SEARCH

Found 233 related files. Current in page 1

contoh nama bayi islami

'Krvimo se' sa Albanijom i Albancima, a ginemo za Britance, koji su silom, stvorili Albaniju i Albance (vrlo uspesno) ukljucili u genocid, nad nama

"Krvimo se" sa Albanijom i Albancima, a ginemo za Britance, koji su silom, stvorili Albaniju i Albance (vrlo uspesno) ukljucili u genocid, nad nama. Mrzimo Bugare-Slovenski narod, zaboravljajuci da je ujedinjenje sa njima u XIX veku, bilo vrlo blizu. Ne razmisljamo kako je Bugarska 1913, od saveznice, postala nas neprijatelj. Dovodjenje nemacke (britanske veze) dinastije, nam nije ni bitno ni tema. Mrzimo "Vatikan", ne razumevajuci da je Katolicka Crkva, kao globalna organizacija, mnogo vise od verske, ipak "alat" (vrlo mocan, jer je globalan i centralizovano organizovan) (globalne) imperije.

SBMPTN 2013 Biologi - Bisa Kimia

Doc. Name: SBMPTN2013BIO999 Doc. Version : 2013-10 | 01. Contoh keberadaan satwa pada suatu habitat yang dijaga dengan baik sebagai upaya pelestarian ex situ adalah… (A) Orang utan di hutan Kalimantan. (B) Cendrawasih di hutan Papua. (C) Rusa di Kebun Raya Bogor. (D) Pesut diSungai Mahakam. (E) Anoa di Pulau Sulawesi 02. Komunitas mikroba yang melekat pada suatu substrat/benda sehingga dapat merusak substrat/benda tersebut disebut… (A) Biodegradator. (B) Bioaktivator. (C) Biokatalis. (D) Biodeposit. (E) Biofilm. 03. Bagian sistem pencernaan yang berperan dalam memecah polipeptida menjadi oligopeptida adalah… (A) Duodenum. (B) Usus besar. (C) Lambung. (D) Jejunum. (E) Ileum. 04. Asam absisat melindungi tanaman yang mengalami kekurangan air melalui mekanisme… (A) Peningkatan pembentukan kutikula. (B) Penurunan tekanan turgor sel penjaga. (C) Peningkatan kecepatan pembelahan sel. (D) Penurunan kecepatan pembentangan sel. (E) Penghambatan pemanjangan sel epidermis. halaman 1 05. Pernyataan yang salah mengenai fotofosforilisasi siklik dan non siklik adalah… (A) Pada fotofosforilisasi non siklik sumber elektron yang memasuki Fotosistem II adalah molekul air, pada fotofosforilisasi siklik, sumber dari elektron adalah Fotosistem I. (B) Pada fotofosforilisasi non siklik penerima elktron terakhir adalah NADP, pada fotofosforilisasi siklik, penerima elektron terakhir adalah Fotosistem I. (C) Hasil dari fotofosforilisasi non siklik adalah ATP, NADPH, dan O2, sedangkan hasil dari fotofosforilisasi siklikhanya ATP. (D) Fotofosforilisasi non siklik melibatkan Fotosistem I dan II, fotofosforilisasi siklik hanya melibatkan Fotosistem II. 06. Perhatikan diagram saluran kreb berikut! Tahap dimana berlangsung hidrasi adalah (A) 1 dan 4 (B) 1 dan 5 (C) 2 dan 6 (D) 3 dan 7 (E) 3 dan 8 Kunci dan pembahasan soal ini bisa dilihat di www.zenius.net dengan memasukkan kode 3117 ke menu search. Copyright © 2013 Zenius Education SBMPTN 2013 Biologi, Kode Soal doc. name: SBMPTN2013BIO999 halaman 2 doc. version : 2013-10 | 07. Perhatikan gambar tahapan mitosis berikut! 10. Grafik berikut menunjukan kinerja insulin sintetis. Tahap telofase, metaphase, anaphase dan profasen ditunjukan oleh urutan angka…

SSC YOGYAKARTA - WordPress.com
by top markotop 0 Comments favorite 6 Viewed Download 0 Times

