SEARCH

Found 24 related files. Current in page 1

efek samping mengonsumsi es teh manis

©ujiantulis.com
by top markotop 0 Comments favorite 36 Viewed Download 0 Times

Latihan Soal Sbmptn 2013 Tes Potensi Akademik (TPA) ----------------------------------------------------------------Created by ujiantulis.com (sebagian dari 5 Paket Latihan Sbmptn) Panitia SBMPTN Akan Menerapkan 5 Paket Soal Sbmptn Untuk Antisipasi perjokian dan kecurangan (Menurut Dr Anwar Effendi Kepala Humas dan Protokoler UNY/Kedaulatan Rakyat ) - Oleh karena itu ujiantulis.com memberikan 5 Paket Latihan Soal Sbmptn plus Pembahasannya untuk membantu kesuksesan peserta Sbmptn 2013. 1. Semua peserta SBMPTN 2013 mengerjakan Soal TPA. Sebagian peserta SBMPTN mengerjakan soal TPA kode 65. Simpulan yang tepat adalah ... (A) (B) (C) (D) (E) semua peserta SBMPTN mengerjakan Soal TPA, tidak mengerjakan soal TPA kode 65. semua peserta SBMPTN mengerjakan Soal TPA, mengerjakan soal TPA kode 65. semua peserta SBMPTN tidak mengerjakan Soal TPA, tidak mengerjakan soal TPA kode 65 sebagian peserta SBMPTN tidak mengerjakan Soal TPA, mengerjakan soal TPA kode 65. sebagian peserta SBMPTN yang mengerjakan Soal TPA, tidak mengerjakan soal TPA kode 65. ©ujiantulis.com 2. Ananda adalah lulusan SMAN 1 Bandung. Ananda akan mengikuti SBMPTN 2013. Banyak di antara para peserta yang akan mengikuti SBMPTN 2013 malas belajar. Ihsan adalah teman Ananda. Simpulan yang tepat adalah … (A)Ananda malas belajar. (B)Ihsan malas belajar. (C)Ihsan mungkin akan mengikuti SBMPTN 2013. (D)Semua teman Ihsan rajin. (E)Semua teman Ananda malas. 3. … berhubungan dengan JARUM, sebagaimana PETANI berhubungan dengan … (A) Dokter – pupuk (D) Penjahit – cangkul (B) Penjahit – padi (E) Perawat – sawah (C) Dokter – nelayan Copyright©ujiantulis.com all rights reserved | Distributed by info.sbmptn.web.id Page 1 4. … berhubungan dengan STETOSKOP, sebagaimana PELUKIS berhubungan dengan … (A) Dokter – kuas (B) Penyakit – pemandangan (C) Perawat – penyair (D) Pasien – galeri (E) Kesehatan – penghayatan 5. … berhubungan dengan SENAPAN, sebagaimana PETENIS berhubungan dengan … (A) Perang – medali (D) Tembakan – latihan (B) Tentara – raket (E) Perang – lapangan (C) Peluru – net 6. … berhubungan dengan KURSI, sebagaimana GULA berhubungan dengan … (A) Meja – gelas (D) Meja – kopi (B) Kayu – manis (E) Kayu – tebu (C) Kantor – pabrik 7. … berhubungan dengan KERAMIK, sebagaimana KERTAS berhubungan dengan … (A) Pot – buku (D) Keras – lunak (B) Lantai – majalah (E) Tanah liat – kayu (C) Tanah liat – buku ©ujiantulis.com 8. ... berhubungan dengan MOBIL, sebagaimana REL berhubungan dengan ... (A) Sopir – kereta api (D) Jalan raya – kereta api (B) Sopir – masinis (E) Ban – kereta api (C) Masinis – jalan raya 9. ... berhubungan dengan PANAS, sebagaimana ES berhubungan dengan ... (A) Kopi – teh (B) Api – dingin (C) Cuaca – minuman (D) Matahari – gula (E) Khatulistiwa – kutub 10. …. berhubungan dengan LAUT, sebagaimana PETANI berhubungan dengan ... (A) Perahu – cangkul (D) Ikan – padi (B) Jaring – cangkul (E) Nelayan – sawah (C) Nelayan – padi 11. …. berhubungan dengan TEPUNG, sebagaimana PAKAIAN berhubungan dengan ... Copyright©ujiantulis.com all rights reserved | Distributed by info.sbmptn.web.id Page 2 (A)Timbangan – penampilan (B)Mentega – celana (C)Roti – kain (D)Pasar – toko (E)Adonan – ukuran

