SEARCH

Found 285 related files. Current in page 1

contoh penulisan struktur organisasi kelas

Jahresabschluss und Lagebericht 2013 - Commerzbank

Commerzbank Aktiengesellschaft Lagebericht der Commerzbank Aktiengesellschaft Struktur und Organisation Unternehmerische Verantwortung Die Commerzbank Aktiengesellschaft ist das zweitgrößte Kredit- Die Commerzbank bekennt sich unverändert zu ihrer unternehme- institut sowie eine der führenden Privat- und Firmenkundenban- rischen Verantwortung. Dies hat sie auch 2013 unter Beweis ge- ken in Deutschland. Unseren Kunden steht eines der dichtesten stellt. Filialnetze aller deutschen Privatbanken zur Verfügung. Insge- 2013“ zeigt auf, in welchem Umfang ökologische, soziale und samt betreut die Commerzbank rund 15 Millionen Privat- sowie ethische Kriterien in den verschiedensten Einheiten der Bank ge- 1 Million Geschäfts- und Firmenkunden weltweit. Ziel der Commerz- lebt und gefördert werden. Ob Fragen der Unternehmensführung, bank ist es, ihre Position als Marktführer im Privat- und Firmen- spezifische Angebote in den Marktsegmenten, das zertifizierte kundengeschäft in Deutschland weiter zu stärken. Umweltmanagement, nachhaltige Beschaffung, die vielfältigen Die Commerzbank gliedert ihre Geschäftstätigkeit in die vier Der „Bericht zur unternehmerischen Verantwortung Leistungen für Mitarbeiter oder das gesellschaftliche Engagement Corporates – in allen Beiträgen wird klar, dass die Bank es ernst meint mit der & Markets sowie Central & Eastern Europe. In dem Abbausegment neuen Positionierung als fairer und kompetenter Partner an der Non-Core Assets (NCA) hat die Bank neben dem Staatsfinanzie- Seite ihrer Kunden. Der Bericht trägt den Titel „Verantwortung.

SBMPTN 2013 Biologi - Bisa Kimia

Doc. Name: SBMPTN2013BIO999 Doc. Version : 2013-10 | 01. Contoh keberadaan satwa pada suatu habitat yang dijaga dengan baik sebagai upaya pelestarian ex situ adalah… (A) Orang utan di hutan Kalimantan. (B) Cendrawasih di hutan Papua. (C) Rusa di Kebun Raya Bogor. (D) Pesut diSungai Mahakam. (E) Anoa di Pulau Sulawesi 02. Komunitas mikroba yang melekat pada suatu substrat/benda sehingga dapat merusak substrat/benda tersebut disebut… (A) Biodegradator. (B) Bioaktivator. (C) Biokatalis. (D) Biodeposit. (E) Biofilm. 03. Bagian sistem pencernaan yang berperan dalam memecah polipeptida menjadi oligopeptida adalah… (A) Duodenum. (B) Usus besar. (C) Lambung. (D) Jejunum. (E) Ileum. 04. Asam absisat melindungi tanaman yang mengalami kekurangan air melalui mekanisme… (A) Peningkatan pembentukan kutikula. (B) Penurunan tekanan turgor sel penjaga. (C) Peningkatan kecepatan pembelahan sel. (D) Penurunan kecepatan pembentangan sel. (E) Penghambatan pemanjangan sel epidermis. halaman 1 05. Pernyataan yang salah mengenai fotofosforilisasi siklik dan non siklik adalah… (A) Pada fotofosforilisasi non siklik sumber elektron yang memasuki Fotosistem II adalah molekul air, pada fotofosforilisasi siklik, sumber dari elektron adalah Fotosistem I. (B) Pada fotofosforilisasi non siklik penerima elktron terakhir adalah NADP, pada fotofosforilisasi siklik, penerima elektron terakhir adalah Fotosistem I. (C) Hasil dari fotofosforilisasi non siklik adalah ATP, NADPH, dan O2, sedangkan hasil dari fotofosforilisasi siklikhanya ATP. (D) Fotofosforilisasi non siklik melibatkan Fotosistem I dan II, fotofosforilisasi siklik hanya melibatkan Fotosistem II. 06. Perhatikan diagram saluran kreb berikut! Tahap dimana berlangsung hidrasi adalah (A) 1 dan 4 (B) 1 dan 5 (C) 2 dan 6 (D) 3 dan 7 (E) 3 dan 8 Kunci dan pembahasan soal ini bisa dilihat di www.zenius.net dengan memasukkan kode 3117 ke menu search. Copyright © 2013 Zenius Education SBMPTN 2013 Biologi, Kode Soal doc. name: SBMPTN2013BIO999 halaman 2 doc. version : 2013-10 | 07. Perhatikan gambar tahapan mitosis berikut! 10. Grafik berikut menunjukan kinerja insulin sintetis. Tahap telofase, metaphase, anaphase dan profasen ditunjukan oleh urutan angka…

