SEARCH

Found 669 related files. Current in page 7

Materai 3000 yang berlaku

1967 kb/s - Materai 3000 Yang Berlaku Full Download


2157 kb/s - [Verified] Materai 3000 Yang Berlaku


2864 kb/s - Materai 3000 Yang Berlaku Direct Download

Wireless Driveway Alarms
by idan 0 Comments favorite 24 Viewed Download 0 Times

Wireless Motion Alert 3000 WMA-3000 • 3,000' range* Includes one transmitter and one receiver The WMA-3000 is the next step in the evolution of the driveway alarm. We have taken our years of experience and created the ultimate in wireless systems. The transmitter operates on one 9-volt battery and is easily mounted on a tree or post near the drive. The transmitter uses a passive infrared (PIR) beam to detect people or vehicles to a distance of up to 80 feet, then sends a radio signal back to the WR-3000 receiver up to 3,000 feet away*. The transmitter is weather proof and meant for exterior locations. Up to four zones can be monitored with additional transmitters. The transmitters can be programmed so they will each sound a different tone at the receiver. The WR-3000 is the receiver for the WMA-3000 system. The WR-3000 plugs into a standard wall outlet and can be placed on a table or mounted on the wall. When the receiver gets a signal from the transmitter, one of four different tones (Classical, Westminster Chime, Ding Dong, or Whistle) will sound for a few seconds. There is also a volume control, allowing you to set the sound to the desired level. The WR-3000 is equipped with four form “C” relays (one for each zone), and one 12-volt DC output terminal that will activate for several seconds when a signal is received. The receiver can be user-programmed, so the 12-volt DC terminal and one relay will activate for 10 minutes, if this is desired. The tones will still sound for several seconds. Operating Range: -30F to 120F

2/22/2013 HP Adapter Finder An hpdirect.com guide to ensure you ...

An hpdirect.com guide to ensure you purchase the correct product for your PC Standard Adapters HP Mini 40W AC Adapter HP Models HP Mini 1000 HP Mini 110-1000, 110-3000 HP Mini 210-1000, 210-2000, 210-3000, 210-4000 HP Mini 311-1000 HP 430 HP 630 HP1000 HP 2000 HP g4-1000, g6-1000, g7-1000 HP g4-1300, g6-1d00, g7-1300 HP g4-2000 HP g6-1a00, g6-1b00, g6-1c00 HP g6-1300 HP g6-2000 HP g7-2000 HP G42, G50, G56, G60, G61, G62, G70, G71, G72 HP G3000, G5000, G6000, G7000 HP HDX16 HP HDX18 HP Envy dv4-5300 HP Envy dv6-7200 & 7300 HP Envy dv7-7200 & 7300 HP Envy XT 13-2100; 13-2000 HP Envy Spectre 14-3200 HP Envy TS 4-1200; TS 4-1100 HP Envy 4-1000, 4-2000 HP Envy 4-1200; 4-1100 HP Envy 6-1000; 6-2000 HP Envy 6-1100; 6-1200 HP Special Edition L2000 HP Envy 13-1000 HP Envy 14-1000 HP Envy 14-3000; 14-3100 HP Envy 15-1000 HP Envy 15-3000 HP Envy 15-3200 HP Envy 15-3300 HP Envy 17-1000, HP Envy 17-2000 HP Envy 17-3000 HP Envy 17-3200 HP Envy 17-3300 HP Envy SPECTRE XT, SPECTRE 14 HP Envy SPECTRE XT TS - 15 HP Envy dv7-7200, dv7-7300 HP Envy m6-1000 Voodoo Envy 133 Specialty Vehicle & Air Adapters HP 90W Smart HP 90W w/USB HP 65W Slim HP 90W Slim HP 90W Slim HP Mini 40W HP 90W Smart AC HP 90W Smart HP 120W Smart HP 90W Smart AC Adapter with Universal Adapter Travel Power Power Power Adapter Vehicle Power / Auto / Air Combo AC Adapter AC Adapter Auto Adapter Dongle HE Adapter (BFR/PVC Adapter Adapter Adapter1 DL606A#ABA KG298AA#ABA NW199AA#ABA VE025AA#ABA H3A41AA VF685AA#ABA BT798AA#ABA LZ837AA#ABC VV122AA#ABL ER691AA#ABA KS474AA#ABA