KEMAMPUAN IPA KODE SOAL : 194 Bidang Studi Tanggal Tes Pemilik blog Nama blog Jumlah Soal : Matematika IPA : Rabu, 1 Juni 2011 : M. Nashiruddin Hasan (tentor matematika SSCi Jogja), CP:085643433453 : http://matematikaitumudah.wordpress.com : 15 BUTIR 1. Diketahui vektor u = (a, 2, 1) dan v = (a,a,1). B. 1 4 Jika vektor u tegal lurus pada v , maka nilai a adalah .... A. 1 D. 2 B. 0 E. 3 C. 1 C. 1 2 2. Pernyataan berikut yang benar adalah .... A. jika sin x = sin y, maka x = y B. untuk setiap vektor u , v , dan w berlaku b  f x dx 7. Diketahui limas T.ABC dengan TA tegak lurus bidang ABC. Panjang rusuk AB, AC, BC, dan TA berturut-turut adalah 3 cm, 4 cm, 5 cm, dan = 0, maka (x)  0 D. Ada fungsi  sehingga lim f x   (c) untuk x c suatu c 1  cos 2x = 2cos2 x 3. Luas daerah di bawah y = x2 + 8x, di atas y = 6x  24, dan terletak di kuadran I adalah ....   x 4 A. 2 0 4 B.   x 2 0 6 C.   x 0 6 D. 4 6         8 x dx    x 2  2 x  24 dx 4 8   8 x dx    x 2  2 x  24 dx A. 4 5 D. 9 25 3 5 E. 12 25 C. 6 25 8 2 6 6 2   8 x dx   8 x dx 4 35 cos 20  sin 35 sin 20 = .... sin 35 D. cos 15 sin 55 E. sin 15 cos 35 5. Kedua akar suku banyak s(x) = x2  63x + c merupakan bilangan prima. Banyak nilai c yang mungkin adalah .... A. 0 D. 3 B. 1 E. lebih dari 3 C. 2 6. Diketahui segilima ABCDE, dengan A(0, 2), B(4, 0), C(2 + 1,0), D(2 + 1,4), dan E(0, 4). Titik P dipilih secara acak dari titik di dalam segilima tersebut. Peluang sudut APB berukuran tumpul adalah .... A. 1 4 8. Parabola y = ax2 + bx + c puncaknya (p, q), dicerminkan terhadap garis y = q menghasilkan parabola y = kx2 + lx + m. Nilai a + b + c + k + l + m adalah .... A. q D. 2q B. 2p E. p + q C. p 9. Diberikan (x) = a + bx dan F(x) antiturunan (x). Jika F(1)  F(0) = 3, maka 2a + b adalah .... A. 10 D. 4 B. 6 E. 3 C. 5 6  6 x  24dx    x 0 4. cos A. B. C. 6  6 x  24dx    x 4 4 E. 2   8 x dx   x 2  2 x  24 dx D. 5 16 M. Nashiruddin Hasan (Tentor Matematika SSCi Jogja) 9 5 cm. Jika  sudut antara bidang BCT dengan bidang ABC, maka nilai cos  adalah .... a E. 5 8 B. u  (v  w ) = (u  v) w

KUNCI JAWABAN UJIAN TENGAH SEMESTER

KUNCI JAWABAN UJIAN TENGAH SEMESTER Kode/Nama Mata Kuliah Waktu/Sifat Ujian : TKC106/Algoritma Pemrograman [Kelas B] : 90 Menit/Open Note [Score = 30] 1. Dua buah bilangan bulat dimasukkan melalui piranti masukan. Buatlah sebuah algoritma (pseudocode) untuk melakukan operasi-operasi berdasarkan kemungkinan-kemungkinan berikut: a. Apabila kedua bilangan adalah bilangan yang berbeda: Bilangan yang lebih kecil dijumlahkan dengan angka 10 dan hasilnya dicetak ke piranti keluaran Bilangan yang lebih besar dijumlahkan dengan angka 5 dan hasilnya dicetak ke piranti keluaran b. Apabila kedua bilangan adalah bilangan yang sama: Kedua bilangan dijumlahkan dan dibagi dengan angka 2, kemudian hasilnya dicetak ke piranti keluaran KETENTUAN: Tidak diperbolehkan menggunakan Operator LOGIKA! Jawaban: Algoritma operasi_PENYELEKSIAN Deklarasi: bil1,bil2: integer Deskripsi: read(bil1,bil2) if bil1 = bil2 then write((bil1 + bil2)/2); else if bil1 < bil2 then write(bil1 + 10) write(bil2 + 5) else write(bil1 + 5) write(bil2 + 10) endif endif [Score = 10] 2. Translasikan algoritma pada soal no (1) ke dalam Bahasa Pascal! Jawaban: program operasi_PENYELEKSIAN; var bil1,bil2: integer; begin bilangan write('Masukkan bilangan pertama! ');readln(bil1); ');readln ln(bil2); write('Masukkan bilangan kedua! ');readln(bil2); if bil1 = bil2 then writeln('Oleh karena kedua bilangan adalah sama, maka hasil penjumlahan kedua bilangan yang kemudian dibagi 2 = ',((bil1 + bil2)/2):3:0) else