KUNCI JAWABAN UJIAN TENGAH SEMESTER

KUNCI JAWABAN UJIAN TENGAH SEMESTER Kode/Nama Mata Kuliah Waktu/Sifat Ujian : TKC106/Algoritma Pemrograman [Kelas B] : 90 Menit/Open Note [Score = 30] 1. Dua buah bilangan bulat dimasukkan melalui piranti masukan. Buatlah sebuah algoritma (pseudocode) untuk melakukan operasi-operasi berdasarkan kemungkinan-kemungkinan berikut: a. Apabila kedua bilangan adalah bilangan yang berbeda: Bilangan yang lebih kecil dijumlahkan dengan angka 10 dan hasilnya dicetak ke piranti keluaran Bilangan yang lebih besar dijumlahkan dengan angka 5 dan hasilnya dicetak ke piranti keluaran b. Apabila kedua bilangan adalah bilangan yang sama: Kedua bilangan dijumlahkan dan dibagi dengan angka 2, kemudian hasilnya dicetak ke piranti keluaran KETENTUAN: Tidak diperbolehkan menggunakan Operator LOGIKA! Jawaban: Algoritma operasi_PENYELEKSIAN Deklarasi: bil1,bil2: integer Deskripsi: read(bil1,bil2) if bil1 = bil2 then write((bil1 + bil2)/2); else if bil1 < bil2 then write(bil1 + 10) write(bil2 + 5) else write(bil1 + 5) write(bil2 + 10) endif endif [Score = 10] 2. Translasikan algoritma pada soal no (1) ke dalam Bahasa Pascal! Jawaban: program operasi_PENYELEKSIAN; var bil1,bil2: integer; begin bilangan write('Masukkan bilangan pertama! ');readln(bil1); ');readln ln(bil2); write('Masukkan bilangan kedua! ');readln(bil2); if bil1 = bil2 then writeln('Oleh karena kedua bilangan adalah sama, maka hasil penjumlahan kedua bilangan yang kemudian dibagi 2 = ',((bil1 + bil2)/2):3:0) else

