SEARCH

Found 347 related files. Current in page 2

contoh laporan keuangan sederhana

PARTAI DEMOKRAT - KPU Kota Cirebon
by junior 0 Comments favorite 7 Viewed Download 0 Times

PARTAI DEMOKRAT DEWAN PIMPINAN CABANG KOTA CIREBON DAFTAR LAPORAN PENERIMAAN SUMBANGAN DANA KAMPANYE PERIODE I / PERIODE II*)3 BENTUK SUMBANGAN DANA KAMPANYE ASAL SUMBANGAN DANA KAMPANYE NO UANG 4 BARANG (Rp.) PARTAI POLITIK 2 (Rp.) 5a ( UNIT ) 5B (Rp.) 6A - 1 JUMLAH (Rp) 7 JASA 6 5 - - - (BENTUK) - KETERANGAN 8 - Nihil 6B Calon Anggota Legislatif 10 a. Daerah Pemilihan : Kota CirebonDapil 1 1) Nomor Urut Nama Calon : 1 : MOH. HANDARUJATI K,S.Sos 2) Nomor Urut Nama Calon : 2 : WIWID WULANDARI 3) Nomor Urut Nama Calon : 3 : R. PANJI AMIARSA, SH,MH 4) Nomor Urut Nama Calon : 4 : Ir. SRI SUPANTI, MM 2.000.000 5) Nomor Urut Nama Calon : 5 : IIS SOFHIA, S.Pd.Aud 1.000.000 100.000.000 150.000.000 50.000.000 100.000.000. 000 20.000.000 Mobil 100.000.000 Mobil Avanza 7.000.000 5.000.000 150.000.000 20.000.000 Motor 2.000.000 1.000.000 6) Nomor Urut Nama Calon : 6 : TUTI ALAWIYAH, MPd.I 1.000.000 7) Nomor Urut Nama Calon : 7 : DADANG SUHERMAN, S,Sy 6.906.500 2.000.000 8) Nomor Urut Nama Calon : 8 : ADI JAYA MULYADI 2.500.000 6.500.000 9) Nomor Urut Nama Calon : 9 : NOVIE WACHYU AJIE, SH 10) Nomor Urut Nama Calon ; 10 : DEDDY MASHUDI 50.000.000 11) Nomor Urut Nama Calon : 11 : MOCHAMAD RUSDI 25.000.000 25.000.000 12) Nomor Urut Nama Calon : : 25.000.000 25.000.000 12 YANTO 1.000.000 8.906.500 Motor Mio - 9.000.000 - 100.000.000 Mobil 150.000.000 b. Daerah Pemilihan : Kota Cirebon Dapil 2 1) Nomor Urut : 1 Nama Calon : H. YULIARSO, BAE 100.000.000 150.000.000 Mobil 250.000.000 2) Nomor Urut : 2 Nama Calon : H. DADANG SUPRIYADI 50.000.000 50.000.000 3) Nomor Urut : 3 Nama Calon : SUCI HATI HANDAYANI 20.000.000 20.000.000 4) Nomor Urut : 4 Nama Calon : ANDRIAN RAHARDJO, SAP 5) Nomor Urut : 5 Nama Calon : Drs. SALMON 7.000.000 725.000 2.400.000 9.400.000 725.000 Nihil 6) Nomor Urut : Nama Calon : 6 SUARNI 50.000.000 5.000.000 11.000.000 15.000.000 2 buah Motor 26.000.000 8) Nomor Urut : 8 Nama Calon : TITIN SETIAWATI UMROH , SE 5.000.000 53.000.000 Mobil & Motor 58.000.000 9) Nomor Urut : 9 Nama Calon : JETTY RAHMAWATI, SH, MH 1.200.000 1.200.000 70.000.000 70.000.000 70.000.000 70.000.000 7) Nomor urut : 7 Nama Calon : EDHI PRAYITNO 10) Nomor Urut : 10 Nama Calon : N. DJOKO POERWANTO 55.000.000 c. Daerah Pemilihan : Kota Cirebon Dapil 3 1) Nomor Urut Nama Calon : 1 : H. M. AYATULLAH RONI, SE 2) Nomor Urut Nama Calon : 2 : MOHAMAD JUNAEDI, SH 3) Nomor Urut Nama Calon : 3 : TITIN PRIALIANTI 4) Nomor Urut Nama Calon : 4 : HARSONO 50.000.000 7.000.000 5) Nomor Urut Nama Calon

