SEARCH

Found 13 related files. Current in page 1

Pembuatan Kereta api

Daftar Kelas Barang
by katrox 0 Comments favorite 32 Viewed Download 0 Times

Bahan kimia yang dipakai dalam industri, ilmu pengetahuan dan fotografi, maupun dalam pertanian, perkebunan, dan kehutanan; damar tiruan yang tidak diolah, plastik yang tidak diolah; pupuk; komposisi bahan pemadam api, sediaan pelunak dan pematri; zat-zat kimia untuk mengawetkan makanan; zat-zat penyamak; perekat yang dipakai dalam industri. Cat-cat, pernis-pernis; lak-lak; bahan pencegah karat dan kelapukan kayu; bahan pewarna; pembetsa/pengering; bahan mentah. damar alam; logam dalam bentuk lembaran dan bubuk untuk para pelukis, penata dekor, pencetak dan seniman. Sediaan pemutih dan zat-zat lainnya untuk mencuci; sediaan untuk membersihkan, mengkilatkan, membuang lemak dan menggosok; sabun-sabun; wangi-wangi, minyakminyak sari; kosmetik, losion rambut; bahan-bahan pemelihara gigi. Minyak-minyak dan lemak-lemak untuk industri; bahan pelumas; komposisi zat untuk menyerap, membasahi dan mengikat debu; bahan bakar (termasuk larutan hasil penyulingan untuk motor) dan bahan-bahan penerangan; lilin-lilin, sumbu-sumbu. hasil farmasi, ilmu kehewanan dan saniter; bahan-bahan untuk berpantang makan/diet yang disesuaikan untuk pemakaian medis, makanan bayi; plester-plester, bahan-bahan pembalut; bahan-bahan untuk menambal gigi, bahan pembuat gigi palsu; pembasmi kuman; sediaan untuk membasmi binatang perusak, jamur, tumbuh-tumbuhan. Logam-logam biasa dan campurannya; bahan bangunan dari logam; bangunan-bangunan dari logam yang dapat diangkut; bahan-bahan dari logam untuk jalan kereta api; kabel dan...

©ujiantulis.com
by top markotop 0 Comments favorite 46 Viewed Download 0 Times

Latihan Soal Sbmptn 2013 Tes Potensi Akademik (TPA) ----------------------------------------------------------------Created by ujiantulis.com (sebagian dari 5 Paket Latihan Sbmptn) Panitia SBMPTN Akan Menerapkan 5 Paket Soal Sbmptn Untuk Antisipasi perjokian dan kecurangan (Menurut Dr Anwar Effendi Kepala Humas dan Protokoler UNY/Kedaulatan Rakyat ) - Oleh karena itu ujiantulis.com memberikan 5 Paket Latihan Soal Sbmptn plus Pembahasannya untuk membantu kesuksesan peserta Sbmptn 2013. 1. Semua peserta SBMPTN 2013 mengerjakan Soal TPA. Sebagian peserta SBMPTN mengerjakan soal TPA kode 65. Simpulan yang tepat adalah ... (A) (B) (C) (D) (E) semua peserta SBMPTN mengerjakan Soal TPA, tidak mengerjakan soal TPA kode 65. semua peserta SBMPTN mengerjakan Soal TPA, mengerjakan soal TPA kode 65. semua peserta SBMPTN tidak mengerjakan Soal TPA, tidak mengerjakan soal TPA kode 65 sebagian peserta SBMPTN tidak mengerjakan Soal TPA, mengerjakan soal TPA kode 65. sebagian peserta SBMPTN yang mengerjakan Soal TPA, tidak mengerjakan soal TPA kode 65. ©ujiantulis.com 2. Ananda adalah lulusan SMAN 1 Bandung. Ananda akan mengikuti SBMPTN 2013. Banyak di antara para peserta yang akan mengikuti SBMPTN 2013 malas belajar. Ihsan adalah teman Ananda. Simpulan yang tepat adalah … (A)Ananda malas belajar. (B)Ihsan malas belajar. (C)Ihsan mungkin akan mengikuti SBMPTN 2013. (D)Semua teman Ihsan rajin. (E)Semua teman Ananda malas. 3. … berhubungan dengan JARUM, sebagaimana PETANI berhubungan dengan … (A) Dokter – pupuk (D) Penjahit – cangkul (B) Penjahit – padi (E) Perawat – sawah (C) Dokter – nelayan Copyright©ujiantulis.com all rights reserved | Distributed by info.sbmptn.web.id Page 1 4. … berhubungan dengan STETOSKOP, sebagaimana PELUKIS berhubungan dengan … (A) Dokter – kuas (B) Penyakit – pemandangan (C) Perawat – penyair (D) Pasien – galeri (E) Kesehatan – penghayatan 5. … berhubungan dengan SENAPAN, sebagaimana PETENIS berhubungan dengan … (A) Perang – medali (D) Tembakan – latihan (B) Tentara – raket (E) Perang – lapangan (C) Peluru – net 6. … berhubungan dengan KURSI, sebagaimana GULA berhubungan dengan … (A) Meja – gelas (D) Meja – kopi (B) Kayu – manis (E) Kayu – tebu (C) Kantor – pabrik 7. … berhubungan dengan KERAMIK, sebagaimana KERTAS berhubungan dengan … (A) Pot – buku (D) Keras – lunak (B) Lantai – majalah (E) Tanah liat – kayu (C) Tanah liat – buku ©ujiantulis.com 8. ... berhubungan dengan MOBIL, sebagaimana REL berhubungan dengan ... (A) Sopir – kereta api (D) Jalan raya – kereta api (B) Sopir – masinis (E) Ban – kereta api (C) Masinis – jalan raya 9. ... berhubungan dengan PANAS, sebagaimana ES berhubungan dengan ... (A) Kopi – teh (B) Api – dingin (C) Cuaca – minuman (D) Matahari – gula (E) Khatulistiwa – kutub 10. …. berhubungan dengan LAUT, sebagaimana PETANI berhubungan dengan ... (A) Perahu – cangkul (D) Ikan – padi (B) Jaring – cangkul (E) Nelayan – sawah (C) Nelayan – padi 11. …. berhubungan dengan TEPUNG, sebagaimana PAKAIAN berhubungan dengan ... Copyright©ujiantulis.com all rights reserved | Distributed by info.sbmptn.web.id Page 2 (A)Timbangan – penampilan (B)Mentega – celana (C)Roti – kain (D)Pasar – toko (E)Adonan – ukuran

