SEARCH

Found 187 related files. Current in page 1

contoh grafik garis

1967 kb/s - Contoh Grafik Garis Full Download


2157 kb/s - [Verified] Contoh Grafik Garis


2864 kb/s - Contoh Grafik Garis Direct Download

Kunci Jawaban dan Pembahasan MAT VII A

Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Matematika Kelas VII 1 Bab I A. Bilangan Bulat 10. Jawaban: c Pembalap tercepat adalah pembalap yang mempunyai catatan waktu paling sedikit. Juara I pembalap B (50 menit 27 detik) Juara II pembalap E (50 menit 28 detik) Juara III pembalap F (50 menit 30 detik) Pilihan Ganda 1. Jawaban: d –6 –5 –4 –3 –2 –1 0 1 2 3 4 5 6 Dari garis bilangan tersebut diperoleh: –6 < –1 (ii) 5 > –5 (iv) Jadi, pernyataan yang benar adalah (ii) dan (iv). B. Uraian 1. Posisi hewan-hewan tersebut dapat digambar pada garis bilangan berikut. –18 ↑ Paus 2. Jawaban: a Angka yang semakin kecil menunjukkan bahwa suhu semakin dingin. Jadi, suhu yang lebih dingin dari –2°C adalah –5°C (i). a. 3. Jawaban: b Suhu di bawah nol menunjukkan suhu negatif, sedangkan suhu di atas nol menunjukkan suhu positif. Jadi, penulisan suhu kedua kota tersebut –6°C dan 20°C. 2. a. b. b. 6. Jawaban: d Posisi benda yang berada 25 cm di bawah titik 0 ditulis –25. 7. Jawaban: a Dengan menggambar dan melengkapi garis bilangan, diperoleh: –5 –4 –3 –2 –1 0 1 2 3 4 5 8. Jawaban: b Mentransfer uang berarti mengirimkan uang ke rekening seseorang. Pak Banu mentransfer uang Rp810.000,00 sehingga tabungannya berkurang Rp810.000,00. 9. Jawaban: c –6 < x ≤ –1, x bilangan bulat adalah –5, –4, –3, –2, –1. 2 Kunci Jawaban dan Pembahasan PR Matematika Kelas VII Letak bilangan 5, 3, 7, 8, 4, 6 pada garis bilangan: 4 5 –3 0 7 8 3 6 Urutannya: –6, –3, 0, 3, 6 Letak bilangan –5, 5, –10, 0, –15 pada garis bilangan: –15 –10 –5 d. 6 Urutannya: 3, 4, 5, 6, 7, 8 Letak bilangan –3, 6, 3, –6, 0 pada garis bilangan: –6 c. 12 ↑ Elang Hewan yang berada di lokasi paling dalam adalah paus. Hewan yang berada di lokasi paling tinggi adalah elang. 3 4. Jawaban: d Notasi –8 ≤ x < 1 menyatakan bahwa nilai x yang memenuhi –8, –7, –6, –5, –4, –3, –2, –1, 0. 5. Jawaban: d Diketahui –3 < x < 5, x bilangan bulat. Jadi, anggotanya meliputi –2, –1, 0, 1, 2, 3, 4. –6 0 ↑ ↑ Hiu Lumba-lumba 0 5 Urutannya: –15, –10, –5, 0, 5 Letak bilangan –36, –18, –24, –30, –12 pada garis bilangan: –36 –30 –24 –18 –12 Urutannya: –36, –30, –24, –18, –12 3. x anggota dari –5, –4, –3, –2, –1, 0, 1, 2, 3, 4, 5 a. 0 < x ≤ 3, nilai x adalah 1, 2, 3 b. –4 ≤ x ≤ 3, nilai x adalah –4, –3, –2, –1, 0, 1, 2, 3 c. x ≤ –3 atau x > 3, nilai x adalah –5, –4, –3, 4, 5 d. x < –2 dan x > –4, nilai x adalah –3 atau x = –3

KUNCI JAWABAN TUKPD DKI TAHAP 2 MATA PELAJARAN : IPA ...

