SEARCH

Found 182 related files. Current in page 1

contoh pamphlet

SMART SOLUTION Tes Potensi Akademik SBMPTN 2013

Rangkuman Materi SBMPTN 2013 SELEKSI BERSAMA MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI Disertai Teori Ringkas dan Pembahasan Soal Tes Potensi Akademik (TPA) Disusun Oleh : Pak Anang Kumpulan SMART SOLUTION dan TRIK SUPERKILAT Ringkasan Materi SBMPTN Tes Potensi Akademik (TPA) Penalaran Verbal (Sinonim, Antonim, dan Analogi) By Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com) A. PENALARAN VERBAL 1. SINONIM (Padanan Kata) Soal-soal sinonim, kemampuan yang dituntut adalah adik-adik mampu mencari arti dari sebuah kata pada pilihan jawaban yang tersedia. Tips agar adik-adik mudah menyelesaikan soal tentang sinonim adalah sering membaca. Nah, saat menemukan kata-kata asing, jangan ditinggalkan begitu saja, catat dan coba mencari padanan katanya di Kamus Besar Bahasa Indonesia. TRIK SUPERKILAT: Seringkali ada pilihan jawaban yang hampir mirip dengan soal. Biasanya jawaban ini adalah diberikan sebagai jawaban jebakan. Contoh soal sinonim: PARTIKELIR = .... A. Tukang parkir B. Partisan C. Partisi D. Swasta E. Enterprener Pembahasan: Jawaban B dan C mirip dengan kata yang digunakan pada soal. Biasanya ini mudah kita eliminasi sebagai jebakan jawaban..... Sehingga mempemudah kita dalam menjawab soal sinonim ini. Jawaban yang tepat adalah ”swasta”. 2. ANTONIM (Lawan Kata) Soal tentang antonim ini kebalikan dari sinonim. Dalam soal antonim adik-adik dituntut untuk mencari lawan kata dari soal yang diberikan. Contoh soal antonim: TERKATUNG A.Melayang B.Pasti C.Ombak D.Terperosok E.Terbenam

080408 F&J author - Flotsam and Jetsam Garden Club

Art of the Garden Kitchen Botanica's Organic Gardening Fresh and Silk Flowers, How to Arange Garden Design, Taylor's Guide How to Arrange Fresh and Silk Flowers (pamphlet) How to Grow & Nurture Seedlings (video) Meaning of Herbs Norwest Gardeners Resource Directory Peter Chan's Magical Landscape PNW Insect Management Handbook PNW Plant Disease Management Handbook Secrets of Master Gardeners (pamphlet) Sunset Western Garden Book Taylor's Guide to Garden Design Ultimate Plant Book Vegetables Allen, Oliver E. Gardening with the New Small Plants Amber, Wayne & others Treasury of Gardening American Horticultural Society Container Gardening American Horticultural Society Encyclopedia of Garden Plants American Horticultural Society House Plants: Illustrated Encyclopedia of Gardening Antonelli , Arthur Insects and Mite Management in the Landscape Baker, Jerry Fast, Easy Vegetable Garden Baker, Jerry Jerry Baker's Flowering Garden Bales, Suzanne Frutig Gifts From Your Garden Ball, Jeff & Liz Yardening (video) Bartholomew, Mel Square Foot Gardening Beckett, Kenneth A. Growing Under Glass: Step by Step Encyclopedia of Practical Gardening Better Homes and Gardens Gardening Naturally, A Guide to Growing Chemical-free Flowers, Vegetables and Herbs Better Homes and Gardens New Garden Book Better Homes and Gardens Perennials Better Homes and Gardens Vegetables, The Gardener's Collection Bird, Richard Shrubs and Climbers, A Complete Guide to Successful Planting and Growing, Bradley, Fern Marshall, ed. All-New Encyclopedia of Organic Gardening (Rodale’s) Bradley, Fern Marshall, ed. Experts Book of Garden Hints: Over 1500 Organic Tips Bradley, Steven Getting Ready for Winter Brickell, Christopher & David Joyce...

