SEARCH

Found 180 related files. Current in page 1

contoh job vacancy

SAMPLE RESUME FORMAT Although the Federal Government ...

SAMPLE RESUME FORMAT Although the Federal Government does not require a standard application form for most jobs, we do need certain information to evaluate your qualifications and determine if you meet legal requirements for Federal employment. If your resume or application does not provide all the information requested in the job vacancy announcement you may lose consideration for a job. WHAT TO INCLUDE Job Information  Announcement number, title and grade of the job you are applying for Personal Information Full name, mailing address (with Zip Code) Day and Evening phone numbers Email Country of Citizenship Veterans’ Preference Reinstatement eligibility (Proof of your career or career conditional status may be requested) Highest Federal civilian grade held (provide job series and dates held) Desired Location(s) Work Experience Provide information for your paid and nonpaid work experience related to the job you are applying for.  Job Title (include series and grade if Federal job)  Job Address  Duties and accomplishments  Employer’s name and address  Starting and ending dates (month and year)  Hours per week  Salary   Supervisor’s name and phone number Indicate if we may contact your current supervisor. Education  High School o Name, City, and State o Date of diploma or GED  Colleges or Universities o Majors o  Name, City, and State o Type and year of any degrees received o If no degree, show total credits earned and indicate whether semester or quarter hours.) A copy of your college transcript may be requested if you are using education to meet qualification requirements. An official transcript will be required prior to your appointment if selected.

SMART SOLUTION Tes Potensi Akademik SBMPTN 2013

Rangkuman Materi SBMPTN 2013 SELEKSI BERSAMA MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI Disertai Teori Ringkas dan Pembahasan Soal Tes Potensi Akademik (TPA) Disusun Oleh : Pak Anang Kumpulan SMART SOLUTION dan TRIK SUPERKILAT Ringkasan Materi SBMPTN Tes Potensi Akademik (TPA) Penalaran Verbal (Sinonim, Antonim, dan Analogi) By Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com) A. PENALARAN VERBAL 1. SINONIM (Padanan Kata) Soal-soal sinonim, kemampuan yang dituntut adalah adik-adik mampu mencari arti dari sebuah kata pada pilihan jawaban yang tersedia. Tips agar adik-adik mudah menyelesaikan soal tentang sinonim adalah sering membaca. Nah, saat menemukan kata-kata asing, jangan ditinggalkan begitu saja, catat dan coba mencari padanan katanya di Kamus Besar Bahasa Indonesia. TRIK SUPERKILAT: Seringkali ada pilihan jawaban yang hampir mirip dengan soal. Biasanya jawaban ini adalah diberikan sebagai jawaban jebakan. Contoh soal sinonim: PARTIKELIR = .... A. Tukang parkir B. Partisan C. Partisi D. Swasta E. Enterprener Pembahasan: Jawaban B dan C mirip dengan kata yang digunakan pada soal. Biasanya ini mudah kita eliminasi sebagai jebakan jawaban..... Sehingga mempemudah kita dalam menjawab soal sinonim ini. Jawaban yang tepat adalah ”swasta”. 2. ANTONIM (Lawan Kata) Soal tentang antonim ini kebalikan dari sinonim. Dalam soal antonim adik-adik dituntut untuk mencari lawan kata dari soal yang diberikan. Contoh soal antonim: TERKATUNG A.Melayang B.Pasti C.Ombak D.Terperosok E.Terbenam

