SEARCH

Found 538 related files. Current in page 2

contoh laporan hazard

perancangan sistem informasi pendataan bencana pada badan ...

Guna membantu BPBA khususnya pada ruang pencegahan dan kesiap siagaan dalam mengatasi proses pendataan bencana yang terhambat dengan adanya gangguan jaringan internet maupun gangguan server database di kantor pusat, maka penulis merancang dan mengembangkan sebuah perangkat lunak yang membantu dalam melakukan proses pendataan bencana di Provinsi Aceh demi mengantisipasi permasalahan tersebut. Pengembangan perangkat lunak tersebut menggunakan bahasa pemograman java dengan menggunakan Netbeans IDE versi 7.1 dan MySQL Server versi 5.5 sebagai basis data. Produk dari pengembangan tersebut adalah Sistem Informasi Pendataan Bencana (SIPEB). SIPEB merupakan perangkat lunak berbasis aplikasi desktop, yang memiliki media penyimpanan data di dalam sebuah database. Tidak hanya fungsi Create Read Update Delete (CRUD) yang terdapat didalam SIPEB, fungsi lain yang terdapat pada SIPEB yaitu fungsi backup data, restore data, cetak laporan harian, cetak laporan bulanan dan cetak laporan tahunan. Perangkat lunak yang dirancang ini berfungsi untuk melakukan pendataan bencana, penyajian informasi bencana yang pernah terjadi dalam bentuk laporan dan juga pemeliharaan data dari kerusakan data, kehilangan data maupun penggandaan data. Kata Kunci : Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), pencegahan dan kesiapsiagaan, Sistem Informasi Pendataan Bencana (SIPEB). I. gangguan atau permasalahan jaringan internet pada kantor tersebut akibatnya data-data maupun laporan bencana yang harus di input akan menjadi terlambat sehingga menghambat kelancaran aktivitas operator untuk menginput laporan pendataan bencana. Sistem yang dibuat berbasis desktop application menggunakan database sebagai penyimpanan data. Penyimpanan data di dalam database dapat meminimalisir kemungkinan data tersebut hilang atau terkena virus computer yang mengakibatkan data itu rusak.

2011 Global Assessment Report on Disaster Risk Reduction ...

Menguak Risiko, Menggagas Makna Baru Pembangunan Rangkuman dan Temuan-Temuan Utama United Nations UNISDR berterima kasih kepada organisasi-organisasi yang logonya tercantum di bawah ini atas sumbangan finansial dan berarti mereka ntuk penyusunan Laporan Pengkajian Global tentang Pengurangan Risiko Bencana 2011 ini. Selain itu, sumber daya finansial juga telah secara berlimpah disumbangkan oleh, antara lain, Komisi Eropa, dan Pemerintah Jepang, Norwegia, dan Amerika Serikat. Daftar ucapan terima kasih yang lengkap ada di laporan utama. Judul asli: 2011 Global Assessment Report on Disaster Risk Reduction Revealing Risk, Redefining Development © United Nations 2011. Hak cipta dilindungi. Disclaimer: Pandangan-pandangan yang diungkapkan di dalam publikasi ini tidak dengan sendirinya mencerminkan pandangan-pandangan Sekretariat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Penggunaan penyebutan dan penyajian bahan tidak menunjukkan ungkapan pendapat apapun dari Sekretariat PBB tentang status hukum satu negara, teritori, kota atau wilayah, atau pihak-pihak berwenangnya, atau tentang delinenasi garis depan atau perbatasan. Gambar sampul depan: iStockphoto®, © arindambanerjee Penyuntingan, desain, tata letak, dan produksi: Green Ink, Devon, UK Konsep desain: Parsons New School for Design, New York, USA Dicetak oleh: Information Press, Oxford, UK Laporan Pengkajian Global tentang Pengurangan Risiko Bencana 2011 Menguak Risiko, Menggagas Makna Baru Pembangunan Rangkuman dan Temuan-Temuan Utama United Nations Laporan Pengkajian Global tentang Pengurangan Risiko Bencana 2011 (2011 Global Assessment Report on Disaster Risk Reduction) disusun ketika bencana-bencana terus menyapu bersih hidup dan penghidupan jutaan penduduk di dunia. Dampak gempa bumi yang dahsyat di Haiti pada Januari 2010 dan banjir di Pakistan pada Juli 2010 menunjukkan betapa risiko bencana dan kemiskinan saling berkaitan erat. Sementara itu, pada 2011, banjir di Australia, gempa bumi di Christchurch, Selandia Baru, dan bencana gempa bumi, tsunami dan nuklir di Jepang timur laut yang meluluhlantakkan yang terjadi ketika laporan ini dikirim ke percetakan merupakan pengingat yang sangat tidak menggembirakan betapa negara-negara maju juga sangat terpapar.