Panduan penulisan Penerbitan Buku Teks - PDPT

Panduan Penulisan Buku Panduan ini merupakan petunjuk penulisan buku pelajaran (ilmiah populer) yang digunakan untuk menentukan kelayakan naskah bagi penerbit. Panduan ini membahas pengertian buku pelajaran & diktat, tujuan penulisan buku pelajaran, isi buku pelajaran, sampul buku, bagian pembuka, bagian utama dan bagian penutup serta ketentuan jumlah halaman. Buku Pelajaran (Text book) & Diktat Buku pelajaran adalah bahan/materi pelajaran yang dituangkan secara tertulis dalam bentuk buku dan digunakan sebagai bahan pelajaran (sumber informasi) sebuah mata kuliah bagi mahasiswa dan pengajar susuai dengan kebutuhan lapangan/industry dan tuntutan perkembangan teknologi dan atau kurikulum. Diktat adalah catatan tertulis suatu bidang studi yang disiapkan oleh guru/dosen untuk mempermudah pengayaan materi pelajaran atau bidang studi yang dibahas dalam proses pembelajaran (Ilvandri, 2011). Diktat yang baik merupakan draft buku ajar yang belum diterbitkan. Tujuan penulisan buku pelajaran a. Menyediakan buku susuai dengan kebutuhan mahasiswa, institusi dan lapangan/ industry serta serta tuntutan perkembangan teknologi atau kurikulum. b. Mendorong penulis/dosen untuk berkreasi dan kreatif membagikan ilmunya kepada masyarakat. c. Mendorong penulis untuk meng-update ilmunya sesuai dengan kriteria tuntutan buku layak terbit mencakup subdstansi, bahasa dan potensi pasar. d. Mendukung penulis untuk menerbitkan buku bila belum terbit. Isi Buku Pelajaran Isi buku pelajaran berupa teori, konsep, formula atau aturan terkini dilengkapi dengan contoh-contoh masalah atau studi kasus serta solusinya. Isi buku harus orsinil dengan merujuk dari berbagai sumber. Informasi tepat, dapat dipercaya dan dipertanggungjawabkan kepada pembaca dan semua pihak terkait. Isi tersusun dengan baik atau dengan alur informasi yang mudah dipahami. Buku pelajaran dan diktat yang baik memenuhi tiga aspek pendidikan yaitu ilmu pengetahuan (knowledge), keterampilan (skills) dan sikap atau perilaku (attitude). Aspek tersebut seperti yang dinyatakan oleh UNESCO (1994) yaitu...

Dear Educator: Get the FACTS About the Flu - fluFACTS

Fever Aches Chills Tiredness Sudden Symptoms Flu season runs from November to March, so now is the time to get smart about the FACTS of the flu. Happy to Be Healthy, featuring the lively and lovable penguins from the new movie Happy Feet, can help you teach your children how to stay healthy and inform parents of new ways to help treat and prevent the flu. Did You Know? Antiviral medications can help stop the flu virus from spreading. It’s important to ACT FAST and contact your doctor within 12–48 hours of noticing flu-like symptoms. Using These Materials Is Easy Remove the Teacher Pages from the outside of this pamphlet and use the activities with your class. Tear out and send the Parent Page home with each child to reinforce learning. The FACTS acronym at the top of the page can help you teach your class how to recognize flu symptoms. Copyright © 2006 Roche Laboratories Inc. All rights reserved. Children under 5 may also have diarrhea, vomiting, nasal inflammation, and sore throat. Young children don’t always know how to describe how they are feeling. The “How Do You Feel?” Wheel reproducible activity can help them communicate their feelings, whether happy and healthy or not, to you and their parents. Source for all flu information above: National Foundation for Infectious Diseases, “Influenza Fact Sheet,” www.nfid.org/influenza/consumers_factsheet.html

