SEARCH

Found 635 related files. Current in page 14

cara-cara membuat resume kerja

Laporan lengkap
by Hermawan 0 Comments favorite 119 Viewed Download 0 Times

Potensi bencana alam yang tinggi pada dasarnya tidak lebih dari sekedar refleksi fenomena alam yang secara geografis sangat khas untuk wilayah tanah air kita. Indonesia merupakan Negara kepulauan tempat dimana tiga lempeng besar dunia bertemu, yaitu: lempeng Indo-Australia, Eurasia dan Pasifik. Interaksi antar lempeng-lempeng tersebut lebih lanjut menempatkan Indonesia sebagai wilayah yang memiliki aktivitas kegunungapian dan kegempaan yang cukup tinggi. Lebih dari itu, proses dinamika lempeng yang cukup intensif juga telah membentuk relief permukaan bumi yang khas dan cukup bervariasi, dari wilayah pegunungan dengan lereng-lerengnya yang curam dan seakan menyiratkan potensi longsor yang tinggi hingga wilayah yang landai sepanjang pantai dengan potensi ancaman banjir, penurunan tanah dan tsunaminya (Sadisun, 2005-2006). Berbagai potensi bencana alam yang mungkin timbul sudah sebaiknya harus kita kenal agar karakter bahaya alam tersebut dapat kita minimalkan dampaknya. Selain itu, potensi bencana alam ini telah diperparah oleh beberapa permasalahan lain yang muncul di tanah air kita yang memicu peningkatan kerentanannya. Laju pertumbuhan penduduk yang sangat tinggi merupakan salah satu contoh nyata, sehingga akan banyak membutuhkan kawasan-kawasan hunian baru yang pada akhirnya kawasan hunian tersebut akan terus berkembang dan menyebar hingga mencapai wilayah-wilayah marginal yang tidak selayaknya dihuni. Tidak tertib dan tepatnya perencanaan tata guna lahan, sebagai inti dari permasalahan ini merupakan faktor utama yang menyebabkan adanya peningkatan kerentanan. Peningkatan kerentanan ini akan lebih diperparah bila masyarakat sama sekali tidak menyadari dan tanggap terhadap adanya potensi bencana alam di daerahnya. Pengalaman memperlihatkan bahwa kejadian-kejadian bencana alam selama ini telah banyak menimbulkan kerugian dan penderitaan yang cukup berat sebagai akibat dari perpaduan bahaya alam dan kompleksitas permasalahan lainnya. Untuk itu diperlukan upaya-upaya yang komprehensif untuk mengurangi resiko bencana alam, antara lain yaitu dengan melakukan kegiatan migitasi. Bencana (disaster) merupakan fenomena sosial akibat kolektif atas komponen bahaya (hazard) yang berupa fenomena alam/buatan di satu pihak, dengan kerentanan (vulnerability) komunitas di pihak lain. Bencana terjadi apabila komunitas mempunyai tingkat kapasitas/kemampuan yang lebih rendah dibanding dengan tingkat bahaya yang mungkin terjadi padanya. Misalnya, letusan G. Merapi dan bahaya lainnya gempa bumi, banjir, gerakan tanah, dan lainnya tidak akan sertamerta menjadi bencana apabila komunitas memiliki kapasitas mengelola bahaya. Bencana cenderung terjadi pada komunitas yang rentan, dan akan membuat komunitas semakin rentan. Kerentanan komunitas diawali oleh kondisi lingkungan fisik, sosial, dan ekonomi yang tidak aman (unsave conditions) yang melekat padanya. Kondisi tidak aman tersebut terjadi oleh tekanan dinamis internal maupun eksternal (dynamic pressures), misalnya di komunitas institusi lokal tidak berkembang dan ketrampilan tepat guna tidak dimiliki. Tekanan dinamis terjadi karena terdapat akar permasalahan (root causes) yang menyertainya. Akar permasalahan internal umumnya karena komunitas tidak mempunyai akses sumberdaya, struktur dan kekuasaan, sedang secara eksternal karena sistem politik dan ekonomi yang tidak tepat. Oleh karenanya penanganan bencana perlu dilakukan secara menyeluruh dengan meningkatkan kapasitas dan menangani akar permasalahan untuk mereduksi resiko secara total. Siklus penanggulangan bencana yang perlu dilakukan secara utuh. Upaya pencegahan (prevention) terhadap munculnya dampak adalah perlakuan utama. Tsunami tidak dapat dicegah. Pencegahan dapat dilakukan pada bahaya yang manusia terlibat langsung maupun tidak langsung. Pada tsunami misalnya. Pencegahan dapat dilakukan rakyat dengan membuat bendung penahan ombak, bangunan panggung tahan ombak, penataan ruang dan sebagainya. Agar tidak terjadi jebolnya tanggul, maka perlu disusun save procedure dan kontrol terhadap kepatuhan perlakuan. Walaupun pencegahan sudah dilakukan, sementara peluang adanya kejadian masih ada, maka perlu dilakukan upaya-upaya mitigasi...