16. ipa kls 8 kunci jawaban evaluasi

Kunci Jawaban Terpilih Evaluasi Bab 1. Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia Pengecekan konsep 1. B 3. A 5. B 7. C 9. A Pemahaman konsep 11. Perubahan bentuk secara drastis dalam satu siklus hidup 13. Metamorfosis lengkap: kupu-kupu, nyamuk. Metamorfosis tak lengkap: belalang, kecoak. Bab 2. Sistem Gerak pada Manusia Pengecekan konsep 1. B 3. C 5. A 7. A 9. C Bab 3. Sistem Pencernaan Manusia Pengecekan konsep 1. D 3. B 5. A 7. C 9. C Pemahaman konsep 11.Karbohidrat, protein, lemak: sebagai sumber energi. Vitamin, mineral: sebagai koenzim reaksi kimia tubuh. 13. Mencerna secara kimia 15. Pencernaan mekanik: memotong secara fisik. Pencernaan kimiawi: memotong dengan reaksi kimia dengan bantuan enzim. 419 Jawaban Soal Terpilih 419 Bepikir Kritis 17. Logam tidak tercerna, sehingga dikeluarkan kembali bersama fases. Bab 4. Sistem Pernapasan dan Peredaran Darah Pengecekan Konsep 1. D 3. C 5. B 7. C 9. A 11. A Pemahaman Konsep 13.Sekali mencoba akan ketagiahan, rokok penuh dengan zat-zat yang merugikan kesehatan. Berpikir Kritis 15.Lemak dapat mengendap di dalam pembuluhdarah, mengurangi elastisitas pembuluh, akhirnya menaikkan tekanan darah. Bab 5. Sistem Kehidupan Tumbuhan Pemahaman Konsep 1. Antara lain: C, H, O, N, S, P, K. 3. Kemonasti, tigmonasti, seismonasti 5. Pada herba, antara xilem dan floem memiliki kambium yang terbatas. 7. Energi, Karbondioksida, dan air. 9. Air diperlukan untuk fotosintesis Berpikir Kritis 1. Tumbuhan gurun mampu menyimpan air, sedikit mengalami penguapan, dan mengambil karbondioksida di waktu malam 420 IPA SMP Kelas VIII Bab 7. Bahan Kimia Dalam Keseharian Pengecekan konsep 1. c 3. c 5. a 7. c 9. b 11. d Pemahaman konsep 5. Opium, penenang, perangsang, kanabis dan halusinogen, dan tembakau. 7. a. Morfin, terutama digunakan untuk menghilangkan rasa nyeri yang hebat yang tidak dapat diobati dengan analgetik non narkotik b. Heroin, merupakan turunan morfin yang berfungsi sebagai depresant, misalnya meredakan batuk.

kunci jawaban siaga.pdf
by nflplayer 0 Comments favorite 4 Viewed Download 0 Times

KUNCI JAWABAN BANK SOAL UJIAN AMATIR RADIO TINGKAT SIAGA PERATURAN RADIO DAN ORGANISASI No Jawaban No Jawaban No Jawaban No Jawaban No Jawaban DB-01 DB-02 DB-03 DB-04 DB-05 DB-06 DB-07 DB-08 DB-09 DB-10 C A C A B A B C B B DB-11 DB-12 DE-01 DE-02 DE-03 DE-04 DE-05 DE-06 DE-07 DE-08 A A C A A A B B A C DH-01 DH-02 DH-03 DH-04 DH-05 DH-06 DH-07 DH-08 DI-01 DI-02 A B A B B C B C B C DI-03 DI-04 DI-05 DI-06 DI-07 DI-08 DI-09 DI-10 DI-11 DI-12 C C A A A A A C A C DI-13 DI-14 DI-15 DI-16 DI-17 DI-18 DI-19 DI-20 DI-21 DI-22 C C B A B A C B B A DI-22 DI-23 DI-24 DI-25 DI-26 DO-01 DO-02 DO-03 DO-04 DO-05 B A B B B B A B B A DO-06 DO-07 DO-08 DO-09 DO-10 DO-11 DO-12 DO-13 DO-14 DO-15 C B A C B C A A C A DO-16 DO-17 DO-18 DO-19 DO-20 DP-01 DP-02 DP-03 DP-04 DQ-01 A A A C A A C A B A DQ-02 DQ-03 DQ-04 DQ-05 DQ-06 DQ-07 DQ-08 DR-01 DR-02 DR-03 A C A B B C C C C C DR-04 DR-05 DR-06 DS-01 DS-02 DS-03 DS-04 DS-05 DS-06 DS-07 A A B A A C C C A DS-08 DS-09 DS-10 DS-11 DS-12 DS-13 DS-14 DS-15 DS-16 DS-17 A B A A B A C A A B DS-18 DS-19 DS-20 DS-21 DS-22 DS-23 DS-24 DS-25 DS-26 DS-27 C B C B C C B B A A DS-28 DS-29 DS-30 DS-31 DS-32 DS-33 DS-34 DS-35 DS-36 DS-37