1.1 latar belakang
by Hermawan 0 Comments favorite 94 Viewed Download 0 Times

BAPPEDA Kabupaten Probolinggo 1.1 LATAR BELAKANG Kabupaten Probolinggo merupakan wilayah dengan karateristik geologi dan geografis yang cukup beragam pegunungan/dataran tinggi. Adanya mulai dari perbedaan kawasan karateristik pantai ini hingga menyebabkan perbedaan perlakuan pada masing-masing kawasan, terutama pada kawasan kawasan yang dimungkinkan sebagai kawasan rawan bencana alam. Kawasan rawan bencana alam adalah kawasan yang sering atau berpotensi tinggi mengalamai bencana alam. Perlindungan terhadap kawasan rawan bencana alam dilakukan untuk melindungi manusia dan kegiatannya dari bencana yang disebabkan oleh alam maupun secara tidak langsung oleh perbuatan manusia. Kriteria kawasan kawasan rawan bencana alam adalah kawasan yang diidentifikasi sering dan berpotensi tinggi mengalami bencana alam seperti letusan gunung berapi, gempa bumi, tanah longsor dan kebakaran. Pemanfaatan ruang yang tidak sesuai dengan daya dukung lingkungannya menjadi salah satu penyebab terjadinya bencana alam yang berakibat kerugian material dan sumberdaya. Penataan ruang yang tepat merupakan salah satu upaya mitigasi bencana (mencegah bencana atau mengurangi efek dari bencana). Selain itu peta rawan bencana yang ada juga bisa dijadikan alat dalam menyusun rencana tata ruang dalam mengambil kebijakan Selain itu, ketegasan pemerintah daerah dalam penerapan zoning regulation (peraturan zona) yang menjadi acuan dalam pemberian ijin mana kawasan yang boleh atau tidak boleh dibangun juga diperlukan sebagai instrumen pengendalian pemanfaatan ruang. Ditambah dengan adanya kejelasan dalam mekanisme pemberian insetif atau disinsentif praktek pembangunan di kawasan rawan bencana. Laporan Akhir Studi Identifikasi Kawasan Rawan Bencana Di Kabupaten Probolinggo

Menguak Risiko, Menggagas Makna Baru ... - PreventionWeb

Laporan Pengkajian Global tentang Pengurangan Risiko Bencana 2011 (2011 Global Assessment Report on Disaster Risk Reduction) disusun ketika bencana-bencana terus menyapu bersih hidup dan penghidupan jutaan penduduk di dunia. Dampak gempa bumi yang dahsyat di Haiti pada Januari 2010 dan banjir di Pakistan pada Juli 2010 menunjukkan betapa risiko bencana dan kemiskinan saling berkaitan erat. Sementara itu, pada 2011, banjir di Australia, gempa bumi di Christchurch, Selandia Baru, dan bencana gempa bumi, tsunami dan nuklir di Jepang timur laut yang meluluhlantakkan yang terjadi ketika laporan ini dikirim ke percetakan merupakan pengingat yang sangat tidak menggembirakan betapa negara-negara maju juga sangat terpapar. Ratusan bencana lain yang kurang terpantau secara internasional yang terkait dengan variablitas iklim telah menyebabkan dampak luar biasa di Benin, Brazil, Kolombia, Filipina dan negara-negara lain... UPAYA-UPAYA GLOBAL: EFEK HFA Jumlah dan kualitas tinjauan terhadap kemajuan pencapaian Kerangka Aksi Hyogo (Hyogo Framework for Action/HFA) merupakan bukti meningkatnya kepedulian untuk mengurangi risiko bencana. Pembahasan tentang indikator-indikator dan kemajuan membantu terciptanya satu bahasa dan pemahaman yang sama. Meskipun telah tercapai perkembangan yang menggembirakan ... MENGUNGKAP RISIKO: IMBAL TUKAR YANG NYATA UNTUK PILIHAN YANG BERWAWASAN Skala kerugian yang terus berulang dan yang mungkin terjadi secara maksimum semata semestinya sudah cukup untuk membuat pemerintah terperangah dan bergerak melakukan tindakan Pemerintah-pemerintah mengemban tanggung jawab atas sebagian besar dari perkiraan kerugian secara keseluruhan dan mereka jarang mempunyai kontinjensi pembiayaan untuk memenuhi tanggung jawab tersebut... MENGGAGAS MAKNA BARU PEMBANGUNAN: MENINGKATKAN PENANGGULANGAN BENCANA Pembangunan harus dimaknai ulang agar peka terhadap risiko-risiko bencana dan iklim Skala investasi publik jauh lebih besar dari investasi saat ini dalam manajemen risiko bencana. Instrumen-instrumen jaminan sosial yang ada saat ini bisa diadaptasi untuk bisa menjangkau jutaan penduduk dengan biaya tambahan yang relatif rendah. Program-program penciptaan lapangan kerja sementara dapat menyumbang pada pembentukan asetaset komunitas yang mengurangi risiko. Manajemen risiko bencana berbasis ekosistem seringkali menghasilkan rasio biaya-manfaat yang sangat menarik. Pendekatan-pendekatan konvensional terhadap perencanaan dan pelaksanaan tata guna lahan telah gagal Pendekatan-pendekatan yang betul-betul partisipatif memberi peluang untuk meningkatkan prakarsaprakarsa setempat yang inovatif...