LAPORAN SEMENTARA - Kabupaten Bandung

Secara geografis dan demografis wilayah Kabupaten Bandung terletak pada wilayah yang rawan terhadap bencana. Beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya bencana ini adalah karena kondisi geografis, iklim, geologis maupun faktor lain seperti keragaman sosial budaya. Secara topografi Kabupaten Bandung terletak di dataran tinggi pada garis 10,22 BT – 108,5 BT dan 6,4 LS – 7,19 LS dengan ketinggian 110-2.429 meter di atas permukaan laut dengan suhu udara antara 19 - 280C dan memiliki iklim tropis basah dengan curah hujan yang tinggi. Kabupaten Bandung merupakan daerah cekungan dan juga merupakan pertemuan beberapa sungai besar dan kecil. Untuk sebagian wilayah yang merupakan dataran tinggi hal ini beresiko terhadap terjadinya longsor dan untuk wilayah yang merupakan dataran rendah beresiko terhadap terjadinya banjir. Wilayah Kabupaten Bandung yang rawan terkena banjir merupakan wilayah yang terletak pada dataran rendah dari cekungan Bandung dan sebagian wilayah tersebut berada di pinggiran sungai Citarum beserta anak sungainya yang mengalir ke sungai Citarum seperti Kecamatan Baleendah, Kecamatan Majalaya, Kecamatan Ibun, Kecamatan Banjaran, Kecamatan Pameungpeuk, Kecamatan Dayeuhkolot, Kecamatan Paseh, Kecamatan Soreang, Kecamatan Katapang, Kecamatan Rancaekek. Daerah-daerah tersebut sering mengalami banjir pada musim hujan terutama apabila curah hujan cukup tinggi. Kejadian bencana banjir ini berdampak pada kerugian yang tidak sedikit...

LAPORAN BENCANA ALAM PUTIN BELIUNG - Humas Polri

BENTUK KEGIATAN WAKTU KEJADIAN LOKASI TUJUAN KEGIATAN JALANNYA KEGIATAN : Bencana alam putting beliung. : Hari Jum’at tgl 28 Pebruari 2014 : Desa Ngumpul : Mendatangi TKP bencana agin putting beliung :Tanggal 28 Pebruari 2014 sekitar jam1.00 wib telah terjadi hujan lebat disertai angin putting beliung yang berakibat pohon tumbang. Dengan adanya pohon tumbang tersebut ada yang menimpa rumah warga desa Ngumpul dengan data sebagai berikut :1.Rumah saudara Slamet umur 40 tahun alamat Dkh.Wotan Ds.Ngumpul yang mengakibatkan kerusakan pd atap sebelah kiri tertimpa pohon randu tdk ada korban.2.Rumah sdr Pasir umur 43 tahun alamt sama kerusakan pd daour dan antenna parabola.3.Rumah sdr Tukijo umur 60 th almt Dkh.Bandung Rt/Rw 02/03 Ds.Ngumpul kerusakan pd atap sblh kanan. Dan sementara aliran listrik padam karena ada kabel yang tertimpa pohon dan dlm perbaikan pihak PLN. F. KETERANGAN NARASUMBER : 1. KSPKT Polsek Balong 2. Perangkat desa Ngumpul

LAPORAN PROYEK AKHIR - Digilib ITS
by Hermawan 0 Comments favorite 33 Viewed Download 0 Times

Berbagai macam bencana yang telah terjadi di negeri ini selalu menyisakan duka bagi rakyat. Meski banyak retorika dibangun untuk mengatasi hal ini, baik pada masa Orde Baru maupun pada masa Orde Reformasi. Namun, seringkali tidak dibarengi dengan tindakan dan kebijakan nyata. Peningkatan bencana terus terjadi dari tahun ke tahun. Bahkan, sejak tahun 1988 sampai pertengahan 2003 jumlah bencana di Indonesia mencapai 647 bencana alam meliputi banjir, longsor, gempa bumi, dan angin topan, dengan jumlah korban jiwa sebanyak 2022 dan jumlah kerugian mencapai ratusan milyar. Jumlah tersebut belum termasuk bencana yang terjadi pertengahan tahun 2003 sampai pertengahan 2004 yang mencapai ratusan bencana dan mengakibatkan hampir 1000 korban jiwa. Dalam Environmental Outlook WALHI 2003 diungkapkan bahwa kita bangsa Indonesia tidak bisa lagi bangga dengan julukan Jamrud Khatulistiwa, karena pada kenyataannya, negeri kita adalah negeri sejuta bencana.