offene-Stellen-erhebung 2009 bis 2012 - Statistik Austria

Analyse der Arbeitsmarktnachfrage in Österreich Im Jahr 2012 wurden durch die Offene-Stellen-Erhebung von Statistik Austria, die gemeinsam mit den offenen Stellen des Arbeitsmarktservice (AMS) die wichtigste Informationsquelle über die Arbeitsnachfrage darstellt, im Jahresdurchschnitt rund 70.000 offene Stellen erfasst. Diesen standen rund 3,655.000 unselbständig Erwerbstätige gegenüber. In Summe ergibt dies 3,724.000 Stellen, von denen 98,1% besetzt waren. Der Anteil der freien Stellen - Offene-Stellen-Quote - betrug demnach 1,9%. Im internationalen Vergleich liegt Österreich damit nach Deutschland, Norwegen, Belgien und Finnland auf dem fünften Platz und deutlich über dem Durchschnitt der EU-27 (1,5%). Die Meldequote, also der Anteil der beim AMS gemeldeten offenen Stellen an den offenen Stellen der Offene-Stellen-Erhebung, betrug 41%. Somit wurden über die Offene-Stellen-Erhebung mehr als doppelt so viele offene Stellen erfasst wie beim AMS. Die Daten dieser Erhebung liefern zentrale Kennzahlen zur Arbeitsnachfrage und ermöglichen umfassende Auswertungen hinsichtlich der Struktur und der Dynamik des Arbeitsmarkts. Der Artikel umfasst die methodische Beschreibung der primärstatistischen Erhebung und präsentiert ausgewählte Ergebnisse.

Daftar Kelas Barang
by katrox 0 Comments favorite 16 Viewed Download 0 Times

Bahan kimia yang dipakai dalam industri, ilmu pengetahuan dan fotografi, maupun dalam pertanian, perkebunan, dan kehutanan; damar tiruan yang tidak diolah, plastik yang tidak diolah; pupuk; komposisi bahan pemadam api, sediaan pelunak dan pematri; zat-zat kimia untuk mengawetkan makanan; zat-zat penyamak; perekat yang dipakai dalam industri. Cat-cat, pernis-pernis; lak-lak; bahan pencegah karat dan kelapukan kayu; bahan pewarna; pembetsa/pengering; bahan mentah. damar alam; logam dalam bentuk lembaran dan bubuk untuk para pelukis, penata dekor, pencetak dan seniman. Sediaan pemutih dan zat-zat lainnya untuk mencuci; sediaan untuk membersihkan, mengkilatkan, membuang lemak dan menggosok; sabun-sabun; wangi-wangi, minyakminyak sari; kosmetik, losion rambut; bahan-bahan pemelihara gigi. Minyak-minyak dan lemak-lemak untuk industri; bahan pelumas; komposisi zat untuk menyerap, membasahi dan mengikat debu; bahan bakar (termasuk larutan hasil penyulingan untuk motor) dan bahan-bahan penerangan; lilin-lilin, sumbu-sumbu. hasil farmasi, ilmu kehewanan dan saniter; bahan-bahan untuk berpantang makan/diet yang disesuaikan untuk pemakaian medis, makanan bayi; plester-plester, bahan-bahan pembalut; bahan-bahan untuk menambal gigi, bahan pembuat gigi palsu; pembasmi kuman; sediaan untuk membasmi binatang perusak, jamur, tumbuh-tumbuhan. Logam-logam biasa dan campurannya; bahan bangunan dari logam; bangunan-bangunan dari logam yang dapat diangkut; bahan-bahan dari logam untuk jalan kereta api; kabel dan...

pedoman umum perencanaan pengadaan barang/jasa pemerintah ...