S.O.P PENGADAAN BARANG DAN JASA - Unit Layanan Pengadaan

Tujuan Proses Tersusunnya rencana pengadaan barang/jasa sesuai dengan kebutuhan perusahaan selama periode anggaran kerja dan dapat direalisasikan secara tepat waktu. Indikator Risiko Utama 1. Kebutuhan atas barang / jasa yang bersifat mendesak 2. Penyedia atas barang / jasa yang dibutuhkan jumlahnya sangat terbatas 3. Barang / jasa yang dibutuhkan tidak tersedia di pasar Risiko: 1. Rencana pengadaan barang dan jasa tidak disusun secara baik dan tepat waktu 2. Rencana pengadaan barang dan jasa tidak dapat direalisasikan 3. Rencana pengadaan barang / jasa tidak memperhitungkan kenaikan harga yang signifikan 4. Rencana pengadaan barang / jasa tidak mempertimbangkan ketersediaan barang / jasa yang dibutuhkan Pengendalian yang Dibutuhkan: 1. Penyusunan rencana pengadaan barang / jasa harus didasarkan pada kebutuhan atas barang / jasa dari seluruh unit kerja 2. Penyusunan rencana pengadaan barang / jasa harus mempertimbangkan waktu proses pengadaan dan pemenuhan atas barang / jasa terkait 3. Penyusunan rencana pengadaan barang / jasa harus memperhitungkan fluktuasi kenaikan harga dan ketersediaan barang / jasa yang dibutuhkan Definisi dan Terminologi: 1. Pengadaan Barang dan Jasa adalah kegiatan pengadaan barang dan jasa yang sudah direncanakan, dibutuhkan dan dilaksanakan oleh perusahaan dengan menggunakan dana perusahaan sesuai dengan yang telah dicantumkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan. 2. Barang dan Jasa adalah semua bentuk produk dan / atau layanan yang dibutuhkan oleh Pengguna Barang dan Jasa 3. Penyedia Barang dan Jasa adalah badan usaha, termasuk BUMN, badan hukum, atau orang perseorangan / subjek hokum yang kegiatan usahanya menyediakan barang dan jasa. 4. Dokumen Pengadaan adalah dokumen yang disediakn oleh Pantia Pengadaan atau Unit Kerja yang berwenang sebagai pedoman dalam proses pembuatan dan penyampaian penawaran oleh penyedia barang ...