kunci-jawaban-lks - WordPress – www.wordpress.com

KUNCI JAWABAN UJI KOMPETENSI BAB I : KONSEP DASAR JARINGAN II . Uraian 1. Cara menghubungkan komputer dimana masing-masing workstation di hubungkan langsung dengan server / HUB Kelebihannya : fleksibel, penambahan workstation mudah, kontrol terpusat dan kerusakan mudah terdeteksi. Kelemahannya : boros kabel, HUB jadi elemen kritis dan perlu penanganan khusus. 2. Server : komputer yang dipakai sebagai pengendali / melayani fasilitasfasilitas yang diperlukan workstation. Client : komputer menggunakan fasilitas-fasilitas yang disediakan server. Kelebihannya : kecepatan akses tinggi dan keamanan lebih terjaga. Kelemahannya : tergantung dari server dan biaya relatif mahal. 5. Keunggulannya : kecepatan akses lebih tinggi, sistem keamanan lebih terjaga dan backup data lebih baik. Kelemahannya : biaya operasional mahal, spesifikasi hardware server tinggi dan ketergantungan terhadap server. 6. Persamaan : merupakan sama-sama jenis jaringan internet Perbedaan : LAN == arean jangkauan kerja terbatas MAN == area jangkauan kerja sedang / lebih luas WAN == area jangkauan kerja sangat luas seringkali mencakup sebuah negara / benua. 7. Persamaan : merupakan sebuah jaringan antar komputer dengan area tak tak terbatas. Perbedaan : topologi internet masih banyak menggunakan kabel sedang topologi wireless tanpa kabel. 1. Setiap ujung kabel diberi terminator 50 Ohm. Panjang maks kabel 1000 feet ( 185 m ) per segmen Setiap segmen maks terkoneksi 30 perangkat jaringan Kartu jaringan menggunakan transceiver onboard, kecuali repeater Maks ada 3 segmen terhubung satu sama lain Setiap segmen sebaiknya dilengkaoi dengan ground Panjang min antar T connector 1,5 feet ( 0,5 m ) Maks panjang kabel dlm satu segmen 1.818 feet ( 555 m ) 2. Jawaban ada pada LKS halaman 25. 3. Karena masing-masing kabel harus memenuhi syarat sbb: * Kualitas isolasi / belitan kabel * Besarnya frekuensi yang digunakan * Efek induksi sangat kecil 4. Penyambungan disarankan untuk menggunakan standar internasional sbb: Straight Cable : Crossover Cable Pin 1 : putih orange ----- putih orange * putih orange ------ putih hijau Pin 2 : orange ----- orange...

Pemanfaatan Hasil Samping Penggilingan Padi dalam Menunjang ...

