SEARCH

Found 86 related files. Current in page 1

gambar magnet

Permanent Magnet Market would be worth $18,800 Million, with CAGR of 8.7% from 2013 to 2018.

The permanent magnet market is growing at a significant pace mainly due to rise in the demand for rare earth permanent magnets coupled with technological advancement as well as derogation in permanent magnet’s market segments. This combination of events will drive the permanent magnets’ market to $18.8 billion by 2018.

Alnico Permanent Magnet Market in Asia Pacific is Estimated to Reach $741.4 Million by 2018

Asia-Pacific Alnico Magnets Market provides pictorial methodology along with detailed sizing by capturing all dependent markets The Alnico Permanent Magnet market in Asia-Pacific is estimated to reach $741.4 million by 2018, at a CAGR of 44.7% from 2013 to 2018

Global Alnico Permanent Magnet is expected to reach $1,035.81 million by 2019

The Alnico Permanent Magnet market report defines and segments the concerned market globally with analysis and forecast of revenue.

2011 Global Assessment Report on Disaster Risk Reduction ...

Menguak Risiko, Menggagas Makna Baru Pembangunan Rangkuman dan Temuan-Temuan Utama United Nations UNISDR berterima kasih kepada organisasi-organisasi yang logonya tercantum di bawah ini atas sumbangan finansial dan berarti mereka ntuk penyusunan Laporan Pengkajian Global tentang Pengurangan Risiko Bencana 2011 ini. Selain itu, sumber daya finansial juga telah secara berlimpah disumbangkan oleh, antara lain, Komisi Eropa, dan Pemerintah Jepang, Norwegia, dan Amerika Serikat. Daftar ucapan terima kasih yang lengkap ada di laporan utama. Judul asli: 2011 Global Assessment Report on Disaster Risk Reduction Revealing Risk, Redefining Development © United Nations 2011. Hak cipta dilindungi. Disclaimer: Pandangan-pandangan yang diungkapkan di dalam publikasi ini tidak dengan sendirinya mencerminkan pandangan-pandangan Sekretariat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Penggunaan penyebutan dan penyajian bahan tidak menunjukkan ungkapan pendapat apapun dari Sekretariat PBB tentang status hukum satu negara, teritori, kota atau wilayah, atau pihak-pihak berwenangnya, atau tentang delinenasi garis depan atau perbatasan. Gambar sampul depan: iStockphoto®, © arindambanerjee Penyuntingan, desain, tata letak, dan produksi: Green Ink, Devon, UK Konsep desain: Parsons New School for Design, New York, USA Dicetak oleh: Information Press, Oxford, UK Laporan Pengkajian Global tentang Pengurangan Risiko Bencana 2011 Menguak Risiko, Menggagas Makna Baru Pembangunan Rangkuman dan Temuan-Temuan Utama United Nations Laporan Pengkajian Global tentang Pengurangan Risiko Bencana 2011 (2011 Global Assessment Report on Disaster Risk Reduction) disusun ketika bencana-bencana terus menyapu bersih hidup dan penghidupan jutaan penduduk di dunia. Dampak gempa bumi yang dahsyat di Haiti pada Januari 2010 dan banjir di Pakistan pada Juli 2010 menunjukkan betapa risiko bencana dan kemiskinan saling berkaitan erat. Sementara itu, pada 2011, banjir di Australia, gempa bumi di Christchurch, Selandia Baru, dan bencana gempa bumi, tsunami dan nuklir di Jepang timur laut yang meluluhlantakkan yang terjadi ketika laporan ini dikirim ke percetakan merupakan pengingat yang sangat tidak menggembirakan betapa negara-negara maju juga sangat terpapar.