Panduan penulisan Penerbitan Buku Teks - PDPT

Panduan Penulisan Buku Panduan ini merupakan petunjuk penulisan buku pelajaran (ilmiah populer) yang digunakan untuk menentukan kelayakan naskah bagi penerbit. Panduan ini membahas pengertian buku pelajaran & diktat, tujuan penulisan buku pelajaran, isi buku pelajaran, sampul buku, bagian pembuka, bagian utama dan bagian penutup serta ketentuan jumlah halaman. Buku Pelajaran (Text book) & Diktat Buku pelajaran adalah bahan/materi pelajaran yang dituangkan secara tertulis dalam bentuk buku dan digunakan sebagai bahan pelajaran (sumber informasi) sebuah mata kuliah bagi mahasiswa dan pengajar susuai dengan kebutuhan lapangan/industry dan tuntutan perkembangan teknologi dan atau kurikulum. Diktat adalah catatan tertulis suatu bidang studi yang disiapkan oleh guru/dosen untuk mempermudah pengayaan materi pelajaran atau bidang studi yang dibahas dalam proses pembelajaran (Ilvandri, 2011). Diktat yang baik merupakan draft buku ajar yang belum diterbitkan. Tujuan penulisan buku pelajaran a. Menyediakan buku susuai dengan kebutuhan mahasiswa, institusi dan lapangan/ industry serta serta tuntutan perkembangan teknologi atau kurikulum. b. Mendorong penulis/dosen untuk berkreasi dan kreatif membagikan ilmunya kepada masyarakat. c. Mendorong penulis untuk meng-update ilmunya sesuai dengan kriteria tuntutan buku layak terbit mencakup subdstansi, bahasa dan potensi pasar. d. Mendukung penulis untuk menerbitkan buku bila belum terbit. Isi Buku Pelajaran Isi buku pelajaran berupa teori, konsep, formula atau aturan terkini dilengkapi dengan contoh-contoh masalah atau studi kasus serta solusinya. Isi buku harus orsinil dengan merujuk dari berbagai sumber. Informasi tepat, dapat dipercaya dan dipertanggungjawabkan kepada pembaca dan semua pihak terkait. Isi tersusun dengan baik atau dengan alur informasi yang mudah dipahami. Buku pelajaran dan diktat yang baik memenuhi tiga aspek pendidikan yaitu ilmu pengetahuan (knowledge), keterampilan (skills) dan sikap atau perilaku (attitude). Aspek tersebut seperti yang dinyatakan oleh UNESCO (1994) yaitu...

Offene Stellen Erhebung 2004/05 - Land Oberösterreich

Offene Stellen – Erhebung 2004/05 In diesem Bericht werden die wichtigsten Ergebnisse aus einer von April Zielsetzung 2004 bis Ende März 2005 durchgeführten Erhebung über offene Stellen in Österreichs Unternehmen dargestellt. Es werden die Erkenntnisse und Schlussfolgerungen aus dem Projekt, sowie Ergebnisse nach Wirtschaftsaktivitäten, Berufsgruppen, Unternehmensgrößenklassen, gewünschter Arbeitszeit, Schwierigkeiten der Besetzung und gewünschter schulischer Qualifikation der offenen Stellen dargelegt. Die Offene Stellen-Rate (Job Vacancy Rate) für Österreich beträgt 1,5 Zusammenfassung Prozent. OÖ liegt mit einer Rate von 1,4 Prozent an vierter Stelle. Über drei Viertel der offenen Stellen entfallen auf Pflichtschule und Lehre. Amt der Oö. Landesregierung, Abteilung Statistik Bearbeiter Dr. Thomas Raferzeder Gertraud Thuma 4020 Linz, Altstadt 30a Adresse 7720/13277 Telefon 7720/13268 Telefax 7720/13294 Statistik Austria Datenquelle eigene Berechnungen 16/2007 Folge

Harry Potter Club - Lake Superior State University

Elected officers shall consist of a Headmaster/Headmistress (President), a Head Boy/Head Girl (Vice‐President), two Prefects (a Secretary and Treasurer), and the four Heads of Houses, as well as the Chief Warlock of the Wizengamot (Faculty Advisor). Part A: The duties of the Headmaster shall be to serve as the representative contact to the university in all matters defined by applicable University policy, to perform or delegate all functions necessary to conduct business, and to preside over meetings and club events. Part B: The Head Boy/Head Girl shall preside during the absence or at the request of the Headmaster and shall automatically succeed to the Headmaster in case of vacancy. Part C: Prefects:  One Prefect shall handle and account for all funds, paying out funds only as approved by Wizengamot members.  The other Prefect shall keep minutes of all meetings. Minutes will be distributed to members prior to or at the next meeting and voted upon at that meeting. Part D: Heads of Houses:  There shall be four Heads to represent each of the four Houses. o Gryffindor...