Sistem Agroindustri di Pedesaan Sri Widowati Balai Penelitian Bioteknologi Tanaman Pangan, Bogor ABSTRACT Use of Side Products of Rice Mills in Support of Agroindustry. Sri Widowati. Rice is the most important food crop in Indonesia. Rice production, processing, and distribution activities need more labours and may become sources of income to the farmers. The country’s rice production rate is relatively low, i.e. 50% of the population growth rate. Therefore, rice production need to be imporved by increasing of the crop productivity, breeding through conventional and modern technologies (biotechnology), extensification, as well as post harvest handling and processing of side product from rice mills. Type of rice grain polish affected the physical quality of rice. Type of grain friction resulted in lower rice brewers (2%), glossy, but low whiteness (41%). Type of grain abrassiveness type resulted in higher rice brewers (5%), but seem to be more whiteness (55%). Polishing rate enfluenced the yield recovery of the side product, especially for rice bran; the higher polishing rate, the higher of rice bran recovery. Side product from rice mills are rice husk (15-20%), rice bran (8-12%), and rice brewer (±5%). The annual rice production of the country is approximately 49.8 million ton. This means that about 7.5-10 million ton of rice husk, 4-6 million ton of rice bran, and 2.5 million ton of rice brewer were produced annually. The use of side product from rice mills were still limited. Rice brewer is commonly used material for traditional food product, flour, and high protein rice flour. Rice husk is used for planting media, fuel, component in brick making. Coarse bran was used as animal feed, while the fine bran was used in making traditional food and extrusion product. High nutrient content of stabilized rice bran can be used as raw material in food and non-food industries. Key words: Rice, side product of rice mill, agroindustry B beras merupakan komoditas yang sangat penting di Indonesia. Betapa pentingnya beras bagi kehidupan bangsa Indonesia, dapat dikaji peranannya dalam aspek bu-daya, sosial, ekonomi,bahkan poli-tik. Produksi, prosesing, dan distri-busi beras merupakan salah satu sumber pendapatan dan tenaga kerja yang besar dalam perekono-mian Indonesia. Beras dikonsumsi oleh lebih dari 40% penduduk Indonesia (Damardjati, 1997). Konsumsi beras per kapita meningkat tajam dari 110 kg pada tahun 1968 menjadi 146 kg pada tahun 1983 dan kenaikan tampak lamban setelah tercapai swasembada beras. Beberapa hal yang memacu peningkatan kebutuhan beras,yaitu peningkatan konsumsi per kapita,peningkatan populasi dan Hak Cipta  2001, Balitbio perbaikan ekonomi yang mendorong bergesernya pola makan dari nonberas ke beras (Kuntowijoyo, 1991)...

Værvarsel for Valle Menir - Yr.no

Langtidsvarselet viser ventet vær på dagtid. Temperatur- og vindvarselet gjelder for kl 12, symbolet og nedbørvarselet for kl 12-18. Treffsikkerheten på prognosene er svært god de første dagene, og avtar utover i perioden. www.yr.no/sted/Nicaragua/Granada/Valle_Menir/ NRK og Meteorologisk institutt står bak yr.no, som har varsel for sju millioner steder i hele verden. Joko Hermat?ianto,et al penerimaan masyarakat terhadap beberapa jenis bahan pangan. Bekatul men~pakan hasil samping penggilingan padi yang secara nasional sangat banyak. Damardjati dan Oka .( 1389) serta BPS (1985) melaporkan ballwa dalam penggilingan padi dihasilkan produk utanla bempa beras sebesar 60 66%, hasil samping berupa bekatul 8 12% dan nlenir sebesar 5 8%.Produk b.eras Indonesia tahun 1995 adalah 49,74 juta ton (BPS, 1995), Jadi tersedia bekatui sekitar 4 - 6 juta tonjtahun dan menir sekitar 2,5 - 4 juta ton/ tahun. Dengan pertimbangan ketersediaan yang cukup serta nilai gizi bekatul yang tinggi yaitu protein 14%, lemak 18%, karbohidrat 36%, abu 10% dan serat kasar 12% serta kaya akan vitamin, nlaka hasil sarnping itu cukup potensial untuk dikembmgkan. Nainun kekayaan nilai gizi tersebut juga mempunyai sisi negatif: yaitu cepatnya terjadi proses kerusakan, rnisalnya hasil smping rnudah mengalami ketengikai~ sebagai akibat dari oksidasi Iemak meGadi komponen sederI1ana seperti asan lemak, peroksida oleh enzim lipase y a ~ g banyak terdapat pada bekatul/menir. Salah satu altematif bentuk pengolaha~lpangan dari menir, bekatul, dan Jagung yaitu dengan teknologi ekstrusi. Secara umum produk ekstrusi disukai oleh masyarakat temtama olch anak-anak dan renlaja dan kebanyakan dikonsumsi sebagai makanan ringan (snack). Meuntungan proses ekstmsi antara lain produktifitas tinggi. bentuk produk sangat khas dm banyak variasinya, mutu produk tinggi karena penlasakan dilahkan pada suhu tinggi d a l m jangka waktu yang pendek. sehingga seperti efek yaitu mikroba mati n m u n kemsakan gizi kecil serta biaya d m pemakaian energi per satuan produksi proses eistmsi adalah rendah (Smith, 138 1). Tujuan PeneIitlan ini beauJuan untuk mengkaji sifat fisikokimia dan nilai gizi produk ekstmsi dari hasil samping penggllingan padi (menir, bekatul) dan jagung dalam upaya peningkahn manfaat dan nilai ekonornisnya. Menir Beras (Oryza sativa L.) mempunyai komposisi kmia yang dipengamhi oleh varietas dan keadaan Lingkungan. Menumt Adair (1972) di dalam Irfan (19931, komposisi kimia dari b e m Proses Ekstrusi Menir & Bekorul Joko Hernzanianto, et a1 giling terdiri dari kadar air (12%), kadar protein (6.7'361, kadar lemak (0,4%), kaIoril100 gram (36.0%), kadar serat (0,3%0. d m kadar abu (0.5%) Bekatul Bekatul memiliki kandungan protein (13,30%), lemak (15,80%), karbohidrat (50,80%), serat kasar (1 1,80%) yang tinggi dan kadar air (9,70%). Bekatul Juga merupakan sumber vitamin I31 (2,26 mg!100g),E dan mempakan sumber mineral yaitu fosfor (1386 mg/100g), besi (19,40 n1g/100g) dan kalium (1495 ang/100g)serta mengandung senyawa a~tikarsinogenik yang mngkin disebabkan oleh tingginya kmdungan "dietary fiber" (Burkit, 1971 disitir Sycilia, 1990).Jagung,,Jagung mengandung protein (9,2961, lemak 43,9%) d m karbohidrat (73,7%) (Direbrat gizi Depkes N,1981). Koswara (1982) disitir Polina (1995) mengatakan pati jagung terdiri dari amilosa 15% dan arnilopektin 45%, tetapi pada keadaan tertentu kmdungm amilosa ini dapat mencapai 30%. Kedua Jenis moIehl pati hi, mempakm polimer dengan BM yang tinggi yang disusun oleh D-glukosa. Arnilopektin adalah molekul ber~abangyang dapat mengandung 40.000 atau lebih unit molehl glukosa. h i l o s a adalah molekul tmtai lurus yang dapat rnengandung 1000 unit glukosa...