Soal dan Pembahasan Matematika IPA SNMPTN 2011

Soal-Soal dan Pembahasan SNMPTN Matematika IPA Tahun Pelajaran 2010/2011 Tanggal Ujian: 01 Juni 2011 1. Diketahui vektor u = (a, -2, -1) dan v = (a, a, -1). Jika vektor u tegak lurus pada v , maka nilai a adalah ... A. -1 B. 0 C. 1 D. 2 E. 3 Jawab: Vektor: vektor u tegak lurus pada v maka u . v = 0 u = −2 , v = −1 −2 . −1 −1 (a – 1) (a-1) = 0 maka a = 1 −1 = a2 – 2a + 1 = 0 (a - 1)2 = 0 Jawabannya adalah C 2. Pernyataan berikut yang benar adalah ... A. Jika sin x = sin y maka x = y B. Untuk setiap vektor u , v dan w berlaku u . ( v . w ) = ( u . v ). w C. Jika b  f ( x) dx = 0, maka a D. Ada fungsi f sehingga E. 1 – cos 2x = 2 cos2 x f ( x )= 0 Lim f(x) ≠ f(c) untuk suatu c xc www.belajar-matematika.com - 1 Jawab: Trigonometri, vektor, integral, limit A. Ambil nilai dimana sin x = sin y  sin α = sin (1800 – α ) ambil nilai α = 600  sin 600 = sin 1200 ; tetapi 600 ≠ 1200 Pernyataan SALAH B. Operasi u . ( v . w ) tak terdefinisi karena v . w = skalar, sedangkan u = vektor vektor . skalar = tak terdefinisi Pernyataan SALAH C. Ambil contoh cari cepat hasil dimana b  f ( x) dx = 0 ; a 1 Didapat b = 1 dan a = -1 maka f(x)= x   x dx = 0  1 terbukti : f(x) = x bukan f(x) = 0 x2 | Pernyataan SALAH D. Ambil contoh f(x) = Lim xc f(x) = Lim x 1 ( ( = ( ( ) ( )( ) = ) ( ) Lim f(x) ≠ f(c)  2 ≠ 1 xc ) ( )( ) = ) ( ) =2 Pernyataan BENAR E. 1 – cos 2x = 1 – ( 2cos2 x – 1) = 1 + 1 - 2cos2 x = 2 - 2cos2 x = 2 ( 1 – cos2 x) Pernyataan SALAH Jawabannya adalah D www.belajar-matematika.com - 2 = (1 – 1) = 0 3. Luas daerah di bawah y = -x2 +8x dan di atas y = 6x - 24 dan terletak di kuadran I adalah.... a. ∫ (− b. ∫ (− c. ∫ (− +8 ) +8 ) +8 ) d. ∫ (6 − 24) e. ∫ (6 − 24) Jawab: Integral: +∫ ( + ∫ (− + ∫ (− + ∫ (− + ∫ (− − 2 − 24) + 2 + 24) + 2 + 24) +8 ) +8 ) kuadran I titik potong kedua persamaan : y1 = y2 -x2 +8x = 6x-24 -x2 +8x - 6x+24 = 0 -x2 +2x + 24 = 0 x2 -2x - 24 = 0 (x - 6) (x+4)0 x = 6 atau x = -4  karena di kuadran I maka yang berlaku adalah x = 6  y = 6.6 – 24= 12 berada di titik (6,12) www.belajar-matematika.com - 3 L = ∫ (− = ∫ (− +8 ) +8 ) + ∫ ((− + ∫ (− Jawabannya adalah B + 8 ) − (6 − 24)) + 2 + 24) 4. sin 350 cos 400 - cos 35 sin 400 = A. cos 50 B. sin 50 C. cos 950 D. cos 750 E. sin 750 Jawab: Trigonometri: Pakai rumus: sin (A - B) = sin A cos B - cos A Sin B A= 350 ; B = 400 = sin (350 - 400) = sin -50 Cos (90 0 -  ) = sin   rumus Cos (90 0 - (-50) ) = sin -50   = -50 Cos 950 = sin -50 Jawabannya adalah C 5. Diketahui g(x) = ax2 – bx + a – b habis dibagi x – 1. Jika f(x) adalah suku banyak yang bersisa a ketika dibagi x – 1 dan bersisa 3ax + b2 + 1 ketika dibagi g(x), maka nilai a adalah...... A. -1 B. -2 C. 1 D. 2 Jawab: Suku Banyak: g(x) = ax2 – bx + a – b habis dibagi x – 1  g(1) = 0 g(1) = a . 1 – b .1 + a – b = 0 =a–b+a–b=0 2a – 2b = 0 2a = 2b  a = b karena a = b maka: g(x) = ax2 – ax + a – a = ax2 – ax www.belajar-matematika.com - 4 E. 3 f(x) dibagi dengan f(x-1) sisa a  f(1) = a f(x) dibagi dengan g(x) sisa 3ax + b2 + 1 f(x) dibagi dengan ax2 – ax sisa 3ax + b2 + 1 f(x) dibagi dengan ax(x – 1) sisa 3ax + b2 + 1 teorema suku banyak: Jika suatu banyak f(x) dibagi oleh (x- k) akan diperoleh hasil bagi H(x) dan sisa pembagian S  f(x) = (x- k) H(x) + S f(x) dibagi dengan ax(x – 1) sisa 3ax + b2 + 1 f(x) = ax (x - 1) H(x) + (3ax + b2 + 1) substitusikan nilai nol dari pembagi yaitu x = 0 dan x = 1  dari ax (x - 1) ambil x = 1  untuk x = 1 f(1) = a . 1 (1 – 1) H(0) + 3a.1 + b2 + 1 a = 0 + 3a + b2 + 1  diketahu a = b, masukkan nilai a = b a = 3a + a2 + 1 a2 + 2a + 1 = 0 (a+1)(a+1) = (a+1)2 = 0 a = -1 Jawabannya adalah A 6. Rotasi sebesar 450 terhadap titik asal diikuti dengan pencerminan terhadap y = -x memetakan titik (3,4) ke .... A. √ B. − Jawab: ,√ √ ,√ C. D. √ √ ,−√ ,−√ E. − Transformasi Geometri:  cos  Rotasi sebesar 450 terhadap titik asal =   sin    sin    cos     0  1 pencerminan terhadap y = -x    1 0     www.belajar-matematika.com - 5 √ ,√