Section One - Buku Sekolah Elektronik
by cicak 0 Comments favorite 61 Viewed Download 0 Times

Salah satu upaya untuk melengkapi sumber belajar yang relevan dan bermakna guna meningkatkan mutu pendidikan di Sekolah Menengah Pertama (SMP), Direktorat Pembinaan SMP mengembangkan buku pelajaran Bahasa Inggris untuk siswa kelas VII, kelas VIII, dan kelas IX. Buku pelajaran ini disusun berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi, No. 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan, dan berdasarkan kriteria buku pelajaran yang dikembangkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan. Buku pelajaran ini merupakan penyempurnaan dari bahan ajar kontekstual yang telah dikembangkan Direktorat Pembinaan SMP dalam kaitannya dengan kegiatan proyek peningkatan mutu SMP. Bahan ajar tersebut telah diujicobakan ke sejumlah SMP di provinsi Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, dan Gorontalo sejak tahun 2001. Penyempurnaan bahan ajar menjadi buku pelajaran yang bernuansa pendekatan kontekstual dilakukan oleh para pakar dari beberapa perguruan tinggi, guru, dan instruktur yang berpengalaman di bidangnya. Validasi oleh para pakar dan praktisi serta uji coba empiris ke siswa SMP telah dilakukan guna meningkatkan kesesuaian dan keterbacaan buku pelajaran ini. Buku pelajaran Bahasa Inggris ini telah dinilai oleh Badan Standar Nasional Pendidikan, dan dinyatakan memenuhi syarat untuk digunakan sebagai buku pelajaran di SMP. Sekolah diharapkan dapat menggunakan buku pelajaran ini dengan sebaik-baiknya sehingga dapat meningkatkan efektivitas dan kebermaknaan pembelajaran. Pada akhirnya, para siswa diharapkan dapat menguasai semua Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar secara lebih mendalam, luas serta bermakna, kemudian dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Saran perbaikan untuk penyempurnaan buku pelajaran ini sangat diharapkan. Terimakasih setulus-tulusnya disampaikan kepada para penulis yang telah berkontribusi dalam penyusunan buku pelajaran ini, baik pada saat awal pengembangan bahan ajar, ujicoba terbatas, maupun penyempurnaan sehingga dapat tersusunnya buku pelajaran ini. Terimakasih dan penghargaan juga disampaikan kepada semua pihak yang telah membantu terwujudnya penerbitan buku pelajaran ini. Jakarta, Juli 2008 Direktur Pembinaan SMP

penulisan naskah buku pelajaran - File UPI - Universitas Pendidikan ...

Buku pelajaran adalah buku yang digunakan dalam proses pembelajaran, memuat bahan ajar yang tersusun secara sistematis dari suatu mata pelajaran atau bahan kajian yang minimal harus dikuasai peserta didik pada tingkat dan jenis pendidikan tertentu Universitas Pendidikan Indonesia Fakultas Ilmu Pendidikan Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan Persyaratan berkaitan dengan: – Keamanan nasional – Isi buku pelajaran – Cara penyajian – Bahasa yang digunakan – Ilustrasi Isi, cara penyajian, bahasa, dan ilustrasi dalam buku pelajaran selaras dan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku Menghormati kerukunan hidup umat beragama (inter dan antar) Persyaratan yang Berkaitan dengan Isi Buku Pelajaran Memuat sekurang-kurangnya bahan pelajaran minimal yang harus dikuasai siswa Sesuai dengan kurikulum yang berlaku Relevan dengan tujuan mata pelajaran Memiliki nilai kebenaran ditinjau dari struktur keilmuan Sesuai dengan perkembangan IPTEKS Kedalaman dan keluasan isi buku sesuai dengan jenjang pendidikan

