SEARCH

Found 401 related files. Current in page 1

Contoh laporan overhaul transmisi pdf

hayabusa service manual - Everything GSX-R

This manual contains an introductory description on the SUZUKI GSX1300R and procedures for its inspection/ service and overhaul of its main components. Other information considered as generally known is not included. Read the GENERAL INFORMATION section to familiarize yourself with the motorcycle and its maintenance. Use this section as well as other sections to use as a guide for proper inspection and service. This manual will help you know the motorcycle better so that you can assure your customers of fast and reliable service. * This manual has been prepared on the basis of the latest specifications at the time of publication. If modifications have been made since then, differences may exist between the content of this manual and the actual motorcycle. * Illustrations in this manual are used to show the basic principles of operation and work procedures. They may not represent the actual motorcycle exactly in detail. * This manual is written for persons who have enough knowledge, skills and tools, including special tools, for servicing SUZUKI motorcycles. If you do not have the proper knowledge and tools, ask your authorized SUZUKI motorcycle dealer to help you.

SBMPTN 2013 Biologi - Bisa Kimia

Doc. Name: SBMPTN2013BIO999 Doc. Version : 2013-10 | 01. Contoh keberadaan satwa pada suatu habitat yang dijaga dengan baik sebagai upaya pelestarian ex situ adalah… (A) Orang utan di hutan Kalimantan. (B) Cendrawasih di hutan Papua. (C) Rusa di Kebun Raya Bogor. (D) Pesut diSungai Mahakam. (E) Anoa di Pulau Sulawesi 02. Komunitas mikroba yang melekat pada suatu substrat/benda sehingga dapat merusak substrat/benda tersebut disebut… (A) Biodegradator. (B) Bioaktivator. (C) Biokatalis. (D) Biodeposit. (E) Biofilm. 03. Bagian sistem pencernaan yang berperan dalam memecah polipeptida menjadi oligopeptida adalah… (A) Duodenum. (B) Usus besar. (C) Lambung. (D) Jejunum. (E) Ileum. 04. Asam absisat melindungi tanaman yang mengalami kekurangan air melalui mekanisme… (A) Peningkatan pembentukan kutikula. (B) Penurunan tekanan turgor sel penjaga. (C) Peningkatan kecepatan pembelahan sel. (D) Penurunan kecepatan pembentangan sel. (E) Penghambatan pemanjangan sel epidermis. halaman 1 05. Pernyataan yang salah mengenai fotofosforilisasi siklik dan non siklik adalah… (A) Pada fotofosforilisasi non siklik sumber elektron yang memasuki Fotosistem II adalah molekul air, pada fotofosforilisasi siklik, sumber dari elektron adalah Fotosistem I. (B) Pada fotofosforilisasi non siklik penerima elktron terakhir adalah NADP, pada fotofosforilisasi siklik, penerima elektron terakhir adalah Fotosistem I. (C) Hasil dari fotofosforilisasi non siklik adalah ATP, NADPH, dan O2, sedangkan hasil dari fotofosforilisasi siklikhanya ATP. (D) Fotofosforilisasi non siklik melibatkan Fotosistem I dan II, fotofosforilisasi siklik hanya melibatkan Fotosistem II. 06. Perhatikan diagram saluran kreb berikut! Tahap dimana berlangsung hidrasi adalah (A) 1 dan 4 (B) 1 dan 5 (C) 2 dan 6 (D) 3 dan 7 (E) 3 dan 8 Kunci dan pembahasan soal ini bisa dilihat di www.zenius.net dengan memasukkan kode 3117 ke menu search. Copyright © 2013 Zenius Education SBMPTN 2013 Biologi, Kode Soal doc. name: SBMPTN2013BIO999 halaman 2 doc. version : 2013-10 | 07. Perhatikan gambar tahapan mitosis berikut! 10. Grafik berikut menunjukan kinerja insulin sintetis. Tahap telofase, metaphase, anaphase dan profasen ditunjukan oleh urutan angka…

gmc truck, motorhome and transmode service publication list - GMCMI

TABLE OF CONTENTS GMC Truck Owner's and Driver's Manual . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Maintenance Schedule, Emission Control Systems Required Maintenance and Warranty Information Pamphlets & Folders . . . . . . . GMC Truck Service Manuals . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . GMC Truck Maintenance Manuals . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Light Duty Truck Repair Manuals . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Truck Unit Repair (Overhaul) Manuals & Specific Component Manuals . GMC Motorhome and TransMode Publications . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Miscellaneous Service Publications . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Service Bulletins . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . GMC Truck Wiring Diagram Booklets . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Publications From Component Manufacturers . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . GMC Binders and Divider Tabs . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Training and Educational Aids . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . NOTE :...

