SEARCH

Found 261 related files. Current in page 1

contoh kasus politik

laporan eksekutif menteri kesehatan ri tentang ... - unaids

Pandemi HIV/AIDS yang mengancam penduduk dunia saat ini telah nyata menunjukkan berbagai dampak sosial dan ekonomi bahkan keamanan negara disamping dampak kesehatan. AIDS ditemukan di Amerika 20 tahun yang lalu (1981) merupakan penyakit yang relatif baru tapi telah menyita perhatian masyarakat global. AIDS adalah sekumpulan gejala yang terjadi akibat menurun atau hilangnya daya tahan tubuh seseorang. Karena itu disebut Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS). Penyebabnya sejenis virus yang disebut Human Immunodeficiency Virus yang dapat berada dalam tubuh seseorang tanpa menimbulkan gejala sakit yang berarti, selama bertahun tahun bahkan 10 – 11 tahun. Sulit bagi kita secara kasat mata mengetahui seseorang mengidap virus HIV atau tidak. Saat ini belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkan dan vaksin yang dapat mencegah/menangkalnya. Epidemi HIV/AIDS di Indonesia telah bergerak dari suatu tingkat epidemi yang rendah yaitu prevalensi < 1 % ke arah tingkat epidemi terkonsentrasi dimana pada kelompok risiko tinggi tertentu telah melebihi angka 5% seperti di Sorong, Merauke, Riau untuk kelompok Wanita Penjaja Seks (WPS) dan Jakarta, Jabar, Bali untuk kelompok Injecting Drug User (IDU). Laporan HIV/AIDS di Indonesia secara Kumulatif tahun 2001 tercatat AIDS 671, HIV 1904 namun berdasarkan perkiraan para ahli saat ini kemungkinan di Indonesia terdapat 80.000 – 120.000 Orang yang Hidup Dengan HIV/AIDS (ODHA) artinya bahwa dalam 10 tahun mendatang kemungkinan akan ditemukan 100.000 orang yang sakit dan meninggal karena AIDS. Sidang kabinet khusus HIV/ AIDS ini memberi peluang terwujudnya komitmen politik yang tinggi dan berbagai kebijakan, strategi baru.

SBMPTN 2013 Biologi - Bisa Kimia

Doc. Name: SBMPTN2013BIO999 Doc. Version : 2013-10 | 01. Contoh keberadaan satwa pada suatu habitat yang dijaga dengan baik sebagai upaya pelestarian ex situ adalah… (A) Orang utan di hutan Kalimantan. (B) Cendrawasih di hutan Papua. (C) Rusa di Kebun Raya Bogor. (D) Pesut diSungai Mahakam. (E) Anoa di Pulau Sulawesi 02. Komunitas mikroba yang melekat pada suatu substrat/benda sehingga dapat merusak substrat/benda tersebut disebut… (A) Biodegradator. (B) Bioaktivator. (C) Biokatalis. (D) Biodeposit. (E) Biofilm. 03. Bagian sistem pencernaan yang berperan dalam memecah polipeptida menjadi oligopeptida adalah… (A) Duodenum. (B) Usus besar. (C) Lambung. (D) Jejunum. (E) Ileum. 04. Asam absisat melindungi tanaman yang mengalami kekurangan air melalui mekanisme… (A) Peningkatan pembentukan kutikula. (B) Penurunan tekanan turgor sel penjaga. (C) Peningkatan kecepatan pembelahan sel. (D) Penurunan kecepatan pembentangan sel. (E) Penghambatan pemanjangan sel epidermis. halaman 1 05. Pernyataan yang salah mengenai fotofosforilisasi siklik dan non siklik adalah… (A) Pada fotofosforilisasi non siklik sumber elektron yang memasuki Fotosistem II adalah molekul air, pada fotofosforilisasi siklik, sumber dari elektron adalah Fotosistem I. (B) Pada fotofosforilisasi non siklik penerima elktron terakhir adalah NADP, pada fotofosforilisasi siklik, penerima elektron terakhir adalah Fotosistem I. (C) Hasil dari fotofosforilisasi non siklik adalah ATP, NADPH, dan O2, sedangkan hasil dari fotofosforilisasi siklikhanya ATP. (D) Fotofosforilisasi non siklik melibatkan Fotosistem I dan II, fotofosforilisasi siklik hanya melibatkan Fotosistem II. 06. Perhatikan diagram saluran kreb berikut! Tahap dimana berlangsung hidrasi adalah (A) 1 dan 4 (B) 1 dan 5 (C) 2 dan 6 (D) 3 dan 7 (E) 3 dan 8 Kunci dan pembahasan soal ini bisa dilihat di www.zenius.net dengan memasukkan kode 3117 ke menu search. Copyright © 2013 Zenius Education SBMPTN 2013 Biologi, Kode Soal doc. name: SBMPTN2013BIO999 halaman 2 doc. version : 2013-10 | 07. Perhatikan gambar tahapan mitosis berikut! 10. Grafik berikut menunjukan kinerja insulin sintetis. Tahap telofase, metaphase, anaphase dan profasen ditunjukan oleh urutan angka…