SBMPTN 2013 Biologi - Bisa Kimia

Doc. Name: SBMPTN2013BIO999 Doc. Version : 2013-10 | 01. Contoh keberadaan satwa pada suatu habitat yang dijaga dengan baik sebagai upaya pelestarian ex situ adalah… (A) Orang utan di hutan Kalimantan. (B) Cendrawasih di hutan Papua. (C) Rusa di Kebun Raya Bogor. (D) Pesut diSungai Mahakam. (E) Anoa di Pulau Sulawesi 02. Komunitas mikroba yang melekat pada suatu substrat/benda sehingga dapat merusak substrat/benda tersebut disebut… (A) Biodegradator. (B) Bioaktivator. (C) Biokatalis. (D) Biodeposit. (E) Biofilm. 03. Bagian sistem pencernaan yang berperan dalam memecah polipeptida menjadi oligopeptida adalah… (A) Duodenum. (B) Usus besar. (C) Lambung. (D) Jejunum. (E) Ileum. 04. Asam absisat melindungi tanaman yang mengalami kekurangan air melalui mekanisme… (A) Peningkatan pembentukan kutikula. (B) Penurunan tekanan turgor sel penjaga. (C) Peningkatan kecepatan pembelahan sel. (D) Penurunan kecepatan pembentangan sel. (E) Penghambatan pemanjangan sel epidermis. halaman 1 05. Pernyataan yang salah mengenai fotofosforilisasi siklik dan non siklik adalah… (A) Pada fotofosforilisasi non siklik sumber elektron yang memasuki Fotosistem II adalah molekul air, pada fotofosforilisasi siklik, sumber dari elektron adalah Fotosistem I. (B) Pada fotofosforilisasi non siklik penerima elktron terakhir adalah NADP, pada fotofosforilisasi siklik, penerima elektron terakhir adalah Fotosistem I. (C) Hasil dari fotofosforilisasi non siklik adalah ATP, NADPH, dan O2, sedangkan hasil dari fotofosforilisasi siklikhanya ATP. (D) Fotofosforilisasi non siklik melibatkan Fotosistem I dan II, fotofosforilisasi siklik hanya melibatkan Fotosistem II. 06. Perhatikan diagram saluran kreb berikut! Tahap dimana berlangsung hidrasi adalah (A) 1 dan 4 (B) 1 dan 5 (C) 2 dan 6 (D) 3 dan 7 (E) 3 dan 8 Kunci dan pembahasan soal ini bisa dilihat di www.zenius.net dengan memasukkan kode 3117 ke menu search. Copyright © 2013 Zenius Education SBMPTN 2013 Biologi, Kode Soal doc. name: SBMPTN2013BIO999 halaman 2 doc. version : 2013-10 | 07. Perhatikan gambar tahapan mitosis berikut! 10. Grafik berikut menunjukan kinerja insulin sintetis. Tahap telofase, metaphase, anaphase dan profasen ditunjukan oleh urutan angka…

SNMPTN 2012 - Siap Belajar
by top markotop 0 Comments favorite 27 Viewed Download 0 Times

SELEKSI NASIONAL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI Disertai TRIK SUPERKILAT dan LOGIKA PRAKTIS Fisika IPA Disusun Oleh : Pak Anang Kumpulan SMART SOLUTION dan TRIK SUPERKILAT Pembahasan Soal SNMPTN 2012 Fisika IPA Kode Soal 634 By Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com) 16. Gerak sebuah benda dijelaskan oleh grafik hubungan antara kecepatan dan waktu seperti ditunjukkan gambar di bawah ini. TRIK SUPERKILAT: Jarak adalah luas daerah pada grafik 𝑣 − 𝑡: 𝑣(m/s) 4 −5 8 𝑡(s) −10 𝑠 = Luas segiempat + Luas trapesium 1 = (𝑝 × ℓ) + 𝑡(𝑎 + 𝑏) 2 1 = (5 × 4) + 4(5 + 10) 2 = 20 + 30 = 50 m Jarak yang ditempuh oleh benda hingga detik ke-8 adalah .... A. 60 m B. 50 m C. 45 m D. 40 m E. 30 m Penyelesaian: Ingat! Pada gerak GLB, jarak dirumuskan dengan: 𝑠 = 𝑣𝑡 Pada gerak GLBB, jarak dirumuskan dengan: 𝑠 = 𝑣0 𝑡 + 1 2 𝑎𝑡 2 Dari grafik kita bisa melihat bahwa benda bergerak mundur secara GLB pada detik ke-0 hingga detik ke-4. Sehingga, jarak yang ditempuh benda saat bergerak GLB adalah: 𝑠1 = 𝑣𝑡 = (−5) × 4 = −20 m Lalu benda kembali bergerak mundur secara GLBB pada detik ke-4 hingga detik ke-8, benda mengalami perlambatan sebesar: ∆𝑣 −10 − (−5) −5 = = = −1,25 ms −2 ∆𝑡 8−4 4 Sehingga jarak yang ditempuh benda saat bergerak GLBB adalah: 𝑎= 𝑠2 = 𝑣0 𝑡 + 1 2 1 𝑎𝑡 = ((−5) × 4) + ( × (−1,25) × (4)2 ) = (−20) + (−10) = −30 m 2 2 Jadi total jarak yang ditempuh benda adalah: 𝑠 = 𝑠1 + 𝑠2 = (−20) + (−30) = −50 m (tanda negatif menyatakan benda bergerak mundur) Bimbel SBMPTN 2013 Fisika by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com) Halaman 1 17. Kedua ujung sebuah pegas yang memiliki tetapan pegas 50 N/m ditarik masing-masing dengan gaya sebesar 10 N yang saling berlawanan. Pertambahan panjang pegas tersebut adalah .... A. 0,0 m TRIK SUPERKILAT: B. 0,1 m Meskipun pegas menerima dua gaya yang sama besar dan C. 0,2 m berlawanan arah, bukan berarti pegas akan tambah panjang dua kali lipat. Karena kedua gaya tersebut adalah gaya aksi reaksi. D. 0,3 m Sehingga total pertambahan panjang pegas adalah 2𝑥. E. 0,4 m 𝐹 10 𝑥= Penyelesaian: 𝑘 = 50 = 0,2 m Ingat! Pada pegas berlaku: 𝐹 = 𝑘𝑥 Pada soal diketahui: 𝑘 = 50 N/m 𝐹1 = 10 𝑁 𝐹2 = −10 𝑁 (tanda negatif karena arah berlawanan dengan 𝐹1 ) Sehingga pertambahan panjang oleh sebuah gaya 𝐹 = 10 N pada pegas adalah: 𝐹 = 𝑘𝑥 ⇒ 𝑥 = 𝐹 10 = = 0,2 m 𝑘 50 𝑭𝟐 𝑭𝟏 𝑭𝟏 𝑭𝟐 𝒙 Jadi, meskipun ada dua gaya yang sama besar dan berlawanan pada pegas, namun dalam hal ini kedua gaya adalah pasangan gaya aksi-reaksi, sehingga gaya yang beriteraksi pada pegas sebenarnya hanyalah gaya sebesar 10 N saja. Jadi pertambahan panjang pegas adalah:...