Laporan lengkap
by Hermawan 0 Comments favorite 74 Viewed Download 0 Times

Potensi bencana alam yang tinggi pada dasarnya tidak lebih dari sekedar refleksi fenomena alam yang secara geografis sangat khas untuk wilayah tanah air kita. Indonesia merupakan Negara kepulauan tempat dimana tiga lempeng besar dunia bertemu, yaitu: lempeng Indo-Australia, Eurasia dan Pasifik. Interaksi antar lempeng-lempeng tersebut lebih lanjut menempatkan Indonesia sebagai wilayah yang memiliki aktivitas kegunungapian dan kegempaan yang cukup tinggi. Lebih dari itu, proses dinamika lempeng yang cukup intensif juga telah membentuk relief permukaan bumi yang khas dan cukup bervariasi, dari wilayah pegunungan dengan lereng-lerengnya yang curam dan seakan menyiratkan potensi longsor yang tinggi hingga wilayah yang landai sepanjang pantai dengan potensi ancaman banjir, penurunan tanah dan tsunaminya (Sadisun, 2005-2006). Berbagai potensi bencana alam yang mungkin timbul sudah sebaiknya harus kita kenal agar karakter bahaya alam tersebut dapat kita minimalkan dampaknya. Selain itu, potensi bencana alam ini telah diperparah oleh beberapa permasalahan lain yang muncul di tanah air kita yang memicu peningkatan kerentanannya. Laju pertumbuhan penduduk yang sangat tinggi merupakan salah satu contoh nyata, sehingga akan banyak membutuhkan kawasan-kawasan hunian baru yang pada akhirnya kawasan hunian tersebut akan terus berkembang dan menyebar hingga mencapai wilayah-wilayah marginal yang tidak selayaknya dihuni. Tidak tertib dan tepatnya perencanaan tata guna lahan, sebagai inti dari permasalahan ini merupakan faktor utama yang menyebabkan adanya peningkatan kerentanan. Peningkatan kerentanan ini akan lebih diperparah bila masyarakat sama sekali tidak menyadari dan tanggap terhadap adanya potensi bencana alam di daerahnya. Pengalaman memperlihatkan bahwa kejadian-kejadian bencana alam selama ini telah banyak menimbulkan kerugian dan penderitaan yang cukup berat sebagai akibat dari perpaduan bahaya alam dan kompleksitas permasalahan lainnya. Untuk itu diperlukan upaya-upaya yang komprehensif untuk mengurangi resiko bencana alam, antara lain yaitu dengan melakukan kegiatan migitasi. Bencana (disaster) merupakan fenomena sosial akibat kolektif atas komponen bahaya (hazard) yang berupa fenomena alam/buatan di satu pihak, dengan kerentanan (vulnerability) komunitas di pihak lain. Bencana terjadi apabila komunitas mempunyai tingkat kapasitas/kemampuan yang lebih rendah dibanding dengan tingkat bahaya yang mungkin terjadi padanya. Misalnya, letusan G. Merapi dan bahaya lainnya gempa bumi, banjir, gerakan tanah, dan lainnya tidak akan sertamerta menjadi bencana apabila komunitas memiliki kapasitas mengelola bahaya. Bencana cenderung terjadi pada komunitas yang rentan, dan akan membuat komunitas semakin rentan. Kerentanan komunitas diawali oleh kondisi lingkungan fisik, sosial, dan ekonomi yang tidak aman (unsave conditions) yang melekat padanya. Kondisi tidak aman tersebut terjadi oleh tekanan dinamis internal maupun eksternal (dynamic pressures), misalnya di komunitas institusi lokal tidak berkembang dan ketrampilan tepat guna tidak dimiliki. Tekanan dinamis terjadi karena terdapat akar permasalahan (root causes) yang menyertainya. Akar permasalahan internal umumnya karena komunitas tidak mempunyai akses sumberdaya, struktur dan kekuasaan, sedang secara eksternal karena sistem politik dan ekonomi yang tidak tepat. Oleh karenanya penanganan bencana perlu dilakukan secara menyeluruh dengan meningkatkan kapasitas dan menangani akar permasalahan untuk mereduksi resiko secara total. Siklus penanggulangan bencana yang perlu dilakukan secara utuh. Upaya pencegahan (prevention) terhadap munculnya dampak adalah perlakuan utama. Tsunami tidak dapat dicegah. Pencegahan dapat dilakukan pada bahaya yang manusia terlibat langsung maupun tidak langsung. Pada tsunami misalnya. Pencegahan dapat dilakukan rakyat dengan membuat bendung penahan ombak, bangunan panggung tahan ombak, penataan ruang dan sebagainya. Agar tidak terjadi jebolnya tanggul, maka perlu disusun save procedure dan kontrol terhadap kepatuhan perlakuan. Walaupun pencegahan sudah dilakukan, sementara peluang adanya kejadian masih ada, maka perlu dilakukan upaya-upaya mitigasi...

