SEARCH

Found 335 related files. Current in page 1

contoh kata kata penghargaan assignment

SBMPTN 2013 Biologi - Bisa Kimia

Doc. Name: SBMPTN2013BIO999 Doc. Version : 2013-10 | 01. Contoh keberadaan satwa pada suatu habitat yang dijaga dengan baik sebagai upaya pelestarian ex situ adalah… (A) Orang utan di hutan Kalimantan. (B) Cendrawasih di hutan Papua. (C) Rusa di Kebun Raya Bogor. (D) Pesut diSungai Mahakam. (E) Anoa di Pulau Sulawesi 02. Komunitas mikroba yang melekat pada suatu substrat/benda sehingga dapat merusak substrat/benda tersebut disebut… (A) Biodegradator. (B) Bioaktivator. (C) Biokatalis. (D) Biodeposit. (E) Biofilm. 03. Bagian sistem pencernaan yang berperan dalam memecah polipeptida menjadi oligopeptida adalah… (A) Duodenum. (B) Usus besar. (C) Lambung. (D) Jejunum. (E) Ileum. 04. Asam absisat melindungi tanaman yang mengalami kekurangan air melalui mekanisme… (A) Peningkatan pembentukan kutikula. (B) Penurunan tekanan turgor sel penjaga. (C) Peningkatan kecepatan pembelahan sel. (D) Penurunan kecepatan pembentangan sel. (E) Penghambatan pemanjangan sel epidermis. halaman 1 05. Pernyataan yang salah mengenai fotofosforilisasi siklik dan non siklik adalah… (A) Pada fotofosforilisasi non siklik sumber elektron yang memasuki Fotosistem II adalah molekul air, pada fotofosforilisasi siklik, sumber dari elektron adalah Fotosistem I. (B) Pada fotofosforilisasi non siklik penerima elktron terakhir adalah NADP, pada fotofosforilisasi siklik, penerima elektron terakhir adalah Fotosistem I. (C) Hasil dari fotofosforilisasi non siklik adalah ATP, NADPH, dan O2, sedangkan hasil dari fotofosforilisasi siklikhanya ATP. (D) Fotofosforilisasi non siklik melibatkan Fotosistem I dan II, fotofosforilisasi siklik hanya melibatkan Fotosistem II. 06. Perhatikan diagram saluran kreb berikut! Tahap dimana berlangsung hidrasi adalah (A) 1 dan 4 (B) 1 dan 5 (C) 2 dan 6 (D) 3 dan 7 (E) 3 dan 8 Kunci dan pembahasan soal ini bisa dilihat di www.zenius.net dengan memasukkan kode 3117 ke menu search. Copyright © 2013 Zenius Education SBMPTN 2013 Biologi, Kode Soal doc. name: SBMPTN2013BIO999 halaman 2 doc. version : 2013-10 | 07. Perhatikan gambar tahapan mitosis berikut! 10. Grafik berikut menunjukan kinerja insulin sintetis. Tahap telofase, metaphase, anaphase dan profasen ditunjukan oleh urutan angka…

SNMPTN 2012 - Siap Belajar
by top markotop 0 Comments favorite 6 Viewed Download 0 Times