LAPORAN PENELITIAN Pola Kecenderungan Penempatan Kunci ...

Populasi yang diambil untuk penelitian ini adalah soal-soal ujian matakuliahmatakuliah pada program studi Statistika Terapan dan Matematika FMIPA yang mempunyai tipe D - melengkapi berganda. Dugaan semula bahwa ada kecenderungan penulis soal meletakkan kunci jawaban soal di tengah-tcngah (menurut Dorothy C. Adkins), setelah melalui penelitian ini kecenderungan tersebut ternyata bahxva penulis lebih tertarik menempatkan kunci jawaban pada option 1, 2 dan 3 benar atau kunci jawaban D. Soal tes/ujian sebagai salah satu alat pengukuran pendidikan disusun untuk tujuan mengukur sampai seberapa jauh kedua fungsi pendidikan terscbut berhasil dicapai. Bcntuk soal ujian yang dipakai oleh Universitas Terbuka pada umumnya pilihan berganda, hanya sebagian saja dalam bentuk essay (uraian). Dalam hal ini FMIPA Universitas Terbuka sampai dengan masa ujian 90.1 telah mengembangkan sebanyak 61 matakuliah, sebagian besar soal ujian dalam bentuk pilihan berganda kecuali 12 matakuliah yang bentuk soal ujiannya adalah essay (uraian). Universitas Terbuka, dalam penyelenggaraan ujiannya, mcnctapkan 5 (lima) macarn tipe soal ujian yaitu:...

The new EU framework for financial crisis management and resolution

The work to improve bank crisis management and resolution frameworks is ongoing in several jurisdictions worldwide after the financial crisis revealed serious shortcomings in the respective regimes. The development of an effective framework is particularly challenging in the EU. This complexity arises owing to the objective of achieving stability in a highly integrated financial system, where the competent authorities maintain their fiduciary responsibility towards the respective national taxpayers. This article provides an overview of the current European initiatives to meet this challenge, presenting an assessment from a central banking perspective. In the aftermath of the financial crisis, the major overhaul of the regulatory framework – both at the global and the EU level – consists of several different elements. Much of the reform focuses on crisis prevention, with a view to preventing serious problems from emerging in the financial sector. This includes, inter alia, regulatory steps to improve the supervision of the financial sector (e.g. by reinforcing macroprudential oversight), to strengthen the overall resilience of banks (e.g. Basel III), to bring currently unregulated or under-regulated sectors under the scope of regulation (e.g. work related to shadow banking) and to reduce opaqueness in some financial transactions (e.g. central clearing of OTC derivatives).

pedoman umum perencanaan pengadaan barang/jasa pemerintah ...