TIGHTENING TORQUES 1199 PANIGALE (all versions) - Ducati

ACCESSORY AND OUTFIT ASSEMBLY AF FL steel ring nut - Passenger seat strap fastener SIDE STAND ASSEMBLY Finished side stand pivot - Side stand pivot pack fastener Finished centring rod pin - Rod reference dowel fastener for side stand spring Pin for spring centring rod hinge - Pin fastening for spring centring rod hinge Side stand magnet - Side stand magnet fastener CHAIN-SPROCKET ASSEMBLY TBEI screw M5x8 10.9 STSTR087 - Sprocket cover fastener TCEIF screw M10x1.25x30 10.9 STSTR110 - Sprocket fastener LIGHT ASSEMBLY AF screw 3.5x10 - Cover to conveyor fastener (only base version) AF screw 3.5x10 - Conveyor to headlight fastener (only S version) TBEIF screw M5x12 - Conveyor to headlight fastener (only base version) TEF screw M5x25 8.8 - Headlight to support fastener AF screw 4.5x12 UNI 9707 - Headlight to tail guard fastener TBEIF screw M5x16 10.9 - Special fastener to subframe TCEIF screw M5x12 8.8 - Turn indicator to number plate holder fastener INSTRUMENT ASSEMBLY AB FL M5 nut serpress - Silent block to headlight support fastener 2/17 Rev. 01 - 26/03/2012 Tightening torques 1199 Panigale_Rev01.doc TIGHTENING TORQUES - 1199 PANIGALE (all versions) Application description Thread pitch Torque: [Nm]±10% *[Nm]±5% Notes M37x1 M6x1 M6x1 40 8* 10 LOCTITE 128455 SHELL RETINAX HDX2 (Seq: 1-2-3 / 2-1-3) LOCTITE 243 M5x0,8 5 M6x1 M8x1,25 M8x1,25 M8x1,25 M35x1 M8x1,25 M6x1 M6x1 6* 19* 22* 22* 25* 10 10 10 SHELL RETINAX HDX2 (Seq: EST-INT-EST) SHELL RETINAX HDX2 SHELL RETINAX HDX2 SHELL RETINAX HDX2 SHELL RETINAX HDX2 LOCTITE 601 LOCTITE 222 LOCTITE 222 M5x0,8 M6x1 M5x0,8 M5 af M6x1 M5x0,8 M5x0,8 M5x0,8 M6x1 M5x0,8 5 10 5 2 4 6 4 5 8 3 LOCTITE 222 FRONT FORK ASSEMBLY Steering shaft to bottom yoke fastener TCEIF screw M6x22 8.8 - Base clamps on forks fastener Nut M6 UNI 5588 - Steering limit stop screw fastener TCEI special screw M5x9 collar 1.8x8.5 f/f - Bottom yoke to splashguard fastener (only base version) TCEI screw M6x25 8.8 - Marzocchi fork feet clamps to clevis pin fastener Ohlins fork feet clamps to clevis pin fastener (only S version) TCEIF screw M8x25 8.8 - Steering head clamps to fork fastener TCEIF screw M8x25 8.8 - Steering head clamps to steering shaft fastener Finished steering bearing ring nut - Steering shaft pack fastener Screw - Eyelet to Ohlins steering damper fastener (only S version) TBEIF screw M6x30 10.9 - Steering damper to frame fastener TCEIF screw M6x18 8.8 - Steering damper to handlebars fastener ELECTR.-ELECTRONIC ASSEMBLY TCEIF screw M5x22 8.8 - Electric system supports to frame fastener TEF screw M6x22 10.9 - Battery support to engine fastener TCEI screw M5x9 collar 8.5 - Cover to battery support fastener AF SCREW 5x16 - Fuse cable protection to battery support fastener TEIC screw - Cable eyelet to battery fastener TCEIF screw M6x10 8.8 - Cable eyelet to solenoid starter fastener Nut - Cable eyelet to starter motor fastener TBEIF M5x14 black large head screw - Wiring bracket to head fastener M5 self-locking nut serpress - Solenoid starter support to generator cover fastener TEF M6x25 screw - Voltage rectifier fastener TBEI screw M5x10 8.8 - ECU bracket fastener 3/17