kepolisian negara republik indonesia daerah metro ... - Humas Polri

KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAERAH METRO JAYA RESOR METRO TANGERANG KOTA LAPORAN HASIL PENANGANAN DAN PENGAMANAN BENCANA BANJIR DI WILAYAH HUKUM POLRES METRO TANGERANG KOTA I.PENDAHULUAN 1.Umum a.Untuk menunjang keberhasilan dan meningkatkan kepercayaan serta kecintaan publik (masyarakat) kepada institusi Polri dalam Penanganan dan Pengamanan Bencana Banjir di Wilkum Polres Metro Tangerang Kota, maka perlu dilakukan Penanganan dan Pengamanan Bencana Banjir. b. Sebagai tindak lanjut, Polres Metro Tangerang Kota telah melaksanakan Penanganan dan Pengamanan Bencana Banjir di Wilayah Hukum Polres Metro Tangerang Kota. 2. Maksud dan tujuan a. Pembuatan laporan ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran kepada Pimpinan tentang pelaksanaan Penanganan dan pengamanan bencana banjir tahun 2012 di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota. b.Tujuan pembuatan laporan ini agar dapat dijadikan sebagai bahan masukan kepada pimpinan dalam menentukan kebijakan lebih lanjut khususnya dalam pelaksanaan penanganan dan pengamanan bencana banjir. TUGAS YANG DILAKSANAKAN 5.Perencanaan Dalam rangka Perencanan Penanganan dan Pengamanan Bencana Banjir di Wilayah Kota Tangerang, Polres Metro Tangerang Kota telah melaksanakan langkah – langkah sebagai berikut : a.Mendatakan Lokasi – lokasi yang sering dilanda Banjir di wilayah Kota Tangerang. b.Melaksanakan Apel dan Menyiapkan Pelampung ( Ban ) dalam rangka Penanganan dan pengamanan Bencana Banjir di wilayah Kota Tangerang. c.Melaksanakan Rapat Koordinasi dengan Instansi terkait dalam rangka penanganan dan pengamanan bencana Banjir tahun 2012 di wilayah kota Tangerang ...

perjanjian kerja sama antara badan penanggulangan bencana ...

PERJANJIAN KERJA SAMA ANTARA BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI DENGAN PUSAT PELAYANAN JASA DAN INFORMASI BADAN KOORDINASI SURVEI DAN PEMETAAN NASIONAL Tentang PELAKSANAAN PEKERJAAN PEMBUATAN PETA RAWAN BENCANA KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI NOMOR: 01/SPK-PR/BPBD-KM//VII / 2012 NOMOR: 80/JASINFO.SPK/LP/7/2012 : Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai, dalam ha! ini bertindak untuk dan atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai di Jalan Raya Tuapeijat Km. 8, Tuapeijat - Sipora Mentawai, seianjutnya disebut PIHAK KESATU.: Kepala Pusat Pelayanan Jasa dan Informasi, dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional, di Jalan Raya Jakarta - Bogor Km. 46 Cibinong, Jawa Barat, seianjutnya disebut PIHAK KEDUA. PIHAK KESATU dan PIHAK KEDUA yang seianjutnya disebut PARA PIHAK terlebih dahulu mengingat: Undang-Unciang Nomor 20 Tahun 1997 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1997 Nomor 43, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3693); Undang-Untiang Nomor49 Tahun 1999, tanggal 4 Oktober 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Kepulauan Mentawai; undang-Undang Nomor 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial (Lembar Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 49, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5214); Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana; Peraturan Pernerintah Nomor 57 Tahun 2007 sebagai pengganti Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2001, tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional; Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah; Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 84/PMK.02/2011 tentang Standar Biaya Tahun Anggaran2012; Keputusan Menteri Keuangan Nomor 188 Tahun 2008 tentang Persetujuan Penggunaan Sebagian Dana Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berasal dari Penerimaan Negara Bukan Pajak Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional; Peraturan Bupati Kepulauan Mentawai Nomor 21 Tahun 2011 tentang Analisa Standar Belanja Tahun Anggaran 2012. Memperhaiikan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Mentawai, dengan Nomor Dokumen Pelaksanaan Anggaran 1 20.19.22.13.5.2, tanggal 16 Februari 2012; Surat Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai Nomor: 065/66/BPBD-KKM/V-2012 tentang Kerjasama Pelaksanaa*-; Pekerjaan Pembuatan Peta Rawan Bencana dan Peta Rawan Bencana Kabupaten Mentawai, tanggal 15 Mei 2012; Surat Kepala Pusat Pelayanan Jasa dan Informasi Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional Nomor: B-1120/BIG/SESMA/LP/5/2012 tentang Kerjasama Pelaksanaar- Pekerjaan Pembuatan Peta Rawan Bencana dan Peta Rawan Bencana...

