SEARCH

Found 554 related files. Current in page 12

contoh-laporan-powerpoint

Laporan Naratif Filantropi bencana Gempa Yogyakarta-Jateng oleh ...

Filantropi masih merupakan terminologi yang belum cukup diketahui dan dipahami oleh masyarakat dunia usaha. Pendataan yang dilakukan oleh PPF dengan mengambil momentum penyaluran bantuan kepada korban bencana gempa Yogyakarta-Jateng oleh perusahaan, menghadapi hambatan pertama berupa keawaman subyek riset terhadap difinisi filantropi. Termasuk didalamnya, ketidak pahaman terhadap maksud dan tujuan sebuah upaya penguatan filantropi. Subyek riset juga sulit untuk memahami bahwa aksi kedermawanan bukan sebuah niat baik berlandaskan keikhlasan semata, namun juga perlu dikembangkan, dikelola secara profesional, transparan sehingga dapat berjangka panjang serta memberi manfaat yang maksimal guna mengatasi permasalahan sosial di sekitar. Hasil pendataan masih jauh dari yang diharapkan, namun berhasil memotret pemahaman mendasar dan cara pandang yang sangat berbeda antara PPF, sebagai sebuah lembaga yang bercita-cita meningkatkan mutu kedermawanan, dengan pelaku kedermawanan (perusahaan) yang beranggapan bahwa aksi filantropinya, bahkan tidak perlu diketahui oleh pihak lain. Subyek riset memiliki kekawatiran dan rasa tidak percaya yang cukup tinggi, menanggapi keinginan PPF untuk mengetahui pengalaman dan pola-pola filantropi yang mereka lakukan. Beberapa perusahaan mengungkapkan secara terbuka hal tersebut, sebagian besar lainnya langsung melakukan penolakan dan menutup diri terhadap berbagai upaya penjelasan dan pendekatan. Bencana gempa melanda wilayah Yogyakarta dan sebagian Jawa Tengah pada 26 Mei 2006, pukul 05.53 WIB, selama 57 detik dengan kekuatan 5,9 Skala Ritcher. Pusat gempa berada di lepas pantai Samudera Hindia, sekitar 38 km selatan Yogyakartakarta dengan kedalaman 33 kilometer1. Peristiwa ini menimbulkan kerusakan di 5 wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta yakni, Bantul, Sleman, Yogyakarta, Kulon Progo dan Gunung Kidul, serta 6 kabupaten di Jawa Tengah meliputi Klaten, Magelang, Boyolali, Sukoharjo, Wonogiri dan Purworejo. Bantul dan Kabupaten Klaten mengalami kerusakan paling parah. Total korban meninggal mencapai 5.857 jiwa, korban luka-luka 37.229 jiwa, rumah penduduk yang rata dengan tanah tidak kurang dari ...