SELEKSI NASIONAL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI Disertai TRIK SUPERKILAT dan LOGIKA PRAKTIS Tes Potensi Akademik Penalaran Verbal (Sinonim, Anonim, Analogi) Disusun Oleh : Pak Anang Kumpulan SMART SOLUTION dan TRIK SUPERKILAT Pembahasan Soal SNMPTN 2012 Tes Potensi Akademik Kode Soal 613 Penalaran Verbal (Sinonim, Anonim, Analogi) By Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com) 1. air : .... ≈ .... : hampa A. sungai – ruang B. kering – udara C. dingin – pengap D. es – kosong E. tetesan – vakum 5. hijau : .... ≈ .... : laut A. lumut – ikan B. klorofil – ombak C. rumput – pantai D. daun – asin E. hutan – kapal Pembahasan: ”Dinamakan kering karena tidak ada air, disebut hampa karena tidak ada udara.” 2. Pembahasan: ”Secara umum warna dari daun adalah hijau, secara umum rasa dari air laut adalah asin.” oven : .... ≈ .... : foto A. roti – kamera B. pemanggang – album C. panas – lensa D. gosong – model E. matang – fotografer 6. gurun : .... ≈ .... : hutan A. pasir – belantara B. sahara – pohon C. oasis – sungai D. matahari – rimbun E. kering – lebat Pembahasan: ”Hasil keluaran dari oven adalah roti, hasil keluaran dari kamera adalah foto.” 3. Pembahasan: ”Gurun yang luas dapat ditemukan di Sahara, pohon yang banyak dapat ditemukan di hutan.” murka : .... ≈ .... : benturan A. sedih – sakit B. mencaci – luka C. marah – tabrakan D. cemberut – tendangan E. kecewa – dorongan TRIK SUPERKILAT: ”Kata benda : Kata benda ≈ Kata benda : Kata benda” 7. ”Murka adalah salah satu jenis kemarahan yang hebat, tabrakan adalah benturan yang hebat.” produksi : .... ≈ perjalanan : .... A. pabrik – arah B. produk – tujuan C. mesin – kendaraan D. pekerja – kecepatan E. upah – pulang TRIK SUPERKILAT: Pembahasan: ”Kata sifat : Kata benda ≈ Kata sifat : Kata benda” ”Yang diharapkan dari proses produksi adalah produk, yang diharapkan dari sebuah perjalanan adalah tujuan.”

SNMPTN 2012 - Siap Belajar
by top markotop 0 Comments favorite 2 Viewed Download 0 Times

Bimbel SBMPTN 2013 Tes Potensi Akademik by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com) Halaman 1 Kumpulan SMART SOLUTION dan TRIK SUPERKILAT Pembahasan Soal SNMPTN 2012 Tes Potensi Akademik Kode Soal 613 Penalaran Deduktif (Penarikan Kesimpulan) By Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com) 16. Semua warga negara yang berumur di atas 17 tahun memiliki hak pilih. 18. Semua siswa S-1 berumur di atas 17 tahun. A. B. C. D. E. Siswa yang pandai dalam pelajaran kimia, juga pandai dalam pelajaran matematika. Siswa yang pandai dalam pelajaran matematika, rajin belajar. Semua mahasiswa S-1 memiliki hak pilih. Semua warga negara memiliki hak pilih. Tidak semua siswa S-1 memiliki hak pilih. Tidak ada mahasiswa S-1 yang memiliki hak pilih. Tidak ada warga negara yang memiliki hak pilih menjadi mahasiswa S-1. Semua warga negara yang berumur di atas 17 tahun memiliki hak pilih. Semua siswa S-1 berumur di atas 17 tahun, jadi semua mahasiswa S-1 memiliki hak pilih. A. Siswa yang tidak pandai dalam pelajaran kimia, rajin belajar. B. Siswa yang pandai dalam pelajaran kimia, rajin belajar. C. Siswa yang pandai dalam pelajaran kimia, tidak rajin belajar. D. Siswa yang tidak pandai dalam pelajaran kimia dan matematika, rajin belajar. E. Siswa yang tidak pandai dalam pelajaran matematika, rajin belajar. Langkah penyelesaian TRIK SUPERKILAT: Pembahasan: Pembahasan:  Siswa yang pandai kimia, juga pandai matematika. Siswa yang pandai matematika, juga rajin belajar. Jadi siswa yang pandai kimia, juga rajin belajar.  Jawaban B salah karena hanya yang sudah di atas 17 tahun yang punya hak pilih. Langkah penyelesaian TRIK SUPERKILAT:  17. Dengan menggunakan pola AAA-1 pada silogisme kategorik tipe 1, jawaban jelas A. (Baca penjelasan lengkap tentang silogisme kategorik disini) Jawaban C, D, E salah, karena jika semua premis adalah proposisi universal, maka kesimpulannya pasti proposisi universal, yang menggunakan kata semua.