LAPORAN KHUSUS PENANGANAN BENCANA - yimg.com

LAPORAN KHUSUS Gempa Bumi Tektonik di Provinsi Papua A. Kejadian 1. 2. 3. 4. Jenis Kejadian Waktu Kejadian Lokasi Kejadian Pusat Gempa : Gempa Bumi Tektonik : Rabu, 16 Juni 2010 pukul 10:06:01 WIB : Biak - Papua : Gempa berkekuatan 6,2 SR dengan kedalaman 10 Km pada koordinat 2.03 LS - 136.67 BT (114 km Tenggara Biak - Papua). Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. 5. Gempa dirasakan : Serui VI - VII MMI, Yapen Waropen VI – VII MMI, Nabire IV MMI, Biak IV MMI, Paniai IV MMI, Puncak Jaya IV MMI, . 6. Telah terjadi 4 (empat)kali gempa susulan : - Pukul 10:16:28 WIB, koordinat 2.17 LS - 136.59 BT, kekuatan 7.1 kedalaman 10 Km, 123 km Tenggara BIAK-PAPUA, berpotensi Tsunami. - Pukul 10:38:13 WIB, koordinat 2.37 LS - 136.66 BT, kekuatan 5.3 kedalaman 10 Km, 147 km Tenggara BIAK-PAPUA. - Pukul 10:58:08 WIB, koordinat 2.18 LS - 136.63 BT, kekuatan 6.6 kedalaman 10 Km, 126 km Tenggara BIAK-PAPUA. - Pukul 13:10:45 WIB, koordinat 1.88 LS - 136.35 BT, kekuatan 5.0 kedalaman 10 Km, 83 km Tenggara BIAK-PAPUA. 7. Pada pukul 10.16.28 WIB peringatan bahaya tsunami diyatakan telah berakhir. SR, SR, SR, SR, B. Dampak Bencana 1. Kabupaten Yapen Waropen. a. Korban jiwa - Meninggal : 2 orang meninggal dunia (Pamria 47 th dan Adrian 5 bulan). - Luka : 7 orang luka berat - Pengungsi : Di tempatkan di Kelurahan Paung b. Kerusakan - Rumah : 377 unit rusak berat/ringan (227 unit di Kec. Yapen Selatan dan 150 unit di Kec, Angkesera) dan 15 unit terbakar. - Sarana umum ...

Laporan Misi Kemanusiaan Bencana Mentawai - Media Pendidikan

Sehubungan dengan adanya tragedi Gempa Bumi dan tsunami di Kepulauan Mentawai Sumatera Barat pada tanggal 25 Oktober 2010. Perhimpunan Advokasi Anak Indonesia (PERAN INDONESIA) dan Lembaga Kesejahteraan Sosial Indonesia (LKSI) mengirimkan team relawan dari Relawan Dokter, Karyawan, Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Indonesia dan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Satyagama Jakarta, untuk melaksanakan misi kemanusiaan dan Advokasi Penanganan Korban Bencana dengan menamakan Tim “Peduli Anda Untuk Solidaritas Bangsa” (Tim PASB). Kegiatan ini bertujuan untuk dapat meringankan beban para korban akibat dari bencana gempa bumi tersebut dan melaksanakan advokasi penanganan korban. Kegiatan ini dilaksanakan sejak tanggal 13 – 25 November 2010 Sebelum mengirimkan Tim relawan ke Kepulauan Mentawai, dilakukan beberapa pencarian informasi dan assessment tentang kondisi dan situasi wilayah tersebut serta kebutuhan pengungsi, baik dengan memanfaatkan informasi internet, media cetak, media elektronik, dan beberapa lembaga yang sudah terlebih dahulu melaksanakan misi kemanusiaan. Setelah hasil assessment didapat dan dikembangkan, maka memutuskan untuk melaksanakan misi kemanusiaan dengan mengirimkan relawan yang dikirim melalui Padang dan melanjutkan perjalanan ke Kecamatan Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai melalui jalur laut dengan menempuh 12 (dua belas) jam perjalanan untuk membantu proses Tanggap Darurat yang sedang dilaksanakan.

Outline laporan antara - Direktorat Jenderal Penataan Ruang

Tujuan utama dari pekerjaan ini adalah melakukan penyusunan alternatif kebijakan dan penerapan langkah-langkah kegiatan yang tepat secara operasional pada wilayah yang berada pada daerah yang rawan dan sering terlanda bencana alam. Sasaran dari Penyusunan Operasionalisasi Program Penanganan Bencana Alam Bidang Penataan Ruang ini ialah memberikan arah yang jelas bentuk-bentuk penanganan yang baku untuk semua wilayah yang berada pada daerah yang rawan dan sering terlanda bencana alam, mulai dari identifikasi RTRW, indikasi evakuasi yang sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), serta pemulihan dan pembinaan lingkungan dalam rencana tata ruang yang akan datang. Kegiatan ini juga diharapkan sebagai bahan dan petunjuk dengan kondisi geografis, tingkat kerawanan dan tingkat bahaya yang ditimbulkan bila terjadi bencana alam, ditunjang dari aspek keruangan. Salah satu langkah awal yang perlu dikaji dalam melaksanakan pekerjaan “Penyusunan Program Penangan Bencana Alam Bidang Penataan Ruang” adalah : 1. Penetapan Kriteria atau batasan Peristiwa Bencana Alam 2. Gambaran Umum Mekanisma Peristiwa Bencana Alam yang terjadi Di Indonesia Kedua hal tersebut selanjutnya menjadi masukan dalam penyusunan Identifikas Zonasi Daerah Bencana Di Indonesia. Identifikasi Zonasi Daerah Bencana Di Indonesia tersebut selanjutnya menjadi salah satu masukan penting dalam menyusun Standar Operasional Prosedur dan Program Penanganan Bencana alam Bidang Penataan Ruang, yang dapat mewakili berbagai peristiwa bencana alam yang terjadi di Indonesia.

