SEARCH

Found 378 related files. Current in page 5

contoh proposal basket

Beaded Natural Waist Wedding Dress

Traditional tulle sweetheart strapless ball gown basket woven bodice features jewel beaded natural waist rhinestone buttons down back, full tulle skirt spills into chapel length train wedding dress.http://goo.gl/mdp8jZ

Consumer Products Packaging Design - Wright Design

It is important to use a step by step organized approach to develop packaging design. Among other things, it helps to define which steps are client responsibilities and which are responsibilities of the design firm. 1. The first step in the process is for the client to describe the assignment to the design firm, assemble all relevant information and materials, list product benefits and key points in their priority of importance and clarify any mandatories. A “mandatory” is something that is required for the category or company. A “category” example would be the legal way a product should be described. A “company” example could be that the company president doesn’t like the color red. That means that the designer won’t use red! 2. The second step is for the design firm to prepare a proposal for the client. The proposal should include the designer’s understanding of the assignment and responsibilities, and how the designer plans to execute the assignment, spelling out deliverables, timetables and costs for each module or phase in the process. 3. The third is the most important step in the design process and it has nothing to do with graphics. The client and/or the design firm must develop a Communications Strategy that includes a strong USP - Unique Selling Proposition - (sometimes referred to as a Brand Positioning or the Brand Essence) as well as specific design direction for the specific project. The USP gives the trade and consumer a clear understanding of what makes your product different and better than your competition. There is nothing more important to the designer than to have a clear, powerful Brand Positioning to execute.

Great More info about her On line Technological advances

The thought of cyberspace is usually a methodical gaze designed with an image develop individuals from all around the world 1 lone proposal.

Laporan lengkap
by Hermawan 0 Comments favorite 104 Viewed Download 0 Times

Potensi bencana alam yang tinggi pada dasarnya tidak lebih dari sekedar refleksi fenomena alam yang secara geografis sangat khas untuk wilayah tanah air kita. Indonesia merupakan Negara kepulauan tempat dimana tiga lempeng besar dunia bertemu, yaitu: lempeng Indo-Australia, Eurasia dan Pasifik. Interaksi antar lempeng-lempeng tersebut lebih lanjut menempatkan Indonesia sebagai wilayah yang memiliki aktivitas kegunungapian dan kegempaan yang cukup tinggi. Lebih dari itu, proses dinamika lempeng yang cukup intensif juga telah membentuk relief permukaan bumi yang khas dan cukup bervariasi, dari wilayah pegunungan dengan lereng-lerengnya yang curam dan seakan menyiratkan potensi longsor yang tinggi hingga wilayah yang landai sepanjang pantai dengan potensi ancaman banjir, penurunan tanah dan tsunaminya (Sadisun, 2005-2006). Berbagai potensi bencana alam yang mungkin timbul sudah sebaiknya harus kita kenal agar karakter bahaya alam tersebut dapat kita minimalkan dampaknya. Selain itu, potensi bencana alam ini telah diperparah oleh beberapa permasalahan lain yang muncul di tanah air kita yang memicu peningkatan kerentanannya. Laju pertumbuhan penduduk yang sangat tinggi merupakan salah satu contoh nyata, sehingga akan banyak membutuhkan kawasan-kawasan hunian baru yang pada akhirnya kawasan hunian tersebut akan terus berkembang dan menyebar hingga mencapai wilayah-wilayah marginal yang tidak selayaknya dihuni. Tidak tertib dan tepatnya perencanaan tata guna lahan, sebagai inti dari permasalahan ini merupakan faktor utama yang menyebabkan adanya peningkatan kerentanan. Peningkatan kerentanan ini akan lebih diperparah bila masyarakat sama sekali tidak menyadari dan tanggap terhadap adanya potensi bencana alam di daerahnya. Pengalaman memperlihatkan bahwa kejadian-kejadian bencana alam selama ini telah banyak menimbulkan kerugian dan penderitaan yang cukup berat sebagai akibat dari perpaduan bahaya alam dan kompleksitas permasalahan lainnya. Untuk itu diperlukan upaya-upaya yang komprehensif untuk mengurangi resiko bencana alam, antara lain yaitu dengan melakukan kegiatan migitasi. Bencana (disaster) merupakan fenomena sosial akibat kolektif atas komponen bahaya (hazard) yang berupa fenomena alam/buatan di satu pihak, dengan kerentanan (vulnerability) komunitas di pihak lain. Bencana terjadi apabila komunitas mempunyai tingkat kapasitas/kemampuan yang lebih rendah dibanding dengan tingkat bahaya yang mungkin terjadi padanya. Misalnya, letusan G. Merapi dan bahaya lainnya gempa bumi, banjir, gerakan tanah, dan lainnya tidak akan sertamerta menjadi bencana apabila komunitas memiliki kapasitas mengelola bahaya. Bencana cenderung terjadi pada komunitas yang rentan, dan akan membuat komunitas semakin rentan. Kerentanan komunitas diawali oleh kondisi lingkungan fisik, sosial, dan ekonomi yang tidak aman (unsave conditions) yang melekat padanya. Kondisi tidak aman tersebut terjadi oleh tekanan dinamis internal maupun eksternal (dynamic pressures), misalnya di komunitas institusi lokal tidak berkembang dan ketrampilan tepat guna tidak dimiliki. Tekanan dinamis terjadi karena terdapat akar permasalahan (root causes) yang menyertainya. Akar permasalahan internal umumnya karena komunitas tidak mempunyai akses sumberdaya, struktur dan kekuasaan, sedang secara eksternal karena sistem politik dan ekonomi yang tidak tepat. Oleh karenanya penanganan bencana perlu dilakukan secara menyeluruh dengan meningkatkan kapasitas dan menangani akar permasalahan untuk mereduksi resiko secara total. Siklus penanggulangan bencana yang perlu dilakukan secara utuh. Upaya pencegahan (prevention) terhadap munculnya dampak adalah perlakuan utama. Tsunami tidak dapat dicegah. Pencegahan dapat dilakukan pada bahaya yang manusia terlibat langsung maupun tidak langsung. Pada tsunami misalnya. Pencegahan dapat dilakukan rakyat dengan membuat bendung penahan ombak, bangunan panggung tahan ombak, penataan ruang dan sebagainya. Agar tidak terjadi jebolnya tanggul, maka perlu disusun save procedure dan kontrol terhadap kepatuhan perlakuan. Walaupun pencegahan sudah dilakukan, sementara peluang adanya kejadian masih ada, maka perlu dilakukan upaya-upaya mitigasi...