Reduce Assignment Burden with Professional Writing Services

The academic phase in everyone’s life brings in a rush of assignments either in school or college. It is a challenging time where deadlines have to be met, quality and creative content needs to be seen

4-H Indoor Gardening Project - College of Agriculture - University of ...

4-H Indoor Gardening Project: Making a Desert Dish Garden Prepared by Madge Balden Adams, former special assignment writer for Horticulture Evaporation is slowed down by protective coverings of wax or hairs or by a reduced surface area. (Many succulent plants have a spherical shape because a sphere has the smallest surface area for a given volume.) Succulents grow naturally in semi-deserts where long, dry periods are broken by short, rainy periods. Cacti are one kind of succulent. What to Do Materials Plants With just a few essentials, a few minutes, and your creativity, you can make a desert dish garden. All you need are some cacti or other slow-growing succulent plants, a shallow dish, and sand. That’s it. And the best part is that your garden in a dish will last for years with very little care. Succulents raised in dish gardens are even easier to care for than are single specimens. Fertilization is not needed because you do not want the plants to outgrow the container. You can buy cacti and other succulent plants from a florist or at a garden store that has a plant section. Choose plants of different sizes and shapes that will go well together to make an interesting garden. Choose plants that are in scale with the container you plan to use. Select small plants that grow slowly. Plants should fill the container but not crowd it. Some suitable plants are:...

Assignment Guidelines: Strayer University In-Person Visit - BARE ...

To gather information as a prospective student. The client is interested in all aspects of the Admissions process from the initial inquiry, setting up an appointment, visiting the campus and learning about your educational goals. The purpose of the campus interview is to allow prospective students to have an in-depth conversation around Strayer University meets the student’s needs, and if so, to start the application process. Allow the Admissions Officer to direct the conversation. Do not ask questions if a topic on the form is not discussed. Be prepared to convincingly answer questions. The visit must be videotaped. SCENARIO: Set an appointment during the phone call portion of the shop. – You will be assigned the phone call portion of this shop as well. You will have two shop forms and two shops listed in your Shop Log. VIDEOTAPING: All campus visits must be videotaped. Insure that the date and time stamp on your equipment is turned on and set to the correct date and time. If you have video questions or need help uploading your video, please contact Lisa, Debbie or Shila at The Shadow Agency for upload instructions or email info@theshadowagency.com SPECIFICATIONS: Keep your scenario consistent with what you portrayed during your phone conversation. Portray yourself as a prospective student interested in earning your Undergraduate Degree in Business Administration. Your concentration can be any of the studies under Business Administration.

Using Collage to Honor Nobel Peace Prize Winners

This lesson is designed to be used with Art students, grades 7 & 8, class sizes 20 – 24. We have 42 minute classes once a week; I anticipate needing four weeks to complete the assignment. The general idea is to have students research their choice of Nobel Peace Prize winners, gather the information, and use symbolism to create a collage honoring their chosen laureate. Academic standards. Students will: • Have a basic understanding of the history of the Nobel Peace Prize, and a range of recipients. • Use the medium of collage to communicate their knowledge of and ideas about a Nobel Peace Prize laureate, and where they fit in history. • Understand where their collage fits in the history of collage works and techniques. • Use symbols to communicate ideas. • Use elements and principles of art to create an effective design, particularly balance, emphasis, contrast and pattern. Expected Student Outcomes. Students will: • Know about the Nobel prizes in general, the Nobel Peace Prize, and one recipient in depth • Be able to use collage to communicate their ideas about a Peace Prize winner. • Believe that Nobel Peace Prize winners are honored and respected members of the global community, and that collage is an effective medium to show that respect. Activities Day One:...

pedoman umum perencanaan pengadaan barang/jasa pemerintah ...