Tatacara_Menyusun_DLA
by Hermawan 0 Comments favorite 31 Viewed Download 0 Times

Kejadian bencana di Indonesia menjadi bagian yang tak terelakkan dampaknya di lndonesia, dan baru disadari semenjak terjadinya bencana gempa bumi dan tsunami yang dahsyat di wilayah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan Kepulauan Nias, Provinsi Sumatera Utara, gempa bumi di wilayah Provinsi Dl Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah pada Mei 2006, serta beberapa kejadian bencana lainnya pada tahun 2007. Sebagai negara kepulauan, hampir seluruh daerah pesisir lndonesia rawan bahaya geologi terrnasuk tsunami. Selain itu, kerusakan lingkungan akibat eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan menyebabkan hampir seluruh wilayah Indonesia rawan bencana banjir, longsor, kekeringan. Miskinnya pemahaman terhadap sanitasi lingkungan juga mudah memicu terjadinya wabah penyakit Kejadian bencana tersebut menuntut upaya tanggap darurat secara cepat dan menyeluruh bagi korban dan wilayah yang terkena dampak bencana, serta upaya tindak lanjut berikutnya dalam rangka pemulihan kehidupan masyarakat dan daerah pasca bencana. Dalam rangka melanjutkan tugas Tim Koordinasi Perencanaan dan Pengendalian Penanganan Bencana semenjak tahun 2007 melalui Surat Keputusan Meneg PPN/Kepala Bappenas No. Kep. OllA/M.PPN/01/2008, telah dibentuk Sekretariat Perencanaan dan Pengendalian Penanganan Bencana (P3B) dengan tugas-tugas mengumpulkan dan mengolah data dan informasi untuk mendukung pelaksanaan tugas Tim Koordinasi Perencanaan dan Pengendalian Penanganan Bencana termasuk menyusun laporan pelaksanaan kepada Tim Pengarah, mendukung dan memfasilitasi koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan lembaga donor. Salah satu tugas pengolahan data dan informasi adalah yang telah dilaksanakan adalah penilaian kerusakan dan kerugian (Damages and Losses Assessment) sebagai rujukan Rencana Aksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi di berbagai lokasi pasca bencana di Indonesia Dalam melakukan penilaian kerusakan dan kerugian, Sekretariat P3B menggunakan metode ECLAC (Economic Commissionfor Latin America and the Caribbean)yang sudah banyak diaplikasikan untuk penilaian kerusakan dan kerugian pasca bencana di berbagai negara.

Water heater unit Thermo Top C Auxiliary Heating Pre ... - Webasto

Hazard warning: The incorrect installation or repair of a Webasto heating and cooling system can cause a fire or lead to the output of lethal carbon monoxide gas. As a result, serious or fatal injuries can be caused. For the installation and repair of Webasto heating and cooling system, special company training, technical documentation, special tools and special equipment are needed. NEVER try to install or repair a Webasto heating or cooling system, if you have not successfully completed the company training and therefore lack the necessary technical skills and, for a skilled installation and repair, have the necessary technical documentation, tools and equipment available. ALWAYS follow all Webasto installation and repair instructions and observe all warning instructions. Webasto does not accept any liability for defects and damage that are attributable to an installation by untrained staff. Ident. No.: 1210061AEN Deposit 10.- EUR © Webasto Thermosysteme International GmbH Germany