QUICK GUIDE Data dan Informasi Bencana ... - WordPress.com

Bencana merupakan bagian dari kehidupan manusia yang datang tanpa diduga kapan, dimana dan bagaimana terjadinya. Hal ini menyebabkan ketidaksiapan masyarakata dalam menghadapi dan akhirnya menimbulkan korban dan kerusakan. Fenomena bencana sebagian besar merupakan kejadian berulang pada tempat yang sama, sehingga dapat dilakukan analisa untuk ke depan dengan menggunakan data historis bencana-bencana sebelumnya. Melalui Data dan Informasi Bencana Indonesi (DIBI) dapat dilihat historis kejadian bencana yang terjadi di Indonesia mulai tahun 18152012. Dalam DIBI dapat disajikan data bencana mulai tanggal kejadian, lokasi, korban dan kerusakan yang ditimbulkan. Analisa yang dapat disajikan melalui DIBI ini adalah grafik, statistik, peta tematik dan crosstab. . PERMINTAAN Berfungsi untuk membuat permintaan data kejadian bencana yang akan ditampilkan. Isikan rentang tanggal (YYYY MM DD), dari kapan sampai kapan. Rentang tanggal juga bisa diisikan hanya pada tahun saja. Apabila ingin melihat semua data maka rentang tanggal tidak usah diisi, langsung klik pada “OK”. . LIHAT DATA Berfungsi untuk melihat data kejadian bencana yang diminta. Fungsi ini sama dengan “LIHAT DATA” pada permintaan. Semua data bencana yang diminta akan ditampilakn secara rinci dan berdasarkan database yang tersimpan. GRAFIK Berfungsi untuk menampilkan grafik data kejadian bencana. Grafik dapat berupa grafik batang dan diagram pie (kue). Klik pada “BUAT GRAFIK” maka akan ditanpilkan grafik variabel bencana berdasarkan tahun kejadian. STATISTIK Berfungsi untuk menampilkan data statistikkejadian bencana seperti jumlah, rata-rata, maksimum, varian,dan deviasi standar. Mulai dari lokasi, dampak bencana, korban dan kerusakan. Klik “LANJUT” maka akan ditampilkan data kejadian bencana sesuai dengan permintaan. Data hasil tampilan dapat disimpan dalam bentuk EXCEL maupun CSV. Cara menyimpanya klik pada pojok kanan tulisan “BUAT EXCEL CSV”. Data secara otomatis akan tersimpan dan dapat digunakan sewaktu-waktu. LAPORAN Berfungsi untuk menyajikan laporan bencana sesuai dengan pernintaan. Data yang tersedia hampir sama dengan di menu statistic. Klik “LANJUT” untuk mendapatkan laporan yang diminta. Hasil dari laporan ini dapat disimpan dalam bentuk EXCEl, CSV dan XML. PETA TEMATIK Berfungsi untuk menampilkan peta tematik berdasarkan variable yang diinginkan. Klik pada “BUAT PETA” maka akan menampilkan sebaran kejadian bencana di Indonesia secara langsung. Peta ini dapat didownlaod dengan cara klik kanan pada peta dan simpan sebagai gambar. CROSSTAB Berfungsi untuk mengetahui hubungan antara 2 variabel. Pilih variable pada kolom tersedia kemudian klik “TAMBAH’. Selanjutnya klik “LANJUT” untuk mendapatkan hasil crosstab sesuai yang diinginkan. Tabel ini dapat dianalisa lebih lanjut dengan menggunakan analisa statistikkhusus untuk tabulasi silang (crosstab). Hasil ini dapat disimpan dalam EXCEl dengan menekan tombol “BUAT EXCEL” di pojok kanan atas.