KUNCI JAWABAN TUKPD DKI TAHAP 2 MATA PELAJARAN : IPA TAHUN PELAJARAN : 2012-2013 Pilihlah jawaban yang benar! 1. Dua orang atlet mulai berlari dengan waktu bersamaan, dan saat mencapai garis finish dicatat dengan hasil seperti gambar. Selisih waktu antara Atlet 1 dengan Atlet 2 adalah .... A. 45s B. 28s C. 17s D. 11s Pembahasan : Waktu tempuh Atlet 1 adalah 17sekon dan Atlet 2 adalah 28sekon. Selisih waktu kedua Atlet = 28s – 22s = 6s Kunci : # (Anulir) 2. 4. 5. Pembahasan : 3. Termometer dinding yang menggunakan skala suhu Celsius menunjukkan suhu ruang kelas 300C. Suhu ruang tersebut sama dengan .... A. 560F B. 540F C. 620F D. 860F Pembahasan: Persamaan antara skala Celsius ke skala Fahrenheit adalah : 9 9 t oC  t  32 o F  30  32 5 5  54  32  86o F Kunci : D Grafik berikut melukiskan pemanasan 3kg air. Jika kalor jenis air 4200J/kg0C, kalor yang diperlukan pada proses R ke S adalah .... A. 12600J B. 126000J C. 252000J D. 378000J Pembahasan: Massa (m) = 3kg, C= 4200J/kg0C dan perubahan suhu (t) = 30 – 10 = 20oC Kalor yang diperlukan : Q = m.C. t = 3kg . 4200J/kg0C . 20oC Q = 126000J Kunci : C

Panduan penulisan Penerbitan Buku Teks - PDPT

Panduan Penulisan Buku Panduan ini merupakan petunjuk penulisan buku pelajaran (ilmiah populer) yang digunakan untuk menentukan kelayakan naskah bagi penerbit. Panduan ini membahas pengertian buku pelajaran & diktat, tujuan penulisan buku pelajaran, isi buku pelajaran, sampul buku, bagian pembuka, bagian utama dan bagian penutup serta ketentuan jumlah halaman. Buku Pelajaran (Text book) & Diktat Buku pelajaran adalah bahan/materi pelajaran yang dituangkan secara tertulis dalam bentuk buku dan digunakan sebagai bahan pelajaran (sumber informasi) sebuah mata kuliah bagi mahasiswa dan pengajar susuai dengan kebutuhan lapangan/industry dan tuntutan perkembangan teknologi dan atau kurikulum. Diktat adalah catatan tertulis suatu bidang studi yang disiapkan oleh guru/dosen untuk mempermudah pengayaan materi pelajaran atau bidang studi yang dibahas dalam proses pembelajaran (Ilvandri, 2011). Diktat yang baik merupakan draft buku ajar yang belum diterbitkan. Tujuan penulisan buku pelajaran a. Menyediakan buku susuai dengan kebutuhan mahasiswa, institusi dan lapangan/ industry serta serta tuntutan perkembangan teknologi atau kurikulum. b. Mendorong penulis/dosen untuk berkreasi dan kreatif membagikan ilmunya kepada masyarakat. c. Mendorong penulis untuk meng-update ilmunya sesuai dengan kriteria tuntutan buku layak terbit mencakup subdstansi, bahasa dan potensi pasar. d. Mendukung penulis untuk menerbitkan buku bila belum terbit. Isi Buku Pelajaran Isi buku pelajaran berupa teori, konsep, formula atau aturan terkini dilengkapi dengan contoh-contoh masalah atau studi kasus serta solusinya. Isi buku harus orsinil dengan merujuk dari berbagai sumber. Informasi tepat, dapat dipercaya dan dipertanggungjawabkan kepada pembaca dan semua pihak terkait. Isi tersusun dengan baik atau dengan alur informasi yang mudah dipahami. Buku pelajaran dan diktat yang baik memenuhi tiga aspek pendidikan yaitu ilmu pengetahuan (knowledge), keterampilan (skills) dan sikap atau perilaku (attitude). Aspek tersebut seperti yang dinyatakan oleh UNESCO (1994) yaitu...

Grafik der offenen Dauerstellen 2014 (PDF, 2 Seiten, 13 kB)

Quelle: Stellenbörse VSA. 11.03.2014; 10:27. 0. 50. 100. 150. 200. 250. 300. 350 . 32 31 30 29 28 27 26 25 24 23. A nza hl offene. S telle n. Anzahl Wochen vor ... Anzahl offene Stellen vor Schuljahresbeginn 2014/15 (mit Kleinstpensen; neue Methode) 350 300 Anzahl offene Stellen 250 200 150 100 50 0 32 31 30 29 28 27 26 25 24 23 22 Anzahl Wochen vor Schuljahresbeginn Kindergartenstufe Quelle: Stellenbörse VSA Primarstufe Sekundarstufe Fachlehrpersonen Aufnahmeklassen Schulleitungen 2013 18.03.2014; 07:12 Anzahl offene Klassenlehrerstellen vor Schulbeginn 2014/15 250 Anzahl offene Stellen 200 150 100 50 0 32 31 30 29 28 27 26 25 24 23 22 Anzahl Wochen vor Schuljahresbeginn Kindergartenstufe Quelle: Stellenbörse VSA Primarstufe Sekundarstufe Aufnahmeklassen 2013 2012 2011 18.03.2014; 07:12