PEDOMAN UMUM PERENCANAAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN/LEMBAGA/SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH/INSTITUSI LAINNYA DAFTAR ISI BAB I KETENTUAN UMUM 1 1.1 Pendahuluan 1 1.2 Pengertian Istilah 1 1.3 Dasar Hukum 3 1.4 Maksud dan Tujuan 4 1.4.1 Maksud 4 1.4.2 Tujuan 4 1.5 Ruang Lingkup 1.5.1 4 Prosedur Penyusunan Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 1.5.2 BAB II 4 Persiapan Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa 5 PROSEDUR PENYUSUNAN RENCANA UMUM PENGADAAN BARANG/JASA 6 2.1 Penyusunan RKA-K/L/D/I 6 2.2 Penyusunan Rencana Umum Pengadaan dan hubungannya dengan Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran K/L/D/I 2.2.1 Penyusunan Rencana hubungannya dengan Umum PP Pengadaan No.90/2010 dan 7 dan PP No.21/2004 2.2.2 Penyusunan 7 Rencana Umum Pengadaan dan hubungannya dengan PP No.58/2005 2.3 7 Tahapan Kegiatan Penyusunan Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 11 2.3.1 Identifikasi Kebutuhan Barang/Jasa 11 2.3.2 Penyusunan dan Penetapan Rencana Penganggaran 17 2.3.3 Penetapan Kebijakan Umum Tentang Pemaketan Pekerjaan 18 2.3.4 Penetapan Kebijakan Umum Tentang Cara Pengadaan Barang/Jasa 2.3.5 Penetapan 19 Kebijakan Umum Tentang 22 Pengorganisasian Pengadaan 2.3.6 Penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) 22 2.3.7 Penyusunan Jadwal Kegiatan Pengadaan 23 2.3.8 Pengumuman Rencana Umum Pengadaan 24 Barang/Jasa BAB III PROSEDUR PERSIAPAN PELAKSANAAN PENGADAAN BARANG/JASA 25 3.1 25 Persiapan Pelaksanaan Pengadaan Swakelola 3.1.1 Pelaksanaan Swakelola oleh K/L/D/I Penanggung jawab Anggaran 3.1.2 25 Pelaksanaan Swakelola oleh Instansi Pemerintah Lain Pelaksana Swakelola 3.1.3 29 Pelaksanaan Swakelola oleh Kelompok Masyarakat Pelaksana Swakelola 3.2 Persiapan Pelaksanaan Pengadaan 34 Melalui Penyedia 38 Barang/Jasa 3.2.1 Perencanaan Pemilihan Penyedia Barang/Jasa 38 3.2.2 Pemilihan Sistem Pengadaan Barang/Jasa 38 3.2.3 Penetapan Metode Penilaian Kualifikasi Penyedia Barang/Jasa 3.2.4 42 Penyusunan Jadwal Pelaksanaan Pemilihan Penyedia Barang/Jasa 44 3.2.5 Penyusunan Dokumen Pengadaan Barang/Jasa 44 3.2.6 Penetapan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) 47 BAB IV PEMANTAUAN DAN EVALUASI PERENCANAAN PENGADAAN BARANG/JASA 4.1 Maksud Dan Tujuan 53 4.2 Ruang Lingkup 53 4.3 Prosedur Pemantauan dan Evaluasi 54 4.3.1 Pemantauan 54 4.3.2 Evaluasi dan Pelaporan 54 4.3.3 BAB V 53 Pembinaan 54 PENUTUP 55 LAMPIRAN-LAMPIRAN 1. Lampiran (2 – 1) Bagan Alir Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (PP No.90/2010) 2. Lampiran (2 – 2) Bagan Alir Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (PP No.21/2004) 3. Lampiran (2 – 3) Bagan Alir Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran SKPD (PP No.58/2005) 4. Lampiran (2 – 4) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Barang K/L/D/I 5. Lampiran (2 – 5) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Pekerjaan Konstruksi K/L/D/I 6. Lampiran (2 – 6) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Jasa Konsultansi K/L/D/I 7. Lampiran (2 – 7) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Jasa Lainnya K/L/D/I 8. Lampiran (2 – 8) Contoh Format Pengorganisasian Pengadaan 9. Lampiran (2 – 9) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja Pengadaan Barang 10. Lampiran (2 – 10) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja Pengadaan Pekerjaan Konstruksi 11. Lampiran (2 – 11) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja untuk Pengadaan Jasa Konsultansi 12. Lampiran (2 – 12) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja untuk Pengadaan Jasa Lainnya 13. Lampiran (2 – 13) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja untuk Pengadaan Pekerjaan Swakelola 14. Lampiran (2 – 14) Contoh Format Jadwal Kegiatan Pengadaan Barang/Jasa 15. Lampiran (2 – 15) Contoh Format Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 16. Lampiran (2 – 16) Contoh Format Pengumuman Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa

Pedoman umum perencanaan pengadaan barang/jasa

DAFTAR ISI BAB I KETENTUAN UMUM 1 1.1 Pendahuluan 1 1.2 Pengertian Istilah 1 1.3 Dasar Hukum 3 1.4 Maksud dan Tujuan 4 1.4.1 Maksud 4 1.4.2 Tujuan 4 1.5 Ruang Lingkup 1.5.1 4 Prosedur Penyusunan Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 1.5.2 BAB II 4 Persiapan Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa 5 PROSEDUR PENYUSUNAN RENCANA UMUM PENGADAAN BARANG/JASA 6 2.1 Penyusunan RKA-K/L/D/I 6 2.2 Penyusunan Rencana Umum Pengadaan dan hubungannya dengan Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran K/L/D/I 2.2.1 Penyusunan Rencana hubungannya dengan Umum PP Pengadaan No.90/2010 dan 7 dan PP No.21/2004 2.2.2 Penyusunan 7 Rencana Umum Pengadaan dan hubungannya dengan PP No.58/2005 2.3 7 Tahapan Kegiatan Penyusunan Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 11 2.3.1 Identifikasi Kebutuhan Barang/Jasa 11 2.3.2 Penyusunan dan Penetapan Rencana Penganggaran 17 2.3.3 Penetapan Kebijakan Umum Tentang Pemaketan Pekerjaan 18 2.3.4 Penetapan Kebijakan Umum Tentang Cara Pengadaan Barang/Jasa 2.3.5 Penetapan 19 Kebijakan Umum Tentang 22 Pengorganisasian Pengadaan 2.3.6 Penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) 22 2.3.7 Penyusunan Jadwal Kegiatan Pengadaan 23 2.3.8 Pengumuman Rencana Umum Pengadaan 24 Barang/Jasa BAB III PROSEDUR PERSIAPAN PELAKSANAAN PENGADAAN BARANG/JASA 25 3.1 25 Persiapan Pelaksanaan Pengadaan Swakelola 3.1.1 Pelaksanaan Swakelola oleh K/L/D/I Penanggung jawab Anggaran 3.1.2 25 Pelaksanaan Swakelola oleh Instansi Pemerintah Lain Pelaksana Swakelola 3.1.3 29 Pelaksanaan Swakelola oleh Kelompok Masyarakat Pelaksana Swakelola 3.2 Persiapan Pelaksanaan Pengadaan 34 Melalui Penyedia 38 Barang/Jasa 3.2.1 Perencanaan Pemilihan Penyedia Barang/Jasa 38 3.2.2 Pemilihan Sistem Pengadaan Barang/Jasa 38 3.2.3 Penetapan Metode Penilaian Kualifikasi Penyedia Barang/Jasa 3.2.4 42 Penyusunan Jadwal Pelaksanaan Pemilihan Penyedia Barang/Jasa 44 3.2.5 Penyusunan Dokumen Pengadaan Barang/Jasa 44 3.2.6 Penetapan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) 47 BAB IV PEMANTAUAN DAN EVALUASI PERENCANAAN PENGADAAN BARANG/JASA 4.1 Maksud Dan Tujuan 53 4.2 Ruang Lingkup 53 4.3 Prosedur Pemantauan dan Evaluasi 54 4.3.1 Pemantauan 54 4.3.2 Evaluasi dan Pelaporan 54 4.3.3 BAB V 53 Pembinaan 54 PENUTUP 55 LAMPIRAN-LAMPIRAN 1. Lampiran (2 – 1) Bagan Alir Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (PP No.90/2010) 2. Lampiran (2 – 2) Bagan Alir Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (PP No.21/2004) 3. Lampiran (2 – 3) Bagan Alir Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran SKPD (PP No.58/2005) 4. Lampiran (2 – 4) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Barang K/L/D/I 5. Lampiran (2 – 5) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Pekerjaan Konstruksi K/L/D/I 6. Lampiran (2 – 6) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Jasa Konsultansi K/L/D/I 7. Lampiran (2 – 7) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Jasa Lainnya K/L/D/I 8. Lampiran (2 – 8) Contoh Format Pengorganisasian Pengadaan 9. Lampiran (2 – 9) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja Pengadaan Barang 10. Lampiran (2 – 10) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja Pengadaan Pekerjaan Konstruksi 11. Lampiran (2 – 11) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja untuk Pengadaan Jasa Konsultansi 12. Lampiran (2 – 12) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja untuk Pengadaan Jasa Lainnya 13. Lampiran (2 – 13) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja untuk Pengadaan Pekerjaan Swakelola 14. Lampiran (2 – 14) Contoh Format Jadwal Kegiatan Pengadaan Barang/Jasa 15. Lampiran (2 – 15) Contoh Format Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 16. Lampiran (2 – 16) Contoh Format Pengumuman Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 17. Lampiran (3 – 1) Contoh Format Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk Pengadaan Barang 18. Lampiran (3 – 2) Contoh Format Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk Pengadaan Pekerjaan Konstruksi 19. Lampiran (3 – 3) Contoh Format Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk Pengadaan Jasa Konsultansi 20. Lampiran (3 – 4) Contoh Format Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk Pengadaan Jasa Lainnya 21. Lampiran (3 – 5) Contoh Format Rencana Anggaran Biaya Pekerjaan Swakelola 22. Lampiran (3 – 6) Contoh Format Naskah Kesepakatan Kerja Sama Pengadaan Swakelola 23. Lampiran (4 – 1) Contoh Format Daftar Simak Pemantauan dan Evaluasi Perencanaan Pengadaan DAFTAR PUSTAKA

