk ke dalam kantong. Bab 2 Ayo Berlatih 2.1 2. Bersikap tenang, jujur, terbuka, dan selalu menjaga kebersihan. Ayo Berlatih 2.2 2. • • Pembuahan di dalam tubuh: peng­­­ gabungan sel sperma dan sel telur di dalam tubuh. Pembuahan di luar tubuh: peng­ gabungan sel sperma dan sel telur di luar tubuh Ayo Berlatih 2.3 2. Serangga dan burung Evaluasi Bab 2 A. Pilihan Ganda 2. a 4. d 6. a 8. d 10. a 12. d 14. b B. Isian 2. Embrio 4. Menstruasi 6. Melahirkan 8. Penyerbukan 10. Cangkokan Kunci Jawaban 173 C. Uraian 2. Tertariknya pada lawan jenis 4. Menggabungkan mata tunas suatu tumbuhan pada batang tumbuhan lain.

SNMPTN 2012 Matematika - zenius.net

SNMPTN 2012 Matematika Doc. Name: SNMPTN2012MATDAS999 Version : 2013-04 halaman 1 01. Jika a dan b adalah bilangan bulat positif yang memenuhi ab = 220 - 219, maka nilai a+b adalah …. (A) 3 (B) 7 (C) 19 (D) 21 (E) 23 02. Jika 4log3 = k , maka 2log27 adalah … (A) k 6 (B) (C) (D) (E) k 6k 6 k6 k 03. Jika p+1 dan p-1 adalah akar-akar persamaan x2 - 4x + a = 0, maka nilai a adalah …. (A) 0 (B) 1 (C) 2 (D) 3 (E) 4 04. Jika f adalah fungsi kuadrat yang grafiknya melalui titik (1,0), (4,0), dan (0,-4), maka nilai f(7) adalah …. (A) -16 (B) -17 (C) -18 (D) -19 (E) -20 Kunci dan pembahasan soal ini bisa dilihat di www.zenius.net dengan memasukkan kode 2429 ke menu search. Copyright © 2012 Zenius Education SNMPTN 2012 Matematika, Kode Soal doc. Name: SNMPTN2011MATDAS999 version : 2013-04 | halaman 2 05. Semua nilai x yang memenuhi (x + 3)(x - 1) ≥ (x - 1) adalah (A) 1 ≤ x ≤ 3 (B) x ≤ -2 atau x ≥ 1 (C) -3 ≤ x ≤ -1 (D) -2 ≥ x atau x ≥ 3 (E) -1 ≥ x atau x ≥ 3 06. Jika 2x - z = 2, x + 2y = 4, dan y + z = 1, maka nilai 3x + 4y + z adalah …. (A) 4 (B) 5 (C) 6 (D) 7 (E) 8 07. Jika diagram batang di bawah ini memperlihatkan frekuensi kumulatif hasil tes matematika siswa kelas XII, maka persentase siswa yang memperoleh nilai 8 adalah…. (A) (B) (C) (D) (E) 12 % 15 % 20 % 22 % 80 % Kunci dan pembahasan soal ini bisa dilihat di www.zenius.net dengan memasukkan kode 2429 ke menu search. Copyright © 2012 Zenius Education SNMPTN 2012 Matematika, Kode Soal doc. Name: SNMPTN2011MATDAS999 version : 2013-04 | halaman 3 08. Ani telah mengikuti tes matematika sebanyak n kali. Pada tes berikutnya ai memperoleh nilai 83 sehingga nilai rata-rata Ani aalah 80, tetapi jika nilai tes tersebut adalah 67, maka rata-ratanya adalah 76. Nilai n adalah …. (A) 2 (B) 3 (C) 4 (D) 5 (E) 6 09. Nilai maksimum fungsi objektif (tujuan) f(x,y) = 3x + 2y dengan kendala x + 2y ≤ 12, x ≥ 2, dan y ≥ 1 adalah …. (A) 16 (B) 18 (C) 32 (D) 36 (E) 38 10. Jika dan , maka determinan matriks AB - C adalah …. (A) -5 (B) -4 (C) 5 (D) 6 (E) 7 11. Agar tiga bilangan a + 2, a - 3, a - 4 merupakan barisan aritmatika, maka suku ke dua harus ditambah dengan …. (A) -3 (B) -2 (C) -1 (D) 1 (E) 2 Kunci dan pembahasan soal ini bisa dilihat di www.zenius.net dengan memasukkan kode 2429 ke menu search. Copyright © 2012 Zenius Education SNMPTN 2012 Matematika, Kode Soal doc. Name: SNMPTN2011MATDAS999 version : 2013-04 | halaman 4 12. Jika suku pertama barisan aritmatika adalah -2 dengan beda 3, Sn adalah jumlah n suku pertama deret aritmatika tersebut, dan Sn+2 - Sn = 65, maka nilai n adalah …. (A) 11 (B) 12 (C) 13 (D) 14 (E) 15 13. Jika suatu persegi dengan sisi satu satuan dibagi menjadi 5 persegi panjang dengan luas yang sama seperti ditunjukkan pada gambar di bawah ini, maka panjang ruas garis AB adalah … (A) 3 5 (B) 2 3 (C) 2 5 (D) (E) 1 5 1 5 14. Di suatu kandang tedapat 40 ekor ayam, 15 ekor diantaranya jantan. Di antara ayam jantan tersebut, 7 ekor berwarna putih. Jika banyak ayam berwarna putih adalah 22 ekor, maka banyak ayam betina yang tidak berwarna putih adalah … (A) 5 (B) 7 (C) 8 (D) 10 (E) 15 Kunci dan pembahasan soal ini bisa dilihat di www.zenius.net dengan memasukkan kode 2429 ke menu search. Copyright © 2012 Zenius Education SNMPTN 2012 Matematika, Kode Soal doc. Name: SNMPTN2011MATDAS999 version : 2013-04 | halaman 5 15. Jika f(x) = ax + 3, a ≠ 0 dan f-1 (f-1(9)) = 3, maka nilai a2 + a + 1 adalah … (A) 11 (B) 9 (C) 7 (D) 5 (E) 3 Kunci dan pembahasan soal ini bisa dilihat di www.zenius.net dengan memasukkan kode 2429 ke menu search. Copyright © 2012 Zenius Education