SERVICE ALERT ***PRODUCT SAFETY RECALL*** - Garmin

Garmin is voluntarily recalling certain nüvi devices that contain a specific battery that was manufactured by the battery supplier within a limited date code range. Garmin has identified potential overheating issues when certain batteries manufactured by the third-party battery supplier within a limited date code range are used in certain Garmin nüvi models with a specific printed circuit board (PCB) design. It appears that the interaction of these factors can, in rare circumstances, increase the possibility of overheating, which may lead to a fire hazard. Although there have been no injuries or significant property damage caused by this issue, Garmin is taking this action out of an abundance of caution. AFFECTED PRODUCTS The recalled devices include a small subset of the following nüvi model numbers:Determine your nüvi model and serial number by looking at the label on the back or bottom of your nüvi. You must provide this and other information to determine whether your nüvi is affected by this recall. To easily and quickly determine whether your nüvi is affected, go to www.garmin.com/nuvibatterypcbrecall Service Alert 1035 25 August 2010

Water Heater Unit Installation Instructions Renault Laguna

Hazard warning: Incorrect installation or repair of Webasto heating systems may cause a fire or result in the emission of carbon monoxide, which can be fatal. Serious or fatal injuries can be caused as a result. Specialist company training, technical documentation, specialized tools and equipment are required to install and repair Webasto heating and cooling systems. NEVER attempt to install or repair Webasto heating or cooling systems if you have not successfully completed the company training and thereby acquired the required technical skills, or if you do not have access to the required technical documentation, tools and equipment needed to carry out correct installation and repairs. ALWAYS follow all Webasto installation and repair instructions and observe all warnings. Webasto does not accept any liability for defects and damage that are attributable to installation by untrained staff.

Heavy-Duty Engine Repair Stand
by kororawa 0 Comments favorite 25 Viewed Download 0 Times

655 Eisenhower Drive Owatonna, MN 55060-0995 USA Telephone: (507) 455-7000 Tech. Serv.: (800) 533-6127 Fax: (800) 955-8329 Order Entry: (800) 533-6127 Fax: (800) 283-8665 International Sales: (507) 455-7223 Fax: (507) 455-7063 Form No. 102302 Assembly & Operating Instructions for: 1750 1750a D05223ST Original Instructions Heavy-Duty Engine Repair Stand Maximum Capacity: 2722 kg (6000 lbs.) Engine Stand Weight: 260 kg (573 lbs.) Description: Designed for mounting engines, transmissions, or other components by using the universal mounting plate or a mounting plate designed specifically for the application. The component may be rotated 360 degrees by using the crank handle; the component may be raised by using the lifting jack to increase swing radius for clearance when rotating the component. Two front wheels and two rear casters provide mobility. Tool Box Grease Fittings Tilting Shaft Assembly Crank Handle Engine Mounting Adapter Assembly (Universal Mounting Adapter Shown) Head Assembly Oil Fill Plug Oil Fill Plug Jack Release Valve Jack Handle (in storage position) Figure 1 Lifting Jack Floor Locks Explanation of Safety Signal Words The safety signal word designates the degree or level of hazard seriousness. danger: Indicates an imminently hazardous situation which, if not avoided, will result in death or serious injury. Warning: Indicates a potentially hazardous situation which, if not avoided, could result in death or serious injury. Caution: Indicates a potentially hazardous situation which, if not avoided, may result in minor or moderate injury. Caution: Used without the safety alert symbol indicates a potentially hazardous situation which, if not avoided, may result in property damage. © 2010 SPX

Identifying Critical Safety Issues in Concrete Floors

http://www.4floors.com/services/ | Faulty design, wear and tear, and other issues can make concrete floors a slip and fall hazard. 4 Floors can help property owners identify floor problems and suggest strategies for mitigation.