Proses Ekstrusi untuk Pengolahan Hasil Samping Penggilingan Padi

PROSES EKSTRUSE UNTUK PENGOLAHAN MASIL SAMPENG PENGGELENGAN PAD1 (MENBR DAN BEKATtJI,) Joko ~ermanianto",Z a ~ a ~ulandari"danErni ~ m a w a t i ~ ) ~ekafuf.merupakan hasil safnping penggilingan padi yang secara nasioizal cukup banyak yaitu tersedia bekatul sekitar 4 - 6 juta ton/tahun dun menir sekitar 2,5 - 4 juta toidtahun. Deizgan pertimbangan ketersediaan yang cukup serta nilai gizi bekatul yang tinggi yaittc protein 14%, lenzak 18%, karbohidrat 36%, abu 10% dan serat kasar 12% serta kaya akan vitairrin ~naka hasil sanlping itu cukup potensial untuk dikembangkan. Peneliliar? ini bertujuan zi~zfuk mengenzbangkai7 produk ekstrusi hasil .sninpir?g penggilingan pndi (bekaeul, menir) dan jagung daiam upaya peningkatan manfaat dan nilai ekononzi~?-ya. Pda penelitian ini dilakukan percobaan pembuatan produk dengan berbagai .forr~rir/asi (campurani antara bekatul, menir d m jagung. Fornzulasi yang dibuat ndalah sebagai berikut : jagung (1 00%), menir (1OQ%j,menir :bekatul (90 :lo), menir : bekatul (80 :20), inenir :bekatul (30 : 70), menir :bekatul (40 :60), menir : bekatul (50 : 5 0 ) , nzenir : bekatul (60 : 40). rwenir : bektul : jagung (33,3 : 33,3 :33,3j, dan ntenir :bekatul :jagurzg (50 :25 :25). Hasil uji$sik nzutu produk ekstrusi inenunjukkan dengan sentakin mer~irirgknt persentase bekatul didalam fon?2ulasi akan menurunkan nilai derajat gelatinisasi, rasio pengembangai~,indeks keiarutan dalani air (11. dan indeks penyerapan air(lPA) . Untuk tekstur produk , .sentakin Hr~ggi 10)persentase bekatul didalain produk , tekstur semakin keras. Analisa nutrisi produk ekstrusi meliputi kadar air, kadar abu, kadar protein d a kadar lerrrak. Untuk kadar air berkisar antara 5,13% sarnpai 7,01%. k-adar air prodztk ekstrusi tidhk tergantung pada formulasi produk. Sedangkan untuk kadar abzc, kndnr protein don kndar len~ak tergantztng pa& ,fomzulasi produk. Dengan menir~gkafnya persentnse bekatul dalam produk akai? rnetlingkatkan kndnr abu, kadm protein dai? kadar lemak dari produk Hal ini disebabkan A-adar abu, kadar protein don kadnr leinak dari bekatul relatif lebih tinggi dibnndingka~~ dengan kndar ahu, kadar protein dan lindar len~ak dari bekatul. Nilai gizi produk ekstrusi khususn~ln niiai asani amino semakin ~ne~zingkat dengan semakin tingginya persentase bekatul dalant fownulasi produk. Hasil uji orgatzoleptik terhadap teksrur dari kesepuluh forn~ulanzenu~?jukkn~7 bahwa penanzbahan bekatul lebih besar dari 30% menurunkan nilai penerinlaan ko~zsurnen, hnik dari segi rasa, urnma, aroma mauput? kerenvahan. Pei~urunan tingkot kesukaan terhadap rnsa sebapi akibat dari munculva "after taste" pahit karena adanya kompnner~ saponin dalain bekatul, ~zantun dengan penanrhahnn jagung dapat memperbaiki nilai kesukaan secara organoleptik. PENDAHULUAN Pernanfaatan sumber daya pertanian & beberapa negara berkembang rnasih sangat kurag. Salah satu cara untuk rneningkatkan sumberhya pertanian tersebut adalah dengarr cam pengmekaragman Gara pengolaha yang bemjuan untuk meningkatkan penlmfaatan dan It,Jumsan Teknologi Pangan dan Gizi, FATETA-IPB 'Mahasiswa Junrsan Teknologi Pangan dan Gizi, EATETA-IPB...