Soal-Soal dan Pembahasan Matematika IPA SNMPTN 2012 ...

Soal-Soal dan Pembahasan Matematika IPA SNMPTN 2012 Tanggal Ujian: 13 Juni 2012 1. Lingkaran (x + 6)2 + (y + 1)2 = 25 menyinggung garis y = 4 di titik... A. ( -6, 4 ) B. ( 6 , 4) C. ( -1, 4 ) D. ( 1, 4 ) E. ( 5 , 4 ) Jawab: BAB XI Lingkaran Masukkan nilai y=4 pada persamaan (x + 6)2 + (4 + 1)2 = 25 (x + 6)2 = 25 – 25 = 0 x = -6 Didapat titik x = -6 dan y = 4  (-6,4) Jawabannya A 2. Jika 2x3 – 5x2 – kx + 18 dibagi x - 1 mempunyai sisa 5, maka nilai k adalah... A. -15 B. -10 C. 0 D. 5 E. 10 Jawab: BAB XII Suku Banyak Metoda Horner x3 x= 1 2 x2 x -k 18 2 2 -5 -3 -3 - k -3 ( -3- k) + = kalikan dengan x =1 (15 – k)  sisa =5 15 – k = 5 k = 15 – 5 = 10 Jawabannya E www.belajar-matematika.com 1 3. Luas daerah yang dibatasi oleh kurva y = x2, y = 1, dan x = 2 adalah... A. ∫ (1 − B. ∫ ( ) C. ∫ ( − 1) − 1) D. ∫ (1 − Jawab BAB XVI Integral E. ∫ ( ) − 1) Buat sketsa gambar untuk mengetahui batas luas: terlihat bahwa bidang luasnya (arsiran) bagian atasnya adalah y = x 2 dan bagian bawahnya y = 1 dengan dibatasi oleh batas atas x = 2 dan batas bawah x =1. Dalam notasi integralnya : b ∫ ( b b a a a L =  y2 dx -  y1 dx =  ( y 2  y1) dx − 1) Jawabannya C 4. ( ( A. B. ) ) = .... C. E. D. www.belajar-matematika.com 2 Jawab: BAB VII Trigonometri ( ( + 2 sin cos ) ) = = = =1 = 2 Jawabannya E 5. Lingkaran (x - 3)2 + (y - 4)2 = 25 memotong sumbu –x di titik A dan B. Jika P adalah titik pusat lingkaran tersebut, maka cos ∠APB = ... A. C. B. E. D. Jawab: BAB XI Lingkaran dan BAB VII Trigonometri Sketsa gambar: Lingkaran dengan pusat (3,4) APB merupakan segitiga. www.belajar-matematika.com 3 Untuk menjawab soal ini digunakan teorema di bawah ini: Aturan sinus dan cosinus C  b  a  A c B Aturan cosinus 1. a 2 = b 2 + c 2 - 2bc cos  2. b 2 = a 2 + c 2 - 2ac cos  3. c 2 = a 2 + b 2 - 2ab cos  Kita pakai rumus (3) c = AB = 6 a = b = AP = PB = √3 + 4 = √25 = 5 c 2 = a 2 + b 2 - 2ab cos P 2ab cos P = + − cos P = = = = . . . Jawabannya A 6. Grafik fungsi f(x) = ax3 – bx2 + cx + 12 naik jika.... A. b2 – 4ac < 0 dan a > 0 B. b2 – 4ac < 0 dan a < 0 C. b2 – 3ac > 0 dan a < 0 D. b2 – 3ac < 0 dan a > 0 E. b2 – 3ac < 0 dan a < 0 Jawab: BAB XV Differensial www.belajar-matematika.com 4 Syarat fungsi naik ( )>0 3ax2 - 2bx + c > 0  fungsi naik ( - , 0, + ) * variabel x2 > 0 3a > 0 a>0 *D<0 ( ) > 0 , maka tidak ada titik potong dan singgung di sb x sehingga D < 0  karena (-2b)2 – 4.3a.c < 0 4b2 – 12.a.c < 0 b2 – 3 ac < 0 didapat a > 0 dan b2 – 3 ac < 0 Jawabannya D 7. →0 = .... E. √3 √ A. -1 C. 1 B. -0 D. Jawab: XIV Limit Fungsi →0 = →0 = = = →0 →0 1 . 1. = = =1 Jawabannya C www.belajar-matematika.com

