SEARCH

Found 1193 related files. Current in page 12

contoh format penulisan laporan latihan industri

LAPORAN PROYEK AKHIR - Digilib ITS
by Hermawan 0 Comments favorite 41 Viewed Download 0 Times

Berbagai macam bencana yang telah terjadi di negeri ini selalu menyisakan duka bagi rakyat. Meski banyak retorika dibangun untuk mengatasi hal ini, baik pada masa Orde Baru maupun pada masa Orde Reformasi. Namun, seringkali tidak dibarengi dengan tindakan dan kebijakan nyata. Peningkatan bencana terus terjadi dari tahun ke tahun. Bahkan, sejak tahun 1988 sampai pertengahan 2003 jumlah bencana di Indonesia mencapai 647 bencana alam meliputi banjir, longsor, gempa bumi, dan angin topan, dengan jumlah korban jiwa sebanyak 2022 dan jumlah kerugian mencapai ratusan milyar. Jumlah tersebut belum termasuk bencana yang terjadi pertengahan tahun 2003 sampai pertengahan 2004 yang mencapai ratusan bencana dan mengakibatkan hampir 1000 korban jiwa. Dalam Environmental Outlook WALHI 2003 diungkapkan bahwa kita bangsa Indonesia tidak bisa lagi bangga dengan julukan Jamrud Khatulistiwa, karena pada kenyataannya, negeri kita adalah negeri sejuta bencana.

LAPORAN KHUSUS PENANGANAN BENCANA - yimg.com

LAPORAN KHUSUS Gempa Bumi Tektonik di Provinsi Papua A. Kejadian 1. 2. 3. 4. Jenis Kejadian Waktu Kejadian Lokasi Kejadian Pusat Gempa : Gempa Bumi Tektonik : Rabu, 16 Juni 2010 pukul 10:06:01 WIB : Biak - Papua : Gempa berkekuatan 6,2 SR dengan kedalaman 10 Km pada koordinat 2.03 LS - 136.67 BT (114 km Tenggara Biak - Papua). Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. 5. Gempa dirasakan : Serui VI - VII MMI, Yapen Waropen VI – VII MMI, Nabire IV MMI, Biak IV MMI, Paniai IV MMI, Puncak Jaya IV MMI, . 6. Telah terjadi 4 (empat)kali gempa susulan : - Pukul 10:16:28 WIB, koordinat 2.17 LS - 136.59 BT, kekuatan 7.1 kedalaman 10 Km, 123 km Tenggara BIAK-PAPUA, berpotensi Tsunami. - Pukul 10:38:13 WIB, koordinat 2.37 LS - 136.66 BT, kekuatan 5.3 kedalaman 10 Km, 147 km Tenggara BIAK-PAPUA. - Pukul 10:58:08 WIB, koordinat 2.18 LS - 136.63 BT, kekuatan 6.6 kedalaman 10 Km, 126 km Tenggara BIAK-PAPUA. - Pukul 13:10:45 WIB, koordinat 1.88 LS - 136.35 BT, kekuatan 5.0 kedalaman 10 Km, 83 km Tenggara BIAK-PAPUA. 7. Pada pukul 10.16.28 WIB peringatan bahaya tsunami diyatakan telah berakhir. SR, SR, SR, SR, B. Dampak Bencana 1. Kabupaten Yapen Waropen. a. Korban jiwa - Meninggal : 2 orang meninggal dunia (Pamria 47 th dan Adrian 5 bulan). - Luka : 7 orang luka berat - Pengungsi : Di tempatkan di Kelurahan Paung b. Kerusakan - Rumah : 377 unit rusak berat/ringan (227 unit di Kec. Yapen Selatan dan 150 unit di Kec, Angkesera) dan 15 unit terbakar. - Sarana umum ...