Laporan lengkap
by Hermawan 0 Comments favorite 121 Viewed Download 0 Times

Potensi bencana alam yang tinggi pada dasarnya tidak lebih dari sekedar refleksi fenomena alam yang secara geografis sangat khas untuk wilayah tanah air kita. Indonesia merupakan Negara kepulauan tempat dimana tiga lempeng besar dunia bertemu, yaitu: lempeng Indo-Australia, Eurasia dan Pasifik. Interaksi antar lempeng-lempeng tersebut lebih lanjut menempatkan Indonesia sebagai wilayah yang memiliki aktivitas kegunungapian dan kegempaan yang cukup tinggi. Lebih dari itu, proses dinamika lempeng yang cukup intensif juga telah membentuk relief permukaan bumi yang khas dan cukup bervariasi, dari wilayah pegunungan dengan lereng-lerengnya yang curam dan seakan menyiratkan potensi longsor yang tinggi hingga wilayah yang landai sepanjang pantai dengan potensi ancaman banjir, penurunan tanah dan tsunaminya (Sadisun, 2005-2006). Berbagai potensi bencana alam yang mungkin timbul sudah sebaiknya harus kita kenal agar karakter bahaya alam tersebut dapat kita minimalkan dampaknya. Selain itu, potensi bencana alam ini telah diperparah oleh beberapa permasalahan lain yang muncul di tanah air kita yang memicu peningkatan kerentanannya. Laju pertumbuhan penduduk yang sangat tinggi merupakan salah satu contoh nyata, sehingga akan banyak membutuhkan kawasan-kawasan hunian baru yang pada akhirnya kawasan hunian tersebut akan terus berkembang dan menyebar hingga mencapai wilayah-wilayah marginal yang tidak selayaknya dihuni. Tidak tertib dan tepatnya perencanaan tata guna lahan, sebagai inti dari permasalahan ini merupakan faktor utama yang menyebabkan adanya peningkatan kerentanan. Peningkatan kerentanan ini akan lebih diperparah bila masyarakat sama sekali tidak menyadari dan tanggap terhadap adanya potensi bencana alam di daerahnya. Pengalaman memperlihatkan bahwa kejadian-kejadian bencana alam selama ini telah banyak menimbulkan kerugian dan penderitaan yang cukup berat sebagai akibat dari perpaduan bahaya alam dan kompleksitas permasalahan lainnya. Untuk itu diperlukan upaya-upaya yang komprehensif untuk mengurangi resiko bencana alam, antara lain yaitu dengan melakukan kegiatan migitasi. Bencana (disaster) merupakan fenomena sosial akibat kolektif atas komponen bahaya (hazard) yang berupa fenomena alam/buatan di satu pihak, dengan kerentanan (vulnerability) komunitas di pihak lain. Bencana terjadi apabila komunitas mempunyai tingkat kapasitas/kemampuan yang lebih rendah dibanding dengan tingkat bahaya yang mungkin terjadi padanya. Misalnya, letusan G. Merapi dan bahaya lainnya gempa bumi, banjir, gerakan tanah, dan lainnya tidak akan sertamerta menjadi bencana apabila komunitas memiliki kapasitas mengelola bahaya. Bencana cenderung terjadi pada komunitas yang rentan, dan akan membuat komunitas semakin rentan. Kerentanan komunitas diawali oleh kondisi lingkungan fisik, sosial, dan ekonomi yang tidak aman (unsave conditions) yang melekat padanya. Kondisi tidak aman tersebut terjadi oleh tekanan dinamis internal maupun eksternal (dynamic pressures), misalnya di komunitas institusi lokal tidak berkembang dan ketrampilan tepat guna tidak dimiliki. Tekanan dinamis terjadi karena terdapat akar permasalahan (root causes) yang menyertainya. Akar permasalahan internal umumnya karena komunitas tidak mempunyai akses sumberdaya, struktur dan kekuasaan, sedang secara eksternal karena sistem politik dan ekonomi yang tidak tepat. Oleh karenanya penanganan bencana perlu dilakukan secara menyeluruh dengan meningkatkan kapasitas dan menangani akar permasalahan untuk mereduksi resiko secara total. Siklus penanggulangan bencana yang perlu dilakukan secara utuh. Upaya pencegahan (prevention) terhadap munculnya dampak adalah perlakuan utama. Tsunami tidak dapat dicegah. Pencegahan dapat dilakukan pada bahaya yang manusia terlibat langsung maupun tidak langsung. Pada tsunami misalnya. Pencegahan dapat dilakukan rakyat dengan membuat bendung penahan ombak, bangunan panggung tahan ombak, penataan ruang dan sebagainya. Agar tidak terjadi jebolnya tanggul, maka perlu disusun save procedure dan kontrol terhadap kepatuhan perlakuan. Walaupun pencegahan sudah dilakukan, sementara peluang adanya kejadian masih ada, maka perlu dilakukan upaya-upaya mitigasi...