Kunci Jawaban - FTP ITB!
by nflplayer 0 Comments favorite 25 Viewed Download 0 Times

Kunci Jawaban Bab 1 Ayo Berlatih 1.1 2. Kemampuan yang dimiliki hewan untuk mengetahui arah terbang, makanan, dan keadaan lingkungan­ nya dengan menggunakan bunyi. Ayo Berlatih 1.2 2. Kantung semar dan tumbuhan kejora. Cara yang dilakukan pada kantong semar dengan menghasilkan cairan untuk menarik perhatian serangga. Serangga akan tergelincir masuk ke dalam daun karena daunnya mengandung lapisan lilin. Evaluasi Bab 1 A. Pilihan Ganda 2. c 4. b 6. d 8. d 10. b B. Isian 2. Pelekat 4. Kering 6. Malam hari 8. Nitrogen 10. Lidah yang panjang dan lengket C. Uraian 2. Karena cecak memiliki telapak kaki yang tidak rata, memiliki tonjolan berbentuk garis dan berfungsi sebagai pelekat. 4. Kantong semar menghasilkan cairan untuk menarik perhatian serangga. Serangga akan tertarik dan masuk ke dalam kantong. Bab 2 Ayo Berlatih 2.1 2. Bersikap tenang, jujur, terbuka, dan selalu menjaga kebersihan. Ayo Berlatih 2.2 2. • • Pembuahan di dalam tubuh: peng­­­ gabungan sel sperma dan sel telur di dalam tubuh. Pembuahan di luar tubuh: peng­ gabungan sel sperma dan sel telur di luar tubuh Ayo Berlatih 2.3 2. Serangga dan burung Evaluasi Bab 2 A. Pilihan Ganda 2. a 4. d 6. a 8. d 10. a 12. d 14. b B. Isian 2. Embrio 4. Menstruasi 6. Melahirkan 8. Penyerbukan 10. Cangkokan Kunci Jawaban 173 C. Uraian 2. Tertariknya pada lawan jenis 4. Menggabungkan mata tunas suatu tumbuhan pada batang tumbuhan lain.