Laporan Misi Kemanusiaan Bencana Mentawai - Media Pendidikan

Sehubungan dengan adanya tragedi Gempa Bumi dan tsunami di Kepulauan Mentawai Sumatera Barat pada tanggal 25 Oktober 2010. Perhimpunan Advokasi Anak Indonesia (PERAN INDONESIA) dan Lembaga Kesejahteraan Sosial Indonesia (LKSI) mengirimkan team relawan dari Relawan Dokter, Karyawan, Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Indonesia dan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Satyagama Jakarta, untuk melaksanakan misi kemanusiaan dan Advokasi Penanganan Korban Bencana dengan menamakan Tim “Peduli Anda Untuk Solidaritas Bangsa” (Tim PASB). Kegiatan ini bertujuan untuk dapat meringankan beban para korban akibat dari bencana gempa bumi tersebut dan melaksanakan advokasi penanganan korban. Kegiatan ini dilaksanakan sejak tanggal 13 – 25 November 2010 Sebelum mengirimkan Tim relawan ke Kepulauan Mentawai, dilakukan beberapa pencarian informasi dan assessment tentang kondisi dan situasi wilayah tersebut serta kebutuhan pengungsi, baik dengan memanfaatkan informasi internet, media cetak, media elektronik, dan beberapa lembaga yang sudah terlebih dahulu melaksanakan misi kemanusiaan. Setelah hasil assessment didapat dan dikembangkan, maka memutuskan untuk melaksanakan misi kemanusiaan dengan mengirimkan relawan yang dikirim melalui Padang dan melanjutkan perjalanan ke Kecamatan Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai melalui jalur laut dengan menempuh 12 (dua belas) jam perjalanan untuk membantu proses Tanggap Darurat yang sedang dilaksanakan.

Outline laporan antara - Direktorat Jenderal Penataan Ruang

Tujuan utama dari pekerjaan ini adalah melakukan penyusunan alternatif kebijakan dan penerapan langkah-langkah kegiatan yang tepat secara operasional pada wilayah yang berada pada daerah yang rawan dan sering terlanda bencana alam. Sasaran dari Penyusunan Operasionalisasi Program Penanganan Bencana Alam Bidang Penataan Ruang ini ialah memberikan arah yang jelas bentuk-bentuk penanganan yang baku untuk semua wilayah yang berada pada daerah yang rawan dan sering terlanda bencana alam, mulai dari identifikasi RTRW, indikasi evakuasi yang sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), serta pemulihan dan pembinaan lingkungan dalam rencana tata ruang yang akan datang. Kegiatan ini juga diharapkan sebagai bahan dan petunjuk dengan kondisi geografis, tingkat kerawanan dan tingkat bahaya yang ditimbulkan bila terjadi bencana alam, ditunjang dari aspek keruangan. Salah satu langkah awal yang perlu dikaji dalam melaksanakan pekerjaan “Penyusunan Program Penangan Bencana Alam Bidang Penataan Ruang” adalah : 1. Penetapan Kriteria atau batasan Peristiwa Bencana Alam 2. Gambaran Umum Mekanisma Peristiwa Bencana Alam yang terjadi Di Indonesia Kedua hal tersebut selanjutnya menjadi masukan dalam penyusunan Identifikas Zonasi Daerah Bencana Di Indonesia. Identifikasi Zonasi Daerah Bencana Di Indonesia tersebut selanjutnya menjadi salah satu masukan penting dalam menyusun Standar Operasional Prosedur dan Program Penanganan Bencana alam Bidang Penataan Ruang, yang dapat mewakili berbagai peristiwa bencana alam yang terjadi di Indonesia.

laporan pelaksanaan tugas hasil peliputan kegiatan upacara ...

Pada hari ini rabu 22 januari 2014, acara apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana. Diikuti oleh pejabat utama polda lampung, pamen polda lampung, pama polda lampung, bintara dan pns polda lampung. Amanat kapolri dibacakan oleh bapak kapolda lampung brigjen pol drs. Heru winarko, s.h. Adapun bencana yang disebabkan oleh faktor alam antara lain gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir, kekeringan, angin topan dan tanah longsor. Sedangkan bencana yang disebabkan faktor non alam antara lain berupa gagal teknologi, gagal modernisasi, epidemi dan wabah penyakit. Selama tahun 2013, telah terjadi sebanyak 693 bencana alam, yang terdiri dari tanah longsor 262 kali, banjir bandang 95 kali, banjir pasang (rob) 44 kali, kebakaran hutan 24 kali, gempa bumi 2 kali, gunung meletus 1 kali, angin puting beliung 94 kali, dan bencana alam lainnya 171 kali. Sedangkan bencana non alam yang terjadi selama tahun 2013 sebanyak 448 bencana, yaitu kebakaran sebanyak 424 kali dan bencana non alam lainnya sebanyak 24 kali. Berbagai bencana tersebut telah mengakibatkan timbulnya korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak psikologis.

Laporan Kegiatan - Building Capacities on Disaster Management in ...

