SEARCH

Found 897 related files. Current in page 27

fungsi piston dan cylinder

nissan announces revised us pricing for 2013 rogue - Nissan-Infiniti ...

For Immediate Release NISSAN ANNOUNCES REVISED U.S. PRICING FOR 2013 ROGUE NASHVILLE, Tenn. (May 1, 2013) – Nissan North America, Inc. (NNA) today announced revised U.S. pricing for the 2013 Nissan Rogue crossover, which is effective May 3. Pricing is reduced $2,300 for all models of the Rogue, which continues to be one of Nissan’s most popular models. Rogue is offered in two trims, S and SV, along with three option packages – Special Edition, Premium Edition and SL Package. The new pricing is designed to enhance Rogue’s market competitiveness in the compact SUV segment. Manufacturer’s Suggested Retail Prices* (MSRP) for the 2013 Nissan Rogue include: Rogue S CVT FWD The 2013 Nissan Rogue continues to offer excellent value, while satisfying both the functional needs of the buyers and their emotional needs – including the versatility provided by a large 58 cubic feet of cargo space (with the rear seat folded down) combined with a 60/40 split rear seat and an available fold-down front passenger seat. Rogue also offers 28 mpg highway fuel economy, as well as a range of standard safety features including six air bags. The Rogue SL Package includes a class-exclusive Around View™ Monitor, which utilizes four separate cameras to create a virtual 360° overhead view of the Rogue and its surroundings when parking. Every Rogue features a standard 170horsepower 2.5-liter 4-cylinder engine, advanced Xtronic CVT® (Continuously Variable Transmission), Vehicle Dynamic Control (VDC), and 4-wheel disc brakes with Anti-lock Braking System (ABS). Rogue is available with an Intuitive All-Wheel Drive system or frontwheel drive...

2013 toyota RaV4 VS. 2013 NISSaN RoGUE RaV4 pRImaRy ...

DECEMBER 2012 2013 toyota RAV4 VS. 2013 NISSAN ROGUE The 2013 Nissan Rogue has been lauded for its sharp styling and sporty, small sedan-like handling. Rogue also provides passengers with a well-appointed interior, which gives it an upscale feel. Save for slight detail changes from year-to-year, Rogue remains unchanged since its introduction in 2007. For 2013, the fourth generation RAV4 hits the streets with a complete redesign, inside and out, which features 2013 Toyota RAV4 dynamic and strong styling cues, a bold, high-quality interior, enhanced, fun-to-drive handling attributes and a wealth of versatile features. The new RAV4 has everything it needs to go toe-to-toe with Nissan’s offering. rav4 primary strengths styling: On the inside and out, RAV4 has the bold styling customers look for in a crossover SUV. Having remained relatively unchanged over the years, Rogue just can’t keep up technology: With Display Audio, featuring a 6.1-in. touch-screen with an integrated backup camera display, and available Entune™, RAV4 provides owners with a level of technology that can’t be matched by Rogue versatility: Toyota’s available proactive Dynamic Torque Control All-Wheel Drive (AWD) system, standard and available driving modes and class-leading cargo capacity offers RAV4 customers versatility unmatched by Nissan Toyota QDR and Value: With class-leading airbags and Smart Stop Technology (SST), RAV4 offers greater front occupant security than Rogue. Throw in Toyota Care and compare EPA-estimated fuel economy ratings and RAV4 becomes an even more compelling choice nissan rogue at a glance Nissan Rogue offers a choice between two grades each with an upgrade package: S (S with Special Edition Package) and SV (SV with SL Package). It’s worth noting that this well-regarded crossover received a 5-Star Rating for Side-Impact Crash Safety from the National Highway Traffic Safety Administration (for the 2012 Rogue), as well as a Consumers’ Top Rated SUV under $25,000 from Edmunds.com (for the 2011 Rogue). • 2.5-liter DOHC 16-valve 4-cylinder engine with Continuously Variable Valve Timing Control System (CVTCS) • Front-wheel drive (FWD) • All-wheel drive (AWD) is optional • Xtronic CVT® (Continuously Variable Transmission) Retains all of the features of the Rogue S,...

dial bore gauge,sunnen dial bore gage,starrett dial bore gauge,mitutoyo dial bore gage,cylinder bore

Dial bore gauge is the best air pressure gauge, also called cylinder bore gauge, to be replacement of sunnen dial bore gauge, or starrett or mitutoyo dial bore gage, mainly use as engine or ball air pressure gauge.