laporan pelaksanaan tugas hasil peliputan kegiatan upacara ...

Pada hari ini rabu 22 januari 2014, acara apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana. Diikuti oleh pejabat utama polda lampung, pamen polda lampung, pama polda lampung, bintara dan pns polda lampung. Amanat kapolri dibacakan oleh bapak kapolda lampung brigjen pol drs. Heru winarko, s.h. Adapun bencana yang disebabkan oleh faktor alam antara lain gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir, kekeringan, angin topan dan tanah longsor. Sedangkan bencana yang disebabkan faktor non alam antara lain berupa gagal teknologi, gagal modernisasi, epidemi dan wabah penyakit. Selama tahun 2013, telah terjadi sebanyak 693 bencana alam, yang terdiri dari tanah longsor 262 kali, banjir bandang 95 kali, banjir pasang (rob) 44 kali, kebakaran hutan 24 kali, gempa bumi 2 kali, gunung meletus 1 kali, angin puting beliung 94 kali, dan bencana alam lainnya 171 kali. Sedangkan bencana non alam yang terjadi selama tahun 2013 sebanyak 448 bencana, yaitu kebakaran sebanyak 424 kali dan bencana non alam lainnya sebanyak 24 kali. Berbagai bencana tersebut telah mengakibatkan timbulnya korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak psikologis.

Laporan Kegiatan - Building Capacities on Disaster Management in ...

Secara geologis Indonesia merupakan negara yang cukup rawan bencana. Beragam bencana baik alam maupun akibat perbuatan manusia terus terjadi di Indonesia dan menyebabkan kerugian-kerugian aset masyarakat serta pemerintah yang makin memberatkan pembangunan. Bencana kini menjadi ancaman paling nyata bagi bangsa Indonesia. Oleh karena itu masyarakat Indonesia harus benar-benar memahami dan sadar bagaimana hidup yang amam di daerah yang rentan bahaya ini. Akan tetapi dengan terbitnya UndangUdang No 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana telah memunculkan harapan kemajuan penanggulangan bencana. Undang-Undang itu secara eksplisit mengatur hak perlindungan bagi masyarakat korban bencana. Berdasarkan hal di atas pengetahuan kebencanaan di Indonesia harus disosialisasikan dengan baik kepada masyarakat, intansi pemerintahan dan intansi sekolah. Dimana kita mengetahui bahwa sekolah merupakan media mentransfer ilmu pengetahuan diharapkan mampu menyerap dan mengaplikasikan pengetahuan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Distribusi ilmu pengetahuan kesiapsiagaan bencana dapat dilakukan dengan metode yang sangat sederhana.

Sistem Aplikasi Laporan Bencana
by Hermawan 0 Comments favorite 21 Viewed Download 0 Times

1. Klik pada Login Staff 2. Masukkan ID dan kata Laluan 3. Jika Berjaya, Klik pada button OK 4. Klik pada Button Laporan Bencana 5. Klik Pada Sistem Aplikasi di sebelah kiri 6. Klik Pada Laporan Bencana di sebelah kiri 7. Klik Laporan Bencana di sebelah kanan 8. Isikan maklumat utama seperti dibawah. 9. Klik OK 10. Isikan tarikh kejadian dan masa berlaku bencana. Untuk pengisian lokasi berlakunya bencana, Koordinat GPS diperlukan, klik butang RUJUK. 11. Paparan berikut akan dipaparkan, Klik pada Icon dan heret ke lokasi kejadian, contohnya di Pulau Pinang. 12. Setelah anda mengenalpasti lokasi koordinat bencana, Tekan butang Salin. ** TIPS : Klik Zoom ataupun pilih imej Satellite untuk paparan yang lebih jelas. 13. Jika ada laluan alternatif, tekan butang RUJUK.

 123456789