Section One - GeNIUS::. | Online Learning of Magelang 1 State JHS

Salah satu upaya untuk melengkapi sumber belajar yang relevan dan bermakna guna meningkatkan mutu pendidikan di Sekolah Menengah Pertama (SMP), Direktorat Pembinaan SMP mengembangkan buku pelajaran Bahasa Inggris untuk siswa kelas VII, kelas VIII, dan kelas IX. Buku pelajaran ini disusun berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi, No. 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan, dan berdasarkan kriteria buku pelajaran yang dikembangkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan. Buku pelajaran ini merupakan penyempurnaan dari bahan ajar kontekstual yang telah dikembangkan Direktorat Pembinaan SMP dalam kaitannya dengan kegiatan proyek peningkatan mutu SMP. Bahan ajar tersebut telah diujicobakan ke sejumlah SMP di provinsi Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, dan Gorontalo sejak tahun 2001. Penyempurnaan bahan ajar menjadi buku pelajaran yang bernuansa pendekatan kontekstual dilakukan oleh para pakar dari beberapa perguruan tinggi, guru, dan instruktur yang berpengalaman di bidangnya. Validasi oleh para pakar dan praktisi serta uji coba empiris ke siswa SMP telah dilakukan guna meningkatkan kesesuaian dan keterbacaan buku pelajaran ini.

« previous  123456789