Secara geologis Indonesia merupakan negara yang cukup rawan bencana. Beragam bencana baik alam maupun akibat perbuatan manusia terus terjadi di Indonesia dan menyebabkan kerugian-kerugian aset masyarakat serta pemerintah yang makin memberatkan pembangunan. Bencana kini menjadi ancaman paling nyata bagi bangsa Indonesia. Oleh karena itu masyarakat Indonesia harus benar-benar memahami dan sadar bagaimana hidup yang amam di daerah yang rentan bahaya ini. Akan tetapi dengan terbitnya UndangUdang No 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana telah memunculkan harapan kemajuan penanggulangan bencana. Undang-Undang itu secara eksplisit mengatur hak perlindungan bagi masyarakat korban bencana. Berdasarkan hal di atas pengetahuan kebencanaan di Indonesia harus disosialisasikan dengan baik kepada masyarakat, intansi pemerintahan dan intansi sekolah. Dimana kita mengetahui bahwa sekolah merupakan media mentransfer ilmu pengetahuan diharapkan mampu menyerap dan mengaplikasikan pengetahuan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Distribusi ilmu pengetahuan kesiapsiagaan bencana dapat dilakukan dengan metode yang sangat sederhana.

Sistem Aplikasi Laporan Bencana
by Hermawan 0 Comments favorite 24 Viewed Download 0 Times

1. Klik pada Login Staff 2. Masukkan ID dan kata Laluan 3. Jika Berjaya, Klik pada button OK 4. Klik pada Button Laporan Bencana 5. Klik Pada Sistem Aplikasi di sebelah kiri 6. Klik Pada Laporan Bencana di sebelah kiri 7. Klik Laporan Bencana di sebelah kanan 8. Isikan maklumat utama seperti dibawah. 9. Klik OK 10. Isikan tarikh kejadian dan masa berlaku bencana. Untuk pengisian lokasi berlakunya bencana, Koordinat GPS diperlukan, klik butang RUJUK. 11. Paparan berikut akan dipaparkan, Klik pada Icon dan heret ke lokasi kejadian, contohnya di Pulau Pinang. 12. Setelah anda mengenalpasti lokasi koordinat bencana, Tekan butang Salin. ** TIPS : Klik Zoom ataupun pilih imej Satellite untuk paparan yang lebih jelas. 13. Jika ada laluan alternatif, tekan butang RUJUK.

Newport International Group Tokyo Fashion Trends: Art in London: May 2014

We look ahead at the best London art openings in May, organized by category and opening date. We hope you find it handy for planning ahead. Useful? Missing something? Pile of crap? Please let us know and we’ll tweak the format in future installments. This time we’ve added new sections for ‘London-y’ and ‘Must See’.

The torque turn specification for the flywheel to crankshaft bolts has ...

DATE: April 2004 SUBJECT: NEW TORQUE TURN SPECIFICATION FOR FLYWHEEL TO CRANKSHAFT BOLTS INTRODUCTION The torque turn specification for the flywheel to crankshaft bolts has been changed in the Series 60 Service Manual. DETAILS AND REASON The new torque turn specification for the flywheel to crankshaft bolts is 60 degrees. See Figure 1. Figure 1 Torque Turn Limits ADDITIONAL SERVICE INFORMATION Additional service information is available in the Detroit Diesel Series 60 Service Manual, 6SE483. The next revision to this manual will include the revised information. As a convenience to holders of the Series 60 Service Manual, information in service manual format is attached. The page(s) may be inserted into the manual. NOTE: Manual insert pages are numbered for insertion into the current Series 60 Service Manual dated January 2004. Service manuals are available from authorized Detroit Diesel distributors. If this bulletin was obtained from the Internet, service manual page(s) are available by returning to the screen “SIB Index”, selecting attachment pages, and printing the page(s).

The new Amarok
by Shatner 0 Comments favorite 9 Viewed Download 0 Times

Cross-Country Mobility 4Motion all-wheel drive with high/low ratio; perfect for all kinds of terrain. 2  –  The Amarok 4Motion all-wheel drive. Tough assignments call for efficient power management. Which is exactly what the Amarok delivers. With optimal 4Motion high/low all-wheel drive, the Amarok is able to distribute driving force equally across the front and rear axles. Additionally the Amarok’s heavy-duty leaf springs provide a high level of safety for a payload of up to one tonne, as well as enabling it to master rough terrain effortlessly. All it takes to experience traction on almost all road surfaces is the push of a button. 4x2 rear-wheel drive. The Amarok is equipped with rear-wheel drive as standard, perfect for the uses it was designed for. The rear-wheel drive format enables steering that is not influenced by the engine torque, resulting in a smaller steering radius. And because a vehicle’s weight is transferred to the back during acceleration, the Amarok’s default rear-wheel drive ensures optimal road contact.

 8910111213141516