SEARCH

Found 282 related files. Current in page 1

contoh anggaran seminar

1967 kb/s - Contoh Anggaran Seminar Full Download


2157 kb/s - [Verified] Contoh Anggaran Seminar


2864 kb/s - Contoh Anggaran Seminar Direct Download

National Resident Assessment Institute

This is captured from the first day seminar event. It will cover the complete MDS 3.0 process from resident identification, assessment of needs, review of CAAs (Care Area Assessments), and care plans to create a holistic picture of the resident. It will be a basic overview of the complete system, on a need to know basis.

View our Personal Injury and Clinical Negligence Brochure

Thirty Nine Essex Street is considered to be one of the leading civil liability chambers and is top rated in the major professional directories for personal injury work. This expertise is complemented by a wealth of knowledge and skills in all aspects of clinical negligence, insurance law, commercial, construction, regulatory and public law (including community care, mental health and capacity, and human rights) and costs. Chambers is therefore able to offer a pre-eminent service across the full range of practice areas, enabling us to provide a “one stop” service for inquests, inquiries, criminal and regulatory proceedings (including in particular HSE prosecutions), advice on insurance issues and substantive personal injury claims. Our team is able to offer an outstanding service to a wide range of clients, including injured or aggrieved private claimants and defendants, small and medium size businesses or multi-national companies, insurers and defence organisations and the NHSLA and other government bodies. Our relationship with these clients, and our understanding of their needs, enables us to provide an efficient and truly specialised service from barristers working individually or in teams. Thirty Nine Essex Street recognises that the provision of legal expertise has to be matched with efficient delivery of that service. Chambers is proud of its clerking and administrative team who have an in-depth knowledge of chambers practice areas and of the requirements of our clients. Furthermore members of chambers can provide advice and assistance by email, videoconferencing or Skype, as well as through formal written opinions. Barristers are also willing to visit clients in the UK and abroad. Members of chambers provide frequent seminars, training and presentations in all areas using our own excellent facilities or travelling to our clients’ premises. We are accredited by the Law Society and Bar Council as course providers. The on-site facilities include not only a suite of seminar rooms, but also numerous conference rooms ideally suited for multiparty settlement meetings. There is full disabled access.

Panduan penulisan Penerbitan Buku Teks - PDPT

Panduan Penulisan Buku Panduan ini merupakan petunjuk penulisan buku pelajaran (ilmiah populer) yang digunakan untuk menentukan kelayakan naskah bagi penerbit. Panduan ini membahas pengertian buku pelajaran & diktat, tujuan penulisan buku pelajaran, isi buku pelajaran, sampul buku, bagian pembuka, bagian utama dan bagian penutup serta ketentuan jumlah halaman. Buku Pelajaran (Text book) & Diktat Buku pelajaran adalah bahan/materi pelajaran yang dituangkan secara tertulis dalam bentuk buku dan digunakan sebagai bahan pelajaran (sumber informasi) sebuah mata kuliah bagi mahasiswa dan pengajar susuai dengan kebutuhan lapangan/industry dan tuntutan perkembangan teknologi dan atau kurikulum. Diktat adalah catatan tertulis suatu bidang studi yang disiapkan oleh guru/dosen untuk mempermudah pengayaan materi pelajaran atau bidang studi yang dibahas dalam proses pembelajaran (Ilvandri, 2011). Diktat yang baik merupakan draft buku ajar yang belum diterbitkan. Tujuan penulisan buku pelajaran a. Menyediakan buku susuai dengan kebutuhan mahasiswa, institusi dan lapangan/ industry serta serta tuntutan perkembangan teknologi atau kurikulum. b. Mendorong penulis/dosen untuk berkreasi dan kreatif membagikan ilmunya kepada masyarakat. c. Mendorong penulis untuk meng-update ilmunya sesuai dengan kriteria tuntutan buku layak terbit mencakup subdstansi, bahasa dan potensi pasar. d. Mendukung penulis untuk menerbitkan buku bila belum terbit. Isi Buku Pelajaran Isi buku pelajaran berupa teori, konsep, formula atau aturan terkini dilengkapi dengan contoh-contoh masalah atau studi kasus serta solusinya. Isi buku harus orsinil dengan merujuk dari berbagai sumber. Informasi tepat, dapat dipercaya dan dipertanggungjawabkan kepada pembaca dan semua pihak terkait. Isi tersusun dengan baik atau dengan alur informasi yang mudah dipahami. Buku pelajaran dan diktat yang baik memenuhi tiga aspek pendidikan yaitu ilmu pengetahuan (knowledge), keterampilan (skills) dan sikap atau perilaku (attitude). Aspek tersebut seperti yang dinyatakan oleh UNESCO (1994) yaitu...