Soal dan Pembahasan Matematika IPA SNMPTN 2011

Soal-Soal dan Pembahasan SNMPTN Matematika IPA Tahun Pelajaran 2010/2011 Tanggal Ujian: 01 Juni 2011 1. Diketahui vektor u = (a, -2, -1) dan v = (a, a, -1). Jika vektor u tegak lurus pada v , maka nilai a adalah ... A. -1 B. 0 C. 1 D. 2 E. 3 Jawab: Vektor: vektor u tegak lurus pada v maka u . v = 0 u = −2 , v = −1 −2 . −1 −1 (a – 1) (a-1) = 0 maka a = 1 −1 = a2 – 2a + 1 = 0 (a - 1)2 = 0 Jawabannya adalah C 2. Pernyataan berikut yang benar adalah ... A. Jika sin x = sin y maka x = y B. Untuk setiap vektor u , v dan w berlaku u . ( v . w ) = ( u . v ). w C. Jika b  f ( x) dx = 0, maka a D. Ada fungsi f sehingga E. 1 – cos 2x = 2 cos2 x f ( x )= 0 Lim f(x) ≠ f(c) untuk suatu c xc www.belajar-matematika.com - 1 Jawab: Trigonometri, vektor, integral, limit A. Ambil nilai dimana sin x = sin y  sin α = sin (1800 – α ) ambil nilai α = 600  sin 600 = sin 1200 ; tetapi 600 ≠ 1200 Pernyataan SALAH B. Operasi u . ( v . w ) tak terdefinisi karena v . w = skalar, sedangkan u = vektor vektor . skalar = tak terdefinisi Pernyataan SALAH C. Ambil contoh cari cepat hasil dimana b  f ( x) dx = 0 ; a 1 Didapat b = 1 dan a = -1 maka f(x)= x   x dx = 0  1 terbukti : f(x) = x bukan f(x) = 0 x2 | Pernyataan SALAH D. Ambil contoh f(x) = Lim xc f(x) = Lim x 1 ( ( = ( ( ) ( )( ) = ) ( ) Lim f(x) ≠ f(c)  2 ≠ 1 xc ) ( )( ) = ) ( ) =2 Pernyataan BENAR E. 1 – cos 2x = 1 – ( 2cos2 x – 1) = 1 + 1 - 2cos2 x = 2 - 2cos2 x = 2 ( 1 – cos2 x) Pernyataan SALAH Jawabannya adalah D www.belajar-matematika.com - 2 = (1 – 1) = 0 3. Luas daerah di bawah y = -x2 +8x dan di atas y = 6x - 24 dan terletak di kuadran I adalah.... a. ∫ (− b. ∫ (− c. ∫ (− +8 ) +8 ) +8 ) d. ∫ (6 − 24) e. ∫ (6 − 24) Jawab: Integral: +∫ ( + ∫ (− + ∫ (− + ∫ (− + ∫ (− − 2 − 24) + 2 + 24) + 2 + 24) +8 ) +8 ) kuadran I titik potong kedua persamaan : y1 = y2 -x2 +8x = 6x-24 -x2 +8x - 6x+24 = 0 -x2 +2x + 24 = 0 x2 -2x - 24 = 0 (x - 6) (x+4)0 x = 6 atau x = -4  karena di kuadran