QUICK GUIDE Data dan Informasi Bencana ... - WordPress.com

Bencana merupakan bagian dari kehidupan manusia yang datang tanpa diduga kapan, dimana dan bagaimana terjadinya. Hal ini menyebabkan ketidaksiapan masyarakata dalam menghadapi dan akhirnya menimbulkan korban dan kerusakan. Fenomena bencana sebagian besar merupakan kejadian berulang pada tempat yang sama, sehingga dapat dilakukan analisa untuk ke depan dengan menggunakan data historis bencana-bencana sebelumnya. Melalui Data dan Informasi Bencana Indonesi (DIBI) dapat dilihat historis kejadian bencana yang terjadi di Indonesia mulai tahun 18152012. Dalam DIBI dapat disajikan data bencana mulai tanggal kejadian, lokasi, korban dan kerusakan yang ditimbulkan. Analisa yang dapat disajikan melalui DIBI ini adalah grafik, statistik, peta tematik dan crosstab. . PERMINTAAN Berfungsi untuk membuat permintaan data kejadian bencana yang akan ditampilkan. Isikan rentang tanggal (YYYY MM DD), dari kapan sampai kapan. Rentang tanggal juga bisa diisikan hanya pada tahun saja. Apabila ingin melihat semua data maka rentang tanggal tidak usah diisi, langsung klik pada “OK”. . LIHAT DATA Berfungsi untuk melihat data kejadian bencana yang diminta. Fungsi ini sama dengan “LIHAT DATA” pada permintaan. Semua data bencana yang diminta akan ditampilakn secara rinci dan berdasarkan database yang tersimpan. GRAFIK Berfungsi untuk menampilkan grafik data kejadian bencana. Grafik dapat berupa grafik batang dan diagram pie (kue). Klik pada “BUAT GRAFIK” maka akan ditanpilkan grafik variabel bencana berdasarkan tahun kejadian. STATISTIK Berfungsi untuk menampilkan data statistikkejadian bencana seperti jumlah, rata-rata, maksimum, varian,dan deviasi standar. Mulai dari lokasi, dampak bencana, korban dan kerusakan. Klik “LANJUT” maka akan ditampilkan data kejadian bencana sesuai dengan permintaan. Data hasil tampilan dapat disimpan dalam bentuk EXCEL maupun CSV. Cara menyimpanya klik pada pojok kanan tulisan “BUAT EXCEL CSV”. Data secara otomatis akan tersimpan dan dapat digunakan sewaktu-waktu. LAPORAN Berfungsi untuk menyajikan laporan bencana sesuai dengan pernintaan. Data yang tersedia hampir sama dengan di menu statistic. Klik “LANJUT” untuk mendapatkan laporan yang diminta. Hasil dari laporan ini dapat disimpan dalam bentuk EXCEl, CSV dan XML. PETA TEMATIK Berfungsi untuk menampilkan peta tematik berdasarkan variable yang diinginkan. Klik pada “BUAT PETA” maka akan menampilkan sebaran kejadian bencana di Indonesia secara langsung. Peta ini dapat didownlaod dengan cara klik kanan pada peta dan simpan sebagai gambar. CROSSTAB Berfungsi untuk mengetahui hubungan antara 2 variabel. Pilih variable pada kolom tersedia kemudian klik “TAMBAH’. Selanjutnya klik “LANJUT” untuk mendapatkan hasil crosstab sesuai yang diinginkan. Tabel ini dapat dianalisa lebih lanjut dengan menggunakan analisa statistikkhusus untuk tabulasi silang (crosstab). Hasil ini dapat disimpan dalam EXCEl dengan menekan tombol “BUAT EXCEL” di pojok kanan atas.

