SEARCH

Found 595 related files. Current in page 1

CONTOH KASUS IBU HAMIL DENGAN ANEMIA

Salvaging New Lives: Low Birth Weight and NICU  Protocol

Background : A low birth weight baby is a clinical and diagnostic challenge. The neonatologists are faced with numerous neonatal intensive care unit protocols. This study was designed to review the policies of management of neonatal jaundice, sepsis, anemia, hypoglycemia, jaundice and hypoxic encephalopathy in a low birth weight newborn. Methods: Care of newborns in was done in intensive care unit after numerous research papers on low birth weight management were referred.

Hotel dengan Sertifikat LEED Bisa Meningkatkan Revenue

Di Amerika Serikat dan sejumlah negara lain di dunia, sertifikat LEED merupakan standar yang diakui untuk mengukur sustainable design atau energi terbarukan pada sebuah hotel. Mendapatkan sertifikat LEED adalah cara terbaik bagi Anda untuk menunjukkan bahwa proyek bangunan hotel Anda benar-benar "hijau" atau termasuk bangunan dengan energi terbarukan.

Bioclimatic Architecture sebagai Strategi Bangunan Ramah Lingkungan

Beberapa karya terbaik--bangunan ramah lingkungan--tercipta dari mereka (arsitek) yang berani keluar dari ide-ide atau kelaziman arsitektur, tetapi hasilnya malah tergolong ramah lingkungan. Itulah bioclimatic architecture, merancang bangunan yang bersinergi dengan kondisi iklim lingkungan setempat, termasuk memperhatikan segi iklim dan budayanya.

VOKUZcom Home Theater Design, Build, and Calibration (Part II)

Performa ruangan sangat ditentukan oleh kualitas pelaksanaan pekerjaan lapangan yang baik. Menggunakan jasa home theater design, build, and calibration yang profesional memang akan menambah biaya dibandingkan Anda membuat sendiri. Akan tetapi, dengan adanya konsultan akustik ini, tentu akan mengurangi risiko kesalahan dalam merancang dan membangun sebuah home theater yang baik.

Home Theater Design and Build   Bapak AM

Artikel menjabarkan salah satu project home theater yang telah dibangun oleh VIC dengan analisis akustik ruang.

scirj-Effects of Pterocarpus Erinaceus Stem Bark Aqueous Extract on Anemic Rats

The study was designed to evaluate the anti anemic effect of aqueous extract of Pterocarpus erinaceus stem bark in phenylhydrazine induced anemia in albino rats. The extract was also tested for safety. Acute toxicity studies revealed that values up to 5 g/kg body weight did not produced any visible effect. The dosages 250 and 500 mg/kg body weight fed the rats in this study were quite safe. Anemia was induced by administration of 80 mg/kg body weight of phenylhydrazine to the rats. The anemic rats were treated orally with 250 and 500 mg/kg body weight of aqueous extract of Pterocarpus erinaceus stem bark for fourteen days. Oral administration of 250 mg/kg body weight of aqueous extract to anemic rats significantly increased (P< 0.05) serum level of hematological parameters PCV from 40.15 to 54.15, Hb from 11.95 to 13.60, there were significant improvements in RBC, WBC, Neutrophil, Lymphocytes, Platelets, MCV, MCH, and MCHC of the treated rats when compared to the control.

Aspek Kenyamanan Termal pada Arsitektur Indonesia

Kenyamanan termal adalah sebuah kondisi di mana secara psikologis, fisiologis, dan pola perilaku seseorang merasa nyaman untuk melakukan aktivitas dengan suhu tertentu di sebuah lingkungan. Secara teori, manusia memiliki kemampuan beradaptasi terhadap perubahan termal yang dibagi menjadi tiga kategori, yaitu adaptasi pola perilaku, adaptasi fisiologis, dan adaptasi psikologis.