Page 1 of 6 2011 Nissan Rogue | Vehicle Specs | Nissan USA

2011 Nissan Rogue | Vehicle Specs | Nissan USA Engine QR25DE – 2.5-liter DOHC 16-valve 4-cylinder engine Horsepower – 170 hp @ 6,000 rpm Torque – 175 lb-ft @ 4,400 rpm Emissions – Tier 2-Bin 5 Continuously Variable Valve Timing Control System (CVTCS) on intake valves Nissan Direct Ignition System with platinum-tipped spark plugs Electronic drive-by-wire Engine balancer system Drivetrain Front-Wheel Drive (FWD) Intuitive All-Wheel Drive (AWD) Xtronic CVT® (Continuously Variable Transmission) 2- or 4-wheel Active Brake Limited Slip (ABLS) Brakes 4-wheel vented disc brakes 4-wheel Anti-lock Braking System (ABS) Electronic Brake force Distribution (EBD) Brake Assist Suspension and Steering Front: Independent strut suspension Rear: Independent multi-link suspension Front and rear stabilizer bars Vehicle-speed-sensitive electric power steering Mood lighting Center console storage Overhead sunglasses storage Front seatback pockets Front door pockets Variable intermittent windshield wipers and rear intermittent wiper Rear defroster with timer Dual illuminated visor vanity mirrors Two 12-volt DC power outlets Cargo light Retractable cargo cover Cargo area tie-down hooks (four) Under-floor storage Seating and Appointments 6-way manual adjustable driver’s seat 6-way power adjustable driver’s seat with power lumbar 4-way manual front-passenger’s seat Fold-down front passenger’s seat 60/40 split fold-down rear seatbacks Cloth seat trim Premium cloth seat trim...

Permendikbud Nomor 71 tahun 2013 tentang Buku Teks Pelajaran

SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 71 TAHUN 2013 TENTANG BUKU TEKS PELAJARAN DAN BUKU PANDUAN GURU UNTUK PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 43 ayat (5) Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Tim Penelaah Buku telah melakukan penilaian kelayakan isi, kebahasaan, pelajaran dan buku panduan guru untuk digunakan dalam pembelajaran; b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Buku Teks Pelajaran dan Buku Panduan Guru untuk Pendidikan Dasar dan Menengah; Mengingat : Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301); 2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 71, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5410); 3. Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2011 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 141); 4. Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi...

TIK-SMA-Kelas11smt2 - Index of
by cicak 0 Comments favorite 137 Viewed Download 0 Times

Buku Pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi Kelas XI Semester II untuk Sekolah Menengah Atas dan Madrasah Aliyah Hak Cipta dan Merek Dagang Seluruh hak cipta dan merek dagang yang digunakan dalam buku ini merupakan hak cipta atau milik dari pemegang hak cipta atau merek dagang masing-masing pihak. Hak cipta penulisan ada pada penulis, hak cipta tata letak ada pada penata letak, hak distribusi ada pada Ristek, Diknas, dan Depkominfo. Linux adalah merek dagang Linus Torvalds. Peringatan dan Pernyataan Segala daya upaya telah dikerahkan agar buku ini dapat selengkap dan seakurat mungkin, walau begitu tidak ada pernyataan apapun mengenai kebenaran maupun kecocokannya. Segala informasi di buku ini disediakan berdasarkan apa adanya. Pengarang dan penerbit dengan segala hormat tidak bertanggung jawab pun tidak memiliki pertanggungjawaban kepada apapun atau siapa pun akibat terjadinya kehilangan atau kerusakan yang mungkin timbul yang berasal dari informasi yang dikandung dalam buku ini. Menuju masyarakat informasi berbasis pengetahuan merupakan tujuan yang hendak dicapai oleh bangsa Indonesia, khususnya dalam menciptakan dan meningkatkan kemandirian bangsa. Untuk itu berbagai kegiatan dan aktivitas dalam mencapai tujuan tersebut perlu dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan. Terkait dengan upaya tersebut, Kementerian Negara Riset dan Teknologi (KNRT) dalam hal ini Asisten Deputi Pengembangan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi merasa terpanggil untuk ikut berpartisipasi, mendukung dan mendorong program tersebut guna terciptanya kemandirian bangsa, sesuai dengan tugas, fungsi dan tanggung jawabnya. Melalui semangat Indonesia, Go Open Source! (IGOS) dengan berbagai manfaatnya berkeinginan turut serta untuk membesarkan program Buku Sekolah Elektronik (BSE) yang telah dicanangkan oleh Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. Salah satu wujud nyata untuk mensukseskan program BSE adalah melakukan kerjasama dengan para narasumber dan penulis buku Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), khususnya berbasis Open source untuk menerbitkan buku pelajaran TIK bagi siswa/ siswi Sekolah Menengah Atas/ Madrasah Aliyah (SMA/MA) dan pendidikan lain yang sederajat. Kontribusi yang kami berikan sangat kecil dan masih sangat jauh dari kesempurnaan. Namun demikian, kami berharap dengan awal yang kecil ini selanjutnya akan memberikan dampak luas di masa yang akan datang bagi bangsa dan negara Indonesia. Diharapkan terbitan ini dapat dimanfaatkan bagi para siswa/siswi (SMA/MA). Dengan demikian, pengenalan, penggunaan dan pemanfaatan open source dapat berlangsung sejak dini, dan sekaligus dapat menumbuhkembangkan kreativitas dalam menciptakan piranti lunak berbasis Open Source. Buku merupakan salah satu sarana penting dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. Salah satu permasalahan perbukuan dalam era otonomi daerah dewasa ini adalah ketersediaan buku yang memenuhi standar nasional pendidikan dengan harga murah yang dapat dijangkau oleh masyarakat luas...