Salon International Brochure
by james 0 Comments favorite 9 Viewed Download 0 Times

HOW TO GET TO SALON INTERNATIONAL EXHIBITION TICKETS Exhibition Entrance Tickets must be purchased before you can buy any Salon Live, Salon Seminar or Business Extra tickets. No. of tickets £ Total Advance one day entrance ticket (£28+VAT on door) Advance three day season ticket (£55+VAT on door) TICKETS £20+VAT £41+VAT £ Student ticket (group booking of 10+ Monday only) (Call box office in advance to make group bookings) +VAT £ £10 Online www.salonexhibitions.co.uk Phone 0844 894 2000 (UK) or +44 (0)20 7744 2000 (Int’l) Individual Student entrance ticket (Monday only £16+VAT on door) +VAT £ £14 Fax +44 (0)870 013 0231 Total number of entrance tickets ordered £ Post Salon International, ticketSOUP, Glasgow G3 8YW Total number of Salon Live tickets £ Total number of Salon Seminar tickets £ SATURDAY 12 OCTOBER SUNDAY 13 OCTOBER MONDAY 14 OCTOBER Total number of Business Extra tickets 9.30 – 17.00 9.30 – 18.30 9.30 – 17.00 VAT £ Booking fee £5 (inc VAT) 1 £5 Postage option Please use this colour denominator as a guide to the timetable below. SATURDAY 12 OCTOBER 11:00 - 13:00 Mahogany 13:00 - 14:00 Philip Kingsley Trichology Taster seats £77+VAT seats £20+VAT 13:00 - 14:30 Saco seats £73+VAT 14:45 - 16:00 Sassoon Academy seats £81+VAT 15:00 - 16:00 Philip Kingsley Trichology Taster [UK only] Standard Post BY AIR Express trains connect Heathrow, Gatwick, Stansted and Luton airports to central London, from which you can switch to the London Underground and then to the Docklands Light Railway. City Airport is a five minute taxi ride away. You can find out more at www.excel-london.co.uk/visitors/travel [UK only] Special Delivery £ 6.30 (inc VAT) [Int’l only] International Signed for £ 8.30 (inc VAT) EXCEL London is not located within the Congestion Charge Zone. Please visit www.cclondon.com for more information. For Sat Nav, we recommend using postcode E16 1DR. £ 2.30 (inc VAT) (Please select one) GRAND TOTAL £ All ticket prices are exclusive of VAT. Booking fee and postage prices are inclusive of VAT. PLEASE ENSURE YOU ADD UK VAT AT THE PREVAILING RATE TO ENSURE YOUR ORDER IS PROCESSED. Orders cannot be processed unless accompanied by payment in one of the following ways: Credit card or Sterling cheque drawn on a UK bank for the grand total made out to ticketSOUP. We do not cancel, exchange or refund tickets. A £5 transaction booking fee will apply per order. We regret that children under 12 and pushchairs cannot be admitted. For travel and accommodation arrangements call Jigsaw Conferences on +44 (0)870 62 60 148 or email saloninternational@jigsawconferences.co.uk and quote ‘Salon 2013’ to benefit from our specially negotiated discounts. PLEASE NOTE Last date for advance overseas ticket orders – Monday 23 September 2013. Advance ticket prices are only available on bookings made by Friday 11 October at 9pm BST, either online or via our Box Office. Tickets purchased after this time will be charged the full rate.