PEDOMAN UMUM PERENCANAAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN/LEMBAGA/SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH/INSTITUSI LAINNYA DAFTAR ISI BAB I KETENTUAN UMUM 1 1.1 Pendahuluan 1 1.2 Pengertian Istilah 1 1.3 Dasar Hukum 3 1.4 Maksud dan Tujuan 4 1.4.1 Maksud 4 1.4.2 Tujuan 4 1.5 Ruang Lingkup 1.5.1 4 Prosedur Penyusunan Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 1.5.2 BAB II 4 Persiapan Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa 5 PROSEDUR PENYUSUNAN RENCANA UMUM PENGADAAN BARANG/JASA 6 2.1 Penyusunan RKA-K/L/D/I 6 2.2 Penyusunan Rencana Umum Pengadaan dan hubungannya dengan Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran K/L/D/I 2.2.1 Penyusunan Rencana hubungannya dengan Umum PP Pengadaan No.90/2010 dan 7 dan PP No.21/2004 2.2.2 Penyusunan 7 Rencana Umum Pengadaan dan hubungannya dengan PP No.58/2005 2.3 7 Tahapan Kegiatan Penyusunan Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 11 2.3.1 Identifikasi Kebutuhan Barang/Jasa 11 2.3.2 Penyusunan dan Penetapan Rencana Penganggaran 17 2.3.3 Penetapan Kebijakan Umum Tentang Pemaketan Pekerjaan 18 2.3.4 Penetapan Kebijakan Umum Tentang Cara Pengadaan Barang/Jasa 2.3.5 Penetapan 19 Kebijakan Umum Tentang 22 Pengorganisasian Pengadaan 2.3.6 Penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) 22 2.3.7 Penyusunan Jadwal Kegiatan Pengadaan 23 2.3.8 Pengumuman Rencana Umum Pengadaan 24 Barang/Jasa BAB III PROSEDUR PERSIAPAN PELAKSANAAN PENGADAAN BARANG/JASA 25 3.1 25 Persiapan Pelaksanaan Pengadaan Swakelola 3.1.1 Pelaksanaan Swakelola oleh K/L/D/I Penanggung jawab Anggaran 3.1.2 25 Pelaksanaan Swakelola oleh Instansi Pemerintah Lain Pelaksana Swakelola 3.1.3 29 Pelaksanaan Swakelola oleh Kelompok Masyarakat Pelaksana Swakelola 3.2 Persiapan Pelaksanaan Pengadaan 34 Melalui Penyedia 38 Barang/Jasa 3.2.1 Perencanaan Pemilihan Penyedia Barang/Jasa 38 3.2.2 Pemilihan Sistem Pengadaan Barang/Jasa 38 3.2.3 Penetapan Metode Penilaian Kualifikasi Penyedia Barang/Jasa 3.2.4 42 Penyusunan Jadwal Pelaksanaan Pemilihan Penyedia Barang/Jasa 44 3.2.5 Penyusunan Dokumen Pengadaan Barang/Jasa 44 3.2.6 Penetapan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) 47 BAB IV PEMANTAUAN DAN EVALUASI PERENCANAAN PENGADAAN BARANG/JASA 4.1 Maksud Dan Tujuan 53 4.2 Ruang Lingkup 53 4.3 Prosedur Pemantauan dan Evaluasi 54 4.3.1 Pemantauan 54 4.3.2 Evaluasi dan Pelaporan 54 4.3.3 BAB V 53 Pembinaan 54 PENUTUP 55 LAMPIRAN-LAMPIRAN 1. Lampiran (2 – 1) Bagan Alir Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (PP No.90/2010) 2. Lampiran (2 – 2) Bagan Alir Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (PP No.21/2004) 3. Lampiran (2 – 3) Bagan Alir Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran SKPD (PP No.58/2005) 4. Lampiran (2 – 4) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Barang K/L/D/I 5. Lampiran (2 – 5) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Pekerjaan Konstruksi K/L/D/I 6. Lampiran (2 – 6) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Jasa Konsultansi K/L/D/I 7. Lampiran (2 – 7) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Jasa Lainnya K/L/D/I 8. Lampiran (2 – 8) Contoh Format Pengorganisasian Pengadaan 9. Lampiran (2 – 9) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja Pengadaan Barang 10. Lampiran (2 – 10) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja Pengadaan Pekerjaan Konstruksi 11. Lampiran (2 – 11) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja untuk Pengadaan Jasa Konsultansi 12. Lampiran (2 – 12) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja untuk Pengadaan Jasa Lainnya 13. Lampiran (2 – 13) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja untuk Pengadaan Pekerjaan Swakelola 14. Lampiran (2 – 14) Contoh Format Jadwal Kegiatan Pengadaan Barang/Jasa 15. Lampiran (2 – 15) Contoh Format Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 16. Lampiran (2 – 16) Contoh Format Pengumuman Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa

Pedoman umum perencanaan pengadaan barang/jasa

DAFTAR ISI BAB I KETENTUAN UMUM 1 1.1 Pendahuluan 1 1.2 Pengertian Istilah 1 1.3 Dasar Hukum 3 1.4 Maksud dan Tujuan 4 1.4.1 Maksud 4 1.4.2 Tujuan 4 1.5 Ruang Lingkup 1.5.1 4 Prosedur Penyusunan Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 1.5.2 BAB II 4 Persiapan Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa 5 PROSEDUR PENYUSUNAN RENCANA UMUM PENGADAAN BARANG/JASA 6 2.1 Penyusunan RKA-K/L/D/I 6 2.2 Penyusunan Rencana Umum Pengadaan dan hubungannya dengan Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran K/L/D/I 2.2.1 Penyusunan Rencana hubungannya dengan Umum PP Pengadaan No.90/2010 dan 7 dan PP No.21/2004 2.2.2 Penyusunan 7 Rencana Umum Pengadaan dan hubungannya dengan PP No.58/2005 2.3 7 Tahapan Kegiatan Penyusunan Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 11 2.3.1 Identifikasi Kebutuhan Barang/Jasa 11 2.3.2 Penyusunan dan Penetapan Rencana Penganggaran 17 2.3.3 Penetapan Kebijakan Umum Tentang Pemaketan Pekerjaan 18 2.3.4 Penetapan Kebijakan Umum Tentang Cara Pengadaan Barang/Jasa 2.3.5 Penetapan 19 Kebijakan Umum Tentang 22 Pengorganisasian Pengadaan 2.3.6 Penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) 22 2.3.7 Penyusunan Jadwal Kegiatan Pengadaan 23 2.3.8 Pengumuman Rencana Umum Pengadaan 24 Barang/Jasa BAB III PROSEDUR PERSIAPAN PELAKSANAAN PENGADAAN BARANG/JASA 25 3.1 25 Persiapan Pelaksanaan Pengadaan Swakelola 3.1.1 Pelaksanaan Swakelola oleh K/L/D/I Penanggung jawab Anggaran 3.1.2 25 Pelaksanaan Swakelola oleh Instansi Pemerintah Lain Pelaksana Swakelola 3.1.3 29 Pelaksanaan Swakelola oleh Kelompok Masyarakat Pelaksana Swakelola 3.2 Persiapan Pelaksanaan Pengadaan 34 Melalui Penyedia 38 Barang/Jasa 3.2.1 Perencanaan Pemilihan Penyedia Barang/Jasa 38 3.2.2 Pemilihan Sistem Pengadaan Barang/Jasa 38 3.2.3 Penetapan Metode Penilaian Kualifikasi Penyedia Barang/Jasa 3.2.4 42 Penyusunan Jadwal Pelaksanaan Pemilihan Penyedia Barang/Jasa 44 3.2.5 Penyusunan Dokumen Pengadaan Barang/Jasa 44 3.2.6 Penetapan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) 47 BAB IV PEMANTAUAN DAN EVALUASI PERENCANAAN PENGADAAN BARANG/JASA 4.1 Maksud Dan Tujuan 53 4.2 Ruang Lingkup 53 4.3 Prosedur Pemantauan dan Evaluasi 54 4.3.1 Pemantauan 54 4.3.2 Evaluasi dan Pelaporan 54 4.3.3 BAB V 53 Pembinaan 54 PENUTUP 55 LAMPIRAN-LAMPIRAN 1. Lampiran (2 – 1) Bagan Alir Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (PP No.90/2010) 2. Lampiran (2 – 2) Bagan Alir Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (PP No.21/2004) 3. Lampiran (2 – 3) Bagan Alir Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran SKPD (PP No.58/2005) 4. Lampiran (2 – 4) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Barang K/L/D/I 5. Lampiran (2 – 5) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Pekerjaan Konstruksi K/L/D/I 6. Lampiran (2 – 6) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Jasa Konsultansi K/L/D/I 7. Lampiran (2 – 7) Contoh Format Daftar Pertanyaan Identifikasi Kebutuhan Jasa Lainnya K/L/D/I 8. Lampiran (2 – 8) Contoh Format Pengorganisasian Pengadaan 9. Lampiran (2 – 9) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja Pengadaan Barang 10. Lampiran (2 – 10) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja Pengadaan Pekerjaan Konstruksi 11. Lampiran (2 – 11) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja untuk Pengadaan Jasa Konsultansi 12. Lampiran (2 – 12) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja untuk Pengadaan Jasa Lainnya 13. Lampiran (2 – 13) Contoh Format Kerangka Acuan Kerja untuk Pengadaan Pekerjaan Swakelola 14. Lampiran (2 – 14) Contoh Format Jadwal Kegiatan Pengadaan Barang/Jasa 15. Lampiran (2 – 15) Contoh Format Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 16. Lampiran (2 – 16) Contoh Format Pengumuman Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 17. Lampiran (3 – 1) Contoh Format Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk Pengadaan Barang 18. Lampiran (3 – 2) Contoh Format Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk Pengadaan Pekerjaan Konstruksi 19. Lampiran (3 – 3) Contoh Format Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk Pengadaan Jasa Konsultansi 20. Lampiran (3 – 4) Contoh Format Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk Pengadaan Jasa Lainnya 21. Lampiran (3 – 5) Contoh Format Rencana Anggaran Biaya Pekerjaan Swakelola 22. Lampiran (3 – 6) Contoh Format Naskah Kesepakatan Kerja Sama Pengadaan Swakelola 23. Lampiran (4 – 1) Contoh Format Daftar Simak Pemantauan dan Evaluasi Perencanaan Pengadaan DAFTAR PUSTAKA