PDF The World Cup and Economics 2014 - Goldman Sachs

Jun 4, 2014 ... While it is hard to match Jim's football craziness, the group globally is ... Franz Beckenbauer, German legend and World Cup. Winner as both ... The Real Madrid defender can play central defender as well as right back, and is also the highest-scoring defender in La Liga. The Bayern Munich keeper was a comfortable choice in goal – beating Iker Casillas into second place. The Brazilian central defender who will be hoping to play in this World Cup after missing out in the 2010 tournament. The most popular defender, chosen by almost half of you. With Alves in the team, the utility player has reverted to left back for us. Dani Alves (BRA) Barcelona Andrés Iniesta (ESP) One of the four players to keep his slot from our 2010 Dream Team, the Brazilian again comes in at right back. Barcelona Eden Hazard (BEL) Ramos (ESP) Chelsea The lightning-fast Hazard is the first Belgian ever to play for our Dream Team. The most popular midfielder, who scored the winning goal for Spain in the 2010 World Cup final against the Netherlands. Neuer (GER) Silva (BRA) Lahm (GER) Alves (BRA) Bayern Munich Neymar (BRA) (Neymar da Silva Santos Junior) Barcelona Franck Ribéry (FRA) Hazard (BEL) Iniesta (ESP) Ribéry (FRA) Neymar replaces Rooney from our 2010 Dream Team.

SBMPTN 2013 Biologi - Bisa Kimia

Doc. Name: SBMPTN2013BIO999 Doc. Version : 2013-10 | 01. Contoh keberadaan satwa pada suatu habitat yang dijaga dengan baik sebagai upaya pelestarian ex situ adalah… (A) Orang utan di hutan Kalimantan. (B) Cendrawasih di hutan Papua. (C) Rusa di Kebun Raya Bogor. (D) Pesut diSungai Mahakam. (E) Anoa di Pulau Sulawesi 02. Komunitas mikroba yang melekat pada suatu substrat/benda sehingga dapat merusak substrat/benda tersebut disebut… (A) Biodegradator. (B) Bioaktivator. (C) Biokatalis. (D) Biodeposit. (E) Biofilm. 03. Bagian sistem pencernaan yang berperan dalam memecah polipeptida menjadi oligopeptida adalah… (A) Duodenum. (B) Usus besar. (C) Lambung. (D) Jejunum. (E) Ileum. 04. Asam absisat melindungi tanaman yang mengalami kekurangan air melalui mekanisme… (A) Peningkatan pembentukan kutikula. (B) Penurunan tekanan turgor sel penjaga. (C) Peningkatan kecepatan pembelahan sel. (D) Penurunan kecepatan pembentangan sel. (E) Penghambatan pemanjangan sel epidermis. halaman 1 05. Pernyataan yang salah mengenai fotofosforilisasi siklik dan non siklik adalah… (A) Pada fotofosforilisasi non siklik sumber elektron yang memasuki Fotosistem II adalah molekul air, pada fotofosforilisasi siklik, sumber dari elektron adalah Fotosistem I. (B) Pada fotofosforilisasi non siklik penerima elktron terakhir adalah NADP, pada fotofosforilisasi siklik, penerima elektron terakhir adalah Fotosistem I. (C) Hasil dari fotofosforilisasi non siklik adalah ATP, NADPH, dan O2, sedangkan hasil dari fotofosforilisasi siklikhanya ATP. (D) Fotofosforilisasi non siklik melibatkan Fotosistem I dan II, fotofosforilisasi siklik hanya melibatkan Fotosistem II. 06. Perhatikan diagram saluran kreb berikut! Tahap dimana berlangsung hidrasi adalah (A) 1 dan 4 (B) 1 dan 5 (C) 2 dan 6 (D) 3 dan 7 (E) 3 dan 8 Kunci dan pembahasan soal ini bisa dilihat di www.zenius.net dengan memasukkan kode 3117 ke menu search. Copyright © 2013 Zenius Education SBMPTN 2013 Biologi, Kode Soal doc. name: SBMPTN2013BIO999 halaman 2 doc. version : 2013-10 | 07. Perhatikan gambar tahapan mitosis berikut! 10. Grafik berikut menunjukan kinerja insulin sintetis. Tahap telofase, metaphase, anaphase dan profasen ditunjukan oleh urutan angka…

 123456789