SEARCH

Found 438 related files. Current in page 1

contoh laporan bentuk buku

SMNPTN IPS 2013
by top markotop 0 Comments favorite 7 Viewed Download 0 Times

KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT yang selalu melimpahkan rahmat-Nya kepada kita semua. Alhamdulillah tim penyusun telah berhasil menyelesaikan penyusunan pembahasan SBMPTN, walaupun buku ini masih jauh dari kesempurnaan. di SBMPTN (d/h SNMPTN) sehingga soal yang akan keluar di tahun berikutnya dapat diprediksi maka dengan panduan buku ini diharapkan siswa lebih siap menghadapi ujian masuk PTN. SBMPTN merupakan kegiatan seleksi ujian masuk PTN dengan tipe soal, yaitu TPA (Tes Po- Buku ini dirancang dalam upaya untuk menunjang pelajaran sekolah dalam bidang studi IPA sebagai kiat sukses menembus PTN. Setelah memahami konsep materi maka perlu melatih diri dengan soal-soal latihan. Buku ini memuat kumpulan soal dan pembahasan soal–soal SNMPTN mulai dari tahun 2008 sampai tahun 2012. Penyelesaian soal dibahas dengan pembahasan sederhana, praktis, pendekatan konseptual, dan sistematis. Dengan latihan soal akan membantu siswa memahami karakteristik tren soal-soal yang sering keluar tensial Akademik), Kemampuan Dasar (Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris) serta Kemampuan IPA (Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi) atau kemampuan IPS (Ekonomi, Sejarah, Geografi, dan Sosiologi). Buku ini hadir untuk kelas 3 SMA/MA/SMK yang ingin melanjutkan studi ke PTN. Tim Penyusun sangat paham bahwa buku ini masih banyak kekurangan. Oleh karena itu, mohon kritikan dan saran demi perbaikan buku ini.

SMART SOLUTION Tes Potensi Akademik SBMPTN 2013

Rangkuman Materi SBMPTN 2013 SELEKSI BERSAMA MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI Disertai Teori Ringkas dan Pembahasan Soal Tes Potensi Akademik (TPA) Disusun Oleh : Pak Anang Kumpulan SMART SOLUTION dan TRIK SUPERKILAT Ringkasan Materi SBMPTN Tes Potensi Akademik (TPA) Penalaran Verbal (Sinonim, Antonim, dan Analogi) By Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com) A. PENALARAN VERBAL 1. SINONIM (Padanan Kata) Soal-soal sinonim, kemampuan yang dituntut adalah adik-adik mampu mencari arti dari sebuah kata pada pilihan jawaban yang tersedia. Tips agar adik-adik mudah menyelesaikan soal tentang sinonim adalah sering membaca. Nah, saat menemukan kata-kata asing, jangan ditinggalkan begitu saja, catat dan coba mencari padanan katanya di Kamus Besar Bahasa Indonesia. TRIK SUPERKILAT: Seringkali ada pilihan jawaban yang hampir mirip dengan soal. Biasanya jawaban ini adalah diberikan sebagai jawaban jebakan. Contoh soal sinonim: PARTIKELIR = .... A. Tukang parkir B. Partisan C. Partisi D. Swasta E. Enterprener Pembahasan: Jawaban B dan C mirip dengan kata yang digunakan pada soal. Biasanya ini mudah kita eliminasi sebagai jebakan jawaban..... Sehingga mempemudah kita dalam menjawab soal sinonim ini. Jawaban yang tepat adalah ”swasta”. 2. ANTONIM (Lawan Kata) Soal tentang antonim ini kebalikan dari sinonim. Dalam soal antonim adik-adik dituntut untuk mencari lawan kata dari soal yang diberikan. Contoh soal antonim: TERKATUNG A.Melayang B.Pasti C.Ombak D.Terperosok E.Terbenam

PANITIA SNMPTN 2013 JAKARTA, 10 DESEMBER 2013 SELEKSI ...