pedoman umum perencanaan pengadaan barang/jasa pemerintah ...

PEDOMAN UMUM PERENCANAAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN/LEMBAGA/SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH/INSTITUSI LAINNYA DAFTAR ISI BAB I KETENTUAN UMUM 1 1.1 Pendahuluan 1 1.2 Pengertian Istilah 1 1.3 Dasar Hukum 3 1.4 Maksud dan Tujuan 4 1.4.1 Maksud 4 1.4.2 Tujuan 4 1.5 Ruang Lingkup 1.5.1 4 Prosedur Penyusunan Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 1.5.2 BAB II 4 Persiapan Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa 5 PROSEDUR PENYUSUNAN RENCANA UMUM PENGADAAN BARANG/JASA 6 2.1 Penyusunan RKA-K/L/D/I 6 2.2 Penyusunan Rencana Umum Pengadaan dan hubungannya dengan Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran K/L/D/I 2.2.1 Penyusunan Rencana hubungannya dengan Umum PP Pengadaan No.90/2010 dan 7 dan PP No.21/2004 2.2.2 Penyusunan 7 Rencana Umum Pengadaan dan hubungannya dengan PP No.58/2005 2.3 7 Tahapan Kegiatan Penyusunan Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 11 2.3.1 Identifikasi Kebutuhan Barang/Jasa 11 2.3.2 Penyusunan dan Penetapan Rencana Penganggaran 17 2.3.3 Penetapan Kebijakan Umum Tentang Pemaketan Pekerjaan 18 2.3.4 Penetapan Kebijakan Umum Tentang Cara Pengadaan Barang/Jasa 2.3.5 Penetapan 19 Kebijakan Umum Tentang 22 Pengorganisasian Pengadaan 2.3.6 Penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) 22 2.3.7 Penyusunan Jadwal Kegiatan Pengadaan 23 2.3.8 Pengumuman Rencana Umum Pengadaan 24 Barang/Jasa BAB III PROSEDUR PERSIAPAN PELAKSANAAN PENGADAAN BARANG/JASA 25 3.1 25 Persiapan Pelaksanaan Pengadaan Swakelola 3.1.1 Pelaksanaan Swakelola oleh K/L/D/I Penanggung jawab Anggaran 3.1.2 25 Pelaksanaan Swakelola oleh Instansi Pemerintah Lain Pelaksana Swakelola 3.1.3 29 Pelaksanaan Swakelola oleh Kelompok Masyarakat Pelaksana Swakelola 3.2 Persiapan Pelaksanaan Pengadaan 34 Melalui Penyedia 38 Barang/Jasa 3.2.1 Perencanaan Pemilihan Penyedia Barang/Jasa 38 3.2.2 Pemilihan Sistem Pengadaan Barang/Jasa 38 3.2.3 Penetapan Metode Penilaian Kualifikasi Penyedia Barang/Jasa 3.2.4 42 Penyusunan Jadwal Pelaksanaan Pemilihan Penyedia Barang/Jasa 44 3.2.5 Penyusunan Dokumen Pengadaan Barang/Jasa 44 3.2.6 Penetapan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) 47 BAB IV PEMANTAUAN DAN EVALUASI PERENCANAAN PENGADAAN BARANG/JASA 4.1 Maksud Dan Tujuan 53 4.2 Ruang Lingkup 53 4.3 Prosedur Pemantauan dan Evaluasi 54 4.3.1 Pemantauan 54 4.3.2 Evaluasi dan Pelaporan 54 4.3.3 BAB V 53 Pembinaan 54 PENUTUP 55 LAMPIRAN-LAMPIRAN 1. Lampiran (2 – 1) Bagan Alir Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (PP No.90/2010) 2. Lampiran (2 – 2) Bagan Alir Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (PP No.21/2004) 3. Lampiran (2 – 3) Bagan Alir Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran SKPD (PP No.58/2005) 4. Lampiran (2 – 4) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Barang K/L/D/I 5. Lampiran (2 – 5) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Pekerjaan Konstruksi K/L/D/I 6. Lampiran (2 – 6) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Jasa Konsultansi K/L/D/I 7. Lampiran (2 – 7) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Jasa Lainnya K/L/D/I 8. Lampiran (2 – 8) Contoh Format Pengorganisasian Pengadaan 9. Lampiran (2 – 9) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja Pengadaan Barang 10. Lampiran (2 – 10) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja Pengadaan Pekerjaan Konstruksi 11. Lampiran (2 – 11) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja untuk Pengadaan Jasa Konsultansi 12. Lampiran (2 – 12) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja untuk Pengadaan Jasa Lainnya 13. Lampiran (2 – 13) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja untuk Pengadaan Pekerjaan Swakelola 14. Lampiran (2 – 14) Contoh Format Jadwal Kegiatan Pengadaan Barang/Jasa 15. Lampiran (2 – 15) Contoh Format Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 16. Lampiran (2 – 16) Contoh Format Pengumuman Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa

Pedoman umum perencanaan pengadaan barang/jasa

DAFTAR ISI BAB I KETENTUAN UMUM 1 1.1 Pendahuluan 1 1.2 Pengertian Istilah 1 1.3 Dasar Hukum 3 1.4 Maksud dan Tujuan 4 1.4.1 Maksud 4 1.4.2 Tujuan 4 1.5 Ruang Lingkup 1.5.1 4 Prosedur Penyusunan Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 1.5.2 BAB II 4 Persiapan Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa 5 PROSEDUR PENYUSUNAN RENCANA UMUM PENGADAAN BARANG/JASA 6 2.1 Penyusunan RKA-K/L/D/I 6 2.2 Penyusunan Rencana Umum Pengadaan dan hubungannya dengan Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran K/L/D/I 2.2.1 Penyusunan Rencana hubungannya dengan Umum PP Pengadaan No.90/2010 dan 7 dan PP No.21/2004 2.2.2 Penyusunan 7 Rencana Umum Pengadaan dan hubungannya dengan PP No.58/2005 2.3 7 Tahapan Kegiatan Penyusunan Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 11 2.3.1 Identifikasi Kebutuhan Barang/Jasa 11 2.3.2 Penyusunan dan Penetapan Rencana Penganggaran 17 2.3.3 Penetapan Kebijakan Umum Tentang Pemaketan Pekerjaan 18 2.3.4 Penetapan Kebijakan Umum Tentang Cara Pengadaan Barang/Jasa 2.3.5 Penetapan 19 Kebijakan Umum Tentang 22 Pengorganisasian Pengadaan 2.3.6 Penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) 22 2.3.7 Penyusunan Jadwal Kegiatan Pengadaan 23 2.3.8 Pengumuman Rencana Umum Pengadaan 24 Barang/Jasa BAB III PROSEDUR PERSIAPAN PELAKSANAAN PENGADAAN BARANG/JASA 25 3.1 25 Persiapan Pelaksanaan Pengadaan Swakelola 3.1.1 Pelaksanaan Swakelola oleh K/L/D/I Penanggung jawab Anggaran 3.1.2 25 Pelaksanaan Swakelola oleh Instansi Pemerintah Lain Pelaksana Swakelola 3.1.3 29 Pelaksanaan Swakelola oleh Kelompok Masyarakat Pelaksana Swakelola 3.2 Persiapan Pelaksanaan Pengadaan 34 Melalui Penyedia 38 Barang/Jasa 3.2.1 Perencanaan Pemilihan Penyedia Barang/Jasa 38 3.2.2 Pemilihan Sistem Pengadaan Barang/Jasa 38 3.2.3 Penetapan Metode Penilaian Kualifikasi Penyedia Barang/Jasa 3.2.4 42 Penyusunan Jadwal Pelaksanaan Pemilihan Penyedia Barang/Jasa 44 3.2.5 Penyusunan Dokumen Pengadaan Barang/Jasa 44 3.2.6 Penetapan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) 47 BAB IV PEMANTAUAN DAN EVALUASI PERENCANAAN PENGADAAN BARANG/JASA 4.1 Maksud Dan Tujuan 53 4.2 Ruang Lingkup 53 4.3 Prosedur Pemantauan dan Evaluasi 54 4.3.1 Pemantauan 54 4.3.2 Evaluasi dan Pelaporan 54 4.3.3 BAB V 53 Pembinaan 54 PENUTUP 55 