I maka yang berlaku adalah x = 6  y = 6.6 – 24= 12 berada di titik (6,12) www.belajar-matematika.com - 3 L = ∫ (− = ∫ (− +8 ) +8 ) + ∫ ((− + ∫ (− Jawabannya adalah B + 8 ) − (6 − 24)) + 2 + 24) 4. sin 350 cos 400 - cos 35 sin 400 = A. cos 50 B. sin 50 C. cos 950 D. cos 750 E. sin 750 Jawab: Trigonometri: Pakai rumus: sin (A - B) = sin A cos B - cos A Sin B A= 350 ; B = 400 = sin (350 - 400) = sin -50 Cos (90 0 -  ) = sin   rumus Cos (90 0 - (-50) ) = sin -50   = -50 Cos 950 = sin -50 Jawabannya adalah C 5. Diketahui g(x) = ax2 – bx + a – b habis dibagi x – 1. Jika f(x) adalah suku banyak yang bersisa a ketika dibagi x – 1 dan bersisa 3ax + b2 + 1 ketika dibagi g(x), maka nilai a adalah...... A. -1 B. -2 C. 1 D. 2 Jawab: Suku Banyak: g(x) = ax2 – bx + a – b habis dibagi x – 1  g(1) = 0 g(1) = a . 1 – b .1 + a – b = 0 =a–b+a–b=0 2a – 2b = 0 2a = 2b  a = b karena a = b maka: g(x) = ax2 – ax + a – a = ax2 – ax www.belajar-matematika.com - 4 E. 3 f(x) dibagi dengan f(x-1) sisa a  f(1) = a f(x) dibagi dengan g(x) sisa 3ax + b2 + 1 f(x) dibagi dengan ax2 – ax sisa 3ax + b2 + 1 f(x) dibagi dengan ax(x – 1) sisa 3ax + b2 + 1 teorema suku banyak: Jika suatu banyak f(x) dibagi oleh (x- k) akan diperoleh hasil bagi H(x) dan sisa pembagian S  f(x) = (x- k) H(x) + S f(x) dibagi dengan ax(x – 1) sisa 3ax + b2 + 1 f(x) = ax (x - 1) H(x) + (3ax + b2 + 1) substitusikan nilai nol dari pembagi yaitu x = 0 dan x = 1  dari ax (x - 1) ambil x = 1  untuk x = 1 f(1) = a . 1 (1 – 1) H(0) + 3a.1 + b2 + 1 a = 0 + 3a + b2 + 1  diketahu a = b, masukkan nilai a = b a = 3a + a2 + 1 a2 + 2a + 1 = 0 (a+1)(a+1) = (a+1)2 = 0 a = -1 Jawabannya adalah A 6. Rotasi sebesar 450 terhadap titik asal diikuti dengan pencerminan terhadap y = -x memetakan titik (3,4) ke .... A. √ B. − Jawab: ,√ √ ,√ C. D. √ √ ,−√ ,−√ E. − Transformasi Geometri:  cos  Rotasi sebesar 450 terhadap titik asal =   sin    sin    cos     0  1 pencerminan terhadap y = -x    1 0     www.belajar-matematika.com - 5 √ ,√