SIMULASI PENANGGULANGAN BENCANA - WordPress.com

TELAH DIUJICOBAKAN DALAM GLADI LAPANG CALON ANGGOTA KS R PMI KOTA YOGYAKA RTA 2005 2. Deskripsi Tugas a. Satuan Tugas Penanggulangan Bencana 1) Umum Membantu PMI Cabang Kota Yogyakarta dalam pelaksanaan tugas Penanggulangan Bencana; 2) Khusus a) Merencanakan segala kegiatan yang berhubungan dengan Penanggulangan Bencana; b) Menyiapkan Poskodal di PMI Cabang Kota Yogyakarta, di lokasi bencana, dan di tempat lain yang di anggap perlu; c) Memberikan bantuan dan pertolongan kepada korban; d) Membuat dokumentasi Penanggulangan Bencana; e) Membuat laporan harian kepada PMI Kota Yogyakarta; f) Melakukan koordinasi dan kerja sama dengan pihak lain yang terkait (Satlak Penanggulangan Bencana). b. Komandan Satuan Tugas 1) Memimpin dan bertanggung jawab atas kegiatan PB; 2) Merencanakan, mengkoordinasikan, dan memberikan penugasan kepada Base Camp Officer, On Field Officer, Triage Officer, dan Regu; 3) Melakukan pengawasan dan pengendalian kepada seluruh komponen Satuan Tugas; 4) Melakukan koordinasi dengan Satlak PB dan instansi lain yang terkait; 5) Membuat laporan kepada PC PMI Kota Yogyakarta. c. Base Camp Officer Bertanggung jawab kepada Komandan Satgas 1) Merencanakan dan melakukan setting Base Camp secara menyeluruh termasuk sanitasi, penerangan/ sumber listrik, saluran air bersih,dan keamanan/ketertiban base camp, dengan dibantu oleh reguregu yang menjadi wewenangnya; 2) Mengkoordinasikan dan memberikan penugasan kepada Regu : Base Camp, Komunikasi, Hubungan Masyarakat, TMS, Rumah Sakit Lapangan, Dapur Umum, Ambulans; 4) Menunjuk Koordinator Regu; 5) Membuat laporan. d. On Field Officer 1) Bertanggung jawab kepada Komandan Satgas; 3) Merencanakan, melakukan pencarian dan penyelamatan korban di Crash Area dan Collecting Area, dengan dibantu oleh regu-regu yang menjadi wewenangnya; 4) Mengkoordinasikan dan memberikan penugasan kepada Regu Pertolongan Pertama dan Regu Pencari; 5) Menunjuk Koordinator Regu; 6) Membuat laporan.

LAPORAN TAHUNAN 2012.pdf - data online skpd pemerintah ...