SELEKSI NASIONAL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI (SNMPTN) TAHUN 2013 PANITIA SNMPTN 2013 JAKARTA, 10 DESEMBER 2013 Peraturan Pemerintah no. 66/2010 Penerimaan mahasiswa baru di PTN dilaksanakan setelah UN SLTA Permendiknas no. 34/2010 - PTN harus menerima paling sedikit 60% mahasiswa baru melalui Jalur Seleksi Nasional. - PTN dapat menerima paling banyak 40% mahasiswa baru melalui Jalur Seleksi Mandiri. UU-PT No. 12 /2012 Pasal 73 - Penerimaan mahasiswa baru PTN untuk setiap Program Studi dapat dilakukan melalui pola penerimaan mahasiswa secara nasional atau bentuk lain. - Pemerintah menanggung biaya calon mahasiswa yang akan mengikuti pola penerimaan mahasiswa baru secara nasional. SNMPTN 2013 NILAI-NILAI PELAKSANAAN SNMPTN 2013 1. Membangun kebersamaan dan kepercayaan dengan sekolah dan antar PTN di seluruh Indonesia. 2. Merupakan bagian dari edukasi nasional untuk meningkatkan kemampuan penggunaan teknologi informasi dan kejujuran bagi generasi muda terdidik. 3. Mempertegas keberpihakan PTN kepada calon mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi tetapi memiliki kemampuan akademik tinggi. 4. Merupakan wahana perekat bangsa dalam wadah tunggal Negara Kesatuan Republik Indonesia. KETERKAITAN DENGAN UJIAN NASIONAL SNMPTN (Evaluasi rapor dan prestasi lainnya) Hasil Ujian Nasional Lulus SNMPTN 2013 POLA PENERIMAAN MAHASISWA BARU PTN SELEKSI NASIONAL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI (SNMPTN) SELEKSI BERSAMA MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI (SBMPTN) MAHASISWA BARU PTN SELEKSI MANDIRI PTN SNMPTN = SELEKSI NASIONAL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI SBMPTN = SELEKSI BERSAMA MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI

©ujiantulis.com
by top markotop 0 Comments favorite 4 Viewed Download 0 Times

Latihan Soal Sbmptn 2013 Tes Potensi Akademik (TPA) ----------------------------------------------------------------Created by ujiantulis.com (sebagian dari 5 Paket Latihan Sbmptn) Panitia SBMPTN Akan Menerapkan 5 Paket Soal Sbmptn Untuk Antisipasi perjokian dan kecurangan (Menurut Dr Anwar Effendi Kepala Humas dan Protokoler UNY/Kedaulatan Rakyat ) - Oleh karena itu ujiantulis.com memberikan 5 Paket Latihan Soal Sbmptn plus Pembahasannya untuk membantu kesuksesan peserta Sbmptn 2013. 1. Semua peserta SBMPTN 2013 mengerjakan Soal TPA. Sebagian peserta SBMPTN mengerjakan soal TPA kode 65. Simpulan yang tepat adalah ... (A) (B) (C) (D) (E) semua peserta SBMPTN mengerjakan Soal TPA, tidak mengerjakan soal TPA kode 65. semua peserta SBMPTN mengerjakan Soal TPA, mengerjakan soal TPA kode 65. semua peserta SBMPTN tidak mengerjakan Soal TPA, tidak mengerjakan soal TPA kode 65 sebagian peserta SBMPTN tidak mengerjakan Soal TPA, mengerjakan soal TPA kode 65. sebagian peserta SBMPTN yang mengerjakan Soal TPA, tidak mengerjakan soal TPA kode 65. ©ujiantulis.com 2. Ananda adalah lulusan SMAN 1 Bandung. Ananda akan mengikuti SBMPTN 2013. Banyak di antara para peserta yang akan mengikuti SBMPTN 2013 malas belajar. Ihsan adalah teman Ananda. Simpulan yang tepat adalah … (A)Ananda malas belajar. (B)Ihsan malas belajar. (C)Ihsan mungkin akan mengikuti SBMPTN 2013. (D)Semua teman Ihsan rajin. (E)Semua teman Ananda malas. 3. … berhubungan dengan JARUM, sebagaimana PETANI berhubungan dengan … (A) Dokter – pupuk (D) Penjahit – cangkul (B) Penjahit – padi (E) Perawat – sawah (C) Dokter – nelayan Copyright©ujiantulis.com all rights reserved | Distributed by info.sbmptn.web.id Page 1 4. … berhubungan dengan STETOSKOP, sebagaimana PELUKIS berhubungan dengan … (A) Dokter – kuas (B) Penyakit – pemandangan (C) Perawat – penyair (D) Pasien – galeri (E) Kesehatan – penghayatan 5. … berhubungan dengan SENAPAN, sebagaimana PETENIS berhubungan dengan … (A) Perang – medali (D) Tembakan – latihan (B) Tentara – raket (E) Perang – lapangan (C) Peluru – net 6. … berhubungan dengan KURSI, sebagaimana GULA berhubungan dengan … (A) Meja – gelas (D) Meja – kopi (B) Kayu – manis (E) Kayu – tebu (C) Kantor – pabrik 7. … berhubungan dengan KERAMIK, sebagaimana KERTAS berhubungan dengan … (A) Pot – buku (D) Keras – lunak (B) Lantai – majalah (E) Tanah liat – kayu (C) Tanah liat – buku ©ujiantulis.com 8. ... berhubungan dengan MOBIL, sebagaimana REL berhubungan dengan ... (A) Sopir – kereta api (D) Jalan raya – kereta api (B) Sopir – masinis (E) Ban – kereta api (C) Masinis – jalan raya 9. ... berhubungan dengan PANAS, sebagaimana ES berhubungan dengan ... (A) Kopi – teh (B) Api – dingin (C) Cuaca – minuman (D) Matahari – gula (E) Khatulistiwa – kutub 10. …. berhubungan dengan LAUT, sebagaimana PETANI berhubungan dengan ... (A) Perahu – cangkul (D) Ikan – padi (B) Jaring – cangkul (E) Nelayan – sawah (C) Nelayan – padi 11. …. berhubungan dengan TEPUNG, sebagaimana PAKAIAN berhubungan dengan ... Copyright©ujiantulis.com all rights reserved | Distributed by info.sbmptn.web.id Page 2 (A)Timbangan – penampilan (B)Mentega – celana (C)Roti – kain (D)Pasar – toko (E)Adonan – ukuran

Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, dan Peraturan Menteri Pen­di­ dikan Nasional Nomor 34 Tahun 2010 tentang Pola Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana pada Per­ gu­ruan Tinggi yang diselenggarakan oleh Pemerintah, sistem penerimaan mahasiswa baru program sarjana pada perguruan tinggi dilakukan melalui seleksi secara nasional dan bentuk lain. Berdasarkan hasil pertemuan antara Pengurus Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) dengan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, ditetapkan bahwa Seleksi Na­sional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) menjadi tanggung jawab pemerintah, sedangkan seleksi ben­tuk lain menjadi tanggung jawab MRPTNI dan/atau Rektor Perguruan Tinggi Negeri masing-masing. Salah satu seleksi bentuk lain dari penerimaan mahasiswa baru tersebut adalah Seleksi Bersama Masuk Per­gu­ruan Tinggi Negeri (SBMPTN). SBMPTN merupakan pola seleksi yang dilaksanakan secara bersama oleh seluruh Perguruan Tinggi Negeri dalam satu sistem yang terpadu dan diselenggarakan secara serentak me­la­lui ujian tertulis. Sejalan dengan program pemerintah melalui program Bidikmisi, peserta dari keluarga...

PEMBAHASAN DAN KUNCI JAWABAN GEOGRAFI KELAS XII ...