PEDOMAN UMUM PERENCANAAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN/LEMBAGA/SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH/INSTITUSI LAINNYA DAFTAR ISI BAB I KETENTUAN UMUM 1 1.1 Pendahuluan 1 1.2 Pengertian Istilah 1 1.3 Dasar Hukum 3 1.4 Maksud dan Tujuan 4 1.4.1 Maksud 4 1.4.2 Tujuan 4 1.5 Ruang Lingkup 1.5.1 4 Prosedur Penyusunan Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 1.5.2 BAB II 4 Persiapan Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa 5 PROSEDUR PENYUSUNAN RENCANA UMUM PENGADAAN BARANG/JASA 6 2.1 Penyusunan RKA-K/L/D/I 6 2.2 Penyusunan Rencana Umum Pengadaan dan hubungannya dengan Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran K/L/D/I 2.2.1 Penyusunan Rencana hubungannya dengan Umum PP Pengadaan No.90/2010 dan 7 dan PP No.21/2004 2.2.2 Penyusunan 7 Rencana Umum Pengadaan dan hubungannya dengan PP No.58/2005 2.3 7 Tahapan Kegiatan Penyusunan Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 11 2.3.1 Identifikasi Kebutuhan Barang/Jasa 11 2.3.2 Penyusunan dan Penetapan Rencana Penganggaran 17 2.3.3 Penetapan Kebijakan Umum Tentang Pemaketan Pekerjaan 18 2.3.4 Penetapan Kebijakan Umum Tentang Cara Pengadaan Barang/Jasa 2.3.5 Penetapan 19 Kebijakan Umum Tentang 22 Pengorganisasian Pengadaan 2.3.6 Penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) 22 2.3.7 Penyusunan Jadwal Kegiatan Pengadaan 23 2.3.8 Pengumuman Rencana Umum Pengadaan 24 Barang/Jasa BAB III PROSEDUR PERSIAPAN PELAKSANAAN PENGADAAN BARANG/JASA 25 3.1 25 Persiapan Pelaksanaan Pengadaan Swakelola 3.1.1 Pelaksanaan Swakelola oleh K/L/D/I Penanggung jawab Anggaran 3.1.2 25 Pelaksanaan Swakelola oleh Instansi Pemerintah Lain Pelaksana Swakelola 3.1.3 29 Pelaksanaan Swakelola oleh Kelompok Masyarakat Pelaksana Swakelola 3.2 Persiapan Pelaksanaan Pengadaan 34 Melalui Penyedia 38 Barang/Jasa 3.2.1 Perencanaan Pemilihan Penyedia Barang/Jasa 38 3.2.2 Pemilihan Sistem Pengadaan Barang/Jasa 38 3.2.3 Penetapan Metode Penilaian Kualifikasi Penyedia Barang/Jasa 3.2.4 42 Penyusunan Jadwal Pelaksanaan Pemilihan Penyedia Barang/Jasa 44 3.2.5 Penyusunan Dokumen Pengadaan Barang/Jasa 44 3.2.6 Penetapan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) 47 BAB IV PEMANTAUAN DAN EVALUASI PERENCANAAN PENGADAAN BARANG/JASA 4.1 Maksud Dan Tujuan 53 4.2 Ruang Lingkup 53 4.3 Prosedur Pemantauan dan Evaluasi 54 4.3.1 Pemantauan 54 4.3.2 Evaluasi dan Pelaporan 54 4.3.3 BAB V 53 Pembinaan 54 PENUTUP 55 LAMPIRAN-LAMPIRAN 1. Lampiran (2 – 1) Bagan Alir Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (PP No.90/2010) 2. Lampiran (2 – 2) Bagan Alir Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (PP No.21/2004) 3. Lampiran (2 – 3) Bagan Alir Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran SKPD (PP No.58/2005) 4. Lampiran (2 – 4) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Barang K/L/D/I 5. Lampiran (2 – 5) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Pekerjaan Konstruksi K/L/D/I 6. Lampiran (2 – 6) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Jasa Konsultansi K/L/D/I 7. Lampiran (2 – 7) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Jasa Lainnya K/L/D/I 8. Lampiran (2 – 8) Contoh Format Pengorganisasian Pengadaan 9. Lampiran (2 – 9) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja Pengadaan Barang 10. Lampiran (2 – 10) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja Pengadaan Pekerjaan Konstruksi 11. Lampiran (2 – 11) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja untuk Pengadaan Jasa Konsultansi 12. Lampiran (2 – 12) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja untuk Pengadaan Jasa Lainnya 13. Lampiran (2 – 13) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja untuk Pengadaan Pekerjaan Swakelola 14. Lampiran (2 – 14) Contoh Format Jadwal Kegiatan Pengadaan Barang/Jasa 15. Lampiran (2 – 15) Contoh Format Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 16. Lampiran (2 – 16) Contoh Format Pengumuman Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa

Pedoman umum perencanaan pengadaan barang/jasa

DAFTAR ISI BAB I KETENTUAN UMUM 1 1.1 Pendahuluan 1 1.2 Pengertian Istilah 1 1.3 Dasar Hukum 3 1.4 Maksud dan Tujuan 4 1.4.1 Maksud 4 1.4.2 Tujuan 4 1.5 Ruang Lingkup 1.5.1 4 Prosedur Penyusunan Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 1.5.2 BAB II 4 Persiapan Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa 5 PROSEDUR PENYUSUNAN RENCANA UMUM PENGADAAN BARANG/JASA 6 2.1 Penyusunan RKA-K/L/D/I 6 2.2 Penyusunan Rencana Umum Pengadaan dan hubungannya dengan Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran K/L/D/I 2.2.1 Penyusunan Rencana hubungannya dengan Umum PP Pengadaan No.90/2010 dan 7 dan PP No.21/2004 2.2.2 Penyusunan 7 Rencana Umum Pengadaan dan hubungannya dengan PP No.58/2005 2.3 7 Tahapan Kegiatan Penyusunan Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 11 2.3.1 Identifikasi Kebutuhan Barang/Jasa 11 2.3.2 Penyusunan dan Penetapan Rencana Penganggaran 17 2.3.3 Penetapan Kebijakan Umum Tentang Pemaketan Pekerjaan 18 2.3.4 Penetapan Kebijakan Umum Tentang Cara Pengadaan Barang/Jasa 2.3.5 Penetapan 19 Kebijakan Umum Tentang 22 Pengorganisasian Pengadaan 2.3.6 Penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) 22 2.3.7 Penyusunan Jadwal Kegiatan Pengadaan 23 2.3.8 Pengumuman Rencana Umum Pengadaan 24 Barang/Jasa BAB III PROSEDUR PERSIAPAN PELAKSANAAN PENGADAAN BARANG/JASA 25 3.1 25 Persiapan Pelaksanaan Pengadaan Swakelola 3.1.1 Pelaksanaan Swakelola oleh K/L/D/I Penanggung jawab Anggaran 3.1.2 25 Pelaksanaan Swakelola oleh Instansi Pemerintah Lain Pelaksana Swakelola 3.1.3 29 Pelaksanaan Swakelola oleh Kelompok Masyarakat Pelaksana Swakelola 3.2 Persiapan Pelaksanaan Pengadaan 34 Melalui Penyedia 38 Barang/Jasa 3.2.1 Perencanaan Pemilihan Penyedia Barang/Jasa 38 3.2.2 Pemilihan Sistem Pengadaan Barang/Jasa 38 3.2.3 Penetapan Metode Penilaian Kualifikasi Penyedia Barang/Jasa 3.2.4 42 Penyusunan Jadwal Pelaksanaan Pemilihan Penyedia Barang/Jasa 44 3.2.5 Penyusunan Dokumen Pengadaan Barang/Jasa 44 3.2.6 Penetapan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) 47 BAB IV PEMANTAUAN DAN EVALUASI PERENCANAAN PENGADAAN BARANG/JASA 4.1 Maksud Dan Tujuan 53 4.2 Ruang Lingkup 53 4.3 Prosedur Pemantauan dan Evaluasi 54 4.3.1 Pemantauan 54 4.3.2 Evaluasi dan Pelaporan 54 4.3.3 BAB V 53 Pembinaan 54 PENUTUP 55 LAMPIRAN-LAMPIRAN 1. Lampiran (2 – 1) Bagan Alir Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (PP No.90/2010) 2. Lampiran (2 – 2) Bagan Alir Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (PP No.21/2004) 3. Lampiran (2 – 3) Bagan Alir Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran SKPD (PP No.58/2005) 4. Lampiran (2 – 4) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Barang K/L/D/I 5. Lampiran (2 – 5) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Pekerjaan Konstruksi K/L/D/I 6. Lampiran (2 – 6) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Jasa Konsultansi K/L/D/I 7. Lampiran (2 – 7) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Jasa Lainnya K/L/D/I 8. Lampiran (2 – 8) Contoh Format Pengorganisasian Pengadaan 9. Lampiran (2 – 9) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja Pengadaan Barang 10. Lampiran (2 – 10) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja Pengadaan Pekerjaan Konstruksi 11. Lampiran (2 – 11) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja untuk Pengadaan Jasa Konsultansi 12. Lampiran (2 – 12) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja untuk Pengadaan Jasa Lainnya 13. Lampiran (2 – 13) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja untuk Pengadaan Pekerjaan Swakelola 14. Lampiran (2 – 14) Contoh Format Jadwal Kegiatan Pengadaan Barang/Jasa 15. Lampiran (2 – 15) Contoh Format Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 16. Lampiran (2 – 16) Contoh Format Pengumuman Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 17. Lampiran (3 – 1) Contoh Format Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk Pengadaan Barang 18. Lampiran (3 – 2) Contoh Format Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk Pengadaan Pekerjaan Konstruksi 19. Lampiran (3 – 3) Contoh Format Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk Pengadaan Jasa Konsultansi 20. Lampiran (3 – 4) Contoh Format Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk Pengadaan Jasa Lainnya 21. Lampiran (3 – 5) Contoh Format Rencana Anggaran Biaya Pekerjaan Swakelola 22. Lampiran (3 – 6) Contoh Format Naskah Kesepakatan Kerja Sama Pengadaan Swakelola 23. Lampiran (4 – 1) Contoh Format Daftar Simak Pemantauan dan Evaluasi Perencanaan Pengadaan DAFTAR PUSTAKA