Puji Syukur kami panjatkan Kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas kasih dan rahmat-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan Laporan Tahunan 2012 Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura merupakan salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah di Kota Jayapura yang berkewajiban menyusun Laporan Tahunan 2012 untuk memberikan gambaran sejauh mana pelaksanaan Kegiatan yang telah dicapai dan sebagai bahan informasi bagi pimpinan berkenaan dengan pelaksanaan kegiatan yang telah dilaksanakan. Dengan tersusunnya Laporan Tahunan 2012 Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura, maka diharapkan bisa menjadi acuan untuk Pembangunan Kota Jayapura. Demikian Laporan Tahunan 2012 Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura dibuat dan atas perhatiannya disampaikan terima kasih. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura dibentuk berdasarkan Peraturan Walikota No. 15 Tahun 2010 tentang Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura dan dilanjutkan dengan Peraturan Daerah Kota Jayapura No. 12 Tahun 2011 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura. Urusan Penanggulangan Bencana merupakan Urusan Wajib yang harus dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Sebagai badan baru dilingkungan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Kota Jayapura, Badan Kota Jayapura akan terus melakukan pembenahan-pembenahan kedalam agar dapat melaksakan tugas-tugasnya dengan baik. Keadaan Alam seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor dan lain sebagainya mengisyaratkan kepada pemerintah untuk bersikap tanggap dan antipatif dalam menyingkapi berbagai kemungkinan buruk apabila fenomena alam tersebut terjadi di Kota Jayapura . Langka selanjutnya kedepan Badan Penanggulang Bencana Daerah (BPBD) Kota Jayapura akan selalu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait sehingga tindak lanjut dari adanya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD ) ini dapat efektif. Adapun tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah tersebut diantaranya menetapkan pedoman dan pengarahan terhadap usaha penanggulangan bencana yang mencakup pencegahan bencana, penanggulangan darurat, rehabilitasi, serta rekonstruksi serta kebutuhan penyelenggaraan penanggulangan bencana berdasarkan per UndangUndangan serta menyusun, menetapkan dan menginformasikan peta rawan bencana alam dan lain-lain sebagainya. Untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintah secara luas, nyata dan bertanggungjawab maupun pelaksanaan pembangunan secara menyeluruh, maka Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya telah berupaya secara kontinyu dan terus menerus dalam usaha Penanggulangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura

STIHL PolyCut™ 6-3
by certywe 0 Comments favorite 37 Viewed Download 0 Times

Warning! Objects may be thrown or ricochet in all directions. To reduce risk of injury to operator, never operate a trimmer without a properly mounted deflector (see picture). Keep bystanders at least 50 ft (15 m) away. Attention! Danger de projection ou de ricochet d’objets dans toutes les directions. Pour réduire le risque de blessure à l’opérateur, toujours utiliser un coupe-herbe avec un déflecteur proprement monté (voir photo ci-dessus). Ne pas tolérer la présence de spectateurs dans un rayon de 15 m (50 pi). Atención! Los objetos pueden ser lanzados en cualquier dirección. Para reducir el riesgo de que alguna persona se lastime, utilice siempre el protector adecuado y no permita la presencia de personas a una distancia menor de 15 metros (50 pies). Three-blade cutting head for trimmers Applications: For lawn trimming and mowing large areas of heavy grass and weeds. Do not exceed 10,000 r.p.m. Tête faucheuse à trois couteaux pour coupe-herbes Applications: Pour couper de grandes surfaces d’ herbe haute et de mauvaises herbes. Nombre de tours maximal autorisé: 10,000 t/mn. Cabezal de corte de tres cuchillas para recortadoras Usos: Para recortar césped y segar pasto grueso y malezas en zonas grandes. No exceda una velocidad de 10.000 rpm. Warning! To reduce risk of eye injury, always wear goggles or safety glasses that meet ANSI Z87.1. To reduce risk of facial injury, STIHL recommends that you also wear a face shield or face screen over your goggles or safety glasses. To reduce risk of hearing loss, always wear hearing protection. Attention! Pour réduire le risque de blessure aux yeux, toujours porter des lunettes de protection qui rencontrent la norme ANSI Z87.1. Pour réduire le risque de blessure au visage, STIHL recommande de porter aussi une visière faciale ou un écran de protection facial par-dessus vos lunettes de protection. Pour réduire le risque de blessure aux organes auditifs, porter toujours des protège-oreilles conseillés. ¡Atención! Para reducir el riesgo de lesiones en los ojos, utilice siempre gafas de seguridad que cumplen con la norma ANSI Z87.1; para reducir lesiones en la cara, STIHL recomienda que también use una careta protectora sobre las gafas. Para reducir el riesgo de pérdida del oído, utilice siempre protección para los oídos.

download a leaflet - Land Rover
by Hanjox 0 Comments favorite 24 Viewed Download 0 Times