The Ellen Bayard Weedon East Asia Travel Grant

The Ellen Bayard Weedon East Asia Travel Grant Faculty Application Form Personal Information Name Local address Telephone E-mail Travel Information Destination Proposed dates of departure/return Program Proposal Please attach a research proposal, describing how you intend to spend your time in East Asia. Financial Information Estimated total cost of travel, proposed program, and living expenses while in East Asia: Round trip air fare: $ Living expenses: $ Other expenses: $ Total: $ Personal share of cost: $ Other sources of funding: $ *Those working in the area of art and architecture are encouraged to apply for the Weedon Foundation Faculty Travel Award administered by Daniel Ehnbom for further funding. Total Ellen Bayard Weedon East Asia travel grant request $ Signature__________________________________ Date

Case Study - DCS Replacement.pdf - Optimation

In addition to the skilled trades resources used during the dismantlement and installation of new panels, Optimation Rockwell’s Batch Server provided crane operators to lift the equipment from second provided S88 compatible story access, providing a true full service solution for the functionality to manage client. batches. Sub-recipes for similar products greatly simplified recipe creation, avoiding duplication of data. Despite a feeling that the new batch server would run more smoothly, the client remained concerned that lack of a manual panel would slow testing. Consequently, Optimation devised a manual mode screen that could run phases in the controllers without need for the Batch Server to be functioning. This was an even better solution than the manual panel, since the phase logic performed a series of small operations that could still be constrained by interlocks and permissives. This Installed Drive Panels and Operator Panel in the Field was the best of both worlds, manual operation coupled with the added safety of having to follow standard safeguards. Syste m H e a l t h In addition to having the conduit pre-installed and the electrical cables pre-bundled, Optimation was also able to perform an upgrade to the field wiring in the silo area to Class 2 Div 2 standards. This was not part of the automation proposal scope, but was able to be done at the same time to provide greater peace of mind. Another identified risk area was to ensure that existing documentation was accurate and that all instrumentation R esu lt s operated correctly. If a motor was wired backwards or a switch was stuck, a lot of valuable startup time could be The client was very pleased with the on-time and on-budget performance of this project. The production rate also increased wasted needlessly. by 5%, which was achieved due to faster system response in In cooperation with the on-site maintenance crew, the system changing over jobs and running campaigns. was thoroughly inspected to ensure that the wiring list was correct and all instrumentation functioned properly. Any areas that needed maintenance were fixed or identified in advance. 50 High Tech Dr. Rush, NY 14543 585-321-2300 ph 585-321-2700 fax www.optimation.us