Pengertian Buku Teks ...
by cicak 0 Comments favorite 46 Viewed Download 0 Times

Textbook mempunyai padanan kata buku pelajaran (Echols & Sadily, 2006: 584). Selanjutnya textbook dijelaskan sebagai “a book giving instruction in a subject used especially in schools” (Crowther, 1995: 1234) yang dapat diterjemahkan bahwa buku teks adalah buku yang memberikan petunjuk dalam sebuah pelajaran khususnya di sekolah. Buku teks adalah buku pelajaran dalam bidang studi tertentu, yang merupakan buku standar, yang disusun oleh para pakar dalam bidang itu untuk maksud-maksud dan tujuan instruksional, yang diperlengkapi dengan saranasarana pengajaran yang serasi dan mudah dipahami oleh para pemakainya di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi sehingga dapat menunjang sesuatu program pengajaran (Tarigan dan Tarigan, 1986: 13). Berdasar pendapat tersebut, buku teks digunakan untuk mata pelajaran tertentu. Penggunaan buku teks tersebut didasarkan pada tujuan pembelajaran yang mengacu pada kurikulum. Selain menggunakan buku teks, pengajar dapat menggunakan sarana-sarana ataupun teknik yang sesuai dengan tujuan yang sudah dibuat sebelumnya. Penggunaan yang memadukan buku teks, teknik serta sarana lain ditujukan untuk mempermudah pemakai buku teks terutama peserta didik dalam memahami materi.

« previous  123456789