Pengadaan Barang dan Jasa , akuntabilitas dan Penyimpangannya

BARANG/JASA PENGADAAN Akuntabilitas dan Penyimpangannya • KOMPONEN PENGADAAN 1. BARANG/JASA PENGGUNA 3. PENYEDIA 2. SUMBER DAYA (HARGA) PERTANGGUNG JAWABAN AKHIR 1. Barang/Jasa yang diadakan sesuai dengan kebutuhan yang memenuhi/mendukung fungsi pemerintahan/pelayanan masyarakat (Efektif); 2. Penggunaan Sumber Daya (Efisien); 3. Penyedia yang memiliiki kompetensi (Persaingan Terbuka) Barang/Jasa Yang Diinginkan • Hal-hal yang menentukan: Jenis Fungsi Kualitas Kuantitas Waktu diperlukan Lama penggunaan Tempat diperlukan Siapa yang menggunakan, dst. SPESIFIKASI BARANG • SPESIFIKASI KINERJA • SPESIFIKASI TEKNIS: – Persyaratan Minimum – Batasan Yang Diterima...

Peluang Korupsi dalam Proses Pengadaan Barang dan Jasa ...

Jumlah pengadaan barang dan jasa di lembaga publik rata-rata mencapai sekitar 15%-30% dari GDP. Banyaknya pengadaan barang dan jasa di lembaga-lembaga pemerintah, merupakan peluang yang menggiurkan dan tentunya meningkatkan resiko terjadinya korupsi. Besarnya kerugian akibat korupsi diperkirakan mencapai 10%-25% pada skala normal. Dalam beberapa kasus, kerugian yang ditimbulkan mencapai 40%-50% dari nilai kontrak. “Pengadaan Barang dan Jasa” –atau dalam istilah asing disebut sebagai procurement– muncul karena adanya kebutuhan akan suatu barang atau jasa, mulai dari pensil, seprei, aspirin untuk kebutuhan rumah sakit, bahan bakar kendaraan milik pemerintah, peremajaan mobil dan armada truk, peralatan sekolah dan rumah sakit, perlengkapan perang untuk instansi militer, perangkat ringan atau berat untuk perumahan, pembangunan, untuk jasa konsultasi serta kebutuhan jasa lainnya (seperti pembangunan stasiun pembangkit listrik atau jalan tol hingga menyewa jasa konsultan bidang teknik, keuangan, hukum atau fungsi konsultasi lainnya). Istilah pengadaan barang dan jasa diartikan secara luas, mencakup penjelasan dari tahap persiapan, penentuan dan pelaksanaan atau administrasi tender untuk pengadaan barang, lingkup pekerjaan atau jasa lainnya. Pengadaan barang dan jasa juga tak hanya sebatas pada pemilihan rekanan proyek dengan bagian pembelian (purchasing) atau perjanjian resmi kedua belah pihak saja, tetapi mencakup seluruh proses sejak awal perencanaan, persiapan, perijinan, penentuan pemenang tender hingga tahap pelaksanaan dan proses administrasi dalam pengadaan barang, pekerjaan atau jasa seperti jasa konsultasi teknis, jasa konsultasi keuangan, jasa konsultasi hukum atau jasa lainnya. Transparency International (TI) mendefinisikan korupsi sebagai suatu tindakan penyalahgunaan kekuasaan yang bertujuan menghasilkan keuntungan pribadi. Pengertian “keuntungan pribadi” ini harus ditafsirkan secara luas, termasuk juga di dalamnya keuntungan pribadi yang diberikan oleh para pelaku ekonomi kepada kerabat dan keluarganya, partai politik atau dalam beberapa kasus ditemukan bahwa keuntungan tersebut disalurkan ke organisasi independen atau institusi amal dimana pelaku politik tersebut memiliki peran serta, baik dari sisi keuangan atau sosial. Sejauh ini, jarang sekali ditemukan penjelasan terperinci dalam hukum kriminal tentang definisi korupsi. Umumnya, hukum kriminal masih mencampur-adukan tindak kejahatan korupsi dengan tindak kejahatan lainnya, yang kemudian juga disebut sebagai tindak pidana korupsi misalnya, penyuapan (baik pemberi maupun penerima) oleh para pejabat pemerintah baik lokal maupun asing dan perusahaan-perusahaan pribadi, pemberian uang pelicin, penipuan, penipuan data dalam tender, penggelapan, pencurian, tender arisan (kolusi