SNMPTN 2012 Matematika - zenius.net

SNMPTN 2012 Matematika Doc. Name: SNMPTN2012MATDAS999 Version : 2013-04 halaman 1 01. Jika a dan b adalah bilangan bulat positif yang memenuhi ab = 220 - 219, maka nilai a+b adalah …. (A) 3 (B) 7 (C) 19 (D) 21 (E) 23 02. Jika 4log3 = k , maka 2log27 adalah … (A) k 6 (B) (C) (D) (E) k 6k 6 k6 k 03. Jika p+1 dan p-1 adalah akar-akar persamaan x2 - 4x + a = 0, maka nilai a adalah …. (A) 0 (B) 1 (C) 2 (D) 3 (E) 4 04. Jika f adalah fungsi kuadrat yang grafiknya melalui titik (1,0), (4,0), dan (0,-4), maka nilai f(7) adalah …. (A) -16 (B) -17 (C) -18 (D) -19 (E) -20 Kunci dan pembahasan soal ini bisa dilihat di www.zenius.net dengan memasukkan kode 2429 ke menu search. Copyright © 2012 Zenius Education SNMPTN 2012 Matematika, Kode Soal doc. Name: SNMPTN2011MATDAS999 version : 2013-04 | halaman 2 05. Semua nilai x yang memenuhi (x + 3)(x - 1) ≥ (x - 1) adalah (A) 1 ≤ x ≤ 3 (B) x ≤ -2 atau x ≥ 1 (C) -3 ≤ x ≤ -1 (D) -2 ≥ x atau x ≥ 3 (E) -1 ≥ x atau x ≥ 3 06. Jika 2x - z = 2, x + 2y = 4, dan y + z = 1, maka nilai 3x + 4y + z adalah …. (A) 4 (B) 5 (C) 6 (D) 7 (E) 8 07. Jika diagram batang di bawah ini memperlihatkan frekuensi kumulatif hasil tes matematika siswa kelas XII, maka persentase siswa yang memperoleh nilai 8 adalah…. (A) (B) (C) (D) (E) 12 % 15 % 20 % 22 % 80 % Kunci dan pembahasan soal ini bisa dilihat di www.zenius.net dengan memasukkan kode 2429 ke menu search. Copyright © 2012 Zenius Education SNMPTN 2012 Matematika, Kode Soal doc. Name: SNMPTN2011MATDAS999 version : 2013-04 | halaman 3 08. Ani telah mengikuti tes matematika sebanyak n kali. Pada tes berikutnya ai memperoleh nilai 83 sehingga nilai rata-rata Ani aalah 80, tetapi jika nilai tes tersebut adalah 67, maka rata-ratanya adalah 76. Nilai n adalah …. (A) 2 (B) 3 (C) 4 (D) 5 (E) 6 09. Nilai maksimum fungsi objektif (tujuan) f(x,y) = 3x + 2y dengan kendala x + 2y ≤ 12, x ≥ 2, dan y ≥ 1 adalah …. (A) 16 (B) 18 (C) 32 (D) 36 (E) 38 10. Jika dan , maka determinan matriks AB - C adalah …. (A) -5 (B) -4 (C) 5 (D) 6 (E) 7 11. Agar tiga bilangan a + 2, a - 3, a - 4 merupakan barisan aritmatika, maka suku ke dua harus ditambah dengan …. (A) -3 (B) -2 (C) -1 (D) 1 (E) 2 Kunci dan pembahasan soal ini bisa dilihat di www.zenius.net dengan memasukkan kode 2429 ke menu search. Copyright © 2012 Zenius Education SNMPTN 2012 Matematika, Kode Soal doc. Name: SNMPTN2011MATDAS999 version : 2013-04 | halaman 4 12. Jika suku pertama barisan aritmatika adalah -2 dengan beda 3, Sn adalah jumlah n suku pertama deret aritmatika tersebut, dan Sn+2 - Sn = 65, maka nilai n adalah …. (A) 11 (B) 12 (C) 13 (D) 14 (E) 15 13. Jika suatu persegi dengan sisi satu satuan dibagi menjadi 5 persegi panjang dengan luas yang sama seperti ditunjukkan pada gambar di bawah ini, maka panjang ruas garis AB adalah … (A) 3 5 (B) 2 3 (C) 2 5 (D) (E) 1 5 1 5 14. Di suatu kandang tedapat 40 ekor ayam, 15 ekor diantaranya jantan. Di antara ayam jantan tersebut, 7 ekor berwarna putih. Jika banyak ayam berwarna putih adalah 22 ekor, maka banyak ayam betina yang tidak berwarna putih adalah … (A) 5 (B) 7 (C) 8 (D) 10 (E) 15 Kunci dan pembahasan soal ini bisa dilihat di www.zenius.net dengan memasukkan kode 2429 ke menu search. Copyright © 2012 Zenius Education SNMPTN 2012 Matematika, Kode Soal doc. Name: SNMPTN2011MATDAS999 version : 2013-04 | halaman 5 15. Jika f(x) = ax + 3, a ≠ 0 dan f-1 (f-1(9)) = 3, maka nilai a2 + a + 1 adalah … (A) 11 (B) 9 (C) 7 (D) 5 (E) 3 Kunci dan pembahasan soal ini bisa dilihat di www.zenius.net dengan memasukkan kode 2429 ke menu search. Copyright © 2012 Zenius Education

Soal-Soal dan Pembahasan Matematika IPA SNMPTN 2012 ...