SIMULASI PENANGGULANGAN BENCANA - WordPress.com

TELAH DIUJICOBAKAN DALAM GLADI LAPANG CALON ANGGOTA KS R PMI KOTA YOGYAKA RTA 2005 2. Deskripsi Tugas a. Satuan Tugas Penanggulangan Bencana 1) Umum Membantu PMI Cabang Kota Yogyakarta dalam pelaksanaan tugas Penanggulangan Bencana; 2) Khusus a) Merencanakan segala kegiatan yang berhubungan dengan Penanggulangan Bencana; b) Menyiapkan Poskodal di PMI Cabang Kota Yogyakarta, di lokasi bencana, dan di tempat lain yang di anggap perlu; c) Memberikan bantuan dan pertolongan kepada korban; d) Membuat dokumentasi Penanggulangan Bencana; e) Membuat laporan harian kepada PMI Kota Yogyakarta; f) Melakukan koordinasi dan kerja sama dengan pihak lain yang terkait (Satlak Penanggulangan Bencana). b. Komandan Satuan Tugas 1) Memimpin dan bertanggung jawab atas kegiatan PB; 2) Merencanakan, mengkoordinasikan, dan memberikan penugasan kepada Base Camp Officer, On Field Officer, Triage Officer, dan Regu; 3) Melakukan pengawasan dan pengendalian kepada seluruh komponen Satuan Tugas; 4) Melakukan koordinasi dengan Satlak PB dan instansi lain yang terkait; 5) Membuat laporan kepada PC PMI Kota Yogyakarta. c. Base Camp Officer Bertanggung jawab kepada Komandan Satgas 1) Merencanakan dan melakukan setting Base Camp secara menyeluruh termasuk sanitasi, penerangan/ sumber listrik, saluran air bersih,dan keamanan/ketertiban base camp, dengan dibantu oleh reguregu yang menjadi wewenangnya; 2) Mengkoordinasikan dan memberikan penugasan kepada Regu : Base Camp, Komunikasi, Hubungan Masyarakat, TMS, Rumah Sakit Lapangan, Dapur Umum, Ambulans; 4) Menunjuk Koordinator Regu; 5) Membuat laporan. d. On Field Officer 1) Bertanggung jawab kepada Komandan Satgas; 3) Merencanakan, melakukan pencarian dan penyelamatan korban di Crash Area dan Collecting Area, dengan dibantu oleh regu-regu yang menjadi wewenangnya; 4) Mengkoordinasikan dan memberikan penugasan kepada Regu Pertolongan Pertama dan Regu Pencari; 5) Menunjuk Koordinator Regu; 6) Membuat laporan.

LAPORAN TAHUNAN 2012.pdf - data online skpd pemerintah ...

Puji Syukur kami panjatkan Kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas kasih dan rahmat-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan Laporan Tahunan 2012 Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura merupakan salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah di Kota Jayapura yang berkewajiban menyusun Laporan Tahunan 2012 untuk memberikan gambaran sejauh mana pelaksanaan Kegiatan yang telah dicapai dan sebagai bahan informasi bagi pimpinan berkenaan dengan pelaksanaan kegiatan yang telah dilaksanakan. Dengan tersusunnya Laporan Tahunan 2012 Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura, maka diharapkan bisa menjadi acuan untuk Pembangunan Kota Jayapura. Demikian Laporan Tahunan 2012 Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura dibuat dan atas perhatiannya disampaikan terima kasih. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura dibentuk berdasarkan Peraturan Walikota No. 15 Tahun 2010 tentang Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura dan dilanjutkan dengan Peraturan Daerah Kota Jayapura No. 12 Tahun 2011 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura. Urusan Penanggulangan Bencana merupakan Urusan Wajib yang harus dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Sebagai badan baru dilingkungan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Kota Jayapura, Badan Kota Jayapura akan terus melakukan pembenahan-pembenahan kedalam agar dapat melaksakan tugas-tugasnya dengan baik. Keadaan Alam seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor dan lain sebagainya mengisyaratkan kepada pemerintah untuk bersikap tanggap dan antipatif dalam menyingkapi berbagai kemungkinan buruk apabila fenomena alam tersebut terjadi di Kota Jayapura . Langka selanjutnya kedepan Badan Penanggulang Bencana Daerah (BPBD) Kota Jayapura akan selalu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait sehingga tindak lanjut dari adanya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD ) ini dapat efektif. Adapun tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah tersebut diantaranya menetapkan pedoman dan pengarahan terhadap usaha penanggulangan bencana yang mencakup pencegahan bencana, penanggulangan darurat, rehabilitasi, serta rekonstruksi serta kebutuhan penyelenggaraan penanggulangan bencana berdasarkan per UndangUndangan serta menyusun, menetapkan dan menginformasikan peta rawan bencana alam dan lain-lain sebagainya. Untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintah secara luas, nyata dan bertanggungjawab maupun pelaksanaan pembangunan secara menyeluruh, maka Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya telah berupaya secara kontinyu dan terus menerus dalam usaha Penanggulangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura

Microsoft PowerPoint Tutorial (PDF) - Biochemistry

The Department of Biochemistry currently has three general use Macintosh computers in room 302 of the Biochemistry Addition. They are available to all Biochemistry students via fob access. DoIT maintains a list of computer labs on campus that are open to all students. You can view the list at http://www.doit.wisc.edu/computerlabs/labs.asp. If you would like to purchase Microsoft PowerPoint, it is available at a substantial discount from DoIT ($81) as part of the Microsoft Office Suite, see http://wiscsoftware.wisc.edu/wisc/. Need more help? The Media Lab staff in rm 401 is there to help. They can teach you how to make, or consult and help you make, or completely create your PowerPoint talk for you. You can find out more information on the web at http://www.biochem.wisc.edu/medialab. The Media Lab’s web site contains many “How to’s” on popular problems you will run in to as you create your PowerPoint presentations, Posters and Research articles. Ready to give your talk? The Biochemistry auditoriums in rooms 175 & B1118, have built-in computers. These Macintosh computers have drives for floppies, CDs, zip discs, pen drives, and are also on the Department’s network. Feel free to bring your personal laptop in and connect it to the built-in projection system in either of these rooms. Remember, to be safe, test your talk I N A D V A NC E of your presentation date. The rooms are fob accessible. Whenever you intend to “show” your presentation on a computer other than the one it is developed on, it is a good idea to place a copy of the file, AND a copy of any included movies, into a special transfer folder, then use that folder to move the files to the second computer. • Place a folder called “Movies” in the same transfer folder as your presentation. • Place the movies you want to include into this “Movies” folder. • Use the Insert/Movies mode of PPT to place those movies into your presentation. • Now, when you move the transfer folder to any other computer, a copy of each required movie goes too, AND, they are in a folder (relative path) that your presentation can recognize and use.

Microsoft PowerPoint Tutorial
by d4vid 0 Comments favorite 39 Viewed Download 0 Times

Microsoft PowerPoint 2007™ is a presentation program which allows users to create engaging presentations for slide shows, meetings, and web pages. The program allows the user to quickly and easily create professional looking presentations that include pre-defined designs and the ability to create animations. This tutorial covers the basic functionality of the software. o start MS PowerPoint click on the Start Menu on the bottom left corner of your desktop and select Start→All Programs→Microsoft Office →Microsoft Office 2007. The MS PowerPoint 2007 interface brings out all the functionality of the software using tabs rather than drop-down menus. You should get acquainted with the different parts of the main window: Slide: A content holder for text and images. To insert additional slides click New Slide under the Slides section of the Home tab. The slide below is called the Title slide where you should enter the title of your presentation and information related to you, your organization, and colleagues. Text box: A box outlined by dotted lines is where you enter your textual content. Slides tab: A tab located in the left pane named Slides shows mini-versions of your slides and allows you to view many slides at once. Outline tab: A tab located in the left pane name Outline that shows mini-versions of your slides but only the text. Notes section: The section below the slide where you can write notes relating to the slide. This can be used by the presenter for practicing the presentation or handed out to the audience.

Microsoft Powerpoint 2011 Tutorial
by d4vid 0 Comments favorite 41 Viewed Download 0 Times

To begin Microsoft PowerPoint, go to Macintosh HD > Applications > Microsoft Office 2011 > Microsoft PowerPoint (Figure 1). Select PowerPoint Presentation from the Project Gallery if a blank document does not open. Figure 1. Navigation to Microsoft Powerpoint on a Mac Computers crash and documents are lost all the time, so it is best to save often. Saving Initially Before you begin to type, you should save your document. To do this, go to File > Save As. Microsoft PowerPoint will open a dialog box (Figure 2) where you can specify the new file’s name and location where you want it saved. Once you have specified a name and a place for your new file, press the Save button. By default, the format for PowerPoint 2011 is .pptx (Figure 3 ) not .ppt like in previous versions. Note: If you want to save your document on a Mac and then open it on a PC you must specify a file extension (i.e. .ppt). Usually your computer will do this for you, but if it does not you must do this process while in Save As. Once you have named your document, you can give it a file extension by clicking in the Format box. Click PowerPoint 97-2004 Presentation for the correct file extension and make sure Append File Extension is checked. Figure 2. Saving Dialog Box for Compatible Version (.ppt). Figure 3. Saving Dialog Box for 2011 Version (.pptx). Saving Later After you have initially saved your blank document under a new name, you can begin writing your paper. However, you will still want to periodically save your work as insurance against a computer freeze or a power outage. To save, ...