PEMBAHASAN DAN KUNCI JAWABAN GEOGRAFI KELAS XII PAKET B 1. Berdasarkan soal nomor 1 a. Konsep aglomerasi adalah merupakan gabungan, kumpulan, 2 atau lebih pusat kegiatan dalam 1 lokasi/kawasan terterntu seperti kawasan industri, pemukiman, perdagangan, dsb. b. Konsep morfologi menjelaskan kenampakan bentuk-bentuk muka bumi, seperti dataran rendah, lereng, bukit/dataran tinggi. c. Konsep pola menitik beratkan pada pola keruangan baik fisik maupun sosialnya seperti pola permukiman penduduk, pola aliran sungai, dsb. d. Konsep lokasi mengkaji letak suatu objek dipermukaan bumi. Pada konsep ini utamanya dalam menjawab pertanyaan dimana (where). e. Konsep ketergantungan adalah konsep yang menunjukkan keterkaitan keruangan antar wilayah akibat adanya perbedaan potensi antar wilayah. Seperti keterkaitan antara desa dengan kota. Kunci jawaban D 2. Prinsip-prinsip geografi ada 4 a. Prinsip deskripsi, merupakan penjelasan lebih jauh mengenai gejala-gejala yang diselidiki/dipelajari. Deskripsi disajikan dalam bentuk tulisan, diagram tabel/gambar/peta. b. Prinsip korologi, merupakan gejala, fakta/masalah geografi disuatu tempat yang ditinjau dari sebaran, interelasi, interaksi, dan integrasinya dalam ruang. c. Prinsip persebaran, merupakan suatu gejala dan fakta yang tersebar tidak merata dipermukaan bumi. d. Prinsip interelasi, merupakan suatu hubungan yang saling terkait dalam ruang antara gejala yang 1 dengan gejala lain. e. Prinsip distribusi, merupakan suatu gejala dan fakta yang tidak merata dipermukaan bumi.

Kunci Jawaban Soal Essai Paket A.pdf

Kunci jawaban Babak FINAL Jenis soal : ESSAY 1. Kinerja bensin diukur berdasarkan nilai oktan (octane number) yaitu keberadaan senyawa 2,2,4 - trimetil pentane (isooktana) dengan nilai oktan 100, sedangkan nheptana nilai oktannya adalah nol. a. Gambarkan struktur 2,2,4 – trimetil pentane dan n – heptana (20 Point) Penyelesaian : b. Gambarkan semua isomer struktur n-heptana dan namai secara IUPAC (30 Point) Penyelesaian : c. Gambarkan struktur dan nama IUPAC alkena paling sederhana yang mempunyai isomer cis dan trans. (30 Point) Penyelesaian : d. Jelaskan pengertian bensin dengan angka oktan 75 % (20 Point) Penyelesaian : Angka oktan pada bensin ditentukan dengan adanya senyawa trimetil pentane dan nheptana dimana apabila pada bensin memiliki angka oktan 100 % maka pada besin tersebut terkandung senyawa trimetil pentane banding senyawa n-heptana yaitu 100 : 0, sehingga apabila bensin dengan angka oktan 75 % maka dalam bensin tersebut terkandung 75 % senyawa trimetil pentane dan 25 % senyawa n-heptana. 2. Reaksi : 2NOBr (g)  2NO (g) + Br2 (g) H = +16,1 kJ Diketahui : Tekanan awal NOBr = 0,65 atm. : NOBr telah terurai sebanyak 28% (Saat Kstb) (a) Tuliskan bentuk tetapan kesetimbangan, Kp. (10 poin) Penyelesaian : Kp  [p NO ] 2 [p Br2 ] [p NOBr ] 2 (b) Tentukan tekanan parsial gas NOBr, NO, dan Br2 setelah tercapai keadaan kesetimbangan. (30 poin) Penyelesaian : 100  28 p NOBr   0,65 atm  0,468 atm 100 28 p NO   0,65 atm  0,182 atm 100 p Br2  28 2 100  0,65 atm  0,091 atm (c) Tentukan tekanan total sesudai tercapai kesetimbangan (20 poin) Penyelesaian : (100  28 )  (28  14 ) 114 p tot  [ ]  0,65 atm   0,65 atm  0,741 atm 100 100 (d) Hitung nilai tetapan kesetimbangan, Kp pada temperatur tersebut. (20 poin) Penyelesaian :