LAMPIRAN-LAMPIRAN 1. Lampiran (2 – 1) Bagan Alir Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (PP No.90/2010) 2. Lampiran (2 – 2) Bagan Alir Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (PP No.21/2004) 3. Lampiran (2 – 3) Bagan Alir Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran SKPD (PP No.58/2005) 4. Lampiran (2 – 4) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Barang K/L/D/I 5. Lampiran (2 – 5) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Pekerjaan Konstruksi K/L/D/I 6. Lampiran (2 – 6) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Jasa Konsultansi K/L/D/I 7. Lampiran (2 – 7) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Jasa Lainnya K/L/D/I 8. Lampiran (2 – 8) Contoh Format Pengorganisasian Pengadaan 9. Lampiran (2 – 9) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja Pengadaan Barang 10. Lampiran (2 – 10) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja Pengadaan Pekerjaan Konstruksi 11. Lampiran (2 – 11) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja untuk Pengadaan Jasa Konsultansi 12. Lampiran (2 – 12) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja untuk Pengadaan Jasa Lainnya 13. Lampiran (2 – 13) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja untuk Pengadaan Pekerjaan Swakelola 14. Lampiran (2 – 14) Contoh Format Jadwal Kegiatan Pengadaan Barang/Jasa 15. Lampiran (2 – 15) Contoh Format Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 16. Lampiran (2 – 16) Contoh Format Pengumuman Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 17. Lampiran (3 – 1) Contoh Format Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk Pengadaan Barang 18. Lampiran (3 – 2) Contoh Format Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk Pengadaan Pekerjaan Konstruksi 19. Lampiran (3 – 3) Contoh Format Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk Pengadaan Jasa Konsultansi 20. Lampiran (3 – 4) Contoh Format Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk Pengadaan Jasa Lainnya 21. Lampiran (3 – 5) Contoh Format Rencana Anggaran Biaya Pekerjaan Swakelola 22. Lampiran (3 – 6) Contoh Format Naskah Kesepakatan Kerja Sama Pengadaan Swakelola 23. Lampiran (4 – 1) Contoh Format Daftar Simak Pemantauan dan Evaluasi Perencanaan Pengadaan DAFTAR PUSTAKA

BAB II PROFIL DEWAN PIMPINAN CABANG ( DPC ) PARTAI ...