Outline laporan antara - Direktorat Jenderal Penataan Ruang

Tujuan utama dari pekerjaan ini adalah melakukan penyusunan alternatif kebijakan dan penerapan langkah-langkah kegiatan yang tepat secara operasional pada wilayah yang berada pada daerah yang rawan dan sering terlanda bencana alam. Sasaran dari Penyusunan Operasionalisasi Program Penanganan Bencana Alam Bidang Penataan Ruang ini ialah memberikan arah yang jelas bentuk-bentuk penanganan yang baku untuk semua wilayah yang berada pada daerah yang rawan dan sering terlanda bencana alam, mulai dari identifikasi RTRW, indikasi evakuasi yang sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), serta pemulihan dan pembinaan lingkungan dalam rencana tata ruang yang akan datang. Kegiatan ini juga diharapkan sebagai bahan dan petunjuk dengan kondisi geografis, tingkat kerawanan dan tingkat bahaya yang ditimbulkan bila terjadi bencana alam, ditunjang dari aspek keruangan. Salah satu langkah awal yang perlu dikaji dalam melaksanakan pekerjaan “Penyusunan Program Penangan Bencana Alam Bidang Penataan Ruang” adalah : 1. Penetapan Kriteria atau batasan Peristiwa Bencana Alam 2. Gambaran Umum Mekanisma Peristiwa Bencana Alam yang terjadi Di Indonesia Kedua hal tersebut selanjutnya menjadi masukan dalam penyusunan Identifikas Zonasi Daerah Bencana Di Indonesia. Identifikasi Zonasi Daerah Bencana Di Indonesia tersebut selanjutnya menjadi salah satu masukan penting dalam menyusun Standar Operasional Prosedur dan Program Penanganan Bencana alam Bidang Penataan Ruang, yang dapat mewakili berbagai peristiwa bencana alam yang terjadi di Indonesia. Operasionalisasi Program Penanganan Bencana Alam Bidang Penataan Ruang Berdasarkan penyebabnya bencana dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu bencana alam, bencana akibat ulah manusia, dan bencana kombinasi (Lihat Gambar 2.1). a) Bencana Alam (natural disaster) Bencana Alam merupakan fenomena atau gejala alam yang disebabkan oleh keadaan geologi, biologis, seismis, hidrologis atau disebabkan oleh suatu proses dalam lingkungan alam mengancam kehidupan, struktur dan perekonomian masyarakat serta menimbulkan malapetaka. Bencana yang termasuk bencana alam antara lain: wabah penyakit, hama dan penyakit tanaman, gempa bumi, letusan gunung berapi, tanah longsor, gelombang laut pasang, banjir, erosi, angin taufan, badai tropis, kekeringan dan kebakaran hutan.

QUICK GUIDE Data dan Informasi Bencana ... - WordPress.com