Decision on the Re-Filed Request of Rhode Island College for a ...

Decision on the Re-Filed Request of Rhode Island College for a Bona Fide Occupational Qualification for Two Positions of Housekeeper INTRODUCTION On November 21, 2007, the Rhode Island Commission for Human Rights (hereafter the Commission) received a request from Rhode Island College (hereafter RIC) that it certify a gender-specific bona fide occupational qualification (hereafter BFOQ) for each of the two positions of housekeeper at RIC's Recreation Center. Specifically, RIC requested BFOQs that would allow it to advertise for, and hire, one man and one woman for two positions of housekeeper at the Recreation Center. A notice of a public hearing was published in the Providence Journal on January 10, 2008. A public hearing was held on February 4, 2008. Commissioners Camille Vella-Wilkinson, Alberto Aponte Cardona and Nancy Kolman Ventrone were present at the hearing. Several individuals presented their views with respect to the BFOQ request at the hearing. The Commission also received a written submission with respect to the request. On February 29, 2008, the Commission issued a Decision denying RIC's request for certification of BFOQs based on gender for two positions of housekeeper "at this time". Decision On the Request of Rhode Island College for a Bona Fide Occupational Qualification for Two Positions of Housekeeper (hereafter BFOQ Decision I), p. 7. On March 31, 2008, the Commission received RIC's request to re-file its request for BFOQs and provide additional information. The Commission granted RIC's request and set a public hearing date of May 30, 2008. At the hearing on May 30, 2008, Commissioners Camille Vella-Wilkinson, Alberto Aponte Cardona and Nancy Kolman Ventrone were present. RIC submitted additional evidence and argument. Several individuals presented their views with respect to the re-filed BFOQ request at the hearing. FINDINGS OF FACT1 1. RIC is a college. It has a Recreational Center which is open to RIC students and employees. The former President of RIC, John Nazarian, directed that the facilities of 1 These findings of fact are based on the evidence presented in both hearings. Given the additional evidence presented in the hearing on May 30, 2008, these findings of fact are different, in some instances, than the findings of fact made in the BFOQ Decision I. the Recreation Center also be available to the community. It is utilized by, among others, older individuals and children. During the summer, it is used for programs serving children, including the Special Olympics. 2. The Recreation Center has separate locker rooms for men and women. Each locker room consists of a large open area. The toilet and shower facilities are within this same area. There are currently no walls, dividers or curtains that separate the dressing room area into discrete sections. Individuals utilize the locker room to change clothes and shower, so there are generally individuals in various stages of undress in the locker rooms. 3. The patrons of the Recreation Center have a legitimate privacy interest in not being viewed by a member of the opposite sex while they use the locker rooms. 4. The Recreation Center is used from 7:00 a.m. to 11:00 p.m. during the week. It is open for limited hours during the weekend, unless an outside group is utilizing it. There is a vacancy in the "day time" shift. The collective bargaining agreement that covers the housekeepers constrains RIC's ability to fill the positions by sex. 5. In its original BFOQ request letter, RIC maintained: The way the Center is constructed we are not able to close off part of the men's or women's locker rooms for routine maintenance/cleaning during the course of our 16 hours of operation (7:00 a.m. – 11:00 p.m.) It is during these times that men and women use their respective showers, lockers and restrooms. 6. RIC asserted that temporary closures of the locker room to allow periodic cleaning and monitoring by an opposite sex housekeeper would be a burden on the patrons. 7. The duties of the housekeepers at the Recreation Center include cleaning the bathroom, shower and locker areas. Further, there are occasions when a housekeeper must respond to unexpected needs for immediate cleaning of the bathrooms and showers, such as when something has broken on the floor or when an unsanitary condition develops in the bathrooms. RIC housekeepers do not maintain records of time spent on various tasks in the Recreation Center. There is one full cleaning of each locker room per day which takes from forty (40) minutes to two hours. Housekeepers are directed to walk through the locker rooms and restrooms approximately every hour during the daytime shift. The time spent on additional cleaning varies; the housekeepers try to "dry up" the areas after each scheduled group utilizes the locker rooms during the daytime shift. 8. RIC representatives credibly testified as to the safety, health and liability concerns if a locker room at the Recreation Center were not cleaned on a ...