Svaki covek koji digne glavu trazeci svoju zvezdu vodilju 'imao se rasta i roditi'. Mislim da Gavrilo spada u tu vrstu ljudskog roda

Emir i njemu slicni pokusavaju da nam malo osvetle putic kojim smo prosli, ali i onaj sto, je pred nama. Ponekad svetlost od luca sa Tare ne dopire do kratkovidih, zaslepljenim neonskim laznim svetlom. Sloboda kao centralna vrednost covekovog bitisanja, borba za nju, nada da se do nje dodje, zrtve koje padaju u toj borbi ne moze da izmeri, proceni ni jedna berza od Tokija do Njujorka. Svaki covek koji digne glavu trazeci svoju zvezdu vodilju "imao se rasta i roditi" Mislim da Gavrilo spada u tu vrstu ljudskog roda. Dragan Kotarac

Daftar Kelas Barang
by katrox 0 Comments favorite 16 Viewed Download 0 Times

Bahan kimia yang dipakai dalam industri, ilmu pengetahuan dan fotografi, maupun dalam pertanian, perkebunan, dan kehutanan; damar tiruan yang tidak diolah, plastik yang tidak diolah; pupuk; komposisi bahan pemadam api, sediaan pelunak dan pematri; zat-zat kimia untuk mengawetkan makanan; zat-zat penyamak; perekat yang dipakai dalam industri. Cat-cat, pernis-pernis; lak-lak; bahan pencegah karat dan kelapukan kayu; bahan pewarna; pembetsa/pengering; bahan mentah. damar alam; logam dalam bentuk lembaran dan bubuk untuk para pelukis, penata dekor, pencetak dan seniman. Sediaan pemutih dan zat-zat lainnya untuk mencuci; sediaan untuk membersihkan, mengkilatkan, membuang lemak dan menggosok; sabun-sabun; wangi-wangi, minyakminyak sari; kosmetik, losion rambut; bahan-bahan pemelihara gigi. Minyak-minyak dan lemak-lemak untuk industri; bahan pelumas; komposisi zat untuk menyerap, membasahi dan mengikat debu; bahan bakar (termasuk larutan hasil penyulingan untuk motor) dan bahan-bahan penerangan; lilin-lilin, sumbu-sumbu. hasil farmasi, ilmu kehewanan dan saniter; bahan-bahan untuk berpantang makan/diet yang disesuaikan untuk pemakaian medis, makanan bayi; plester-plester, bahan-bahan pembalut; bahan-bahan untuk menambal gigi, bahan pembuat gigi palsu; pembasmi kuman; sediaan untuk membasmi binatang perusak, jamur, tumbuh-tumbuhan. Logam-logam biasa dan campurannya; bahan bangunan dari logam; bangunan-bangunan dari logam yang dapat diangkut; bahan-bahan dari logam untuk jalan kereta api; kabel dan...

pedoman umum perencanaan pengadaan barang/jasa pemerintah ...