70 PERSEN KORUPSI INDONESIA DARI PENGADAAN BARANG ...

Indonesia Procurement Watch (IPW) menyatakan dari 385 kasus korupsi i yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), 70 persennya merupakan kasus pengadaan barang dan jasa. "Tingginya angka kasus yang ditangani KPK menjadi indikator proyek pengadaan barang dan jasa merupakan lahan subur praktik korupsi di Indonesia," kata Direktur Program IPW Hayie Muhammad saat menjadi pembicara pelatihan peliputan pengadaan barang dan jasa di Surabaya, Sabtu (6/7). Menurut Hayie Muhammad, selama ini dalam perencanaan pengadaan barang dan jasa di hampir semua kantor pemerintah khususnya daerah, tidak ada pengawasan maksimal sehingga dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk melakukan keuntungan pribadi. "Umpamanya ada pesanan-pesanan dari pihak-pihak lain seperti Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk memasukkan nilai pekerjaan atau proyek itu di atas Harga Perkiraan Sendiri (HPS)," kata Hayie Muhammad. Itu sebabnya, lanjut Hayie Muhammad, banyak ditemukan bahwa HPS itu lebih mahal dari pada harga pasar yang sebenarnya. "Itulah yang dibagi-bagi mereka untuk sebagai lahan korupsi mereka," katanya. Selama ini, kata dia, proyek pengadaan barang dan jasa menghabiskan anggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ii sebesar 30 persen setiap tahunnya, dengan peningkatan sekitar 10 persen per tahun. Selain KPK, kata dia, kejaksaan juga telah mengungkap sekitar 2.000 kasus pengadaan barang dan jasa yang terindikasi korupsi, dengan pemborosan anggaran mencapai 30 hingga 40 persen. Hayie Muhammad menambahkan, proses pengawasan mulai awal perencanaan...

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 84 TAHUN 2012 TENTANG PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH DALAM RANGKA PERCEPATAN PEMBANGUNAN PROVINSI PAPUA DAN PROVINSI PAPUA BARAT

tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, sebagaimana telah dua kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 155, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5334); 4. Peraturan Presiden Nomor 65 Tahun 2011 tentang Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat; MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN PRESIDEN TENTANG PENGADAAN BARANG/ JASA PEMERINTAH DALAM RANGKA PERCEPATAN PEMBANGUNAN PROVINSI PAPUA DAN PROVINSI PAPUA BARAT. Pasal 1 Dalam Peraturan Presiden ini, yang dimaksud dengan: 1. Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, yang selanjutnya disebut dengan Pengadaan Barang/Jasa, adalah kegiatan untuk memperoleh Lembaga/Satuan lainnya yang kebutuhan barang/jasa Kerja Perangkat prosesnya dimulai sampai oleh Kementerian/ Daerah/Institusi dari perencanaan diselesaikannya seluruh kegiatan untuk memperoleh barang/jasa. 2. Percepatan .... - 3 2. Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat adalah kebijakan dan program pemerintah yang dilakukan secara sistematis, terencana, terukur, dan sinergis guna mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat. 3. Kementerian/Lembaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah/ Institusi lainnya, yang adalah instansi/institusi Pendapatan dan selanjutnya yang Belanja disebut K/L/D/I menggunakan Anggaran Negara dan/atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. 4. Provinsi dan/atau Kabupaten/Kota adalah daerah yang termasuk dalam wilayah Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat. 5. Unit Layanan Pengadaan, yang selanjutnya disebut ULP, adalah Unit Organisasi Pemerintah yang berfungsi melaksanakan Pengadaan Barang/Jasa di K/L/D/I yang bersifat permanen, dapat berdiri sendiri atau melekat pada unit yang sudah ada. 6. Pejabat Pengadaan Sertifikat Keahlian adalah personil Pengadaan yang memiliki Barang/Jasa yang melaksanakan Pengadaan Barang/Jasa. 7. Orang Asli Papua adalah orang yang berasal dari rumpun ras Melanesia yang terdiri dari suku-suku asli di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat dan/atau orang yang diterima dan diakui ...

Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dengan cara Pengadaan ...

Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dengan cara Pengadaan Langsung dilakukan oleh Pejabat Pengadaan dengan cara membeli barang atau membayar jasa secara langsung kepada penyedia barang/jasa, tanpa melalui proses lelang atau seleksi. Pengadaan langsung pada hakikatnya merupakan jual beli biasa dimana antara penyedia yang memiliki barang/jasa untuk dijual dan Pejabat Pengadaan yang membutuhkan barang/jasa terdapat kesepakatan untuk melakukan transaksi jual-beli barang/jasa dengan harga yang tertentu. Peraturan Presiden nomor 54 tahun 2010 dan Peraturan Presiden nomor 70 tahun 2012 telah menetapkan beberapa persyaratan penyedia barang/jasa pemerintah. Namun dalam hal pengadaan barang dan jasa lainnya dilaksanakan dengan cara pengadaan langsung Pejabat Pengadaan diperkenankan untuk membeli barang/jasa kepada penyedia yang tidak memenuhi syarat sebagai penyedia barang/jasa. Tanggal 31 Juli 2012 Pemerintah menerbitkan Praturan Presiden nomotr 70 tahun 2012 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Perubahan atas Peraturan Presiden nomor nomor 54 tahun 2010 tersebut ditujukan sebagai upaya pemerintah untuk mempercepat jalannya pelaksanaan pembangunan melalui percepatan pencairan anggaran belanja negara. Peraturan Presiden nomor 70 tahun 2012 merupakan perubahan kedua atas Peraturan Presiden nomor 54 tahun 2010, perubahan kesatu telah dilakukan dengan Peraturan Presiden nomor 35 tahun 2011. Peraturan Presiden nomor 70 tahun 2012 bukan merupakan pengganti Peraturan Presiden nomor 54 tahun 2010 melainkan hanya merubah bagian-bagian tertentu dari Peraturan Presiden nomor 54 tahun 2010. Dengan demikian seluruh ketentuan yang terdapat dalam Peraturan Presiden nomor 54 tahun 2010 yang tidak termasuk dalam Peraturan Presiden nomor 70 tahun 2012 masih tetap berlaku.

Credit Crunch in a Small Open Economy

Economics, email: Michal.Brzoza-Brzezina@nbp.pl Krzysztof Makarski - National Bank of Poland and Warsaw School of Economics, email: Krzysztof.Makarski@nbp.pl The views expressed herein are those of the authors and not necessarily those of the National Bank of Poland. We would like to thank Micha Gradl zewicz, Marcin Kolasa, Tomasso Monacelli and an anonymous referee for useful comments and discussions. This paper benefited also from comments of participants of the Swiss National Bank seminar, Banco de Espa˜a semin nar, the National Bank of Poland seminar, the 2009 Macromodels conference, the 2010 INFER Workshop in Katholieke Universiteit Leuven, the 2010 European Workshop on General Equilibrium Theory, the 2010 Computing in Economics and Finance conference, the 2010 Congress of the European Economic Association, the 2010 EuroConference and the 2010 WIEM conference. The help of Norbert Cie´la, Szymon Grabowski and Maciej Grodzicki s with obtaining part of the data is gratefully acknowledged as well.

Interior Design - Department of Art and Art History - Wayne State ...