Kunci Jawaban dan Pembahasan MAT VIII A

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Matematika Kelas VIII 1 Bab I Faktorisasi Bentuk Aljabar 9. Jawaban: d 32p2qr 3 32p2qr3 : 96pq2r2 = 96pq2r2 32 = 96 × p(2 – 1)q(1 – 2)r(3 – 2) 1 = 3 pq–1r A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: c 5p2 – 7p + 8 – p2 + 3p – 10 = 5p2 – p2 – 7p + 3p + 8 – 10 = 4p2 – 4p – 2 2. Jawaban: c 5(3x – 1) – 12x + 9 = 15x – 5 – 12x + 9 = (15 – 12)x – 5 + 9 = 3x + 4 3. Jawaban: d 8(3x + 6y) + 3(2x – 6y) = 24x + 48y + 6x – 18y = 30x + 30y 4. Jawaban: a (x2 – 4x + y) – (2x – 2y + x2) = x2 – 4x + y – 2x + 2y – x2 = (1 – 1)x2 + (–4 – 2)x + (1 + 2)y = –6x + 3y 5. Jawaban: b 5a2(2a3 + 11c) = 5a2(2a3) + 5a2(11c) = 10a5 + 55a2c 6. Jawaban: d (x + 2)(2x – 1) = x(2x – 1) + 2(2x – 1) = 2x2 – x + 4x – 2 = 2x2 + 3x – 2 7. Jawaban: a (2x – 3)(–3x + 5) = 2x(–3x + 5) – 3(–3x + 5) = –6x2 + 10x + 9x – 15 = –6x2 + 19x – 15 8. Jawaban: c (3y – 4)(4x2 + 6xy + y2) = 3y(4x2 + 6xy + y2) – 4(4x2 + 6xy + y2) = 12x2y + 18xy2 + 3y3 – 16x2 – 24xy – 4y2 2 Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Matematika Kelas VIII pr = 3q 10. Jawaban: c 3x 2 : 6x 2 4 3 3 = 2 x : 2 x2 = 3 x 2 3 2 x 2 = 1 x x2 = x 11. Jawaban: c –(8p3qr2)3 = –83(p3)3q3(r2)3 = –512p9q3r6 12. Jawaban: c (3x – 4y)2 = (3x – 4y)(3x – 4y) = 3x(3x – 4y) – 4y(3x – 4y) = 9x2 – 12xy – 12xy + 16y2 = 9x2 – 24xy + 16y2 13. Jawaban: a (6x + 5)2 + (–7x – 4)2 = (36x2 + 60x + 25) + (49x2 + 56x + 16) = 36x2 + 49x2 + 60x + 56x + 25 + 16 = 85x2 + 116x + 41 14. Jawaban: b (a + b)3 = a3 + 3a2b + 3ab2 + b3 (x – 4)3 = (x + (–4))3 = x3 + 3x2(–4) + 3x(–4)2 + (–4)3 = x3 – 12x2 + 48x – 64 15. Jawaban: d 4r 2 (r − 3) 4r2(r – 3) : r(r – 3)2 = r(r − 3)2 4r = r−3 16. Jawaban: b 24x6q7 : (4q2x3 × 3qx) = 24x6q7 4q2x 3 × 3qx 24 x6 = q7 = 12 × 4 × q3 x = 2x2q4 24x 6q7 12q3 x 4 17. Jawaban: b 28p5q7r4 b. : 6q2r3p4) = 28p5q7r4 = × (3q2pr3 14p2q7r4 × 18. Jawaban: d Keliling = 2((2x + 2) + (2x – 1)) = 2(4x + 1) = (8x + 2) cm 19. Jawaban: b s = (2x – 3) cm L = s2 = (2x – 3)2 = (2x)2 + 2(2x)(–3) + (–3)2 = (4x2 – 12x + 9) cm2 20. Jawaban: c = (x – 2) m p = (x – 2) + 6 m = (x + 4) m Luas = p × = (x + 4)(x – 2) = (x2 + 2x – 8) m2 B. Uraian 1. a. 6a + 3a – 9a + 7b = (6 + 3 – 9)a + 7b = 7b b. 10x2 – 3xy – 5y2 – 18x2 + 5xy + y2 = (10 – 18)x2 + (5 – 3)xy + (1 – 5)y2 = –8x2 + 2xy – 4y2 c. d. 2. a. b. c. d. 3. a. 4 + 3p + 5(p – 2) = 4 + 3p + 5p – 10 = 8p – 6 (4p – 11q – 9r) – (9p + 8q – 8r) = 4p – 9p – 11q – 8q – 9r + 8r = (4 – 9)p – (11 + 8)q – (9 – 8)r = –5p – 19q – r c. (17y2 + 11y + 18) – (15y2 + 2y – 24) = 17y2 – 15y2 + 11y – 2y + 18 + 24 = (17 – 15)y2 + (11 – 2)y + 18 + 24 = 2y2 + 9y + 42 d. 15(4y2 + 6y + 3) + 11(2y2 – 4y – 5) = 60y2 + 90y + 45 + 22y2 – 44y – 55 = 60y2 + 22y2 + 90y – 44y + 45 – 55 = (60 + 22)y2 + (90 – 44)y + 45 – 55 = 82y2 + 46y – 10 1 2p3 4. a. b. (2x – 6)(5x – 2) = 2x(5x – 2) – 6(5x – 2) = 10x2 – 4x – 30x + 12 = 10x2 – 34x + 12 c. (3x – 4y)(12x2 – 16xy + 9y2) = 3x(12x2 – 16xy + 9y2) – 4y(12x2 – 16xy + 9y2) = 36x3 – 48x2y + 27xy2 – 48x2y + 64xy2 – 36y3 = 36x3 – (48 + 48)x2y + (27 + 64)xy2 – 36y3 = 36x3 – 96x2y + 91xy2 – 36y3 d. 8p4qr2 : 2pq2r2 2(a – 3b) + 3(2a + 7b) = 2a – 6b + 6a + 21b = 2a + 6a – 6b + 21b = 8a + 15b (3r – 9s) + (7r + 16s) = 3r – 9s + 7r + 16s = 3r + 7r + 16s – 9s = 10r + 7s (3a + 9 – 6b) + (11b + 7a – 5) = 3a + 9 – 6b + 11b + 7a – 5 = 3a + 7a – 6b + 11b + 9 – 5 = 10a + 5b + 4 (–x2 + 6xy + 3y2) + (3x2 – 4xy – 7y2) = –x2 + 6xy + 3y2 + 3x2 – 4xy – 7y2 = –x2 + 3x2 + 6xy – 4xy + 3y2 – 7y2 = 2x2 + 2xy – 4y2 6(2y2 – 3x + 6) + 7(3y2 – 2x + 6) = 12y2 – 18x + 36 + 21y2 – 14x + 42 = 12y2 + 21y2 – 18x – 14x + 36 + 42 = 33y2 – 32x + 78 (10a + 9b – 12) – (9a + 8b – 2) = 10a – 9a + 9b – 8b – 12 + 2 = (10 – 9)a + (9 – 8)b – 12 + 2 = a + b – 10 –5a2(2a2 + 8a2b – 5ab2) = (–5 × 2)a4 – (5 × 8)a4b + (–5 × (–5))a3b2 = –10a4 – 40a4b + 25a3b2 8p4 qr 2 = 2pq2r 2 8 = 2 × p4 p × 1 q q2 = 4 × p3 × q × 1 5. a. b. c. d. r2 r2 4p3 = q × (4p2q)3 = 43p6q3 = 64p6q3 (5a + 3b)2 = (5a)2 + 2(5a)(3b) + (3b)2 = 25a2 + 30ab + 9b2 2 2 (7a – 4a) = (7a2)2 – 2(7a2)(4a) + (4a)2 = 49a4 – 56a3 + 16a2 (2q + 3p – 7)2 = (2q + 3p – 7)(2q + 3p – 7) = 2q(2q + 3p – 7) + 3p(2q + 3p – 7) – 7(2q + 3p – 7) = 4q2 + 6pq – 14q + 6pq + 9p2 – 21p – 14q – 21p + 49 = 4q2 + 12pq – 28q – 42p + 9p2 + 49 (3a + 4)4 = 1(3a)4 + 4(3a)3(4) + 6(3a)2(4)2 + 4(3a)(4)3 + 1(4)4 Suku ke-3: 6(3a)2(4)2 = 6 × 9a2 × 16 = 864a2 Jadi, koefisien suku ke-3 yaitu 864.

peraturan menteri keuangan republik indonesia tentang buku-buku ...