PEDOMAN UMUM PERENCANAAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN/LEMBAGA/SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH/INSTITUSI LAINNYA DAFTAR ISI BAB I KETENTUAN UMUM 1 1.1 Pendahuluan 1 1.2 Pengertian Istilah 1 1.3 Dasar Hukum 3 1.4 Maksud dan Tujuan 4 1.4.1 Maksud 4 1.4.2 Tujuan 4 1.5 Ruang Lingkup 1.5.1 4 Prosedur Penyusunan Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 1.5.2 BAB II 4 Persiapan Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa 5 PROSEDUR PENYUSUNAN RENCANA UMUM PENGADAAN BARANG/JASA 6 2.1 Penyusunan RKA-K/L/D/I 6 2.2 Penyusunan Rencana Umum Pengadaan dan hubungannya dengan Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran K/L/D/I 2.2.1 Penyusunan Rencana hubungannya dengan Umum PP Pengadaan No.90/2010 dan 7 dan PP No.21/2004 2.2.2 Penyusunan 7 Rencana Umum Pengadaan dan hubungannya dengan PP No.58/2005 2.3 7 Tahapan Kegiatan Penyusunan Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 11 2.3.1 Identifikasi Kebutuhan Barang/Jasa 11 2.3.2 Penyusunan dan Penetapan Rencana Penganggaran 17 2.3.3 Penetapan Kebijakan Umum Tentang Pemaketan Pekerjaan 18 2.3.4 Penetapan Kebijakan Umum Tentang Cara Pengadaan Barang/Jasa 2.3.5 Penetapan 19 Kebijakan Umum Tentang 22 Pengorganisasian Pengadaan 2.3.6 Penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) 22 2.3.7 Penyusunan Jadwal Kegiatan Pengadaan 23 2.3.8 Pengumuman Rencana Umum Pengadaan 24 Barang/Jasa BAB III PROSEDUR PERSIAPAN PELAKSANAAN PENGADAAN BARANG/JASA 25 3.1 25 Persiapan Pelaksanaan Pengadaan Swakelola 3.1.1 Pelaksanaan Swakelola oleh K/L/D/I Penanggung jawab Anggaran 3.1.2 25 Pelaksanaan Swakelola oleh Instansi Pemerintah Lain Pelaksana Swakelola 3.1.3 29 Pelaksanaan Swakelola oleh Kelompok Masyarakat Pelaksana Swakelola 3.2 Persiapan Pelaksanaan Pengadaan 34 Melalui Penyedia 38 Barang/Jasa 3.2.1 Perencanaan Pemilihan Penyedia Barang/Jasa 38 3.2.2 Pemilihan Sistem Pengadaan Barang/Jasa 38 3.2.3 Penetapan Metode Penilaian Kualifikasi Penyedia Barang/Jasa 3.2.4 42 Penyusunan Jadwal Pelaksanaan Pemilihan Penyedia Barang/Jasa 44 3.2.5 Penyusunan Dokumen Pengadaan Barang/Jasa 44 3.2.6 Penetapan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) 47 BAB IV PEMANTAUAN DAN EVALUASI PERENCANAAN PENGADAAN BARANG/JASA 4.1 Maksud Dan Tujuan 53 4.2 Ruang Lingkup 53 4.3 Prosedur Pemantauan dan Evaluasi 54 4.3.1 Pemantauan 54 4.3.2 Evaluasi dan Pelaporan 54 4.3.3 BAB V 53 Pembinaan 54 PENUTUP 55 LAMPIRAN-LAMPIRAN 1. Lampiran (2 – 1) Bagan Alir Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (PP No.90/2010) 2. Lampiran (2 – 2) Bagan Alir Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (PP No.21/2004) 3. Lampiran (2 – 3) Bagan Alir Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran SKPD (PP No.58/2005) 4. Lampiran (2 – 4) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Barang K/L/D/I 5. Lampiran (2 – 5) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Pekerjaan Konstruksi K/L/D/I 6. Lampiran (2 – 6) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Jasa Konsultansi K/L/D/I 7. Lampiran (2 – 7) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Jasa Lainnya K/L/D/I 8. Lampiran (2 – 8) Contoh Format Pengorganisasian Pengadaan 9. Lampiran (2 – 9) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja Pengadaan Barang 10. Lampiran (2 – 10) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja Pengadaan Pekerjaan Konstruksi 11. Lampiran (2 – 11) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja untuk Pengadaan Jasa Konsultansi 12. Lampiran (2 – 12) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja untuk Pengadaan Jasa Lainnya 13. Lampiran (2 – 13) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja untuk Pengadaan Pekerjaan Swakelola 14. Lampiran (2 – 14) Contoh Format Jadwal Kegiatan Pengadaan Barang/Jasa 15. Lampiran (2 – 15) Contoh Format Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 16. Lampiran (2 – 16) Contoh Format Pengumuman Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa

Pedoman umum perencanaan pengadaan barang/jasa

DAFTAR ISI BAB I KETENTUAN UMUM 1 1.1 Pendahuluan 1 1.2 Pengertian Istilah 1 1.3 Dasar Hukum 3 1.4 Maksud dan Tujuan 4 1.4.1 Maksud 4 1.4.2 Tujuan 4 1.5 Ruang Lingkup 1.5.1 4 Prosedur Penyusunan Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 1.5.2 BAB II 4 Persiapan Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa 5 PROSEDUR PENYUSUNAN RENCANA UMUM PENGADAAN BARANG/JASA 6 2.1 Penyusunan RKA-K/L/D/I 6 2.2 Penyusunan Rencana Umum Pengadaan dan hubungannya dengan Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran K/L/D/I 2.2.1 Penyusunan Rencana hubungannya dengan Umum PP Pengadaan No.90/2010 dan 7 dan PP No.21/2004 2.2.2 Penyusunan 7 Rencana Umum Pengadaan dan hubungannya dengan PP No.58/2005 2.3 7 Tahapan Kegiatan Penyusunan Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 11 2.3.1 Identifikasi Kebutuhan Barang/Jasa 11 2.3.2 Penyusunan dan Penetapan Rencana Penganggaran 17 2.3.3 Penetapan Kebijakan Umum Tentang Pemaketan Pekerjaan 18 2.3.4 Penetapan Kebijakan Umum Tentang Cara Pengadaan Barang/Jasa 2.3.5 Penetapan 19 Kebijakan Umum Tentang 22 Pengorganisasian Pengadaan 2.3.6 Penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) 22 2.3.7 Penyusunan Jadwal Kegiatan Pengadaan 23 2.3.8 Pengumuman Rencana Umum Pengadaan 24 Barang/Jasa BAB III PROSEDUR PERSIAPAN PELAKSANAAN PENGADAAN BARANG/JASA 25 3.1 25 Persiapan Pelaksanaan Pengadaan Swakelola 3.1.1 Pelaksanaan Swakelola oleh K/L/D/I Penanggung jawab Anggaran 3.1.2 25 Pelaksanaan Swakelola oleh Instansi Pemerintah Lain Pelaksana Swakelola 3.1.3 29 Pelaksanaan Swakelola oleh Kelompok Masyarakat Pelaksana Swakelola 3.2 Persiapan Pelaksanaan Pengadaan 34 Melalui Penyedia 38 Barang/Jasa 3.2.1 Perencanaan Pemilihan Penyedia Barang/Jasa 38 3.2.2 Pemilihan Sistem Pengadaan Barang/Jasa 38 3.2.3 Penetapan Metode Penilaian Kualifikasi Penyedia Barang/Jasa 3.2.4 42 Penyusunan Jadwal Pelaksanaan Pemilihan Penyedia Barang/Jasa 44 3.2.5 Penyusunan Dokumen Pengadaan Barang/Jasa 44 3.2.6 Penetapan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) 47 BAB IV PEMANTAUAN DAN EVALUASI PERENCANAAN PENGADAAN BARANG/JASA 4.1 Maksud Dan Tujuan 53 4.2 Ruang Lingkup 53 4.3 Prosedur Pemantauan dan Evaluasi 54 4.3.1 Pemantauan 54 4.3.2 Evaluasi dan Pelaporan 54 4.3.3 BAB V 53 Pembinaan 54 PENUTUP 55 LAMPIRAN-LAMPIRAN 1. Lampiran (2 – 1) Bagan Alir Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (PP No.90/2010) 2. Lampiran (2 – 2) Bagan Alir Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (PP No.21/2004) 3. Lampiran (2 – 3) Bagan Alir Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran SKPD (PP No.58/2005) 4. Lampiran (2 – 4) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Barang K/L/D/I 5. Lampiran (2 – 5) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Pekerjaan Konstruksi K/L/D/I 6. Lampiran (2 – 6) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Jasa Konsultansi K/L/D/I 7. Lampiran (2 – 7) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Jasa Lainnya K/L/D/I 8. Lampiran (2 – 8) Contoh Format Pengorganisasian Pengadaan 9. Lampiran (2 – 9) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja Pengadaan Barang 10. Lampiran (2 – 10) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja Pengadaan Pekerjaan Konstruksi 11. Lampiran (2 – 11) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja untuk Pengadaan Jasa Konsultansi 12. Lampiran (2 – 12) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja untuk Pengadaan Jasa Lainnya 13. Lampiran (2 – 13) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja untuk Pengadaan Pekerjaan Swakelola 14. Lampiran (2 – 14) Contoh Format Jadwal Kegiatan Pengadaan Barang/Jasa 15. Lampiran (2 – 15) Contoh Format Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 16. Lampiran (2 – 16) Contoh Format Pengumuman Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 17. Lampiran (3 – 1) Contoh Format Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk Pengadaan Barang 18. Lampiran (3 – 2) Contoh Format Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk Pengadaan Pekerjaan Konstruksi 19. Lampiran (3 – 3) Contoh Format Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk Pengadaan Jasa Konsultansi 20. Lampiran (3 – 4) Contoh Format Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk Pengadaan Jasa Lainnya 21. Lampiran (3 – 5) Contoh Format Rencana Anggaran Biaya Pekerjaan Swakelola 22. Lampiran (3 – 6) Contoh Format Naskah Kesepakatan Kerja Sama Pengadaan Swakelola 23. Lampiran (4 – 1) Contoh Format Daftar Simak Pemantauan dan Evaluasi Perencanaan Pengadaan DAFTAR PUSTAKA