menggunakan buku pelajaran dengan efektif.pdf - Staff UNY

Buku pelajaran merupakan salah satu sumber belajar yang memberikan andil cukup besar dalam upaya memperluas kesempatan memperoleh pendidikan dan meningkatkan mutu proses dan hasil pembelajaran (B.P. Sitepu, 2005: 114). Kebutuhan akan buku pelajaran semakin terasa ketika jumlah dan mutu guru yang tersedia belum memadai. Di tempat-tempat tertentu, masih banyak guru yang mengandalkan buku pelajaran sebagai satu-satunya sumber belajar dan pembelajaran. Guru mempersiapkan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran dengan mengacu sepenuhnya pada isi buku pelajaran. Siswa juga menggunakan buku pelajaran di sekolah dan di rumah sebagai sumber belajar utama. Kebijakan tiap sekolah dalam memberikan buku pelajaran secara gratis untuk setiap siswa didasarkan pada prinsip perlakuan yang sama dan kesetaraan kesempatan. Karena alasan inilah, buku pelajaran secara luas digunakan dan bisa dipastikan akan terus digunakan sampai tahun-tahun mendatang. Hal ini terlihat dari keberterimaan yang relatif luas terhadap buku pelajaran sebagai sumber belajar yang berharga, khususnya bagi mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Oleh karena itu, penting bagi guru untuk mulai belajar bagaimana menggunakan buku-buku ini dengan efektif. Tulisan ini mencoba menawarkan cara menggunakan buku pelajaran IPS dengan efektif kepada para guru di sekolah dasar sehingga sedapat mungkin mampu memenuhi tuntutan kurikulum serta dapat meningkatkan mutu proses dan hasil pembelajaran. Kompleksitas Materi dalam Buku Pelajaran IPS Buku pelajaran IPS SD merupakan buku pegangan guru dalam menyajikan materi kurikulum. Apabila dicermati, meskipun penulisan buku tersebut sudah disesuaikan dengan tingkat kemampuan pembacanya, masih ada saja permasalahan yang berkaitan dengan kesulitan membaca yang dihadapi siswa. Hal ini bisa terjadi karena buku-buku ini dirancang untuk menangani konten substantif. Artinya, istilah dan konsep yang berkaitan dengan subjek harus digunakan ketika menjelaskan ide-ide yang disajikan. Sebagai contoh, dalam buku dituliskan  ...

KAJIAN TEORI - Deskripsi Teoretik Buku Pelajaran

Buku merupakan salah satu media pembelajaran yang berupa tulisan yang dituangkan ke dalam kertas atau buku dapat digolongkan ke media pembelajaran berupa media cetak. Dalam salah satu hierarki media yang paling kompleks yaitu menurut Gagne (dalam Arief Sadiman, 2011: 23), Gagne mennggolongkan media yang dikaitkan dengan kemampuan memenuhi fungsi menurut hierarki belajar yang dikembangkan yaitu pelontar stimulus belajar, penarik minat belajar, memberi kondisi eksternal, contoh perilaku belajar, memberi kondisi eksternal, menuntun cara berpikir, memasukkan alihilmu, menilai prestasi, dan pemberi umpan balik. Dari beberapa fungsi tersebut, Media cetak memiliki keterbatasan pada aspek stimulus dan alih kemampuan. Sedangkan pada fungsi pengarah perhatian/kegiatan, contoh kemampuan terbatas yang diharapkan, isyarat eksternal, tuntutan cara berpikir penilaian hasil dan umpan balik sudah terdapat didalamnya. Proses belajar mengajar pada hakikatnya adalah proses mentransfer ilmu maupun nilai agar peserta didik bertambah nilai dirinya. Menurut Arief Sadiman (2011: 11-12), proses belajar mengajar adalah proses komunikasi, yaitu proses penyampaian pesan dari sumber pesan melalui saluran media tertentu ke penerima pesan. Dalam hal ini saluran media merupakan media pembelajaran. Menurut Umar Suwito (dalam Suharsimi Arikunto, 1987: 15) media pembelajaran adalah salah satu sarana yang digunakan untuk menampilkan pelajaran. Sedangkan pengretian lebih luasnya, media pendidikan adalah sarana pendidikan yang digunakan sebagai perantara dalam proses belajar mengajar untuk lebih mempertinggi efektivitas dan efisiensi dalam mencapai tujuan pembelajaran. Fungsi dari media pembelajaran adalah (1) memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat versibilatas, (2) mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan daya indra, (3) penggunaan media pendidikan secara tepat dan bervariasi dapat mengatasi sikap pasif peserta didik, dan (4) dengan sifat yang unik pada setiap anaka ditambah lagi dengan lingkungan dan pengalaman yang berbeda, sedangkan kurikulum dan materi pendidikan ditentukan sama untuk setiap siswa, maka guru banyak mengalami kesulitan bilamana semuanya itu harus diatasi sendiri (Arief Sadiman, 2011: 17). Pengelompokan berbagai jenis media telah dikemukakan oleh berbagai ahli. Menurut Leshin, Pollock & Reigulth (dalam Azhar Arsyad, 2011: 36) mengklasifikasikan media menjadi 5 macam, yaitu: 1. Media berbasis manusia (guru, instruktur, tutor, main peran, field-trip, kegiatan kelompok), 2. Media berbasis cetak (buku, penuntun, buku latihan (worksheet), alat kerja bantu, lembar lepas), 3. Media berbasis visual (buku, alat bantu kerja, bagan grafik, peta, gambar transparansi, slide), 4. Media berbasis audio visual (video, film, ...