Protect your Land Rover In the event of a vehicle accident, Land Rover guarantees the highest quality repair by our experts. They only use genuine Land Rover parts and have the latest equipment, techniques and training to repair your vehicle to Land Rover standards. So only with Land Rover Insurance can you be sure that: - Your car’s safety rating is maintained - Your car’s resale value is protected - Your car’s manufacturer warranties are preserved - Your Land Rover stays 100% Land Rover even after a major repair 3 4 Features guaranteed by Land Rover Insurance Genuine Land Rover Parts - Repaired using only genuine Land Rover parts - Always keeps your Land Rover 100% Land Rover Land Rover Approved Repair - Repaired at a Land Rover approved bodyshop to Land Rover standards - Complimentary courtesy car provided if repaired at a Land Rover approved bodyshop Protect Safety Rating - Safety standards maintained by using only Land Rover repair methodology Protect Resale Value - Resale value of vehicle protected by using only genuine Land Rover parts - 5 year repair guarantee No Additional Excess Charges - Many UK insurers charge an additional excess of up to £200 or will double your repair excess to use a Land Rover approved bodyshop - No such hidden penalties with Land Rover Motor Insurance ...

smart pdf - Land Rover
by Hanjox 0 Comments favorite 28 Viewed Download 0 Times

Your Land Rover is dynamic, beautiful and alive. We want to help you keep it that way and Land Rover SMART is the perfect way to protect your investment and keep your Land Rover distinctive and showroom fresh. Why do you need Land Rover SMART? If your Land Rover is your pride and joy, you will appreciate the fine lines, the exquisite detailing and the timeless beauty of its design. Unfortunately, you can’t always be there to make sure it stays safe and sound and everyday knocks and bumps are part of life on today’s roads. Minor dents, scratches and scrapes from car parks, stone chips or other people’s carelessness shouldn’t take the shine off your Land Rover and Land Rover SMART is the perfect way to maintain your car’s showroom appearance for longer. How can Land Rover SMART help? If your car suffers minor cosmetic damage from scratches, dents and stone chips, Land Rover SMART will arrange and pay for the cost of repair to keep your car looking fresher for longer. Guaranteed repairs from qualified and accredited technicians will remove scratches and dents up to 15cm long and 3mm deep and stone chips up to 1.5cm in diameter and keep your Land Rover looking pristine. Land Rover SMART can also help maintain control on your motor insurance cost by preventing a potentially costly claim through your car insurer and helping you keep your No Claims Discount. Who can apply? Land Rover SMART is available: –– If the vehicle is under 5 years old and has covered fewer than 60,000 miles at the start of the policy –– If the car has a standard factorysupplied paint colour and finish –– To private individuals who are the registered owner and keeper of the vehicle and who are resident in the United Kingdom, excluding the Isle of Wight and the Islands of Scotland (including the Shetland, Orkney, Inner Hebrides and Outer Hebrides Islands) –– The vehicle is used only for social, domestic, pleasure and commuting to and from a place of work Policy exclusions and limits –– Any vehicle that is over 5 years old and has covered more than 60,000 miles at the start of the policy –– Any vehicle that has a nonstandard paint colour or finish –– Any damage that was incurred before the policy start date –– Any damage reported to Land Rover SMART more than 30 days after the incident –– Damage that has occurred to horizontal, flat surfaces such as bonnets, roofs and boot tops –– Damage which extends over more than two (2) adjacent body panels. In the event that the damage extends over more than two (2) adjacent body panels, the entire claim will be excluded as the damage falls outside the scope of this policy ...

Template of Standard Business Format (Cover Letter) (The format is ...

Your street or box number City, State, Zip Date Contact’s Name Contact’s Title Organization Name Street Address City, State, Zip Dear Mr. Or Ms. (person’s last name only): Paragraph 1: State immediately the position you are pursuing and how you came to know of the opening. If you have an alumnus, family or other contact at the organization, you can mention that here as well. Tell the employer briefly (one or two sentences) why you are interested in this position. Paragraph 2: Explain the skills and experiences you have that will make you successful in the position. Talk about classes you have taken, activities you have been involved in, summer experiences you have had. You do not have to have directly related experience but think about the skills you have gained from what you have done and how those could relate to the duties of the position you are applying for. You do not want to repeat your resume to the employer in this paragraph but this is the place to highlight related accomplishments that will make the reader want to learn more, which will lead them to your resume. The goal is to show the employer that you have confidence in your ability to succeed in the position. Paragraph 3: Demonstrate that you have done some research about this organization. Go to their web site, look in industry periodicals (Ad Week, Wall Street Journal, Chronicle of Higher Education) and talk to alumni or other contacts that may currently work for the organization. This research does not have to be extensive but it shows that you have taken some time to think about this position and put some effort into this letter. This makes a very good impression on employers. It shows that this is not a form letter where only the address and contact name is changed for each position. Paragraph 4: State that you would welcome a personal interview to further discuss this opportunity. If you need to explain anything out of the ordinary on your resume, this is the place to do it. You might mention that if you do not hear anything from the potential employer in two to three weeks time that you will call to follow up this letter to see where they are in their process. Finish by thanking them for their attention and express a desire to meet them sometime in the near future. Sincerely, Your signature (leave 4 blank spaces for this) Your name in print