BEFORE YOU BEGIN INSERT BATTERY START ... - Motorola

Before using this product, read the Important Safety and Legal Information pamphlet and follow its instructions. H300 Bluetooth® Handsfree Headset Get Connected in 4 Quick Steps 1 - INSERT BATTERY 2 - START BLUETOOTH FEATURE 3 - PAIR 4 - TEST AND USE Motorola, Inc. Consumer Advocacy Office 1307 East Algonquin Road Schaumburg, IL 60196 www.hellomoto.com 1-877-MOTOBLU 1-800-331-6456 (United States) 1-888-390-6456 (TTY/TDD United States for hearing impaired) 1-800-461-4575 (Canada) Part Number: 6809495A08-A If you need more help, contact us at 1-877-MOTOBLU. MOTOROLA and the Stylized M Logo are registered in the US Patent & Trademark Office. The Bluetooth trademarks are owned by their proprietor and used by Motorola, Inc. under license. All other product or service names are the property of their respective owners. The use of wireless devices and their accessories may be prohibited or restricted in certain areas. Always obey the laws and regulations on the use of these products. © Motorola, Inc. 2005. TROUBLESHOOTING My phone does not find my headset. Make sure the blue light on your headset is steadily lit when your phone is searching for devices (see step 3). My headset worked before but now it's not working. Make sure your phone is on and the Bluetooth feature is turned on in your phone (see step 2). If the Bluetooth feature has been turned off or was turned on only temporarily, you may need to restart the Bluetooth feature (see step 2). If you have confirmed the Bluetooth feature is on in your phone, pair your phone and headset again (see step 3). Support. If you need more help, contact us at 1-877-MOTOBLU or visit us at www.hellomoto.com/bluetooth and click Support.