Bencana merupakan bagian dari kehidupan manusia yang datang tanpa diduga kapan, dimana dan bagaimana terjadinya. Hal ini menyebabkan ketidaksiapan masyarakata dalam menghadapi dan akhirnya menimbulkan korban dan kerusakan. Fenomena bencana sebagian besar merupakan kejadian berulang pada tempat yang sama, sehingga dapat dilakukan analisa untuk ke depan dengan menggunakan data historis bencana-bencana sebelumnya. Melalui Data dan Informasi Bencana Indonesi (DIBI) dapat dilihat historis kejadian bencana yang terjadi di Indonesia mulai tahun 18152012. Dalam DIBI dapat disajikan data bencana mulai tanggal kejadian, lokasi, korban dan kerusakan yang ditimbulkan. Analisa yang dapat disajikan melalui DIBI ini adalah grafik, statistik, peta tematik dan crosstab. . PERMINTAAN Berfungsi untuk membuat permintaan data kejadian bencana yang akan ditampilkan. Isikan rentang tanggal (YYYY MM DD), dari kapan sampai kapan. Rentang tanggal juga bisa diisikan hanya pada tahun saja. Apabila ingin melihat semua data maka rentang tanggal tidak usah diisi, langsung klik pada “OK”. . LIHAT DATA Berfungsi untuk melihat data kejadian bencana yang diminta. Fungsi ini sama dengan “LIHAT DATA” pada permintaan. Semua data bencana yang diminta akan ditampilakn secara rinci dan berdasarkan database yang tersimpan. GRAFIK Berfungsi untuk menampilkan grafik data kejadian bencana. Grafik dapat berupa grafik batang dan diagram pie (kue). Klik pada “BUAT GRAFIK” maka akan ditanpilkan grafik variabel bencana berdasarkan tahun kejadian. STATISTIK Berfungsi untuk menampilkan data statistikkejadian bencana seperti jumlah, rata-rata, maksimum, varian,dan deviasi standar. Mulai dari lokasi, dampak bencana, korban dan kerusakan. Klik “LANJUT” maka akan ditampilkan data kejadian bencana sesuai dengan permintaan. Data hasil tampilan dapat disimpan dalam bentuk EXCEL maupun CSV. Cara menyimpanya klik pada pojok kanan tulisan “BUAT EXCEL CSV”. Data secara otomatis akan tersimpan dan dapat digunakan sewaktu-waktu. LAPORAN Berfungsi untuk menyajikan laporan bencana sesuai dengan pernintaan. Data yang tersedia hampir sama dengan di menu statistic. Klik “LANJUT” untuk mendapatkan laporan yang diminta. Hasil dari laporan ini dapat disimpan dalam bentuk EXCEl, CSV dan XML. PETA TEMATIK Berfungsi untuk menampilkan peta tematik berdasarkan variable yang diinginkan. Klik pada “BUAT PETA” maka akan menampilkan sebaran kejadian bencana di Indonesia secara langsung. Peta ini dapat didownlaod dengan cara klik kanan pada peta dan simpan sebagai gambar. CROSSTAB Berfungsi untuk mengetahui hubungan antara 2 variabel. Pilih variable pada kolom tersedia kemudian klik “TAMBAH’. Selanjutnya klik “LANJUT” untuk mendapatkan hasil crosstab sesuai yang diinginkan. Tabel ini dapat dianalisa lebih lanjut dengan menggunakan analisa statistikkhusus untuk tabulasi silang (crosstab). Hasil ini dapat disimpan dalam EXCEl dengan menekan tombol “BUAT EXCEL” di pojok kanan atas.