Interior Design Basic Composition Intermediate Composition Critical Thinking Computer Literacy Oral Communication Writing Intensive Course in Major Math 0900_____ Math 1000 Total Credits ______ ______ ______ FPC 1100 ______ ______ ______ **Courses used to fulfill University General Education Competency Requirements must be selected from approved courses. See the Undergraduate Bulletin or classschedule.wayne.edu for further information. College of Fine, Performing and Communication Arts Group Requirement Foreign Culture Historical Studies: (3 credit min.) Humanities: (3 credit min. each) 1 Visual & Performing Philosophy & Letters Social Science: (3 credit min. each) 1 Am. Society & Institutions 1 Social Science Natural Science: (3 credit min. each) 1 Physical Science 1 Life Science 1 Associated Lab(1 cr. min.) ______ ______ ______ ______ ______ AH 1110,1120 or AH 1130 PHI 3700 ______ ______ ______ ______ ______ NOTES: Grade Semester ACO 1200 Surface Studio ................................... 3__________ |_________ ACO 1230 Spatial Studio ................................... 3__________ |_________ ADR 1050 Drawing I ......................................... 3__________ |_________ ADR 1060 Drawing II ........................................ 3__________ |_________ Choose two of the following (6 credits): AH 1110 Survey: Ancient through Medieval .. 3__________ |_________ AH 1120 Survey: Renaissance through Modern 3 _________ |_________ AH 1130 Encounters with the Arts of Global Africa .............................. 3__________ |_________ 6 cr. hrs total CORE REQUIREMENTS: University General Education Competency Requirements** TOTAL: ...........................................................18 DEPARTMENTAL REQUIREMENTS: Ceramics, Metals or Fibers ...................................3 _________ |_________ APH 2400 Intro to Photography ..........................3 _________ |_________ PHI 3700 Philosophy of Art ........................3 _________ |_________ TOTAL: .............................................................9 CONCENTRATION REQUIREMENTS: (47 AIA credits required; 18 at 3000 level or above) AIA 1610 Drafting & Perspective .........................3 _________ |_________ AIA 2600 Interior Design: CAD ............................3 _________ |_________ AIA 2610 Interior Design Studio I .......................3 _________ |_________ AIA 3610 Interior Design Studio II ......................3 _________ |_________ AIA 3620 Interior Design : CAD II ......................... 3___________ |__________ AIA 4600 Environmental Design Theory I ..............3 _________ |_________ AIA 4610 Interior Design Studio III.....................3 _________ |_________ AIA 5010 Furniture/Product Workshop .................3 _________ |_________ AIA 5610 Interior Materials & Systems .................3 _________ |_________ AIA 5620 Bldg. Const. Systems Arch. I .................3 _________ |_________ AIA 5630 Lighting Design & Application ..............3 _________ |_________ AIA 5640 Bldg. Const. Systems Arch. II................3 _________ |_________ AID 6320 or 6330 Hist. of Design .........................3 _________ |_________ AIA 6610 Interior Design Studio IV .....................3 _________ |_________ AIA 6650 Business Practicum..............................2 _________ |_________ AIA Elective .....................................................3 _________ |_________ AIA Elective ......................................................3 _________ |_________ AIA 5997 Senior Seminar ...........................3 _________ |_________ TOTAL: ........................................................... 51 TOTAL IN ART & ART HISTORY: ........................... 78