Installation Guidelines for Silicone Rubber Rocker Cover Gaskets

Revision: 1 (06/10/04) Technical Portions are FAA DER Approved. 1.0 SUBJECT: Installation guidelines and torque values for silicone rubber rocker cover gaskets. 2.0 APPLICABILITY: All ECi silicone rubber rocker cover gaskets. AEL75906-063S Lycoming Parallel Head Engines AEL67193-063S Lycoming Angle Head Engines AEC530162-063S TCM 200 Series Engines AEC534857-063S TCM 470/520/550 Series Engines AEC653380-063S TCM GTSIO Head Engines 3.0 INSTALLATION: 3.1 Clean the surfaces in contact with the gasket. Both cylinder and rocker cover surfaces must be completely clean and free of debris such as old gaskets, dirt, and oil. 3.2 ECi silicone gaskets may only be installed in accordance with engine overhaul requirements. 3.3 Verify that rocker cover screws are clean, dry, in serviceable condition. When necessary, screws may be replaced with FAA-approved equivalents. 3.3.1 LOC-TITE 242 or equivalent product may be used on the screw threads as required. 3.4 Verify that the cylinder threads are clean, dry, and serviceable. Verify that the rocker cover surface is flat and serviceable. Heads that are not serviceable must be replaced or repaired by an authorized repair facility. 3.5 ECi silicone rubber rocker cover gaskets are to be installed DRY without sealant or adhesive additives. DO NOT use such products with the ECi silicone rubber gaskets. 3.6 Install gasket, rocker cover, and screws and torque to the following specifications: For a cold engine (less than 100°F), torque to 25 in-lbs. For a warm engine, torque to 20 in-lbs. 3.7 After the engine has warmed above 100°F, retorque to 20 in-lbs. DO NOT over-torque! Over-torquing may result in leakage. Avoid excessive deformation of the ECi silicone gasket. 3.8 Check and retorque on the intervals established by the engine manufacturer. T113 Corporate Office • 9503 Middlex • San Antonio, TX 78217 • Tel (210) 820-8100 • Fax (210) 820-8103 • 800-ECi-2FLY (800-324-2359) www.eci2fly.com • sales-service@eci2fly.com • FAA Repair Station #AG2R689K Airmotive Steel, Classic Cast, CermiNil, Cermicrome, CermiSteel, Double Band, Engine Redi, Electro-Fusion, EC Focus, Freedom, IFR, Nerodize, Q3, Q4, Q5 & TITAN are Trademarks of ENGINE COMPONENTS, INC.

Genuine Air Filters
by dario 0 Comments favorite 10 Viewed Download 0 Times

When the air filter is not replaced, in time it will become clogged, causing air-flow to be interrupted. This will result in poor engine performance. Only Genuine Toyota Air Filters are designed and engineered specifically for your Toyota vehicle. For trouble-free driving, always ask for a Genuine Toyota Air Filter. The engine works even better than before. Optimum performance continues throughout the life of the air filter. Fuel consumption increased. It may need an overhaul. What an expense! I should have chosen a Genuine Toyota Air Filter. No.91699-06E Printed in Japan Genuine parts bring genuine value. Genuine Toyota Air Filter elements are triple-layered rough inside and fine outside - which allows them to effectively catch particles of different sizes. Unlike single-layered, non-genuine air filters, the triplelayered elements help resist clogging and have a long service life. Although non-genuine parts look similar to Genuine Toyota parts, many use poor quality material or are poorly constructed. Heat causes many non-genuine air filters to shrink, reducing their sealing capability. As a result, openings in the seal may allow particles or dust to enter, causing engine damage.

Fuel and exhaust systems
by ono01 0 Comments favorite 12 Viewed Download 0 Times

Contents Section Air filter element - servicing............................................. See Chapter 1 Air filter housing - removal and Installation.................................... 14 Carburetor overhaul - general information..................................... 6 Carburetors - disassembly, cleaning and inspection..................... 8 Carburetors - reassembly and float height check.......................... 9 Carburetors - removal and installation........................................... 7 Carburetors - separation and joining ............................................. 10 Carburetors - synchronization......................................... See Chapter 1 Choke cable - removal, installation and freeplay check................ 12 Crankcase breather - general information and system components check................................................................... 16 Evaporative emission control system (1984-on California models) general information................................................................... 17 Exhaust system - check.................................................. See Chapter 1 Exhaust system - removal and installation..................................... 19 Section Fuel pump - check, removal and installation ................................. 13 Fuel pump relay - check and replacement...................... See Chapter 8 Fuel sender - removal and installation ........................................... 15 Fuel sender test............................................................... See Chapter 8 Fuel system - filter cleaning or replacement................... See Chapter 1 Fuel tank - cleaning and repair....................................................... 3 Fuel tank - removal and installation............................................... 2 Fuel valve - removal and installation.............................................. 4 General information and precautions............................................. 1 Idle fuel/air mixture adjustment - general information ................... 5 Idle speed - check and adjustment................................. See Chapter 1 Secondary air supply system (1986-on 700/750 California models) - general information................................... 18 Throttle cables - removal and installation......................................

« previous  123456789