KAJIAN TEORI - Deskripsi Teoretik Buku Pelajaran

Buku merupakan salah satu media pembelajaran yang berupa tulisan yang dituangkan ke dalam kertas atau buku dapat digolongkan ke media pembelajaran berupa media cetak. Dalam salah satu hierarki media yang paling kompleks yaitu menurut Gagne (dalam Arief Sadiman, 2011: 23), Gagne mennggolongkan media yang dikaitkan dengan kemampuan memenuhi fungsi menurut hierarki belajar yang dikembangkan yaitu pelontar stimulus belajar, penarik minat belajar, memberi kondisi eksternal, contoh perilaku belajar, memberi kondisi eksternal, menuntun cara berpikir, memasukkan alihilmu, menilai prestasi, dan pemberi umpan balik. Dari beberapa fungsi tersebut, Media cetak memiliki keterbatasan pada aspek stimulus dan alih kemampuan. Sedangkan pada fungsi pengarah perhatian/kegiatan, contoh kemampuan terbatas yang diharapkan, isyarat eksternal, tuntutan cara berpikir penilaian hasil dan umpan balik sudah terdapat didalamnya. Proses belajar mengajar pada hakikatnya adalah proses mentransfer ilmu maupun nilai agar peserta didik bertambah nilai dirinya. Menurut Arief Sadiman (2011: 11-12), proses belajar mengajar adalah proses komunikasi, yaitu proses penyampaian pesan dari sumber pesan melalui saluran media tertentu ke penerima pesan. Dalam hal ini saluran media merupakan media pembelajaran. Menurut Umar Suwito (dalam Suharsimi Arikunto, 1987: 15) media pembelajaran adalah salah satu sarana yang digunakan untuk menampilkan pelajaran. Sedangkan pengretian lebih luasnya, media pendidikan adalah sarana pendidikan yang digunakan sebagai perantara dalam proses belajar mengajar untuk lebih mempertinggi efektivitas dan efisiensi dalam mencapai tujuan pembelajaran. Fungsi dari media pembelajaran adalah (1) memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat versibilatas, (2) mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan daya indra, (3) penggunaan media pendidikan secara tepat dan bervariasi dapat mengatasi sikap pasif peserta didik, dan (4) dengan sifat yang unik pada setiap anaka ditambah lagi dengan lingkungan dan pengalaman yang berbeda, sedangkan kurikulum dan materi pendidikan ditentukan sama untuk setiap siswa, maka guru banyak mengalami kesulitan bilamana semuanya itu harus diatasi sendiri (Arief Sadiman, 2011: 17). Pengelompokan berbagai jenis media telah dikemukakan oleh berbagai ahli. Menurut Leshin, Pollock & Reigulth (dalam Azhar Arsyad, 2011: 36) mengklasifikasikan media menjadi 5 macam, yaitu: 1. Media berbasis manusia (guru, instruktur, tutor, main peran, field-trip, kegiatan kelompok), 2. Media berbasis cetak (buku, penuntun, buku latihan (worksheet), alat kerja bantu, lembar lepas), 3. Media berbasis visual (buku, alat bantu kerja, bagan grafik, peta, gambar transparansi, slide), 4. Media berbasis audio visual (video, film, ...