Soal-Soal dan Pembahasan Matematika IPA SNMPTN 2012 Tanggal Ujian: 13 Juni 2012 1. Lingkaran (x + 6)2 + (y + 1)2 = 25 menyinggung garis y = 4 di titik... A. ( -6, 4 ) B. ( 6 , 4) C. ( -1, 4 ) D. ( 1, 4 ) E. ( 5 , 4 ) Jawab: BAB XI Lingkaran Masukkan nilai y=4 pada persamaan (x + 6)2 + (4 + 1)2 = 25 (x + 6)2 = 25 – 25 = 0 x = -6 Didapat titik x = -6 dan y = 4  (-6,4) Jawabannya A 2. Jika 2x3 – 5x2 – kx + 18 dibagi x - 1 mempunyai sisa 5, maka nilai k adalah... A. -15 B. -10 C. 0 D. 5 E. 10 Jawab: BAB XII Suku Banyak Metoda Horner x3 x= 1 2 x2 x -k 18 2 2 -5 -3 -3 - k -3 ( -3- k) + = kalikan dengan x =1 (15 – k)  sisa =5 15 – k = 5 k = 15 – 5 = 10 Jawabannya E www.belajar-matematika.com 1 3. Luas daerah yang dibatasi oleh kurva y = x2, y = 1, dan x = 2 adalah... A. ∫ (1 − B. ∫ ( ) C. ∫ ( − 1) − 1) D. ∫ (1 − Jawab BAB XVI Integral E. ∫ ( ) − 1) Buat sketsa gambar untuk mengetahui batas luas: terlihat bahwa bidang luasnya (arsiran) bagian atasnya adalah y = x 2 dan bagian bawahnya y = 1 dengan dibatasi oleh batas atas x = 2 dan batas bawah x =1. Dalam notasi integralnya : b ∫ ( b b a a a L =  y2 dx -  y1 dx =  ( y 2  y1) dx − 1) Jawabannya C 4. ( ( A. B. ) ) = .... C. E. D. www.belajar-matematika.com 2 Jawab: BAB VII Trigonometri ( ( + 2 sin cos ) ) = = = =1 = 2 Jawabannya E 5. Lingkaran (x - 3)2 + (y - 4)2 = 25 memotong sumbu –x di titik A dan B. Jika P adalah titik pusat lingkaran tersebut, maka cos ∠APB = ... A. C. B. E. D. Jawab: BAB XI Lingkaran dan BAB VII Trigonometri Sketsa gambar: Lingkaran dengan pusat (3,4) APB merupakan segitiga. www.belajar-matematika.com 3 Untuk menjawab soal ini digunakan teorema di bawah ini: Aturan sinus dan cosinus C  b  a  A c B Aturan cosinus 1. a 2 = b 2 + c 2 - 2bc cos  2. b 2 = a 2 + c 2 - 2ac cos  3. c 2 = a 2 + b 2 - 2ab cos  Kita pakai rumus (3) c = AB = 6 a = b = AP = PB = √3 + 4 = √25 = 5 c 2 = a 2 + b 2 - 2ab cos P 2ab cos P = + − cos P = = = = . . . Jawabannya A 6. Grafik fungsi f(x) = ax3 – bx2 + cx + 12 naik jika.... A. b2 – 4ac < 0 dan a > 0 B. b2 – 4ac < 0 dan a < 0 C. b2 – 3ac > 0 dan a < 0 D. b2 – 3ac < 0 dan a > 0 E. b2 – 3ac < 0 dan a < 0 Jawab: BAB XV Differensial www.belajar-matematika.com 4 Syarat fungsi naik ( )>0 3ax2 - 2bx + c > 0  fungsi naik ( - , 0, + ) * variabel x2 > 0 3a > 0 a>0 *D<0 ( ) > 0 , maka tidak ada titik potong dan singgung di sb x sehingga D < 0  karena (-2b)2 – 4.3a.c < 0 4b2 – 12.a.c < 0 b2 – 3 ac < 0 didapat a > 0 dan b2 – 3 ac < 0 Jawabannya D 7. →0 = .... E. √3 √ A. -1 C. 1 B. -0 D. Jawab: XIV Limit Fungsi →0 = →0 = = = →0 →0 1 . 1. = = =1 Jawabannya C www.belajar-matematika.com