PMK 122-2013 ttg Buku2 Pel.Umum, Kitab Suci & Buku2 Pel.Agama ...

bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 1 angka 3 dan Pasal 2 angka 4 Peraturan Pemerintah Nomor 146 Tahun 2000 tentang Impor dan atau Penyerahan Barang Kena Pajak Tertentu dan atau Penyerahan Jasa Kena Pajak Tertentu yang Dibebaskan dari Pengenaan Pajak Pertambahan Nilai sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2003, diatur bahwa atas impor dan/atau penyerahanbuku-buku pelajaran umum, kitab suci, dan buku-buku pelajaran agama dibebaskan dari pengcmaan PajakPertambahan Nilai; Mengingat bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan untuk melaksanakan ketentuan Pasal 5 Peraturan Pemerintah Nomor 146 Tahun 2000 tentang Impor dan atau Penyerahan Barang Kena Pajak Tertentu dan atau Penyerahan. Jasa Kena Pajak Tertentu yang Dibebaskan dari ,pengenaan Pajak Pertambahan Nilai sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2003, perlu menetapkan Peraturan Menteri Keuangan tentang BukucBuku Pelajaran Umum,' Kitab Suci, dan Buku-Buku Pelajaran Agama yang atas Impar danl atau Penye'rahannya Dibebaskan dari Pengenaan Pajak Pertambahan Nilai; 1.. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1983 Nomar 49, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor, 3262) sel:iagaimana telah beberapa kali diubah •terakhir dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2009 (Lembarari. Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor' 62, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomar 4999); ...

Hal.113-126 Memilih Buku Pelajaran.pdf

S ejak pembangunan jangka panjang pertama (1970–1995) dan sampai sekarang ini, Pemerintah menyediakan buku pelajaran untuk semua sekolah. Berbagai kebijakan dan sistem penyediaan buku pelajaran telah ditempuh serta banyak dana sudah dihabiskan baik bersumber dari dalam negeri maupun dari berbagai bentuk pinjaman dari luar negeri. Akan tetapi buku pelajaran sampai sekarang ini tidak sepi dari masalah dan kritikan apalagi menjelang dan mengawali tahun pelajaran baru. Dalam kenyataannya masyarakat masih dibebani penyediaan buku pelajaran baik di sekolah negeri maupun di sekolah swasta. Sekolah juga sering memilih dan membeli buku pelajaran dari penerbit yang menawarkan buku pelajaran ke sekolah. Tulisan ini membahas kebijakan penyediaan buku pelajaran itu dan menawarkan kepada sekolah cara mencermati dan memilih buku pelajaran sehingga sedapat mungkin memenuhi tuntutan kurikulum serta dapat meningkatkan mutu proses dan hasil pembelajaran. Sekolah dianggap perlu mengetahui cara memilih buku pelajaran yang bermutu karena selaras dengan perkembangan penerbitan buku di Indonesia dewasa ini alternatif pilihan buku pelajaran semakin banyak. Kata kunci : buku pelajaran, bahan ajar, metode pembelajaran, bahasa, ilustrasi, grafika Abstract In the first long term development (1970 – 1995), the Indonesian Government tried to provide all schools with free textbooks. A number of regulations in textbook provision have been implemented and the Government has spent a big amount of budget from local and foreign sources. However, the facts show that there are still many problems and critiques in the textbook provision. The issues become more serious particularly at the beginning of new academic *) Dosen Universitas Negeri Jakarta Jurnal Pendidikan Penabur - No.04/ Th.IV/ Juli 2005 ...