Laporan lengkap
by Hermawan 0 Comments favorite 76 Viewed Download 0 Times

Potensi bencana alam yang tinggi pada dasarnya tidak lebih dari sekedar refleksi fenomena alam yang secara geografis sangat khas untuk wilayah tanah air kita. Indonesia merupakan Negara kepulauan tempat dimana tiga lempeng besar dunia bertemu, yaitu: lempeng Indo-Australia, Eurasia dan Pasifik. Interaksi antar lempeng-lempeng tersebut lebih lanjut menempatkan Indonesia sebagai wilayah yang memiliki aktivitas kegunungapian dan kegempaan yang cukup tinggi. Lebih dari itu, proses dinamika lempeng yang cukup intensif juga telah membentuk relief permukaan bumi yang khas dan cukup bervariasi, dari wilayah pegunungan dengan lereng-lerengnya yang curam dan seakan menyiratkan potensi longsor yang tinggi hingga wilayah yang landai sepanjang pantai dengan potensi ancaman banjir, penurunan tanah dan tsunaminya (Sadisun, 2005-2006). Berbagai potensi bencana alam yang mungkin timbul sudah sebaiknya harus kita kenal agar karakter bahaya alam tersebut dapat kita minimalkan dampaknya. Selain itu, potensi bencana alam ini telah diperparah oleh beberapa permasalahan lain yang muncul di tanah air kita yang memicu peningkatan kerentanannya. Laju pertumbuhan penduduk yang sangat tinggi merupakan salah satu contoh nyata, sehingga akan banyak membutuhkan kawasan-kawasan hunian baru yang pada akhirnya kawasan hunian tersebut akan terus berkembang dan menyebar hingga mencapai wilayah-wilayah marginal yang tidak selayaknya dihuni. Tidak tertib dan tepatnya perencanaan tata guna lahan, sebagai inti dari permasalahan ini merupakan faktor utama yang menyebabkan adanya peningkatan kerentanan. Peningkatan kerentanan ini akan lebih diperparah bila masyarakat sama sekali tidak menyadari dan tanggap terhadap adanya potensi bencana alam di daerahnya. Pengalaman memperlihatkan bahwa kejadian-kejadian bencana alam selama ini telah banyak menimbulkan kerugian dan penderitaan yang cukup berat sebagai akibat dari perpaduan bahaya alam dan kompleksitas permasalahan lainnya. Untuk itu diperlukan upaya-upaya yang komprehensif untuk mengurangi resiko bencana alam, antara lain yaitu dengan melakukan kegiatan migitasi. Bencana (disaster) merupakan fenomena sosial akibat kolektif atas komponen bahaya (hazard) yang berupa fenomena alam/buatan di satu pihak, dengan kerentanan (vulnerability) komunitas di pihak lain. Bencana terjadi apabila komunitas mempunyai tingkat kapasitas/kemampuan yang lebih rendah dibanding dengan tingkat bahaya yang mungkin terjadi padanya. Misalnya, letusan G. Merapi dan bahaya lainnya gempa bumi, banjir, gerakan tanah, dan lainnya tidak akan sertamerta menjadi bencana apabila komunitas memiliki kapasitas mengelola bahaya. Bencana cenderung terjadi pada komunitas yang rentan, dan akan membuat komunitas semakin rentan. Kerentanan komunitas diawali oleh kondisi lingkungan fisik, sosial, dan ekonomi yang tidak aman (unsave conditions) yang melekat padanya. Kondisi tidak aman tersebut terjadi oleh tekanan dinamis internal maupun eksternal (dynamic pressures), misalnya di komunitas institusi lokal tidak berkembang dan ketrampilan tepat guna tidak dimiliki. Tekanan dinamis terjadi karena terdapat akar permasalahan (root causes) yang menyertainya. Akar permasalahan internal umumnya karena komunitas tidak mempunyai akses sumberdaya, struktur dan kekuasaan, sedang secara eksternal karena sistem politik dan ekonomi yang tidak tepat. Oleh karenanya penanganan bencana perlu dilakukan secara menyeluruh dengan meningkatkan kapasitas dan menangani akar permasalahan untuk mereduksi resiko secara total. Siklus penanggulangan bencana yang perlu dilakukan secara utuh. Upaya pencegahan (prevention) terhadap munculnya dampak adalah perlakuan utama. Tsunami tidak dapat dicegah. Pencegahan dapat dilakukan pada bahaya yang manusia terlibat langsung maupun tidak langsung. Pada tsunami misalnya. Pencegahan dapat dilakukan rakyat dengan membuat bendung penahan ombak, bangunan panggung tahan ombak, penataan ruang dan sebagainya. Agar tidak terjadi jebolnya tanggul, maka perlu disusun save procedure dan kontrol terhadap kepatuhan perlakuan. Walaupun pencegahan sudah dilakukan, sementara peluang adanya kejadian masih ada, maka perlu dilakukan upaya-upaya mitigasi...