MENTERII<.EUANGAN AEPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 122/PMK.Oll/2013 TENTANG BUKU-BUKU PELAJARAN UMUM, KITAB SUCI, DAN BUKU-BUKU PELAJARAN AGAMA YANG ATAS IMPOR DAN/ATAU PENYERAHANNYA DIBEBASKAN DARI PENGENAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 1 angka 3 dan Pasal 2 angka 4 Peraturan Pemerintah Nomor 146 Tahun 2000 tentang Impor dan atau Penyerahan Barang Kena Pajak Tertentu dan atau Penyerahan Jasa Kena Pajak Tertentu yang Dibebaskan dari Pengenaan Pajak Pertambahan Nilai sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2003, diatur bahwa atas impor dan/atau penyerahanbuku-buku pelajaran umum, kitab suci, dan buku-buku pelajaran agama dibebaskan dari pengcmaan PajakPertambahan Nilai; b. Mengingat a. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan untuk melaksanakan ketentuan Pasal 5 Peraturan Pemerintah Nomor 146 Tahun 2000 tentang Impor dan atau Penyerahan Barang Kena Pajak Tertentu dan atau Penyerahan. Jasa Kena Pajak Tertentu yang Dibebaskan dari ,pengenaan Pajak Pertambahan Nilai sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2003, perlu menetapkan Peraturan Menteri Keuangan tentang BukucBuku Pelajaran Umum,' Kitab Suci, dan Buku-Buku Pelajaran Agama yang atas Impar danl atau Penye'rahannya Dibebaskan dari Pengenaan Pajak Pertambahan Nilai;

PENGGANDAAN, PENGADAAN DAN DISTRIBUSI BUKU - Dikmen

PENGADAAN, PENGGANDAAN, DAN DISTRIBUSI BUKU DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) PENDIDIKAN MENENGAH TAHUN 2013 DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROPORSI PENGGUNAAN DAK Perdirjen Dikmen Nomor 1598/D/PP/2013 Bab I Deskripsi Umum, F. Penggunaan DAK Bidang Dikmen TA 2013 untuk SMA dan SMK No. KEGIATAN/KOMPONEN PERSENTASE ALOKASI DARI TOTAL DAK TA 2013 SETIAP DAERAH MINIMAL MAKSIMAL 1. Penggandaan dan distribusi buku teks pelajaran kurikulum 2013 15 % 25 % 2. Rehabilitasi ruang belajar rusak berat 40 % 50 % 3. Pengadaan sarana dan prasarana peningkatan mutu pendidikan a. Pemb. Perpustakaan b. Pemb. Laboratorium c. Pengadaan Alat Laboratorium d. Pengadaan Buku Referensi 30 % 40 % SASARAN 1. Penggandaan dan pendistribusian buku teks pelajaran untuk siswa kelas X berdasarkan kurikulum 2013 yang belum mendapatkan alokasi buku teks pelajaran yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2. Pengadaan dan pendistribusian buku referensi sesuai dengan kebutuhan sekolah masing-masing. Buku Yang Digandakan 3 (Tiga) Mata Pelajaran sedang digandakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk Siswa SMA&SMK Kelas X dan Pegangan Guru - Matematika - Sejarah Indonesia - Bahasa Indonesia Buku Referensi SMA dan SMK Permendiknas Nomor 24 Tahun 2007 dan Permendiknas Nomor 40 Tahun 2008 Sekurang-kurangnya meliputi Kamus Besar Bahasa Indonesia, Kamus Bahasa Inggris, Ensiklopedia, Buku Statistik Daerah, Buku Telepon, Kitab Undang-Undang dan Peraturan, dan Kitab Suci. Buku Referensi: Buku yang dianjurkan oleh guru kepada siswa nya untuk dibaca (sumber: KBBI)

« previous  123456789