Partai Demokrat didirikan atas inisiatif Susilo Bambang Yudhoyono yang terilhami oleh kekalahan terhormat Susilo Bambang Yudhoyono (selanjutnya disebut SBY) pada pemilihan calon wakil Presiden dalam Sidang MPR tahun 2001. Dari perolehan suara dalam pemilihan calon wakil Presiden (cawapres) dan hasil pooling public yang menunjukkan popularitas yang ada pada diri SBY, beberapa orang terpanggil untuk memikirkan bagaimana sosok SBY bisa dibawamenjadi Pemimpin bangasa dan bukan direncanakan menjadi wakil Presiden RI, tetapi menjadi Presiden RI untuk masa mendatang. Hasilnya adalah beberapa orang diantaranya, seperti Vence Rumangkang menyatakan dukungannya untuk mengusung SBY ke kursi Presiden, dan bahwa agar cita-cita tersebut dapat terlaksana, jalan satu-satunya adalah mendirikan partai politik.

Partai Demokrat - KPU Kab Kotawaringin Barat

PARTAI DEMOKRAT DEWAN PIMPINAN CABANG KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT DAFTAR LAPORAN PENERIMAAN SUMBANGAN DANA KAMPANYE PERIODE I BENTUK SUMBANGAN DANA KAMPANYE ASAL SUMBANGAN DANA KAMPANYE NO (Rp.) 1. Partai Politik 2. BARANG UANG (Rp.) (Unit) JUMLAH (Rp.) JASA (Rp.) KETERANGAN (Bentuk) Calon Anggota Legislatif a. 1,000,000 1,000,000 DPC Partai Demokrat Daerah Pemilihan KOBAR I 1) Nomor Urut : 1 Nama Calon : RUSMADI ABDULLAH, SE 13,500,000 13,500,000 - 2) Nomor Urut : 2 Nama Calon : NORYONO, S.Ikom 3,000,000 3,000,000 - 3) Nomor Urut : 3 Nama Calon : TITIEK SRIYANTI 11,000,000 11,000,000 - 4) Nomor Urut : 4 Nama Calon : M. DARHAMSYAH 11,200,000 11,200,000 - 5) Nomor Urut : 5 Nama Calon : SUHARTONO 8,500,000 8,500,000 - 6) Nomor Urut : 6 Nama Calon : SANJUM FITRI 5,000,000 5,000,000 - 7) Nomor Urut : 7 - Nama Calon : SULISTINA 3,500,000 3,500,000 - 8) Nomor Urut : 8 Nama Calon : SUYONO 3,250,000 3,250,000 - b. Daerah Pemilihan KOBAR II - 1) - Nomor Urut : 1 Nama Calon : Drs. MUSPIRAN HMS 5,000,000 5,000,000 - 2) Nomor Urut : 2 Nama Calon : KARTIKA SARI, SH 8,300,000 8,300,000 - 3) Nomor Urut :  ...

PARTAI DEMOKRAT KABUPATEN SRAGEN ... - KPU Sragen

PARTAI DEMOKRAT KABUPATEN SRAGEN DAFTAR LAPORAN PENERIMAAN SUMBANGAN DANA KAMPANYE Periode tanggal26 Desember 2013 sampai 2T{aret20l4 Bentuk Sumbangan No Asal Sumbangan Barang Uang Rp Rp Jasa Unit Jumlah Keterangan nihil Unit Rp I Partai Politik 2 Caleg Anggota Legislatif a. Ilaerah Pemilihan I Nomor Urut : 1 1 SurJa Harrl' Wijaya, S.E , nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil Nomor Urut : 2 Hannono. $.H 3 nihil Nomor Urut : 3 Yulia Danravanti nihil Bentuk Sumbangan No Asal Sumbansan Rp 4 Barang Uang Unit Rp Jumlah Jasa Keterangan Unit Rp Nomor Urut : 4 Sisit Waskito. S.T 5 Nomor nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil Urut : 5 Marwanto 6 Nomor Urut : 6 Nur Indiah.P. S.Pd 7 Nomor Urut : 7 Eko Heru Santoso 8 Nomor Urut : 8 Sariatin Tri Nastiti 9 Nomor Urut : 9 Amelia Kiki Ardianti l0 Nomor Urut : 10 Sofran Karsono Bentuk Sumbansan No Asal Sumbanqan Barang Uang Rp Unit Rp Jumlah Jasa Keterangan Unit Rp b. Daerah Pemilihan 2 11 Nomor Urut : 1 nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil Sulasto, S.E nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil nihil