Proses Ekstrusi untuk Pengolahan Hasil Samping Penggilingan Padi

PROSES EKSTRUSE UNTUK PENGOLAHAN MASIL SAMPENG PENGGELENGAN PAD1 (MENBR DAN BEKATtJI,) Joko ~ermanianto",Z a ~ a ~ulandari"danErni ~ m a w a t i ~ ) ~ekafuf.merupakan hasil safnping penggilingan padi yang secara nasioizal cukup banyak yaitu tersedia bekatul sekitar 4 - 6 juta ton/tahun dun menir sekitar 2,5 - 4 juta toidtahun. Deizgan pertimbangan ketersediaan yang cukup serta nilai gizi bekatul yang tinggi yaittc protein 14%, lenzak 18%, karbohidrat 36%, abu 10% dan serat kasar 12% serta kaya akan vitairrin ~naka hasil sanlping itu cukup potensial untuk dikembangkan. Peneliliar? ini bertujuan zi~zfuk mengenzbangkai7 produk ekstrusi hasil .sninpir?g penggilingan pndi (bekaeul, menir) dan jagung daiam upaya peningkatan manfaat dan nilai ekononzi~?-ya. Pda penelitian ini dilakukan percobaan pembuatan produk dengan berbagai .forr~rir/asi (campurani antara bekatul, menir d m jagung. Fornzulasi yang dibuat ndalah sebagai berikut : jagung (1 00%), menir (1OQ%j,menir :bekatul (90 :lo), menir : bekatul (80 :20), inenir :bekatul (30 : 70), menir :bekatul (40 :60), menir : bekatul (50 : 5 0 ) , nzenir : bekatul (60 : 40). rwenir : bektul : jagung (33,3 : 33,3 :33,3j, dan ntenir :bekatul :jagurzg (50 :25 :25). Hasil uji$sik nzutu produk ekstrusi inenunjukkan dengan sentakin mer~irirgknt persentase bekatul didalam fon?2ulasi akan menurunkan nilai derajat gelatinisasi, rasio pengembangai~,indeks keiarutan dalani air (11. dan indeks penyerapan air(lPA) . Untuk tekstur produk , .sentakin Hr~ggi 10)persentase bekatul didalain produk , tekstur semakin keras. Analisa nutrisi produk ekstrusi meliputi kadar air, kadar abu, kadar protein d a kadar lerrrak. Untuk kadar air berkisar antara 5,13% sarnpai 7,01%. k-adar air prodztk ekstrusi tidhk tergantung pada formulasi produk. Sedangkan untuk kadar abzc, kndnr protein don kndar len~ak tergantztng pa& ,fomzulasi produk. Dengan menir~gkafnya persentnse bekatul dalam produk akai? rnetlingkatkan kndnr abu, kadm protein dai? kadar lemak dari produk Hal ini disebabkan A-adar abu, kadar protein don kadnr leinak dari bekatul relatif lebih tinggi dibnndingka~~ dengan kndar ahu, kadar protein dan lindar len~ak dari bekatul. Nilai gizi produk ekstrusi khususn~ln niiai asani amino semakin ~ne~zingkat dengan semakin tingginya persentase bekatul dalant fownulasi produk. Hasil uji orgatzoleptik terhadap teksrur dari kesepuluh forn~ulanzenu~?jukkn~7 bahwa penanzbahan bekatul lebih besar dari 30% menurunkan nilai penerinlaan ko~zsurnen, hnik dari segi rasa, urnma, aroma mauput? kerenvahan. Pei~urunan tingkot kesukaan terhadap rnsa sebapi akibat dari munculva "after taste" pahit karena adanya kompnner~ saponin dalain bekatul, ~zantun dengan penanrhahnn jagung dapat memperbaiki nilai kesukaan secara organoleptik. PENDAHULUAN Pernanfaatan sumber daya pertanian & beberapa negara berkembang rnasih sangat kurag. Salah satu cara untuk rneningkatkan sumberhya pertanian tersebut adalah dengarr cam pengmekaragman Gara pengolaha yang bemjuan untuk meningkatkan penlmfaatan dan It,Jumsan Teknologi Pangan dan Gizi, FATETA-IPB 'Mahasiswa Junrsan Teknologi Pangan dan Gizi, EATETA-IPB...