Soal dan Pembahasan Matematika IPA SNMPTN 2011

Soal-Soal dan Pembahasan SNMPTN Matematika IPA Tahun Pelajaran 2010/2011 Tanggal Ujian: 01 Juni 2011 1. Diketahui vektor u = (a, -2, -1) dan v = (a, a, -1). Jika vektor u tegak lurus pada v , maka nilai a adalah ... A. -1 B. 0 C. 1 D. 2 E. 3 Jawab: Vektor: vektor u tegak lurus pada v maka u . v = 0 u = −2 , v = −1 −2 . −1 −1 (a – 1) (a-1) = 0 maka a = 1 −1 = a2 – 2a + 1 = 0 (a - 1)2 = 0 Jawabannya adalah C 2. Pernyataan berikut yang benar adalah ... A. Jika sin x = sin y maka x = y B. Untuk setiap vektor u , v dan w berlaku u . ( v . w ) = ( u . v ). w C. Jika b  f ( x) dx = 0, maka a D. Ada fungsi f sehingga E. 1 – cos 2x = 2 cos2 x f ( x )= 0 Lim f(x) ≠ f(c) untuk suatu c xc www.belajar-matematika.com - 1 Jawab: Trigonometri, vektor, integral, limit A. Ambil nilai dimana sin x = sin y  sin α = sin (1800 – α ) ambil nilai α = 600  sin 600 = sin 1200 ; tetapi 600 ≠ 1200 Pernyataan SALAH B. Operasi u . ( v . w ) tak terdefinisi karena v . w = skalar, sedangkan u = vektor vektor . skalar = tak terdefinisi Pernyataan SALAH C. Ambil contoh cari cepat hasil dimana b  f ( x) dx = 0 ; a 1 Didapat b = 1 dan a = -1 maka f(x)= x   x dx = 0  1 terbukti : f(x) = x bukan f(x) = 0 x2 | Pernyataan SALAH D. Ambil contoh f(x) = Lim xc f(x) = Lim x 1 ( ( = ( ( ) ( )( ) = ) ( ) Lim f(x) ≠ f(c)  2 ≠ 1 xc ) ( )( ) = ) ( ) =2 Pernyataan BENAR E. 1 – cos 2x = 1 – ( 2cos2 x – 1) = 1 + 1 - 2cos2 x = 2 - 2cos2 x = 2 ( 1 – cos2 x) Pernyataan SALAH Jawabannya adalah D www.belajar-matematika.com - 2 = (1 – 1) = 0 3. Luas daerah di bawah y = -x2 +8x dan di atas y = 6x - 24 dan terletak di kuadran I adalah.... a. ∫ (− b. ∫ (− c. ∫ (− +8 ) +8 ) +8 ) d. ∫ (6 − 24) e. ∫ (6 − 24) Jawab: Integral: +∫ ( + ∫ (− + ∫ (− + ∫ (− + ∫ (− − 2 − 24) + 2 + 24) + 2 + 24) +8 ) +8 ) kuadran I titik potong kedua persamaan : y1 = y2 -x2 +8x = 6x-24 -x2 +8x - 6x+24 = 0 -x2 +2x + 24 = 0 x2 -2x - 24 = 0 (x - 6) (x+4)0 x = 6 atau x = -4  karena di kuadran I maka yang berlaku adalah x = 6  y = 6.6 – 24= 12 berada di titik (6,12) www.belajar-matematika.com - 3 L = ∫ (− = ∫ (− +8 ) +8 ) + ∫ ((− + ∫ (− Jawabannya adalah B + 8 ) − (6 − 24)) + 2 + 24) 4. sin 350 cos 400 - cos 35 sin 400 = A. cos 50 B. sin 50 C. cos 950 D. cos 750 E. sin 750 Jawab: Trigonometri: Pakai rumus: sin (A - B) = sin A cos B - cos A Sin B A= 350 ; B = 400 = sin (350 - 400) = sin -50 Cos (90 0 -  ) = sin   rumus Cos (90 0 - (-50) ) = sin -50   = -50 Cos 950 = sin -50 Jawabannya adalah C 5. Diketahui g(x) = ax2 – bx + a – b habis dibagi x – 1. Jika f(x) adalah suku banyak yang bersisa a ketika dibagi x – 1 dan bersisa 3ax + b2 + 1 ketika dibagi g(x), maka nilai a adalah...... A. -1 B. -2 C. 1 D. 2 Jawab: Suku Banyak: g(x) = ax2 – bx + a – b habis dibagi x – 1  g(1) = 0 g(1) = a . 1 – b .1 + a – b = 0 =a–b+a–b=0 2a – 2b = 0 2a = 2b  a = b karena a = b maka: g(x) = ax2 – ax + a – a = ax2 – ax www.belajar-matematika.com - 4 E. 3 f(x) dibagi dengan f(x-1) sisa a  f(1) = a f(x) dibagi dengan g(x) sisa 3ax + b2 + 1 f(x) dibagi dengan ax2 – ax sisa 3ax + b2 + 1 f(x) dibagi dengan ax(x – 1) sisa 3ax + b2 + 1 teorema suku banyak: Jika suatu banyak f(x) dibagi oleh (x- k) akan diperoleh hasil bagi H(x) dan sisa pembagian S  f(x) = (x- k) H(x) + S f(x) dibagi dengan ax(x – 1) sisa 3ax + b2 + 1 f(x) = ax (x - 1) H(x) + (3ax + b2 + 1) substitusikan nilai nol dari pembagi yaitu x = 0 dan x = 1  dari ax (x - 1) ambil x = 1  untuk x = 1 f(1) = a . 1 (1 – 1) H(0) + 3a.1 + b2 + 1 a = 0 + 3a + b2 + 1  diketahu a = b, masukkan nilai a = b a = 3a + a2 + 1 a2 + 2a + 1 = 0 (a+1)(a+1) = (a+1)2 = 0 a = -1 Jawabannya adalah A 6. Rotasi sebesar 450 terhadap titik asal diikuti dengan pencerminan terhadap y = -x memetakan titik (3,4) ke .... A. √ B. − Jawab: ,√ √ ,√ C. D. √ √ ,−√ ,−√ E. − Transformasi Geometri:  cos  Rotasi sebesar 450 terhadap titik asal =   sin    sin    cos     0  1 pencerminan terhadap y = -x    1 0     www.belajar-matematika.com - 5 √ ,√

« previous  123456789