BAB II DESKRIPSI PARTAI DEMOKRAT 2.1.Sejarah Pembentukan ...

DESKRIPSI PARTAI DEMOKRAT 2.1.Sejarah Pembentukan dan Berdirinya Partai Demokrat Partai Demokrat sebagai sebuah partai politik didirikan pada tanggal 9 September 2001. Berdirinya Partai Demokrat ini tidak terlepas dari inisiatif Susilo Bambang Yudhoyono. Susilo Bambang Yudhoyono merasa tergerag untuk membentuk sebuah partai baru ketika ia mengalami kekalahan terhotmatnya pada pemilihan calon wakil presiden dalam sidang MPR tahun 2001. Popularitas Susilo Bambang Yudhoyono pun mulai terlihat dari hasil perolehan suara calon wakil presiden tersebut. Hal tersebut pula lah yang kemudian menggundang kertetarikan beberapa orang untuk menjadikan Susilo Bambang Yudhoyono tidak hanya sebagai calon wakil presiden melainkan sebagai sosok pemimpin bangsa yang direncanakan mampu menjadi Presiden RI dimasa yang akan datang. Salah satu orang yang mempunyai pemikiran seperti itu adalah saudara Vance Rumangkang. Vance Rumangkang menyatakan dukungannya untuk mengusung Susilo Bambang Yudhoyono ke kursi Presiden RI, dan bahwa agar cita-cita tersebut bisa terlaksana, jalan satu-satunya adalah mendirikan partai politik. Dalam menindaklanjuti hal tersebut, perumusan konsep dasar dan platform partai pun kemudian dilakukan. Perumusan konsep dasar dan platform partai dilakukan oleh Tim Krisna Bambu Apus dan selanjutna mengenai teknis administrasi diselesaikan oleh tim yang dipimpin oleh saudara Vance Rumangkang. Selanjutnya, pada tanggal 12 Agustus 2001 pukul 17.00 diadakan rapat yang langsung dipimpin...

PARTAI DEMOKRAT KABUPATEN KENDAL DAFTAR LAPORAN ...