24 189 State WA FCC Unit 12670 - OPS Yakima Cnty WA Req # Job ...

This Report Covers September 1, 2012 through August 31, 2013 Total Number of Full-Time Vacancies Filled During This Period: Total Number of Candidates Interviewed For Full-Time Vacancies During This Period: 24 189 Please see attached the Recruitment Source List that includes recruitment source contact information. FULL-TIME VACANCIES FILLED State FCC Unit Req # 1205401 WA 12670 - OPS Yakima Cnty WA Job Title Broadband Installer 1205401 Total 1205850 Broadband Installer 1205850 Total 1303696 Broadband Installer Recruitment Source(s) Used to Fill the Vacancy Career Fair Charter.com Employee referral Indeed.com Internal TV Advertisement Google Washington Employment Dept. Jobsinyakima.com Yakima Valley Community College Charter.com Employee referral Indeed.com Internal Washington Employment Dept. Advertisement on company truck Yakima Valley Community College Craigslist Employee referral Washington Employment Dept. Yakima Valley Community College 1303696 Total Page 1 Interviewees Number Referred by Each Recruitment Source Hired 1203705 Broadband Tech I 1203705 Total 1204435 Broadband Tech I 1204435 Total 1204616 Business Account Executive 1204616 Total 1302213 Business Account Executive 1302213 Total 1303271 Construction Coordinator 1303271 Total 1203381 Direct Sales Rep Charter.com Craigslist Employee referral Indeed.com Internal United States Army Google Washington Employment Dept. Career services at Perry Technical Institute Yakima Valley Community College Charter.com Craigslist Employee referral Indeed.com Google Washington Employment Dept. Yakima Valley Community College Charter.com Employee referral Indeed.com Internal Washington Employment Dept. CareerBuilder Charter.com Internal ZipRecruiter.com Washington Employment Dept. Internal Washington Employment Dept. Yakima Valley Community College Charter.com Employee referral Monster Yakima Herald Republic Newspaper Google Washington Employment Dept. 1203381 Total

CHMA: Raleigh-Durham, North Carolina - HUD User

Economy Economic conditions have weakened in the Raleigh-Durham HMA during the past 2 years. In 2009, nonfarm employment in the HMA declined by 28,500 jobs, or 3.5 percent, to an average of 783,900 jobs. The unemployment rate was 8.4 percent, the highest rate in more than 20 years. During the past decade, high technology and biotechnology research and development have become more important to the local economy. The HMA is expected to add more than 35,000 jobs during the 3-year forecast period. The Raleigh-Durham Housing Market Area (HMA) includes the combined Raleigh-Cary and Durham-Chapel Hill, North Carolina Metropolitan Statistical Areas, which consist of seven counties. For purposes of this report, the HMA has been divided into three submarkets: the Wake County submarket, which includes the state capital city of Raleigh; the Durham County submarket, which includes the city of Durham; and the Remainder submarket, which includes Chatham, Franklin, Johnston, Orange, and Person Counties. Sales Market The home sales market in the Raleigh-Durham HMA is soft in all submarkets due to overbuilding and lower demand. Sales vacancy rates exceed 2 percent and other vacant units that are being held off the market have increased since 2000. During the next 3 years, an estimated 29,950 new market-rate homes will be needed in the HMA, a portion of which will be satisfied by 1,875 homes currently under construction. (See Table 1.) ...

« previous  123456789