Abstrak Pola penanggulangan bencana mendapatkan ... - Bphn

Pola penanggulangan bencana mendapatkan dimensi baru dengan dikeluarkannya UndangUndang No.24 Tahun 2007 tetang Penanggulangan Bencana, yang diikuti beberapa peraturan pelaksanaan terkait.Untuk mendukung pengembangan sistem penanggulangan bencana yang mencakup pemerintah pusat maupun daerah, maka dipandang perlu memulai dengan mengetahui sejauhmana penerapan peraturan yang terkait dengan penanggulangan bencana di daerah.Telaah ini bertujuan untuk melakukan review terhadap sistem penanggulangan bencana di Indonesia dengan menghasilkan rekomendasi kebijakan strategis dalam kegiatan penanggulangan bencana. Secara umum dapat disimpulkan bahwa sistem penanggulangan bencana yang saat ini dikembangkan baik ditingkat nasional maupun daerah adalah merupakan tahap transisi antara sistem yang selama ini berjalan dengan sistem baru seperti yang diamanatkan oleh UU No. 24 Tahun 2007. UU ini menjadi “milestone” dikarenakan adanya berbagai kewenangan yang terdapat di di dalam UU tersebut. Ada kewenangan di beberapa kementerian dan lembaga, secara langsung tidak berada dalam kewenangan/tugas pokok dan fungsi dari BNPB, dan apabila terjadi bencana alam, akan mengalamai kesulitan dalam melakukan koordinasi serta menimbulkan kelambatan dalam pelaksanaan, dan ketidak efektifan dalam penanggulangan bencana.

Quick Guide Data dan Informasi Bencana Indonesia_Part_1

Bencana merupakan bagian dari kehidupan manusia yang datang tanpa diduga kapan, dimana dan bagaimana terjadinya. Hal ini menyebabkan ketidaksiapan masyarakata dalam menghadapi dan akhirnya menimbulkan korban dan kerusakan. Fenomena bencana sebagian besar merupakan kejadian berulang pada tempat yang sama, sehingga dapat dilakukan analisa untuk ke depan dengan menggunakan data historis bencana-bencana sebelumnya. Melalui Data dan Informasi Bencana Indonesi (DIBI) dapat dilihat historis kejadian bencana yang terjadi di Indonesia mulai tahun 18152012. Dalam DIBI dapat disajikan data bencana mulai tanggal kejadian, lokasi, korban dan kerusakan yang ditimbulkan. Analisa yang dapat disajikan melalui DIBI ini adalah grafik, statistik, peta tematik dan crosstab. ALUR PENGGUNAAN DIBI Buka Melalui Website http://dibi.bnpb.go.id

laporan eksekutif menteri kesehatan ri tentang ... - unaids

Pandemi HIV/AIDS yang mengancam penduduk dunia saat ini telah nyata menunjukkan berbagai dampak sosial dan ekonomi bahkan keamanan negara disamping dampak kesehatan. AIDS ditemukan di Amerika 20 tahun yang lalu (1981) merupakan penyakit yang relatif baru tapi telah menyita perhatian masyarakat global. AIDS adalah sekumpulan gejala yang terjadi akibat menurun atau hilangnya daya tahan tubuh seseorang. Karena itu disebut Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS). Penyebabnya sejenis virus yang disebut Human Immunodeficiency Virus yang dapat berada dalam tubuh seseorang tanpa menimbulkan gejala sakit yang berarti, selama bertahun tahun bahkan 10 – 11 tahun. Sulit bagi kita secara kasat mata mengetahui seseorang mengidap virus HIV atau tidak. Saat ini belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkan dan vaksin yang dapat mencegah/menangkalnya. Epidemi HIV/AIDS di Indonesia telah bergerak dari suatu tingkat epidemi yang rendah yaitu prevalensi < 1 % ke arah tingkat epidemi terkonsentrasi dimana pada kelompok risiko tinggi tertentu telah melebihi angka 5% seperti di Sorong, Merauke, Riau untuk kelompok Wanita Penjaja Seks (WPS) dan Jakarta, Jabar, Bali untuk kelompok Injecting Drug User (IDU). Laporan HIV/AIDS di Indonesia secara Kumulatif tahun 2001 tercatat AIDS 671, HIV 1904 namun berdasarkan perkiraan para ahli saat ini kemungkinan di Indonesia terdapat 80.000 – 120.000 Orang yang Hidup Dengan HIV/AIDS (ODHA) artinya bahwa dalam 10 tahun mendatang kemungkinan akan ditemukan 100.000 orang yang sakit dan meninggal karena AIDS. Sidang kabinet khusus HIV/ AIDS ini memberi peluang terwujudnya komitmen politik yang tinggi dan berbagai kebijakan, strategi baru.

« previous  123456789