antar sesama peserta tender), suap di lembaga legislatif, dan lain-lain. Biasanya, bentuk dan hukuman atas pelanggaran terhadap hukum kriminal masing-masing negara berbeda, meski pada intinya perbuatan tersebut merupakan tindak pidana korupsi. Korupsi adalah tindak kejahatan yang diatur. Hal tersebut berdasar pada kenyataan bahwa pemberi dan penerima suap adalah penjahat, maka diperkirakan kedua belah pihak akan berupaya untuk menutupi kejahatan mereka. Bentuk Korupsi dalam Proses Pengadaan Barang dan Jasa Dikutip dan disarikan dari Buku Panduan Mencegah Korupsi dalam Pengadaan Barang dan Jasa Publik, TII, 2006 Dalam pengadaan barang dan jasa di pemerintah, ada beberapa bentuk korupsi. Bentuk yang paling sering dilakukan dan terang-terangan adalah penyuapan dan pemberian uang pelicin (uang rokok, uang bensin dan sebagainya) hingga bentuk lainnya yang lebih halus dalam bentuk korupsi politik. Penyuapan vs Uang Pelicin. Biasanya, kasus penyuapan dalam jumlah yang besar diberikan kapada pejabat senior pemerintah (pembuat keputusan) untuk menghasilkan keputusan menguntungkan si penyuap. Sedangkan Uang Pelicin, biasanya berupa pemberian uang dalam jumlah yang lebih kecil, yang pada umumnya diberikan kepada pegawai rendahan dengan maksud untuk mempercepat atau mempermudah masalah terutama yang terkait persoalan hukum (misalnya dalam pemeriksaan bagasi oleh pihak bea cukai) atau uang pelicin untuk memperlancar pembayaran akibat keterlambatan pembayaran,...

2011 Subaru Impreza WRX STI - JapaneseSportCars.com

2011 Subaru Impreza® WRX® STI® Specifications Body 4-Door or 5-Door wide-body designs, 5-passenger Engine Horizontally opposed (Boxer), turbocharged/intercooled Block Specially reinforced die-cast aluminum with integral cast iron cylinder liners, five main bearings, semi-closed deck cylinder design Aluminum alloy cylinder heads with double overhead belt-driven camshafts (DOHC), four valves per cylinder, Subaru Dual Active Valve Control System (DAVCS) variable valve timing (operates on intake and exhaust valves) Aluminum alloy intake manifold, sequential multi-port fuel injection (MFI), electronic Symmetrical All-Wheel Drive with Driver Control Center Differential (DCCD) featuring three performance modes and six driver-selectable differential locking settings; mechanical and electronically controlled limited-slip center differential; helical limited-slip front differential and TORSEN® limited-slip rear differential (sensor inputs include steering angle, throttle position, RPM, lateral g, yaw, brake, ABS and wheel speed) Inverted struts with aluminum-alloy lower L-arms, crossmember stiffener bar, pillow ball bushings, coil springs, 21mm stabilizer bar, STI designed components and geometry (should include pillow ball in description) Double-wishbone type with coil springs and damper units, 19mm stabilizer bar and STI designed components and geometry Brakes Brembo Performance Brake System, power assisted 4-wheel disc with 4-channel, 4-sensor Super-Sport anti-lock brake system (ABS) with g-sensor; Electronic Brake-force Distribution (EBD), Brake Assist 13.0 in. ventilated with four-piston fixed position calipers Rear disc 12.6 in. ventilated with dual-piston fixed position calipers Steering Ratio Quick-ratio rack-and-pinion with engine-speed controlled variable power assist, variable-capacity power steering pump 15.0:1 Turns, lock-to-lock Turning circle Wheels 18 x 8.5JJ cast alloy (BBS® forged alloy wheel standard on STI Limited and 5-door STI) Tires 245/40R18 93W Dunlop SP Sport 600 summer performance tire Wheelbase...