menggunakan buku pelajaran dengan efektif.pdf - Staff UNY

Buku pelajaran merupakan salah satu sumber belajar yang memberikan andil cukup besar dalam upaya memperluas kesempatan memperoleh pendidikan dan meningkatkan mutu proses dan hasil pembelajaran (B.P. Sitepu, 2005: 114). Kebutuhan akan buku pelajaran semakin terasa ketika jumlah dan mutu guru yang tersedia belum memadai. Di tempat-tempat tertentu, masih banyak guru yang mengandalkan buku pelajaran sebagai satu-satunya sumber belajar dan pembelajaran. Guru mempersiapkan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran dengan mengacu sepenuhnya pada isi buku pelajaran. Siswa juga menggunakan buku pelajaran di sekolah dan di rumah sebagai sumber belajar utama. Kebijakan tiap sekolah dalam memberikan buku pelajaran secara gratis untuk setiap siswa didasarkan pada prinsip perlakuan yang sama dan kesetaraan kesempatan. Karena alasan inilah, buku pelajaran secara luas digunakan dan bisa dipastikan akan terus digunakan sampai tahun-tahun mendatang. Hal ini terlihat dari keberterimaan yang relatif luas terhadap buku pelajaran sebagai sumber belajar yang berharga, khususnya bagi mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Oleh karena itu, penting bagi guru untuk mulai belajar bagaimana menggunakan buku-buku ini dengan efektif. Tulisan ini mencoba menawarkan cara menggunakan buku pelajaran IPS dengan efektif kepada para guru di sekolah dasar sehingga sedapat mungkin mampu memenuhi tuntutan kurikulum serta dapat meningkatkan mutu proses dan hasil pembelajaran. Kompleksitas Materi dalam Buku Pelajaran IPS Buku pelajaran IPS SD merupakan buku pegangan guru dalam menyajikan materi kurikulum. Apabila dicermati, meskipun penulisan buku tersebut sudah disesuaikan dengan tingkat kemampuan pembacanya, masih ada saja permasalahan yang berkaitan dengan kesulitan membaca yang dihadapi siswa. Hal ini bisa terjadi karena buku-buku ini dirancang untuk menangani konten substantif. Artinya, istilah dan konsep yang berkaitan dengan subjek harus digunakan ketika menjelaskan ide-ide yang disajikan. Sebagai contoh, dalam buku dituliskan  ...