COVER LETTER INFORMATION & TEMPLATE - St. John's College

Cover letters introduce your resume to prospective employers. Can you get away with submitting a resume without a cover letter? NO. Leaving out the cover letter shows a lack of professionalism and seriously weakens your application. A cover letter serves to: 1) direct your resume to the appropriate individual(s), 2) personalize the summary of your qualifications for the position, and 3) further persuade, assert, and declaim the strengths you can bring to the job and the company. Don’t be fooled. Cover letters are NOT easy to write. No matter how much experience you have, it is difficult to write about yourself without making it sound “cheesy” or artificial. Be prepared to write several drafts before you have something you can send. Ask for feedback from others and carefully proofread it for typos and errors. Cover letters should be specific for each job to which you apply; you can write a general letter for a large mailing, but individualized cover letters are far more effective. At larger organizations you may need to submit more than one cover letter and resume; for example, it may be necessary to send your letter and resume to the Human Resources Department as well as the head of the department for which you wish to work. In these instances, it is acceptable to provide a cc (courtesy copy) to the secondary department (typically HR). ADDRESSEE: Avoid “To Whom It May Concern.” Address your cover letter as specifically as possible, or it may end up in the trash. Ideally, you should determine the name (and spelling) of the appropriate contact person so that you can address your salutation correctly. Contact the company’s Human Resources Office to find out the correct name/spelling/title/gender. This is both appropriate and advised, as website information may be out of date. If you are unable to identify the correct individual, it is acceptable to substitute a department title for a name (e.g. “Dear Director of Human Resources:”). Use the appropriate professional title (Dr., Rev., Senator, etc.) if known; use gender-specific titles (Mr. or Ms.) only when you are completely sure of the gender. (Don’t assume the gender: there are women named Michael and men named Leslie.) CONSTRUCTION: Begin all your paragraphs with clear topic sentences, then use examples to support your statement. No sentence should be longer than twenty words, and avoid words that a reader might have to look up. In other words, do not obfuscate, pontificate, or abstrusify. Read through your rough draft—if you can't read the diction comfortably out loud, rewrite it. Check for repetition. Keep it to one page. Brevity, clarity, and succinctness are crucial....

SAMPLE COVER LETTER TEMPLATE - UMUC
by carmia 0 Comments favorite 22 Viewed Download 0 Times

SAMPLE COVER LETTER TEMPLATE Your Return Address City, State Zipcode Date (4 SPACES) Employer’s/Hiring Manager’s Name Title Company Address (2 SPACES) Dear Mr. (or Ms.) Person’s Last Name: (2 SPACES) First Paragraph (Why I’m Writing): Provide your reason for the cover letter including the position title or type of work and the source from which you obtained the opening (CareerQuest, internet job board, friend, employment service). Be sure to arouse the employer’s interest and include one tidbit about what you can offer the company (i.e. education experience, etc.). Middle Paragraph(s) (How and Why I’m Right): Explain why you are interested in the position, the company, its products or services. Be sure to relate yourself to the company, proving that you a good match for the position. Focus on what you can do for the employer, not what the employer can do for you. You can also cite personal characteristics with ways you could use them on the job. Try not to repeat the same information the reader will find in the resume. Final Paragraph (How to Me or What Steps I’ll take to Contact You): Focus on action in the closing paragraph. Request an interview and thank the employer for their consideration. Provide contact information including your phone number and email address. Finally, close your letter with a statement or questions that will encourage a response. Be sure to mention your resume if it is enclosed. (2 SPACES) Sincerely, (4 SPACES for handwritten signature) (2 SPACES) Your typed name

 101112131415161718