Proses Ekstrusi untuk Pengolahan Hasil Samping Penggilingan Padi

tersedia bekatul sekitar 4 - 6 juta ton/tahun dun menir sekitar 2,5 - 4 juta toidtahun. ... (bekaeul, menir) dan jagung daiam upaya peningkatan manfaat dan nilai ...hasil safnping penggilingan padi yang secara nasioizal cukup banyak yaitu tersedia bekatul sekitar 4 - 6 juta ton/tahun dun menir sekitar 2,5 - 4 juta toidtahun. Deizgan pertimbangan ketersediaan yang cukup serta nilai gizi bekatul yang tinggi yaittc protein 14%, lenzak 18%, karbohidrat 36%, abu 10% dan serat kasar 12% serta kaya akan vitairrin ~naka hasil sanlping itu cukup potensial untuk dikembangkan. Peneliliar? ini bertujuan zi~zfuk mengenzbangkai7 produk ekstrusi hasil .sninpir?g penggilingan pndi (bekaeul, menir) dan jagung daiam upaya peningkatan manfaat dan nilai ekononzi~?-ya. Pda....

LAPORAN PENGKAJIAN HUKUM TENTANG MEKANISME ...

LAPORAN PENGKAJIAN HUKUM TENTANG. MEKANISME BANTUAN MILITER ASING. DI INDONESIA DALAM PENANGGULANGAN BENCANA ALAM. Oleh : ...Bencana alam merupakan fenomena alam yang tidak dapat diprediksi kapan akan terjadinya. Seperti halnya bencana alam Tsunami di Nangroe Aceh Darussalam (NAD), berimbas pula di kepulauan Nias Sumatera Utara yang terjadi pada tanggal 26 Desember 2004. Akibat bencana tsunami tersebut banyak menimbulkan kerugian baik korban jiwa yang mencapai lebih dari 100.000 orang meninggal serta korban hilang yang mencapai puluhan ribu jiwa dan juga harta benda yang jumlahnya mencapai milyaran rupiah. Di samping itu hampir seluruh sarana dan prasarana serta bangunan di kota Banda Aceh, Meulaboh, Aceh Jaya dan sekitarnya tersapu bersih.

PAKET 2 CONTOH SOAL DAN PEMBAHASAAN IPA SMP

Kunci Jawaban : A Pembahasan : Efek yang dapat ditimbulkan karena pemakaian narkotika dan psokotropika antara lain sebagai berikut. 1. Sedatif ...Disajikan tabel besaran dan satuan atau tabel hasil suatu percobaan, peserta didik dapat menentukan pasangan besaran fisika tertentu dan satuannya yang sesuai...

« previous  123