sistem informasi pengadaan barang / jasa berbasis web di

Hubungan teknologi dan informasi saat ini berkaitan erat sekali. Salah satu teknologi yang banyak digunakan dan sangat populer oleh pengguna internet adalah website. Website merupakan salah satu sarana yang baik untuk mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya dari dunia maya dengan berita yang selalu terupdate Pada tugas akhir ini, penulis menggunakan studi kasus di Biro Umum UPN “Veteran” Jawa Timur. Biro Umum merupakan Satker yang bertugas menangani pengadaan barang/jasa. Ada satu permasalahan yang terjadi di dalam proses pengadaan barang/jasa yang ada di UPN “Veteran” Jawa Timur yaitu dengan proses pengajuan yang masih manual, biasanya membutuhkan waktu yang lama dan status persetujuan dari setiap pihak yang memiliki otoritas pembuat keputusan tidak bisa diketahui secara langsung. Sehingga untuk permasalahan tersebut, penulis mengusulkan untuk membuat aplikasi web agar proses pengajuan dan pengadaan barang/jasa dapat berlangsung lebih cepat dan terkontrol. Dengan demikian setiap satker dapat mengajukan surat pengajuan barang dengan mengakses web pengadaan barang/jasa secara online. Dalam hal ini penulis menggunakan PHP dan MySQL untuk pembuatan Sistem Informasi. Kata Kunci : website, pengajuan dan pengadaan barang/jasa....proses pengadaan barang/jasa yang ada di UPN “Veteran” Jawa Timur yaitu ... membuat aplikasi web agar proses pengajuan dan pengadaan barang/jasa ...

Lampiran 1. FILE LAPORAN KEMAJUAN PELAKSANAAN PKPP 2012

Indonesia sangat rentan terhadap berbagai jenis bencana alam, seperti: erupsi ..... koordinasi ke-1), pengolahan data lanjutan 3, dan pembuatan laporan akhir.

PROSPEK PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN MIE

Telah diketahui bahwa mie merupakan bentuk pangan yang sudah populer di Indonesia. Pangan mie ini asalnya dari China. Di Indonesia banyak dijumpai pangan berbentuk mie. Tingkat teknologinya bervariasi dari yang sederhana sampai yang canggig. Demikian pula tingkat industrinya mulai dari industri kecil sampai industri besar. Bahan baku untuk pembuatan pangan berbentuk mie ini bervariasi, dari mulai beras, gandum, aren, sagu dan bahkan tapioka. Secara laboratorium bahan baku untuk pembuatan mie dapat dilakukan tanpa harus menggunakan terigu, dimana secara skala laboratorium dapat berjalan dengan baik. Namun bagaimna penerapan di skala industri...dari beras atau menir yang sifat nasinya pera atau kadar amilosanya mencapai 27% atau lebih. Pada prinsipnya bihun dibuat dengan cara merendam beras di dalam air, ...

PEMBUKTIAN TERBALIK KASUS KORUPSI Dr. LILIK MULYADI, S.H., M.H.1

Pembuktian kasus korupsi baik di Indonesia dan beberapa negara asing memang dirasakan teramat pelik. Khusus untuk Indonesia, kepelikan tersebut di samping proses penegakkannya juga dikarenakan kebijakan legislasi pembuatan UU yang produknya masih dapat bersifat multi interprestasi, sehingga relatif banyak ditemukan beberapa kelemahan di dalamnya. Salah satu contoh dapat dikemukakan di sini adalah UU Nomor 31 Tahun 1999 jo UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dalam ketentuan UU disebutkan tindak pidana korupsi merupakan tindak pidana yang luar biasa (extra ordinary crime) sehingga diperlukan tindakan yang luar biasa pula (extra ordinary measures). Benarkan pernyataan tersebut dalam implementasinya? Ternyata, tidak semuanya benar. Misalnya, khusus terhadap tindak pidana penyuapan (bribery)..PEMBUKTIAN TERBALIK KASUS KORUPSI Dr. LILIK MULYADI, S.H., M.H. 1 Pembuktian kasus korupsi baik di Indonesia dan beberapa negara asing memang dirasakan teramat pelik.

« previous  12