Nisu prikazali kada je Vučko pužući došao do Anđinih nožica, oprao ih u znak poniznosti, obrisao i poljubio

A nisu prikazali kada je Vučko pužući došao do Anđinih nožia, oprao ih u znak poniznosti, obrisao i poljubio, da bi mu ona velikodušno dozvolila da se uspravi na kolena, što je bio znak novoprobuđene ljubavi velike bratsko majčinsko očinske naklonosti koju naprasno Nemačka oseti prema nama.

Partai Demokrat - KPU Kab Kotawaringin Barat

PARTAI DEMOKRAT DEWAN PIMPINAN CABANG KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT DAFTAR LAPORAN PENERIMAAN SUMBANGAN DANA KAMPANYE PERIODE I BENTUK SUMBANGAN DANA KAMPANYE ASAL SUMBANGAN DANA KAMPANYE NO (Rp.) 1. Partai Politik 2. BARANG UANG (Rp.) (Unit) JUMLAH (Rp.) JASA (Rp.) KETERANGAN (Bentuk) Calon Anggota Legislatif a. 1,000,000 1,000,000 DPC Partai Demokrat Daerah Pemilihan KOBAR I 1) Nomor Urut : 1 Nama Calon : RUSMADI ABDULLAH, SE 13,500,000 13,500,000 - 2) Nomor Urut : 2 Nama Calon : NORYONO, S.Ikom 3,000,000 3,000,000 - 3) Nomor Urut : 3 Nama Calon : TITIEK SRIYANTI 11,000,000 11,000,000 - 4) Nomor Urut : 4 Nama Calon : M. DARHAMSYAH 11,200,000 11,200,000 - 5) Nomor Urut : 5 Nama Calon : SUHARTONO 8,500,000 8,500,000 - 6) Nomor Urut : 6 Nama Calon : SANJUM FITRI 5,000,000 5,000,000 - 7) Nomor Urut : 7 - Nama Calon : SULISTINA 3,500,000 3,500,000 - 8) Nomor Urut : 8 Nama Calon : SUYONO 3,250,000 3,250,000 - b. Daerah Pemilihan KOBAR II - 1) - Nomor Urut : 1 Nama Calon : Drs. MUSPIRAN HMS 5,000,000 5,000,000 - 2) Nomor Urut : 2 Nama Calon : KARTIKA SARI, SH 8,300,000 8,300,000 - 3) Nomor Urut :  ...

« previous  123456789