Kelas III_SD_IPA_Sularmi.pdf
by cicak 0 Comments favorite 48 Viewed Download 0 Times

Puji syukur penulis sampaikan ke hadirat Tuhan Yang Mahaesa. Oleh karunia dan rahmatNya penyusunan buku Sains Ilmu Pengetahuan Alam, untuk kelas 3 SD dapat penulis selesaikan dengan baik. Penulisan buku ini bertujuan agar para siswa dapat lebih memahami sains sebagai suatu hal yang secara nyata terdapat pada kehidupan sehari-hari. Dalam buku ini memuat berbagai hal yang memenuhi petunjuk pengembangan buku ajar khususnya untuk pelajaran anak SD. Pada setiap bab juga terdapat berbagai bentuk evaluasi sebagai bentuk umpan balik terhadap materi yang disampaikan sebelumnya. Evaluasi berupa soal refleksi, pilihan ganda, isian, dan esai. Untuk memperkaya pengetahuan siswa, juga ditambahkan Wacana Salingtemas. Aspek afektif dan psikomotorik terasah melalui Tugas Proyek Sains. Di akhir setiap bab diberikan rangkuman materi terkait. Selain itu, juga diberikan Latihan Ulangan Umum Semester 1 dan 2. Buku ini juga dilengkapi berbagai ilustrasi dan gambar-gambar. Hal ini dilakukan agar anak-anak lebih tertarik dan mudah mempelajari materi yang disajikan. Bahasa yang digunakan telah disesuaikan dengan kemampuan penguasaan bahasa Indonesia untuk siswa SD. Dengan demikian, diharapkan para siswa lebih mudah mempelajarinya. Mudah-mudahan buku ini dapat dipergunakan dengan baik dan menjadi penunjang belajar anak. Jakarta, Mei 2008 Penyusun

Energy Efficient Motors Market worth $91.46 Billion by 2018

[330 Pages Report] Energy Efficient Motors Market report categorizes the global market based on Type Premium, Product (Synchronous (Permanent Magnet, Reluctance), Asynchronous (Squirrel Cage, Wound Rotor) and DC Motor (Brushless, Brushed) & Application forecasting 2013-18 – A PDF

Z1882 E Vehicle Alert Manual.indd - Winland Electronics, Inc.

The Vehicle Alert is a simple to use vehicle motion detection system that operates on the principle that any moving ferrous metal object will distort the Earth’s magnetic field to some degree. The technology used to measure this distortion is one of the most reliable forms of outdoor protection available. Unlike other outdoor motion detectors that sense heat, vibration or change in position of an object, the Vehicle Alert will sense only moving iron or steel. This makes the Vehicle Alert a selective sensor, reducing the possibility of false alarms from animals, falling tree branches, or people in an outdoor environment. By selectively placing the Vehicle Alert probe, you can detect vehicles entering or leaving an area as well as the unauthorized movement of a parked vehicle such as your car, a boat, or motor home. Objects not constructed of iron or steel can also be monitored by equipping them with a large magnet. When the object is moved past the probe, the Vehicle Alert will activate. Follow the instructions for temporary installation and try your own ideas such as monitoring the opening of steel garage doors or the movement of other selected objects. Once power is applied to the control console, a built-in start-up interval activates the six-minute Exit Delay. Both of the LEDs on the Vehicle Alert console should be on. At this time, the Vehicle Alert is unable to sound an alarm. Once the Exit...

« previous  123456789