H700 - Motorola
by xandros 0 Comments favorite 14 Viewed Download 0 Times

MOTOROLA and the Stylized M Logo are registered in the US Patent & Trademark Office. The use of wireless devices and their accessories may be prohibited or restricted in certain areas. Always obey the laws and regulations on the use of these products. The Bluetooth trademarks are owned by their proprietor and used by Motorola, Inc. under license. All other product or service names are the property of their respective owners. © Motorola, Inc. 2005. For most Motorola phones (at the main menu): (Menu 1 Press M( ) > Settings > Connection > 1 Plug the Motorola charger into the end of Boom 2 Select Motorola H700. 3 Select OK or Yes to pair your headset with your phone. 4 Enter the passkey: 0000 5 Select OK. When your headset successfully pairs with your phone, the indicator light changes from steadily lit to flashing blue. Note: These steps are for most Motorola phones. For other phones, see your phone's user's guide. START BLUETOOTH FEATURE Your Phone Your phone's Bluetooth feature is off by default. To use your headset, you must turn on the Bluetooth feature in your phone. Before using this product, read the Important Safety and Legal Information pamphlet and follow its instructions. H700 Bluetooth® Handsfree Headset TEST AND USE Your phone and headset are now paired and ready to make and receive calls. To make a call: 1 Open the headset boom and place the headset over your ear. 2 On the phone, dial the number you want to call and press SEND key on your phone. 3 If your phone and headset are successfully paired, you will hear ringing on the headset. After you have successfully paired your phone and headset, you don't need to repeat these steps. For daily use, ensure that your headset is turned ON and that your phone's Bluetooth feature is ON. To save battery power, turn OFF the headset when you don't use it for an extended time by closing the boom. Bluetooth Link > Setup. 2 Scroll to Power. 3 Select Change. 4 Scroll to On. 5 Press Select to turn on the Bluetooth feature. The Bluetooth feature remains on until you turn the feature off. Note: These steps are for most Motorola phones. For other phones, see your phone's user's guide.

Pay Day Loans - Three Rivers Legal Services

1. A pay day or check cashing loan is not as simple and hassle free as the lenders advertise it to be. Radio and television advertisements give consumers the impression that a pay day loan is a quick and easy answer to their complicated, short term debt problem or a quick and easy way to pick up a few extra dollars. After reading this pamphlet, you will find there is a great deal more to a pay day loan than those advertisements reveal. 2. The astronomically high interest rate. The interest rates are between 264% and 1,000%. 3. High payments due within days of signing the loan. If you get the "cheap" interest rate and borrow only $500.00 today, you will owe $610.00 just two weeks later. If you can not make that high payment.....See #4. 4. If you do not make the payments several things can happen, none are good. If you can not make the high payments, the company may automatically debit your bank/credit union account, potentially causing other checks to bounce. Your bank/credit union will charge you fees and other stores will also charge you for bouncing checks with them and may file complaints with the State Attorney's Office because of the bounced checks. 5. Extra, illegal fees and costs are often charged. Although it is illegal for pay day lenders to charge fees and costs over and above the high interest already allowed, some of them still do. How do they do this? If you do not have the money in the account, the lender may keep "hitting" your account multiple times causing your bank/credit union to charge you a fee each time. In addition to the bank/credit union charge the lender will increase the amount you owe to them. 6. Compounding interest. Some lenders "compound" (charge interest on interest) interest over and above the triple figure interest rates they already charge. In other words they add "renewal" fees and other illegal charges to the amount you owe. This can raise interest rates to over 1,000% and the higher the interest, the more difficult it is to pay the loan off. 7. Some people will be forced to go to another ...

Alarm System Facts
by mojahoz 0 Comments favorite 18 Viewed Download 0 Times

Your Police and Sheriff’s Departments have prepared this pamphlet to provide you with a basic knowledge of alarm systems to give you insight into considerations you should have in mind when assessing alarm companies. Case studies revel most burglars are deterred by the mere presence of an alarm system. Burglars attack unprotected homes considerably more often than homes protected by alarm systems, so an alarm system can greatly minimize your losses. Though an alarm system is an excellent defense, the best defense is through a combination of efforts: 1. Participation in Block Watch and Operation Identification. 2. Solidly built doors hung on well-fitted doorframes. 3. Doors properly secured with high quality dead bolt locks with a 1” throw. 4. Windows that will resist forced entry via auxiliary locking devices. 5. Use of proper lighting. 6. Use of a quality burglar alarm system. Many Police and Sheriff’s Departments have been plagued by false alarms and consequently have had to resort to false ordinances. Most ordinances require alarmed homes or businesses to file an Alarm/Emergency Response Card with the Police/Sheriff’s Department and provide for a series of fines to be levied against those homes or businesses with excessive false alarms. Therefore, it is important that you get (and maintain) a good, reliable system. The type of system that will be best for you depends on many different factors – your security needs, type of valuables, type of premises to be protected, your life-style, and animals in the home, etc. It is important to shop around. What may appear to be an alarm system “bargain” could actually prove to be a severely compromised or extremely limited alarm system. Advantages of an Alarm System 1. The mere fact that an alarm system exists is often a sufficient deterrent to discourage a burglar even before he tries to force an entry. 2. Knowing you and your property are secure increases peace of mind. 3. Most insurance companies give a reduction on homeowner’s insurance when an alarm system has been installed. Be sure to check with your agent for details. ...

« previous  123456789