Brochure Ford Everest - BEGECA
by jonhnalexa 0 Comments favorite 22 Viewed Download 0 Times

A Ford that means business Best value in its class! A vehicle that offers high-level comfort, safety and road presence, and the off-road competence and practicality of a truck. The Everest manages to be a rugged off-roader and a comfortable 7-seater at the same time. LOGOUDK AST 5 Y E A R S WA R R A N T Y / K J A E R G R O U P All Ford vehicles sold by Begeca are uniquely wrapped in an industry leading 5-year warranty package. Begeca in partnership with Kjaer & Kjaer; the authorized supplier of Ford vehicles and Honda motorcycles to the UN and international Aid & Development FORD EVEREST 4WD BEST VALUE CAMPAIGN OFFER including essential safety kit Best value package: > Shipment within 48 hours to most destinations > Central distribution centers in Europe, South Africa and Thailand > Wide range of optional equipment available Peace of mind package: > 5 year peace of mind warranty coverage included > Free safety kit; warning triangle fire extinquisher first aid kit safety vest Giving you the true 4x4 experience Take it off road Ford Everest 4x4 • 2.5TD, 2.5TDCi and 3.0TDCi • 5-speed manual or 5-speed automatic. > Payload: 680kg > Wheelbase: 2750mm > Ground clearance: 210mm. Be safe extensive safety features. Strong body construction with enhanced all-round protection. ABS brakes, air-bags driver/passenger, seatbelts for all. Built Ford-tough design. Comfort & Flexibility Front and rear air-conditioning system for optimal interior comfort. Genuine 7-seater spaciousness and flexibility. Excellent 2nd and 3rd row seats functionality - easy to access, fold and remove offering comfortable seating and flexible use of cargo space 5 REASONS WHY you should buy your next Ford from Begeca 1 Extensive Global Ford Service Network Impressive After Sales Support throughout Africa for all Begeca supplied vehicles and in all locations! 4 Technical Support the Begeca partner network has many years experience of solving extreme transport challenges. 5 Year Warranty industry leading warranty program! 5 year peace of mind coverage. Service Maintenance Proposal Every customer has individual needs. Everything we do is customized to your projects and budgets. Flexible Service and Parts Set-up vehicles serviced in independent or own workshops covered by new vehicle warranty. Service locations in Africa Find your nearest service location! Click to visit our online map or www.kjaer-campaign.com Begeca / Goethestrasse 43 / 52064 Aachen / Tel: +49 241 477980 / Fax: +49 241 4779815 / Email: begeca@begeca.de / www.begeca.de

Lexus LX 570-Mark Levinson brochure - MotorShow.me

MARK LEVINSON REFERENCE SURROUND The All-New Lexus LX 570 presents an advanced level of sophistication and performance in automotive entertainment systems. F E AT U R E H I G H L I G H TS Media Compatibility – DTS Music Discs, DVD Video and Audio, CD, CD-R. Format Compatibility – Dolby Digital 5.1, DTS 5.1, 2-channel surround, 2-channel stereo (analog and PCM), MP3, WMA and an auxiliary input for mobile audio devices such as MP3 players. 19 Speakers – Seven 1" tweeters, seven 4" midranges, two 6”x9" woofers, two 6.5" woofers and one 10" subwoofer. These transducers (except for the tweeter) were custom designed specifically for the Mark Levinson Reference Surround system. 15 Channels, 450 watts – The all-new ML3-16 Processor Power Amplifier produces 450 watts, all channels driven, 20-20kHz @ less than 0.1% Total Harmonic Distortion.* The amplifier circuitry in the ML3-16 is discrete, utilizing individual transistors, capacitors and resistors. This technique provides a level of electrical and sonic performance not available from the integrated power circuits typically used in automotive audio systems. High Power/Low Distortion Bass Reproduction – Bridged channels are used to provide 100 watts of power to each front door 6”x9" woofer and the rear quarter panel 10" subwoofer. This significantly reduces distortion and coloration while increasing the dynamic capability of the system for the reproduction of high energy transient events ever present in today’s music and movie performances. Matched Components – The 4" extended bandwidth midrange transducer combined with a 1" tweeter create a high-performance, timbre accurate 2-way system. The use of identical 2-way systems for each channel provides system-wide timbre matching for unprecedented fullbandwidth clarity and envelopment from each and every channel. 10" Cast Basket, High Power Subwoofer - This provides the deepest bass fundamentals from the most non-resonant package possible. The neodymium magnet subwoofer is housed in a 22 liter enclosure, enhancing performance ...

 123456789