Microsoft Powerpoint 2010 Tutorial
by d4vid 0 Comments favorite 34 Viewed Download 0 Times

To begin Microsoft PowerPoint, go to Start Menu > All Programs > Microsoft Office > Microsoft PowerPoint 2010 (Figure 1). Select PowerPoint Presentation from the Project Gallery if a blank document does not open. Computers crash and documents are lost all the time, so it is best to save often! Saving Initially Before you begin to type, you should save your document. To do this, go to File > Save As (Figure 2). Microsoft PowerPoint will open a dialog box where you can specify the new file’s name and location where you want it saved. Once you have specified a name and a place for your new file, press the Save button. By default, the format for PowerPoint 2010 is .pptx (Figure 3) not .ppt like in previous versions. Note: If you want to save your document on a Mac and then open it on a PC you must specify a file extension (i.e. .ppt). Usually your computer will do this for you, but if it does not you must do this process while in Save As. Once you have named your document, you change the file extension by clicking Save As Type > PowerPoint 97-2003 Presentation (Figure 4). After you have initially saved your blank document under a new name, you can begin writing your paper. However, you will still want to periodically save your work as insurance against a computer freeze or a power outage. To save,...

Microsoft PowerPoint Advanced
by d4vid 0 Comments favorite 55 Viewed Download 0 Times

CREATED BY: ANNE MARIE ESPINOZA|| TA B L E O F C O N T E N T S|| ABOUT CREATING PRESENTATIONS|| Open Microsoft PowerPoint .....6 Blank .......... 7 Existing Presentation.......... 7 About Design Template .............7 About Layouts .......... 7 Templates with Suggested Content .......... 7 A Template on a Web Site.......... 7 A Template on Microsoft.com .......... 7 Slide Design ......8 Title Slide............. 8 Add a New Slide......... 9 Inserting Slides ...........10 HYPERLINKING SLIDES|| About Hyperlinks and Action Buttons...... 11 Create a Hyperlink .......... 12 Edit a Hyperlink............................. 13 Screen Tips with Hyperlinks............... 14 Insert an Action Button ................... 15-18 Emphasize a Hyperlink with Highlighting or a Sound ............. 19 Assign a Hyperlink to a Toolbar Button .................. 20-21 Remove a Hyperlink, but not the Text or Object That Represents It...... 21 Remove a Hyperlink and the Text or Object that Represents It ......... 22 Create a Table of Contents Slide that Links to Custom Shows ........ 22-26 Create a Hyperlink to a specific slide in another Presentation .......... 27-28 Create an e-Mail Hyperlink.......................... 29-30 ABOUT WORKING ON A CHART|| Create a new chart in PowerPoint ....... 31 Modify & Animate a Chart ...................32-33 ABOUT TABLES|| Inserting a Table in PowerPoint ......... 34-35 Inserting Table from another program as a linked object or an embedded object .... 36 What is a linked object?.................... 36 What is an Embedded Object? ................. 36 Inserting Table from another program as a linked object ............ 37-38 Inserting Table from another program as an embedded object .........39-40 FLOW CHARTS|| Draw a Flowchart................... 41 Arrange Objects Equal Distances from Each Other..... 42 Add Connectors Between each of the Shapes ........ 43 Add Text to the Shapes ..................... 44 Change the Line Color to the Connectors ..... 44 Change the Line Style to the Connectors........ 45 ABOUT INSERTING TEXT INTO YOUR PRESENTATION|| Text in Word or Rich-Text Format ......... 46-47 VIDEO|| Insert a movie (or video) .......48-49 Resize a Movie............................ 50-51 Loop a Sound or Movie ................ 52-53 Hide Sound Icon During a Slide Show............ 54 SET TIMINGS FOR A SLIDE SHOW|| Set Timings Manually ..................... 55 Record Timings While you Rehearse................. 56 Set up a presentation to start automatically ........ 57 Set up a presentation to run in a continuous loop..... 58 Changes Tracked in PowerPoint............... 59 About Working with Different Versions of PowerPoint ..... 60 ABOUT DELIVERING PRESENTATIONS|| On-Screen Presentations ........... 62 Online Presentations .................63 Overhead Transparencies......... 64 Paper Printouts ........... 64 Notes, Handouts and Outlines........... 65-67 Office of Instructional Technology ©2006

 8910111213141516