KAJIAN TEORI - Deskripsi Teoretik Buku Pelajaran

Buku merupakan salah satu media pembelajaran yang berupa tulisan yang dituangkan ke dalam kertas atau buku dapat digolongkan ke media pembelajaran berupa media cetak. Dalam salah satu hierarki media yang paling kompleks yaitu menurut Gagne (dalam Arief Sadiman, 2011: 23), Gagne mennggolongkan media yang dikaitkan dengan kemampuan memenuhi fungsi menurut hierarki belajar yang dikembangkan yaitu pelontar stimulus belajar, penarik minat belajar, memberi kondisi eksternal, contoh perilaku belajar, memberi kondisi eksternal, menuntun cara berpikir, memasukkan alihilmu, menilai prestasi, dan pemberi umpan balik. Dari beberapa fungsi tersebut, Media cetak memiliki keterbatasan pada aspek stimulus dan alih kemampuan. Sedangkan pada fungsi pengarah perhatian/kegiatan, contoh kemampuan terbatas yang diharapkan, isyarat eksternal, tuntutan cara berpikir penilaian hasil dan umpan balik sudah terdapat didalamnya. Proses belajar mengajar pada hakikatnya adalah proses mentransfer ilmu maupun nilai agar peserta didik bertambah nilai dirinya. Menurut Arief Sadiman (2011: 11-12), proses belajar mengajar adalah proses komunikasi, yaitu proses penyampaian pesan dari sumber pesan melalui saluran media tertentu ke penerima pesan. Dalam hal ini saluran media merupakan media pembelajaran. Menurut Umar Suwito (dalam Suharsimi Arikunto, 1987: 15) media pembelajaran adalah salah satu sarana yang digunakan untuk menampilkan pelajaran. Sedangkan pengretian lebih luasnya, media pendidikan adalah sarana pendidikan yang digunakan sebagai perantara dalam proses belajar mengajar untuk lebih mempertinggi efektivitas dan efisiensi dalam mencapai tujuan pembelajaran. Fungsi dari media pembelajaran adalah (1) memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat versibilatas, (2) mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan daya indra, (3) penggunaan media pendidikan secara tepat dan bervariasi dapat mengatasi sikap pasif peserta didik, dan (4) dengan sifat yang unik pada setiap anaka ditambah lagi dengan lingkungan dan pengalaman yang berbeda, sedangkan kurikulum dan materi pendidikan ditentukan sama untuk setiap siswa, maka guru banyak mengalami kesulitan bilamana semuanya itu harus diatasi sendiri (Arief Sadiman, 2011: 17). Pengelompokan berbagai jenis media telah dikemukakan oleh berbagai ahli. Menurut Leshin, Pollock & Reigulth (dalam Azhar Arsyad, 2011: 36) mengklasifikasikan media menjadi 5 macam, yaitu: 1. Media berbasis manusia (guru, instruktur, tutor, main peran, field-trip, kegiatan kelompok), 2. Media berbasis cetak (buku, penuntun, buku latihan (worksheet), alat kerja bantu, lembar lepas), 3. Media berbasis visual (buku, alat bantu kerja, bagan grafik, peta, gambar transparansi, slide), 4. Media berbasis audio visual (video, film, ...

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Buku pelajaran ...

Buku pelajaran merupakan buku yang menjadi pegangan siswa pada jenjang ... tertentu dan buku pegangan guru disusun berdasarkan buku pelajaran dan ...

The State of Men – June 2013 - JWT Intelligence

| THE STATE OF MEN | INTRODUCTION | Men’s fortunes are declining, or so word has it. There was the “mancession”—in the U.S., men held more than three-‐ quarters of the jobs lost during the economic crisis—and the 2012 book The End of Men: And the Rise of Women, while Labour Party politician Diane Abbott recently declared a “crisis of masculinity” in the U.K. A book by comedian Adam Carolla frets that In Fifty Years We’ll All Be Chicks. Women are rising, but for men this is less the “end” than the driver of major shifts in gender roles, behavior, attitude and mindset. Some men are welcoming the new options that a less prescribed model of masculinity opens up. For others, the lack of a clear model for manhood is anxiety-‐producing, as are the new expectations to spend more time on everything from child care to chores to skin care. Indeed, men are putting a masculine stamp on child care, housework and even skin care. conducted in the U.S. and the U.K. and examples of how marketers are responding to new gender norms. METHODOLOGY This report is the result of quantitative, qualitative and desk research conducted by JWTIntelligence throughout the year. online tool. We surveyed 1,000 adults (500 Americans and 500 Britons) from April 29-‐May 2, 2013. We also received input from JWT’s Planning Foresight group in London and planners and researchers around the globe, including Argentina, Colombia, Venezuela, Australia, Spain, Poland and Thailand. In addition, we interviewed experts and REDEFINING MASCULINITY When “men were men,” as the saying goes, masculinity was clearly are blurring and men are formulating a more nuanced idea of what it means to be a man. The “manly man” is portrayed winkingly these days, even as retro elements of masculinity enjoy a revival. … EXPERTS AND INFLUENCERS* JON BERRY, VP, GfK Consumer Trends, GfK Consumer Experiences North America BRAD HARRINGTON, executive director, Boston College Center for Work & Family, and professor, Carroll School of Management YANG-‐YI GOH, fashion editor, Sharp magazine ANDY TU, SVP of marketing, Break Media ARMANDO GOMEZ, director of advertising and promotions, AskMen

 34567891011