Soal dan Pembahasan Matematika IPA SNMPTN 2011

Soal-Soal dan Pembahasan SNMPTN Matematika IPA Tahun Pelajaran 2010/2011 Tanggal Ujian: 01 Juni 2011 1. Diketahui vektor u = (a, -2, -1) dan v = (a, a, -1). Jika vektor u tegak lurus pada v , maka nilai a adalah ... A. -1 B. 0 C. 1 D. 2 E. 3 Jawab: Vektor: vektor u tegak lurus pada v maka u . v = 0 u = −2 , v = −1 −2 . −1 −1 (a – 1) (a-1) = 0 maka a = 1 −1 = a2 – 2a + 1 = 0 (a - 1)2 = 0 Jawabannya adalah C 2. Pernyataan berikut yang benar adalah ... A. Jika sin x = sin y maka x = y B. Untuk setiap vektor u , v dan w berlaku u . ( v . w ) = ( u . v ). w C. Jika b  f ( x) dx = 0, maka a D. Ada fungsi f sehingga E. 1 – cos 2x = 2 cos2 x f ( x )= 0 Lim f(x) ≠ f(c) untuk suatu c xc www.belajar-matematika.com - 1 Jawab: Trigonometri, vektor, integral, limit A. Ambil nilai dimana sin x = sin y  sin α = sin (1800 – α ) ambil nilai α = 600  sin 600 = sin 1200 ; tetapi 600 ≠ 1200 Pernyataan SALAH B. Operasi u . ( v . w ) tak terdefinisi karena v . w = skalar, sedangkan u = vektor vektor . skalar = tak terdefinisi Pernyataan SALAH C. Ambil contoh cari cepat hasil dimana b  f ( x) dx = 0 ; a 1 Didapat b = 1 dan a = -1 maka f(x)= x   x dx = 0  1 terbukti : f(x) = x bukan f(x) = 0 x2 | Pernyataan SALAH D. Ambil contoh f(x) = Lim xc f(x) = Lim x 1 ( ( = ( ( ) ( )( ) = ) ( ) Lim f(x) ≠ f(c)  2 ≠ 1 xc ) ( )( ) = ) ( ) =2 Pernyataan BENAR E. 1 – cos 2x = 1 – ( 2cos2 x – 1) = 1 + 1 - 2cos2 x = 2 - 2cos2 x = 2 ( 1 – cos2 x) Pernyataan SALAH Jawabannya adalah D www.belajar-matematika.com - 2 = (1 – 1) = 0 3. Luas daerah di bawah y = -x2 +8x dan di atas y = 6x - 24 dan terletak di kuadran I adalah.... a. ∫ (− b. ∫ (− c. ∫ (− +8 ) +8 ) +8 ) d. ∫ (6 − 24) e. ∫ (6 − 24) Jawab: Integral: +∫ ( + ∫ (− + ∫ (− + ∫ (− + ∫ (− − 2 − 24) + 2 + 24) + 2 + 24) +8 ) +8 ) kuadran I titik potong kedua persamaan : y1 = y2 -x2 +8x = 6x-24 -x2 +8x - 6x+24 = 0 -x2 +2x + 24 = 0 x2 -2x - 24 = 0 (x - 6) (x+4)0 x = 6 atau x = -4  karena di kuadran I maka yang berlaku adalah x = 6  y = 6.6 – 24= 12 berada di titik (6,12) www.belajar-matematika.com - 3 L = ∫ (− = ∫ (− +8 ) +8 ) + ∫ ((− + ∫ (− Jawabannya adalah B + 8 ) − (6 − 24)) + 2 + 24) 4. sin 350 cos 400 - cos 35 sin 400 = A. cos 50 B. sin 50 C. cos 950 D. cos 750 E. sin 750 Jawab: Trigonometri: Pakai rumus: sin (A - B) = sin A cos B - cos A Sin B A= 350 ; B = 400 = sin (350 - 400) = sin -50 Cos (90 0 -  ) = sin   rumus Cos (90 0 - (-50) ) = sin -50   = -50 Cos 950 = sin -50 Jawabannya adalah C 5. Diketahui g(x) = ax2 – bx + a – b habis dibagi x – 1. Jika f(x) adalah suku banyak yang bersisa a ketika dibagi x – 1 dan bersisa 3ax + b2 + 1 ketika dibagi g(x), maka nilai a adalah...... A. -1 B. -2 C. 1 D. 2 Jawab: Suku Banyak: g(x) = ax2 – bx + a – b habis dibagi x – 1  g(1) = 0 g(1) = a . 1 – b .1 + a – b = 0 =a–b+a–b=0 2a – 2b = 0 2a = 2b  a = b karena a = b maka: g(x) = ax2 – ax + a – a = ax2 – ax www.belajar-matematika.com - 4 E. 3 f(x) dibagi dengan f(x-1) sisa a  f(1) = a f(x) dibagi dengan g(x) sisa 3ax + b2 + 1 f(x) dibagi dengan ax2 – ax sisa 3ax + b2 + 1 f(x) dibagi dengan ax(x – 1) sisa 3ax + b2 + 1 teorema suku banyak: Jika suatu banyak f(x) dibagi oleh (x- k) akan diperoleh hasil bagi H(x) dan sisa pembagian S  f(x) = (x- k) H(x) + S f(x) dibagi dengan ax(x – 1) sisa 3ax + b2 + 1 f(x) = ax (x - 1) H(x) + (3ax + b2 + 1) substitusikan nilai nol dari pembagi yaitu x = 0 dan x = 1  dari ax (x - 1) ambil x = 1  untuk x = 1 f(1) = a . 1 (1 – 1) H(0) + 3a.1 + b2 + 1 a = 0 + 3a + b2 + 1  diketahu a = b, masukkan nilai a = b a = 3a + a2 + 1 a2 + 2a + 1 = 0 (a+1)(a+1) = (a+1)2 = 0 a = -1 Jawabannya adalah A 6. Rotasi sebesar 450 terhadap titik asal diikuti dengan pencerminan terhadap y = -x memetakan titik (3,4) ke .... A. √ B. − Jawab: ,√ √ ,√ C. D. √ √ ,−√ ,−√ E. − Transformasi Geometri:  cos  Rotasi sebesar 450 terhadap titik asal =   sin    sin    cos     0  1 pencerminan terhadap y = -x    1 0     www.belajar-matematika.com - 5 √ ,√