PARTAI DEMOKRAT KABUPATEN KENDAL DAFTAR LAPORAN PENERIMAAN SUMBANGAN DANA KAMPANYE Periode tanggal 13 November 2013 s/d 2 Maret 2014 No Asal Sumbangan 1 Partai Politik Caleg Anggota Legislatif a. Daerah Pemilihan: 1 1 Nomor Urut: 1 ARIE BUDIANTO 2 Nomor Urut: 2 DINI WIDIASTUTI 3 Nomor Urut: 3 YUSUF YULIANTO b. Daerah Pemilihan: 2 1 Nomor Urut: 1 H.SYAEFUDIN,SE 2 Nomor Urut: 2 NAZILATUN 3 Nomor Urut: 3 AKHMAD BUNJALI c. Daerah Pemilihan: 3 1 Nomor Urut: 1 HM.AKHMAD SIDDIQ,SH 2 Nomor Urut: 2 FEBRIKA ARMITHASARI,AMdKeb 3 Nomor Urut: 3 2 Uang Rp Rp Bentuk Sumbangan Barang Unit Rp Jasa Jumlah Unit - - - - 5.300.000 400 - - 1.750.000 100 - - 2.400.000 200 - - 5.300.000 1.750.000 2.400.000 - Keterangan 2 HENRY WAHYU WIJAYA,SH 4 Nomor Urut: 4 HARIATI d Daerah Pemilihan: 4 1 Nomor Urut: 1 IHWAN 2 Nomor Urut: 2 MUKLISIN,S.Sos 3 Nomor Urut: 3 KHUSNUL KHOTIMAH 4 Nomor Urut: 4 RIBUT HARSOYO 3 Nomor Urut: 5 SUPRIYADI 4 Nomor Urut: 6 ISTIANAH e Daerah Pemilihan: 5 1 Nomor Urut: 1 H.SHOLIHIN 2 Nomor Urut: 2 H.NUR SODIKIN 3 Nomor Urut: 3 ENIK RISMAWATI 4 Nomor Urut: 4 GATOT TRISETO 3 Nomor Urut: 5 TUTIK IRTANTINAH - - 1.200.000 100 500.000 50 - - - - - - 2.300.000 250 - - - - - - - - 1.200.000 500.000 2.300.000 - 3 4 5 f Daerah Pemilihan: 6 1 Nomor Urut: 1 IRTA YULIANTO,ST 2 Nomor Urut: 2 ENDAH PUSPITOSARI 3 Nomor Urut: 3 ARIF RAHMAN 4 Nomor Urut: 4 RINA NUR MALITA 3 Nomor Urut: 5 ETTY RIWAYATI Sumbangan Perseorangan 1

Partai Demokrat - KPU Kabupaten Pati
by junior 0 Comments favorite 14 Viewed Download 0 Times

PARTAI DEMOKRAT KABUPATEN PATI DAFTAR LAPORAN PENERIMAAN SUMBANGAN DANA KAMPANYE Periode tanggal 28 Desember 2013 s/d 2 Maret 2014 No 1 Asal Sumbangan Partai Politik Caleg Anggota Legislatif a. Daerah Pemilihan: 1 1 Nomor Urut: 1 H. Joni Kurnianto, ST, MMT 2 Nomor Urut: 2 Devy Septania, ST 3 Nomor Urut: 3 Budi Pujiharto, SE 4 Nomor Urut: 4 Drs. Bambang Mursito, MPd 5 Nomor Urut: 5 Tiningsih 6 Nomor Urut: 6 Prastowo Teguh Darmono 7 Nomor Urut: 7 Agung Eko Prahmono 8 Nomor Urut: 8 Sumbaryati Ely Purnomo 9 Nomor Urut: 9 Heny Yulianti # Nomor Urut: 10 Suparno, SH b. Daerah Pemilihan: 2 1 Nomor Urut: 1 Sutrisno 2 Nomor Urut: 2 Erda Setiyoko Wibowo 3 Nomor Urut: 3 Amanah, S.Pd 4 Nomor Urut: 4 Khoirun Nisak 5 Nomor Urut: 5 H. Ahmad Rofid 6 Nomor Urut: 6 Junianto Joko Nugroho 7 Nomor Urut: 7 Uang Rp 10.000.000 Bentuk Sumbangan Barang Rp Unit Rp Jasa Jumlah Unit 56.200.000 31.300 23.300.000 23.700 12.175.000 6.630 6.300.000 2.400 2.750.000 2.100 5.880.000 2.860 4.060.000 1.260 12.176.000 1.906 6.360.000 2.920 18.800.000 12.900 27.230.000 13.240 27.300.000 13.100 10.550.000 7.600 6.950.000 6.400 11.750.000 6.650 6.420.000 3.355 10.000.000 56.200.000 23.300.000 12.175.000 6.300.000 2.750.000 5.880.000 4.060.000 12.176.000 6.360.000 18.800.000 27.230.000 27.300.000 10.550.000 6.950.000 11.750.000 6.420.000 -

« previous  123456789