2006-2008 Triumph Daytona 675 - HeliBars

2006-2008 Triumph Daytona 675 Installation Instructions – Part # TS675 (Page 1) 42mm taller WARNING: IMPROPER INSTALLATION COULD RESULT IN SERIOUS INJURY OR DEATH. HAVE A QUALIFIED MECHANIC INSTALL YOUR HELIBARS®. ***Please note that the bars are clearly marked. Engraved with TS675L for the left bar and TS675R for the right bar*** The new TracStar is a direct bolt on replacement for the stock factory clip-ons on 2006-07 Daytona 675s. No modifications are required for installation and all cables, hydraulic lines and wire looms remain in the stock locations. 1. Remove bar end damper weights. The tool shown in photo 1 is ideal for holding smooth surfaces and is available at Sears. Use a 3mm hex drive to remove damper screw. 2. Remove the two 5mm socket head cap screws that position and hold the bars to the bottom of the triple clamp. See photo 2. Use a 4mm hex drive. 3. Remove the top triple clamp. Loosen the two fork tube pinch bolts. It is not necessary to remove them, just make sure they’re very loose. Loosen and remove the steering stem nut. Use a 38mm (1 ½”) socket. Place the triple clamp on a rag in front of the fork tubes. 4. Remove front brake reservoir from factory bracket. Loosen and remove bolt and lock nut. They will be re-used but the factory mount should be stored with the right handlebar. 5. Remove the right factory clip-on: a. Remove the cap clamp that holds master cylinder to the bar. Remove from bar and rest on a rag. b. Loosen the two screws that clamp the throttle housing enough to let it move freely c. Hold the throttle cables up and remove the two screws and cover that hold the right control housing in place. Remove from right bar (see photo 3). d. Loosen right bar fork tube pinch bolt. Use a 6mm hex drive. Slide up fork tube and withdraw the stock bar from throttle housing. 6. Install the right TracStar clip-on. (The right bar has the reservoir mount attached in shipping). a. Remove the screw, washer and the reservoir mount before installing. Set them aside for now. This is necessary because the mount blocks the TracStars’ fork clamping pinch bolts. b. Slide the throttle housing onto the right TracStar clip-on until it is flush with the end of the handlebar, place over the fork tube and slide it down so there is more than 1” of fork tube above the top of the TracStar fork clamp. Leave the throttle housing loose for now and install right side control housing, cover and two screws. Reverse step 5c (above) to install. Installation Instructions – Part # TS675 (Page 2) c. Carefully re-mount front brake master cylinder so as not to scratch surface of bar tube. Notice the clamping cap has an up mark. Install both 6mm screws, but only lightly tighten the top screw only. 7. Left side stock handlebar removal: a. Remove clutch lever clamp mounting screws. Set on rag. b. Remove the two screws that hold the left side control housing halves together. Notice that the forward screw is longer. c. Loosen left bar clamping pinch bolt and remove from the fork tube. Remove left grip (use a small screw driver under the grip and pour a small amount of rubbing alcohol into the space to break seal, then twist to remove). 8. Install the left side TracStar HeliBar: a. Slide down over the fork tube and leave over 1” of fork tube above bar clamp top surface. Install clutch lever and switch housing. b. Position triple clamp over fork tubes and stem and carefully slide down until fully seated. It may be helpful to pull the bike over to the right on the side stand to take some of the bind out of the front end and align the forks and steering stem. Install the steering stem nut and lightly hand tighten. Torque the two triple clamp fork pinch bolts to 12 ft. lbs. Turn the forks carefully (because the bars are loose) to the full right steering stop. Torque the steering stem nut to 66 ft lbs. (90 newton metres). c. Pull both left and right bars up until they contact the bottom of the top triple clamp. Install the two clip-on locating screws and put some forward pressure on the bars as you tighten the two screws. (Refer to photo 2). d. Torque the two TracStar fork clamp pinch bolts to 12 ft. lbs. 9. Install front brake reservoir:...

 232425262728293031