Laporan lengkap
by Hermawan 0 Comments favorite 73 Viewed Download 0 Times

Potensi bencana alam yang tinggi pada dasarnya tidak lebih dari sekedar refleksi fenomena alam yang secara geografis sangat khas untuk wilayah tanah air kita. Indonesia merupakan Negara kepulauan tempat dimana tiga lempeng besar dunia bertemu, yaitu: lempeng Indo-Australia, Eurasia dan Pasifik. Interaksi antar lempeng-lempeng tersebut lebih lanjut menempatkan Indonesia sebagai wilayah yang memiliki aktivitas kegunungapian dan kegempaan yang cukup tinggi. Lebih dari itu, proses dinamika lempeng yang cukup intensif juga telah membentuk relief permukaan bumi yang khas dan cukup bervariasi, dari wilayah pegunungan dengan lereng-lerengnya yang curam dan seakan menyiratkan potensi longsor yang tinggi hingga wilayah yang landai sepanjang pantai dengan potensi ancaman banjir, penurunan tanah dan tsunaminya (Sadisun, 2005-2006). Berbagai potensi bencana alam yang mungkin timbul sudah sebaiknya harus kita kenal agar karakter bahaya alam tersebut dapat kita minimalkan dampaknya. Selain itu, potensi bencana alam ini telah diperparah oleh beberapa permasalahan lain yang muncul di tanah air kita yang memicu peningkatan kerentanannya. Laju pertumbuhan penduduk yang sangat tinggi merupakan salah satu contoh nyata, sehingga akan banyak membutuhkan kawasan-kawasan hunian baru yang pada akhirnya kawasan hunian tersebut akan terus berkembang dan menyebar hingga mencapai wilayah-wilayah marginal yang tidak selayaknya dihuni. Tidak tertib dan tepatnya perencanaan tata guna lahan, sebagai inti dari permasalahan ini merupakan faktor utama yang menyebabkan adanya peningkatan kerentanan. Peningkatan kerentanan ini akan lebih diperparah bila masyarakat sama sekali tidak menyadari dan tanggap terhadap adanya potensi bencana alam di daerahnya. Pengalaman memperlihatkan bahwa kejadian-kejadian bencana alam selama ini telah banyak menimbulkan kerugian dan penderitaan yang cukup berat sebagai akibat dari perpaduan bahaya alam dan kompleksitas permasalahan lainnya. Untuk itu diperlukan upaya-upaya yang komprehensif untuk mengurangi resiko bencana alam, antara lain yaitu dengan melakukan kegiatan migitasi. Bencana (disaster) merupakan fenomena sosial akibat kolektif atas komponen bahaya (hazard) yang berupa fenomena alam/buatan di satu pihak, dengan kerentanan (vulnerability) komunitas di pihak lain. Bencana terjadi apabila komunitas mempunyai tingkat kapasitas/kemampuan yang lebih rendah dibanding dengan tingkat bahaya yang mungkin terjadi padanya. Misalnya, letusan G. Merapi dan bahaya lainnya gempa bumi, banjir, gerakan tanah, dan lainnya tidak akan sertamerta menjadi bencana apabila komunitas memiliki kapasitas mengelola bahaya. Bencana cenderung terjadi pada komunitas yang rentan, dan akan membuat komunitas semakin rentan. Kerentanan komunitas diawali oleh kondisi lingkungan fisik, sosial, dan ekonomi yang tidak aman (unsave conditions) yang melekat padanya. Kondisi tidak aman tersebut terjadi oleh tekanan dinamis internal maupun eksternal (dynamic pressures), misalnya di komunitas institusi lokal tidak berkembang dan ketrampilan tepat guna tidak dimiliki. Tekanan dinamis terjadi karena terdapat akar permasalahan (root causes) yang menyertainya. Akar permasalahan internal umumnya karena komunitas tidak mempunyai akses sumberdaya, struktur dan kekuasaan, sedang secara eksternal karena sistem politik dan ekonomi yang tidak tepat. Oleh karenanya penanganan bencana perlu dilakukan secara menyeluruh dengan meningkatkan kapasitas dan menangani akar permasalahan untuk mereduksi resiko secara total. Siklus penanggulangan bencana yang perlu dilakukan secara utuh. Upaya pencegahan (prevention) terhadap munculnya dampak adalah perlakuan utama. Tsunami tidak dapat dicegah. Pencegahan dapat dilakukan pada bahaya yang manusia terlibat langsung maupun tidak langsung. Pada tsunami misalnya. Pencegahan dapat dilakukan rakyat dengan membuat bendung penahan ombak, bangunan panggung tahan ombak, penataan ruang dan sebagainya. Agar tidak terjadi jebolnya tanggul, maka perlu disusun save procedure dan kontrol terhadap kepatuhan perlakuan. Walaupun pencegahan sudah dilakukan, sementara peluang adanya kejadian masih ada, maka perlu dilakukan upaya-upaya mitigasi...