PENGUMUMAN RENCANA UMUM PENGADAAN BARANG/JASA ...

PENGUMUMAN RENCANA UMUM PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH Nomor : 001/RUP‐PBJ/REG.I/XII‐2013 Tanggal : 04 Desember 2013 Kantor Regional I Badan Kepegawaian Negara Yogyakarta Jl. Magelang Km. 7,5 Sleman, Yogyakarta mengumumkan Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa untuk pelaksanaan kegiatan tahun anggaran 2014, seperti tersebut di bawah ini : SATUAN KERJA NAMA 1 017241 Kantor Regional I BKN 2 017241 Kantor Regional I BKN 3 017241 Kantor Regional I BKN 4 017241 Kantor Regional I BKN 5 017241 Kantor Regional I BKN 6 017241 Kantor Regional I BKN 7 017241 Kantor Regional I BKN 8 017241 Kantor Regional I BKN 9 017241 Kantor Regional I BKN 10 017241 Kantor Regional I BKN 11 017241 Kantor Regional I BKN KODE PROGRAM/ NAMA PAKET KEGIATAN/ PENGADAAN OUTPUT/ AKUN 4 PERKIRAAN BIAYA (Rp.) KEGIATAN 5 JENIS JENIS PENG‐ BELANJA ADAAN 6 7 01.3636.004. Belanja Jasa Pengadaan Paket Team 521219 Pengembangan Building SDM 01.3636.008. Belanja Jasa Pengadaan Jasa Layanan SMS 522191 Layanan SMS Belanja Barang Jasa 01.3636.008. Belanja Bahan Pencetakan Buletin 521211 Cetakan Kepegawaian Belanja Barang Bahan 01.3636.008. Belanja Paket 524114 Meeting Pengadaan Paket Meeting Fullday Belanja Barang Barang 01.3636.994. Belanja 521113 Penambah Daya Tahan 01.3636.994. Belanja 521113 Penambah Daya Tahan 01.3636.994. Belanja Barang 521119 Operasional Lainnya 01.3636.994. Belanja 521111 Keperluan Perkantoran 01.3636.994. Belanja Jasa Pengendalian 522191 Hama 01.3636.994. Belanja Biaya 523111 Pemeliharaan Gedung & 02.3638.996. Belanja Modal 532111 Peralatan dan Mesin Pengadaan Obat‐obatan Poliklinik Belanja Barang Barang Pengadaan Makanan Penambah Daya Tahan Tubuh Belanja Barang Barang Pengadaan Pakaian Kerja Satpam Belanja Barang Barang Pengadaan Jasa Tenaga Pengamanan/Satpam Belanja Barang Jasa Pengadaan Jasa Pest Control/Fumigasi/Termite Control Pengadaan Pemeliharaan Gedung & Bangunan (Cleaning Service) Pengadaan Alat Pengolah Data Belanja Barang Jasa Belanja Barang LELANG / SELEKSI Jasa Belanja Barang PENUNJUKAN PEMBELIAN VOLUME LANGSUNG / SECARA PENGADAAN ELEKTRONIK LANGSUNG 8 9 Jasa 0 110.315.000 Feb‐2014 Feb‐2014 Mar‐2014 APBN Apr‐2014 Apr‐2014 Mei‐2014 APBN Jan‐2014 Jan‐2014 Feb‐2014 APBN Feb‐2014 Feb‐2014 Mar‐2014 APBN Feb‐2014 Feb‐2014 Feb‐2014 APBN Des‐2013 Des‐2013 Jan‐2014 APBN Des‐2013 Des‐2013 Jan‐2014 APBN Des‐2013 Des‐2013 Jan‐2014 APBN Mar‐2014 Mar‐2014 Mar‐2014 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Belanja Barang Modal 0 APBN 1 paket Yogyakarta 372.600.000 50.000.000 Jan‐2014 18.477 m2 Yogyakarta 0 0 Des‐2013 1 paket Yogyakarta 496.800.000 12.640.000 Des‐2013 1 paket Yogyakarta 0 135.408.000 APBN 1 paket Yogyakarta 0 60.000.000 16 Mar‐2014 6 paket Yogyakarta 0 17.500.000 15 Feb‐2014 2 paket Yogyakarta 0 74.400.000 14 Feb‐2014 1 paket Yogyakarta 0 47.000.000 13 APBN 4 paket Yogyakarta 0 12 AWAL (Tanggal) 1 paket Yogyakarta 100.000.000 11 PELAKSA PEKER 2 paket Yogyakarta 0 10 LOKASI PEKER‐ JAAN PELAKSANAAN SUMBER PEMILIHAN PENYEDIA DANA (APBN/ AWAL SELESAI APBD/ (Tanggal) (Tanggal) PHLN) 0