QUICK GUIDE Data dan Informasi Bencana ... - WordPress.com

Bencana merupakan bagian dari kehidupan manusia yang datang tanpa diduga kapan, dimana dan bagaimana terjadinya. Hal ini menyebabkan ketidaksiapan masyarakata dalam menghadapi dan akhirnya menimbulkan korban dan kerusakan. Fenomena bencana sebagian besar merupakan kejadian berulang pada tempat yang sama, sehingga dapat dilakukan analisa untuk ke depan dengan menggunakan data historis bencana-bencana sebelumnya. Melalui Data dan Informasi Bencana Indonesi (DIBI) dapat dilihat historis kejadian bencana yang terjadi di Indonesia mulai tahun 18152012. Dalam DIBI dapat disajikan data bencana mulai tanggal kejadian, lokasi, korban dan kerusakan yang ditimbulkan. Analisa yang dapat disajikan melalui DIBI ini adalah grafik, statistik, peta tematik dan crosstab. . PERMINTAAN Berfungsi untuk membuat permintaan data kejadian bencana yang akan ditampilkan. Isikan rentang tanggal (YYYY MM DD), dari kapan sampai kapan. Rentang tanggal juga bisa diisikan hanya pada tahun saja. Apabila ingin melihat semua data maka rentang tanggal tidak usah diisi, langsung klik pada “OK”. . LIHAT DATA Berfungsi untuk melihat data kejadian bencana yang diminta. Fungsi ini sama dengan “LIHAT DATA” pada permintaan. Semua data bencana yang diminta akan ditampilakn secara rinci dan berdasarkan database yang tersimpan. GRAFIK Berfungsi untuk menampilkan grafik data kejadian bencana. Grafik dapat berupa grafik batang dan diagram pie (kue). Klik pada “BUAT GRAFIK” maka akan ditanpilkan grafik variabel bencana berdasarkan tahun kejadian. STATISTIK Berfungsi untuk menampilkan data statistikkejadian bencana seperti jumlah, rata-rata, maksimum, varian,dan deviasi standar. Mulai dari lokasi, dampak bencana, korban dan kerusakan. Klik “LANJUT” maka akan ditampilkan data kejadian bencana sesuai dengan permintaan. Data hasil tampilan dapat disimpan dalam bentuk EXCEL maupun CSV. Cara menyimpanya klik pada pojok kanan tulisan “BUAT EXCEL CSV”. Data secara otomatis akan tersimpan dan dapat digunakan sewaktu-waktu. LAPORAN Berfungsi untuk menyajikan laporan bencana sesuai dengan pernintaan. Data yang tersedia hampir sama dengan di menu statistic. Klik “LANJUT” untuk mendapatkan laporan yang diminta. Hasil dari laporan ini dapat disimpan dalam bentuk EXCEl, CSV dan XML. PETA TEMATIK Berfungsi untuk menampilkan peta tematik berdasarkan variable yang diinginkan. Klik pada “BUAT PETA” maka akan menampilkan sebaran kejadian bencana di Indonesia secara langsung. Peta ini dapat didownlaod dengan cara klik kanan pada peta dan simpan sebagai gambar. CROSSTAB Berfungsi untuk mengetahui hubungan antara 2 variabel. Pilih variable pada kolom tersedia kemudian klik “TAMBAH’. Selanjutnya klik “LANJUT” untuk mendapatkan hasil crosstab sesuai yang diinginkan. Tabel ini dapat dianalisa lebih lanjut dengan menggunakan analisa statistikkhusus untuk tabulasi silang (crosstab). Hasil ini dapat disimpan dalam EXCEl dengan menekan tombol “BUAT EXCEL” di pojok kanan atas.

« previous  123456789