Lampiran 9. FILE LAPORAN KEGIATAN BIMBINGAN ... - PKPP

LAPORAN KEGIATAN BIMBINGAN TEKNIS DAN KOORDINASI KE-2 Peningkatan Kemampuan Peneliti dan Perekayasa (PKPP) RISTEK 2012 PENGUATAN KAPASITAS DAERAH DALAM PEMANFAATAN DATA PALSAR UNTUK PENGURANGAN RISIKO DAN MITIGASI BENCANA Peneliti Utama: Fajar Yulianto, S.Si. Anggota Peneliti: Parwati, S.Si, M.Sc. Dra. Any Zubaidah, M.Si. Kusumaning Ayu D.S, S.T Junita Monica Pasaribu, S.Si. Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh Kedeputian Penginderaan Jauh LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL (LAPAN) Jalan LAPAN no. 70, Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta 13710, Indonesia Tel./Fax : (021) 8722733 Latar Belakang Kondisi geografis wilayah Indonesia sangat rentan terhadap berbagai jenis bencana alam yang tidak dapat dihindari. Akibat dari bencana tersebut dapat dikurangi dengan melakukan kegiatan manejemen bencana yang baik. Terdapat tiga fase penting dalam kegiatan menajemen bencana, yaitu: fase sebelum bencana, pada saat bencana, dan setelah bencana. Mengacu pada pedoman untuk menajemen kesiapsiagaan insiden dan kontinuitas operasi, usaha-usaha yang dilakukan pada setiap fase dapat mengurangi dampak insiden dan usaha mempersingkat periode gangguan (Gambar 1). Gambar 1. menunjukkan bahwa setelah persingkat dilakukan menajemen bencana yang baik pada fase sebelum, saat, dan sesudah bencana dapat mengurangi dampak insiden/bencana dan juga mempersingkat periode bencana. Gambar 1. Konsep Pengurangan dampak insiden / bencana (sumber ISO/PAS 22399) Konsep emergency response yang ada pada saat ini telah dilakukan oleh LAPAN dan dapat dijelaskan dalam Gambar 2. Gambar 2 menunjukkan kegiatan pemanfaatan data penginderaan jauh untuk quick response yang telah dilakukan oleh LAPAN. Kegiatan pemanfaatan data penginderaan jauh telah dilakukan dengan memberikan informasi lokasi bencana, kondisi ...

« previous  1234